Page 2 of 7 FirstFirst 1234 ... LastLast
Results 21 to 40 of 127

Thread: Kepemilikan senjata api

  1. #21
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    intermezzo sedikit

    Waktu perang dunia II...

    Jepang terlibat perang frontal melawan Amerika, Jerman terlibat perang melawan Inggris.

    Pemerintah Jepang selalu menutupi kekalahan pertempuran2 angkatan perangnya sehingga rakyat Jepang merasa aman dan tenang.

    Sebaliknya, Winston Churchill menangis di Radio dan berkata kepada Rakyat Inggris bahwa musuh sangat kuat, mungkin kali ini kita akan kalah dan hancur.

    Rakyat Jepang dibodohi dan merasa aman, sampai akhirnya lengah dan hancur.

    Rakyat Inggris memperoleh informasi yg benar, Inggris hampir hancur dibombardir oleh Jerman.
    Perasaan terancam membuat Inggris berjuang keras dan selamat.

  2. #22
    Yang gue ngeri dari kepemilikan senjata adalah faktor psikologis.
    Setahu gue dengan punya senjata, kemungkinan besar
    orang tersugesti menjadi petantang petenteng.
    Bisa2 dikit dikit senjata yang bicara jadinya.

  3. #23
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    iya bisa terjadi, petantang petenteng itu sedikit lagi udah termasuk golongan penjahat bersenjata.

    intinya, amerika sudah kebablasan menyebar senjata.
    ibarat jin udah keluar dari botol, mau dimasukin lagi gak bisa.

    kalo sudah kondisi seperti itu, apa yg terbaik yg bisa kita lakukan kalau berada disitu ?

  4. #24
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Kamu sekarang bawa golok kemana2 ga slan?

  5. #25
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Beliau mengatakan bahwa secara filosofi, kita semua ingin kehidupan ini selalu damai, tapi realita didunia tidak begitu.
    Ya, dan Yesus melontarkan petir pada tentara Romawi yang akan menangkapnya, menghimpun tentara dari kalangan Yahudi, menaklukan imperium Romawi, dan menjadi Raja di dunia.
    Ups... I read the wrong bible

    Idealita dan Realita, itulah mengapa sebagian dari kita memeluk agama, berusaha untuk mendirikan idealita di atas realita, bukan sekedar menerima realita sebagai kenyataan tak terelakkan dan bertindak sebagai predator bagi satu sama lain.

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    disini kita gak bicara tentang rasa aman, kalo masalah perasaan sih gampang, disuntik morfin juga hati jadi tenang meskipun menghadapi hukuman gantung.
    Ah, yang kita bicarakan di sini adalah antara security dan insecurity. Misal jika Aslan dari kecil dihajar terus oleh orang tua, maka tumbuh besar sebagai orang yang selalu merasa di luar sana ada orang yang akan menghajarnya for whatever reason. Untuk menghalau rasa itu Aslan sibuk berlatih tinju, belajar pisau dari bukunya Don Pentecost, dan berkeras bahwa dia harus membawa senpi kemanapun. Itulah yang saya terjemahkan sebagai rasa aman, bukan rasa fly.

    Dalam kasus seperti ini Aslan harus belajar menerima dan memaafkan orang-orang yang berbuat kejam pada masa lalunya, bukan dengan membawa senjata ke mana-mana. Itulah yang saya maksud rasa aman... tapi tentu saja Aslan sudah mengerti dan cuma berusaha intermezzo saja kan?

    Masih menekuni buku Pentecost?

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    intermezzo sedikit

    Waktu perang dunia II...

    Jepang terlibat perang frontal melawan Amerika, Jerman terlibat perang melawan Inggris.

    Pemerintah Jepang selalu menutupi kekalahan pertempuran2 angkatan perangnya sehingga rakyat Jepang merasa aman dan tenang.

    Sebaliknya, Winston Churchill menangis di Radio dan berkata kepada Rakyat Inggris bahwa musuh sangat kuat, mungkin kali ini kita akan kalah dan hancur.

    Rakyat Jepang dibodohi dan merasa aman, sampai akhirnya lengah dan hancur.

    Rakyat Inggris memperoleh informasi yg benar, Inggris hampir hancur dibombardir oleh Jerman.
    Perasaan terancam membuat Inggris berjuang keras dan selamat.
    It called denial and lie. Hal yang berbeda dengan melepaskan kecanduan pada kekerasan dan senjata.

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    kalo sudah kondisi seperti itu, apa yg terbaik yg bisa kita lakukan kalau berada disitu ?
    Aslan akan membawa senjata, saya tidak.
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  6. #26
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Koq jadi pada membahas saya ?

    please lah kalo diskusi gak usah sampe PA, cukup paparkan logika2 yg baik saja.

    Kita bicara senjata untuk melindungi masyarakat dari penjahat yg bersenjata.
    Kita sedang bicara tentang masyarakat yg kondisinya sedang dibanjiri senjata.

  7. #27
    pelanggan tetap
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    672
    kalau di dunia persilatan, ada yang merasa ilmunya sudah mapan selalu petantang petenteng...
    tentu yang dsalahkan bukan ilmunya, namun adalah penggunanya.....

    ada pepatah mengatakan, pisau ditangan penjahat bisa berbaya dan sebaliknya pisau yang sama ditangan dokter bisa berguna....

  8. #28
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    iya bisa terjadi, petantang petenteng itu sedikit lagi udah termasuk golongan penjahat bersenjata.

    intinya, amerika sudah kebablasan menyebar senjata.
    ibarat jin udah keluar dari botol, mau dimasukin lagi gak bisa.

    kalo sudah kondisi seperti itu, apa yg terbaik yg bisa kita lakukan kalau berada disitu ?
    Yang terbaik adalah beragama dengan benar agar kalo mati di ujung senjata jadi masuk surga.
    Bukannya malah mbunuh orang, terus mati masuk neraka.

  9. #29
    pelanggan setia Alethia's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Posts
    4,095
    kalaupun saya dipimpin oleh seorang pemimpin yang mengharuskan sy mempunyai senjata api, saya paling2 milih mancis. ya. mancis. im stubborn.

    kalaupun saya tinggal di amerika, jadi warga negara disana, saya paling-paling belajar bela diri semacam kickboxing, buat ketangkasan dan melatih reflek aja. ga mau punya senjata api, karena resikonya besar, belum lagi saya harus jago makenya, biar ga salah sasaran. lagian aura senjata itu panas, bawaannya jadi pemberang.
    Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
    -Rendra

  10. #30
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    kalo menurut saya...

    seorang guru bole lah koleksi senjata api , tapi ya ga mungkin dibawa ke skul , karena dia kan guru , teladan murid , masa dia bawa senjata api ke sekolah.

    apapun alasannya , mau untuk melindungi diri dll , bukan hal yang baik membawa senajta api ke sekolah. taruh mobil OK lah. tapi ga untuk ditunjukin di depan murid.

    tentang dilarang enggaknya pemakaian senjata api , itu juga tergantung pribadi masing - masing. walopun punya satu gudang isi senjata api , kalo emang ga berniat jahat , juga ga bakal dipake lah , cuma buat koleksi.

    tapi kalo punya 1 , dan berniat jahat , ya tetep aja dia bakal tembakin semua orang.

    orang jahat itu , kalo emang udah ada niat , akan menggunakan segala cara. jadi bukan tergantung senjata api nya , tapi tergantung pribadi masing - masing , baik ato buruk hatinya.

    buat saya , Amerika itu negara yang bebas , tapi juga punya aturan - aturan yang cukup keras kok menurut saya.

    itu balik ke pribadi masing - masing lah.
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  11. #31
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    ^^...
    bukannya senjatanya disimpen dirumahnya...trus anaknya ambil abis itu baru dia bunuh ibunya dan kesekolah ibunya buat main tembak2an ama anak2 dan para staff sekolahnya

  12. #32
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    ih kakak kagak nyambung...

    kan maksud Koko di depan , gurunya suruh bawa senjata juga...

    begono
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  13. #33
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    oooo.......

    maklu efek laper dn masih jetlag

  14. #34
    pelanggan tetap jojox's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Jekardah
    Posts
    1,169
    errr...yang kita bicarakan bukan kasus anak kecil lho yho, umur 18th itu legal age, nationwide. so, dia yang berumur 20th ketangkap pun bukan masuk juvenile court. tetap......major felony dan.....death sentence. Korbannya, memang anak-anak banyak, dan beberapa adults.

    terkait senpi dan kekerasan, mohon dilihat kasus per kasus, dan jangan sering digeneralisir. gw bingung kok malah ada Jesus, baik-buruk, jahat, dan teladan, serta sumpah-serapah moralitas. Perasaan bukan ttg itu bro, ini tuh ttg aturan dasar gimana memiliki, menggunakan, dan merawat senpi.

    Ini ttg unsur kriminalnya, atau? bukan mencari-cari probable cause dan alasan, kenapa senpi itu harus atau tidak boleh digunakan oleh individu tertentu? None can predict a person. Tpi ketika seseorang pulled that trigger and caused fatality, ada korban, ada senjata pembunuh, ada residu mesiu, ada rekaman CCTV,....dan gak perlu cari motif lagi. Kawan, itu sudah jadi crime scene, kudu ada perps, justice, dan maximum sentence. Sistem penegakan hukum di US, itulah yang kinerjanya lebih baik, ada kepastian hukum diatas 70%. The system isnt as badly corrupt as in Indo.

    FYI, Ada aturan ketat di US untuk membawa senpi ke publik area (concealed weapon).
    Ini target kebijakannya Obama ama walikota2 untuk nanganin peredarannya.

    Yng membuat kita sangat skeptis pan benernya cuman karena faktor jangan-jangan,
    jangan-jangan org pada petenteng dan sok-sokan berkuasa kl pegang senpi
    jangan-jangan org pada semaunya perutnya sendiri,
    jangan-jangan org pada sikat satu dengan yang lain tanpa sebab, aturan dan kontrol lemah, siap urakan...

    loook Indo, jangan paranoid ah...biasa aje.
    Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.

  15. #35
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    @Aslan, Lho kok PA... itu kan ilustrasi...? Latar belakang kita masing-masing akan menentukan pilihan kita.

    @Jojox,
    It is crime scene, all right... tapi kita tidak membicarakan soal kasus penembakan itu -topik itu ada di utasan sebelah-, melainkan mengenai pilihan untuk mempersenjatai diri atau tidak, mengijinkan sekolah mempersenjatai diri atau tidak. Tentu saja di dalamnya akan masuk masalah moralitas, idealisme, dan dampak sosial.
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  16. #36
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    om Alip , saya mau tanya...

    waktu saya kecil , saya sering dipukulin Papa saya , tiap hari saya dihajar pake sapu , sabuk , dll lah...

    tapi pas gede , kok saya ga pengen pegang senjata ya ?

    apa masa lalu seseorang walopun sama , pas di depan , bisa jadi beda - beda ya cara bersikapnya ???
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  17. #37
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Bisa berbeda, Lily... karena banyak sekali variabel yang terjadi dalam masa lalu seseorang meski sama-sama mengalami kekerasan ketika kecil, misalnya bagaimana pola dukungan dari Mama ketika Lily dipukuli oleh Papa? Bagaimana sikap saudara-saudara yang lain?

    Bisa jadi Lily tidak ingin pegang senjata, tapi (misalnya) suka mengasihani diri sendiri, atau suka mabuk-mabukan, atau terobsesi mencari sosok penyayang, atau susah sekali dekat dengan cowok? atau malah jadi manusia baik-baik tanpa kurang suatu apa... indahnya manusia adalah kemampuannya untuk cepat atau lambat melepaskan diri dari ikatan emosi dan memilih kehidupan yang menurutnya akan membahagiakan.

    Hal yang sama dengan kepemilikan senjata, ada orang yang weapon freak, jatuh cinta setengah mati pada segala jenis senjata dan terobsesi untuk bisa menggunakan mereka semahir mungkin (saya salah satu diantaranya). Diantara freakies ini, ada yang membutuhkan senjata untuk menghapus rasa takutnya akan ancaman, ada yang memang psycho dan ingin membunuh, ada yang menganggap senjata sebagai benda seni, ada pula yang cuma hobi. Jadi bisa berbeda-beda.

    Tapi saya tidak setuju kalau senjata api menjadi bagian dari pendidikan, misalnya dengan memiliki guru dan penjaga sekolah yang bersenjata, karena ini sama saja dengan mendidik anak-anak untuk hidup dalam moda peperangan. Hal yang saat ini dialami oleh anak-anak di Gaza, Irak, Afghanistan, dan banyak negara lain. Mereka tumbuh besar dengan naluri menyelamatkan diri yang sangat kuat, akibatnya sulit menerima konsep hidup berdamai dengan sesama manusia lain.
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  18. #38
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Bisa berbeda, Lily... karena banyak sekali variabel yang terjadi dalam masa lalu seseorang meski sama-sama mengalami kekerasan ketika kecil, misalnya bagaimana pola dukungan dari Mama ketika Lily dipukuli oleh Papa? Bagaimana sikap saudara-saudara yang lain?

    Bisa jadi Lily tidak ingin pegang senjata, tapi (misalnya) suka mengasihani diri sendiri, atau suka mabuk-mabukan, atau terobsesi mencari sosok penyayang, atau susah sekali dekat dengan cowok? atau malah jadi manusia baik-baik tanpa kurang suatu apa... indahnya manusia adalah kemampuannya untuk cepat atau lambat melepaskan diri dari ikatan emosi dan memilih kehidupan yang menurutnya akan membahagiakan.
    mungkin yang paling utama , berbeda karena saya cewek kali ya om...

    yang ditulis om Alip , hampir semua bener sih tentang saya

    TFS om
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  19. #39
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    bukannya personal attack slan, cuman saya ngerasa logic kamu agak twisted aja

    check this out.
    di amrik ini, hanya dalam waktu seminggu, ada 3 insiden crazy shooting.
    - beberapa hari sebelum penembakan di SD di connecticut itu, ada penembakan fatal di shopping mall di Oregon - 2 orang mati, satu cedera (i think)
    - lalu penembakan di SD newport di connecticut - 26 mati
    - sehari setelah itu (sabtu), ada lagi orang gila frustasi yang nembak2 di tempat parkir di sebuah shopping mall di california - 50 shots in all. untung ga da yang cedera.

    sumber: http://news.yahoo.com/police-man-coo...201342236.html

    yang di connecticut ini, dikatakan si penembak ini mendapatkan senjatanya dari ibunya (dia mempunyai ijin), yang juga dibunuhnya.

    semua di atas, dilakukan tanpa target khusus. biarpun kamu ingin mempunyai senjata, DAN mempunyai senjata, bukan brarti itu aksi deterant bahwa tidak ada orang laen yang akan menembakmu. that's the downside of having it freely distributed dan proses yang sangat gampang untuk memiliki senjata.

    kurasa mensenjatai diri bukan solusinya, tidak dalam jangka panjang. diperlukan overhaul peraturan kepemilikan senjata. really, this problem is seriously getting ridiculous.

    peraturan / konstitusi adalah bikinan manusia (seperti second ammendment di konstitusi amrik yang memberikan warga hak mensenjatai diri). bukan sabda tuhan

  20. #40
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by lily View Post
    seorang guru bole lah koleksi senjata api , tapi ya ga mungkin dibawa ke skul , karena dia kan guru , teladan murid , masa dia bawa senjata api ke sekolah.

    apapun alasannya , mau untuk melindungi diri dll , bukan hal yang baik membawa senajta api ke sekolah. taruh mobil OK lah. tapi ga untuk ditunjukin di depan murid.
    Seharusnya sih ga ada yg boleh bawa senjata. Termasuk polisi, karena polisi jg manusia.

    tentang dilarang enggaknya pemakaian senjata api , itu juga tergantung pribadi masing - masing. walopun punya satu gudang isi senjata api , kalo emang ga berniat jahat , juga ga bakal dipake lah , cuma buat koleksi.

    tapi kalo punya 1 , dan berniat jahat , ya tetep aja dia bakal tembakin semua orang.
    Pelarangan kepemilikan senjata itu percuma. Semakin dilarang, semakin dilanggar.
    Mendingan, musnahkan semua senjata2 yg pernah diciptakan di dunia ini. Kalo enggak mau, ya jangan ngomong soal keamanan.

    orang jahat itu , kalo emang udah ada niat , akan menggunakan segala cara. jadi bukan tergantung senjata api nya , tapi tergantung pribadi masing - masing , baik ato buruk hatinya.
    Kalo ud jahat, ga usah ada senjata. Pake piso dapur pun bisa bunuh2in orang. Buktinya pesawat yg nabrak waktu 911 cuman dibajak pake piso dapur.

Page 2 of 7 FirstFirst 1234 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •