Page 4 of 7 FirstFirst ... 23456 ... LastLast
Results 61 to 80 of 127

Thread: Kepemilikan senjata api

  1. #61
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    kalau perlu berlindung dulu, ya lakukanlah, berlindung dulu lalu membalas tembak.
    Ya itu kan elu mikirnya kek di pelem2.

  2. #62
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Setiap terjadi kasus penembakan massal, penjualan senjata melonjak.

    http://www.cnbc.com/id/100321785

    alasannya:
    1. orang ingin melindungi diri dan orang2 yg dicintainya
    2. orang takut pemerintah mempersulit terbitnya ijin senjata


    Jadi, memang kebebasan senjata api di amerika adalah hal yg buruk, tapi itu realita yg sudah terlanjur terjadi.

    ibaratnya

    disuatu wilayah terjadi kelangkaan pangan.
    pemerintah memberi bantuan pangan yg dikirim dengan beberapa truk
    situasi menjadi chaos, orang2 berebut makanan dan situasi tak terkendali

    di situasi itu, apa yg kau lakukan ?

    ikut berebut makanan dan mungkin bisa dapet untuk menyelamatkan keluargamu (mungkin juga gak dapet)
    atau
    tidak mau ikut berebut makanan dan keluargamu sudah pasti mati kelaparan

    sebenarnya situasi yg terbaik adalah makanan dibagikan secara baik dan adil, tapi situasinya sudah keburu kacau dan tak bisa dikendalikan
    sama dengan situasi peredaran senjata, seharusnya senjata diatur dengan ketat, hanya aparat negara yg boleh memilikinya, tapi situasinya sudah kacau, banyak orang memiliki senjata dan banyak kasus penembakan.

  3. #63
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Lan, kebebasan senjata di amrik itu ud dari ratusan taun. Kejadian2 orang gila gini kan baru2 aja. Dan semakin sering terjadi, bukan karena orang2 bisa pegang senjata, tapi karena kehidupan yg makin buruk di sana.

    Kalo diliat dari efeknya di mana orang justru malah membeli senjata yg sebanyak2nya, maka penjual2 senjata lah yg diuntungkan. Jadi apa ga lebih masuk akal kalo kejadian2 ini diprakarsai oleh penjual2 senjata? Membeli senjata yg sebanyaknya artinya kemungkinan rakyat sipil saling tembak menembak lebih tinggi. Di sana telah ditumbuhkan mentalitas saling mencurigai.

  4. #64
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    maka gw bilang kondisi itu udah gak sehat.

    tapi kalau lu hidup dilingkungan yg gak sehat seperti itu gimana ?
    mau tunggu amerika jadi membaik dulu ?

    boleh aja menunggu situasi amerika membaik, tapi apa salahnya beli dan berlatih memakai senjata api dengan baik.
    nanti kalau akhrinya pemerintah amerika minta semua senjata api diserahkan ke negara, ya serahkan.

    tapi itu juga gak dipaksakan sih, tergantung masing2.
    kalau jiwanya seperti lily, gak mau melakukan kekerasan apapun dalam kondisi apapun, ya gak usah pegang senjata, serahkan saja pada orang baik lainnya yg mau.

  5. #65
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    yg disandy hook itu ternyata bukan senjatanya si ibu/guru.
    Itu senjatanya si pelaku yg dibeli pakai nama ibunya, mungkin credit card ibunya.
    Nope..
    Itu senjata sang ibu.
    Sang ibu bukan guru SD tersebut. Ia korban pertama, ketika masih tidur.

    Si ibu pula yang memperkenalkan senjata, latihan senjata bersama pelaku. Ada dugaan, dia mencari alternatif agar bisa mengajak si anak keluar rumah, supaya si anak tidak hanya berada di depan komputer main games.

    Dia membeli senapan serbu pada Bulan Maret 2010;
    Sig Sauer otomatis pada Maret 2011;
    Pistol Glock pada bulan Januari 2012.
    Yang Bushmaster yang masih misteri kalau gak salah.

    http://www.cbsnews.com/8301-18563_16...town-shooting/


    Kembali ke topik,
    Quote Originally Posted by Aslan
    kalau perlu berlindung dulu, ya lakukanlah, berlindung dulu lalu membalas tembak.
    Bukan 'kalau perlu berlindung',
    tapi reaksi pertama memang yang benar adalah berlindung dengan benar dahulu.
    Dunia tembak menembak bukan kayak film koboi di mana kedua belah pihak sama-sama berhadapan dengan senjata masing-masing di pinggang.

    ---------- Post Merged at 12:29 AM ----------

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    maka gw bilang kondisi itu udah gak sehat.

    tapi kalau lu hidup dilingkungan yg gak sehat seperti itu gimana ?
    mau tunggu amerika jadi membaik dulu ?

    boleh aja menunggu situasi amerika membaik, tapi apa salahnya beli dan berlatih memakai senjata api dengan baik.
    nanti kalau akhrinya pemerintah amerika minta semua senjata api diserahkan ke negara, ya serahkan.

    tapi itu juga gak dipaksakan sih, tergantung masing2.
    kalau jiwanya seperti lily, gak mau melakukan kekerasan apapun dalam kondisi apapun, ya gak usah pegang senjata, serahkan saja pada orang baik lainnya yg mau.
    Pergi dari Amerika Serikat.
    Been that, done that!

    Video yang ditunjukkan oleh nDableg sebelumnya,
    kagak perlu punya senjata api untuk melawan senjata api. Si cewek menuruti keinginan si perampok, mengambil kapak saat lengah, dan mengayunkan dan kayaknya juga pakai perang mental supaya si perampok kagok. Toh, akhirnya ayunan kapaknya membuat si perampok menjatuhkan pistol dan lari.

    Kejadian di Gresik juga sama, cuma bedanya, yang diserang tidak berpikir. Dia refleks. Niatnya hanya supaya pistol tidak ditujukan ke badannya. Siapa sangka ternyata malah si oknum TNI malah kagok, menekan pelatuk pas sedang mengarah ke kepala.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  6. #66
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    sejak gw mencintai pisau, gw bawa2 pisau kesayangan gw kemana2.

    gw cukup puas dengan pandangan negatif orang2, bahkan teman2 gw sendiri ada yg bilang gw paranoid.
    mungkin dalam hati mereka mau bilang bahwa gw pengecut.

    gw gak mau debat, biarin aja orang berpikir apapun.
    gw merasa gw adalah orang yg rasional.

    menurut gw, punya itu lebih baik daripada gak punya.

    orang punya mobil gak berarti harus make mobil, tapi berarti saat dia perlu make mobil dia bisa.
    kalau dia mau make kendaraan umum juga dia bisa.

    jadi orang punya senjata tidak berarti dia harus make senjatanya, tapi artinya kalau dia perlu make senjata itu, dia bisa.

    bagi gw punya pilihan lebih banyak adalah sebuah keputusan yg lebih rasional daripada sengaja membatasi pilihan.

    Kalau lu sedang mengajar dikelas,
    lalu tiba2 ada orang masuk dan memberondong murid2 disitu.

    1. lu punya senjata
    atau
    2. lu gak punya senjata

    kalo lu gak punya, lu cuma bisa pasrah memandangi anak2 kecil itu diberondong peluru.
    kalo lu punya senjata, lu punya pilihan mau melawan, bisa. Atau mau diam dan memandangi anak2 kecil itu diberondong peluru, juga bisa.

    Kalau lu berkata bahwa lu bisa pakai meja atau bangku untuk melawan...
    betul. kalau itu yg menurut lu yg terbaik, maka dengan pistol di kantung pun lu tetap bisa memilih untuk menggunakan bangku atau meja untuk melawan.

  7. #67
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Lu mau kasus di mana ada yang pegang senjata resmi tapi gak bisa menggunakan, Slan?

    Ini:
    http://www.kgw.com/news/Clackamas-ma...183593571.html

    Kasus penembakan membabibuta juga.
    Ada yang mau melakukan intervensi, persis seperti argumentasimu.
    Dia juga sempat mengambil senjata dan menodongkan ke arah pelaku penembak membabi buta.

    Dan... dia tidak bisa menembak bukan karena senjatanya macet.
    Dia tahu persis, kalau meleset, dia akan mengenai orang lain.
    Jadi yang dia lakukan adalah tetap menodong pistolnya, tidak menembak, tetapi sorot matanya menatap tajam ke si pelaku.

    Dia beruntung, si pelaku penembak membabi buta kalah mental jadi akhirnya bunuh diri.

    Pertanyaan gue adalah,
    bagaimana seandainya si pelaku tidak gentar?
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  8. #68
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    ya kita ditembak mati...

    sama seperti kalau kita gak punya senjata, mati juga.

    melawan orang nekad seperti itu memang chance keberhasilannya kecil.

    jadi gini...

    untuk masalah senjata, ada 2 wilayah pembahasan:

    1. di level negara, harus dibuat undang2 atau peraturan baru untuk memperbaiki situasi
    2. di level pribadi, lakukan apapun yg kira2 paling rational untuk diri kita dan keluarga kita

    ibaratnya...
    kita harus melewati sebuah lembah yg sangat berbahaya karena banyak perampok, biasanya orang yg dirampok pasti dibunuh.
    pilihan yg paling rasional adalah kita harus mempersenjatai diri, kalau bisa malah bawa pasukan keamanan sekalian.

    lalu di level pemerintah, pemerintah perlu memikirkan cara membenrantas kriminal2 yg bercokol di lembah itu

    tapi sementara pemerintah belum beraksi, kita kan tetap harus berada ditempat bahaya itu, ya kita lakukanlah semua opsi yg bisa memperbaiki chance survival kita untuk sementara waktu.

  9. #69
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Well,
    pandangan gue di level negara udah jelas di halaman sebelumnya.

    Di level keluarga,
    gue melihat masih banyak pilihan untuk bertahan hidup.
    Walaupun jujur, rencana gue untuk melatih putri gue sampai sekarang banyak ditentang ama bini.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  10. #70
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    boleh aja menunggu situasi amerika membaik, tapi apa salahnya beli dan berlatih memakai senjata api dengan baik.
    nanti kalau akhrinya pemerintah amerika minta semua senjata api diserahkan ke negara, ya serahkan.

    tapi itu juga gak dipaksakan sih, tergantung masing2.
    kalau jiwanya seperti lily, gak mau melakukan kekerasan apapun dalam kondisi apapun, ya gak usah pegang senjata, serahkan saja pada orang baik lainnya yg mau.
    Saya berubah pikiran , saya mau punya senjata dan berlatih senjata. Tapi saya ga mau membunuh orang. Saya pikir , kalo kita orang baik , kita pasti bisa melumpuhkan seorang penjahat dengan menembaknya , tapi ga sampe mati.

    Ya paling enggak melumpuhkan aja , supaya ga lebi banyak korban. Misal tembak di kakinya...

    Ini misal ya , bayangin aja udah ngeri.

    ---------- Post Merged at 12:04 AM ----------

    Saya berubah pikiran , karena om Aslan tulis 2 contoh yang saat kelaparan ama yang saat lewat lembah berbahaya...

    Apa kita sebagai manusia , emang harus memilih mengorbankan orang lain , supaya kita selamat ya...

    Kayak di contoh dan pilihan yang om Aslan berikan di atas...
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  11. #71
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by lily View Post
    Saya berubah pikiran , saya mau punya senjata dan berlatih senjata. Tapi saya ga mau membunuh orang. Saya pikir , kalo kita orang baik , kita pasti bisa melumpuhkan seorang penjahat dengan menembaknya , tapi ga sampe mati.

    Ya paling enggak melumpuhkan aja , supaya ga lebi banyak korban. Misal tembak di kakinya...

    Ini misal ya , bayangin aja udah ngeri.
    Pernah latihan menembak, Ly?
    Gue pernah.
    Gak semudah itu membidik.

    Itu sebabnya kenapa para penembak membabibuta menembak di keramaian karena biarpun meleset dari target, pasti tetap kena orang.
    Itu sebabnya, 'pahlawan' yang kukutip di atas sama sekali tidak menekan pelatuk dan hanya mengandalkan perang psikologis.

    Kalau niatmu punya senjata untuk melumpuhkan, lebih baik lupakan.
    Sekali pegang senjata dan kau dalam kondisi genting dan berbahaya, maka niatmu harus satu, 'bunuh'. Kenapa si 'pahlawan' itu berhasil selain faktor keberuntungan, karena dia punya latihan sebagai keamanan. Dia bisa tenang, bisa menilai bahwa dia tidak bisa menembak sasaran dengan tepat tanpa resiko. Dan dia tahu, dengan kekurangan itu, dia tetap harus mengancam.

    Tanpa latihan semacam itu, tanpa ketenangan dan kemampuan memancarkan niat serius, hanya latihan menembak biasa, dan diberikan pistol, percayalah... kau cuma akan melukai orang lain, bukan si penembak buta.

    Itu sebabnya, aku tidak setuju pendapat untuk membolehkan orang tanpa latihan (polisi, militer) menggunakan senjata api.

    Sekedar intermezzo,
    di kasus Sandy Hook,
    jumlah korban bisa lebih banyak. Adam Lanza masih memiliki pistol di kantongnya. Tapi selain guru dan dua kelas, sisanya selamat. Kenapa? Karena strategi yang sudah dilatih, menerapkan sistem komunikasi dan kekompakan mengunci serta latihan menenangkan siswa.

    Sekarang seandainya kau guru di sana dan punya pistol di sana,
    seperti yang kubilang, kalaupun kau punya pistol, kau tidak akan menaruh di kantong. Kau pasti menaruhnya di laci meja atau di tas. Kalau pikiranmu untuk mengambil pistol, kau sudah telat bereaksi dan kau tidak akan menolong siapa pun.

    Begitu juga seandainya kau di kelas ujung dan kau sempat ambil pistol dan mau jadi sok jagoan dan langsung keluar, dijamin tembakanmu akan meleset. Masih untung kalau tidak melukai anak-anak lain.

    Mau menembak kaki? Bagaimana kalau meleset dan lantainya cukup keras dan sudutnya memenuhi faktor untuk mementalkan peluru dan malah jadi peluru nyasar ke arah lain?


    Atau kasusnya dibalik,
    bagaimana kalau putramu, O, entah bagaimana bisa mengambil senjatamu dan dia gunakan untuk melawan anak-anak yang lebih tua yang selama ini memukuli dia?
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  12. #72
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Pada kebanyakan nonton pelem seh..

  13. #73
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    kekeke...
    langkah paling aman adalah menempatkan ex-navy
    seal
    atau ex-delta sebagai koki disetiap kantin se
    kolah

  14. #74
    Berarti gini,

    Seperti hal apapun, punya senpi juga ada untung dan ruginya.

    Untungnya ya punya kesempatan untuk balas menembak (kalo belon ditembak duluan sih)
    Ruginya senpinya ada ksempatan untuk disalah gunakan (misalnya dicuri anak untuk melakukan penembakan masal)

    Jadi tergantung pilihan masing2 sih. Kalo gue sih walau hidup di US, tetap memilih nggak punya senpi.

  15. #75
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Pernah latihan menembak, Ly?
    Gue pernah.
    Gak semudah itu membidik.

    kan hanya misal dalf... tapi saya ga pernah latihan menembak sih , antara pengen belajar dan enggak sih gara - gara thread ini


    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Atau kasusnya dibalik,
    bagaimana kalau putramu, O, entah bagaimana bisa mengambil senjatamu dan dia gunakan untuk melawan anak-anak yang lebih tua yang selama ini memukuli dia?

    itu sih tergantung pribadi masing - masing sih... contohnya... Papa saya , dia koleksi senjata dan jago menembak , tapi Koko saya juga ga pernah pegang senjata dan belajar menembak...

    padahal dulu , kita semua tau dimana Papa taruh senjata nya , mulai dari pisau sampe senjata...

    sekarang aja , udah ditaruh di loteng , yang ga mungkin kita kesana.


    ---------- Post Merged at 07:50 AM ----------

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    maka gw bilang kondisi itu udah gak sehat.

    tapi kalau lu hidup dilingkungan yg gak sehat seperti itu gimana ?
    mau tunggu amerika jadi membaik dulu ?

    boleh aja menunggu situasi amerika membaik, tapi apa salahnya beli dan berlatih memakai senjata api dengan baik.
    nanti kalau akhrinya pemerintah amerika minta semua senjata api diserahkan ke negara, ya serahkan.

    tapi itu juga gak dipaksakan sih, tergantung masing2.
    kalau jiwanya seperti lily, gak mau melakukan kekerasan apapun dalam kondisi apapun, ya gak usah pegang senjata, serahkan saja pada orang baik lainnya yg mau.

    saya pernah diajari Mama gini...

    saat kamu tinggal di lingkungan yang buruk , jangan kamu ikut - ikut menjadi buruk. tetaplah menjadi orang yang baik.

    mungkin ga sekarang , tapi one day , orang yang buruk bisa menjadi orang yang baik , karena seorang kamu.


    ---------- Post Merged at 07:52 AM ----------

    tapi kalo udah kejadian begini , kayanya sekolah di AS akan menyewa tentara ato penembak jitu kali ya , buat jaga sekolah mereka...

    dan yang lebi baik , setiap guru , dilengkapi baju anti peluru , soalnya kan penembakan di dunia pendidikan , ga sekali ini aja terjadi disana.
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  16. #76
    pelanggan tetap kirsh's Avatar
    Join Date
    Jul 2011
    Posts
    544
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Pergi dari Amerika Serikat.
    Been that, done that!
    Been there, done that.


    *sekedarintermezzo

  17. #77
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by lily View Post
    tapi kalo udah kejadian begini , kayanya sekolah di AS akan menyewa tentara ato penembak jitu kali ya , buat jaga sekolah mereka...

    dan yang lebi baik , setiap guru , dilengkapi baju anti peluru , soalnya kan penembakan di dunia pendidikan , ga sekali ini aja terjadi disana.
    Pake detektor metal aja di gerbang sekolah. Kayak di bandara gitu. Kan bisa buat menghadang senjata. Kecuali si anak bawa senjata kimia (air keras yg disemprotkan pake pestol air) atau senjata biologi (sekantong kresek semut api), ini mau gak mau musti digeledah tasnya kemudian ditelanjangin sebelum lewat gerbang sekolah.


  18. #78
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Metal detektor gak berguna kalau si pelaku siap bunuh2an.
    Si penjaga yg pertama kali diberondong.

    Metal detektor cuma mencegah siswa nakal yg sok sok an bawa senjata buat pamer ke temen.

  19. #79
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Yah.. jadi ga bisa masuk dong.. pintu masih kekunci..

  20. #80
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Metal detektor gak berguna kalau si pelaku siap bunuh2an.
    Si penjaga yg pertama kali diberondong.

    Metal detektor cuma mencegah siswa nakal yg sok sok an bawa senjata buat pamer ke temen.
    Kalo si penjaga diberondong, minimal pelurunya tinggal dikit. Malah bisa habis cuman buat berondong si penjaga doang. Jadi siswa2 lain banyak yg selamat.

    Supaya si penjaga aman, pakein rompi anti peluru. Trus, seperti kata ndableg, pintu gerbang masih dlm keadaan tertutup. Jadi, meski si penjaga ambruk, pintu masih terkunci.


Page 4 of 7 FirstFirst ... 23456 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •