Page 2 of 5 FirstFirst 1234 ... LastLast
Results 21 to 40 of 98

Thread: Itu bukan Ta'aruf ... ?

  1. #21
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    oke berarti taaruf itu
    nonton konser bareng, jalan2 bareng, ke media bareng, beli ini itu bareng, dlsb...
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  2. #22
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217

    Coba cek lagi di post #7

    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    nah bikin thread lain...karena nyata2 di inpotainment si uztad itu ghibah...menjelek2kan mantan istrinya
    Itu urusan dia lah, seperti saya bilang : saya tidak tertarik persoalan ghibah

    Jika anti suka ber-ghibah silakan di lanjut di forum infotainment. Saya tidak berhasrat membahasnya karena kita sama2 mafhum hukum ghibah. Kecuali jika masih ada yg belum tau hukum ghibah, boleh saja buka topik di forum Islam. Kalau ada waktu, saya ikutan.

    Quote Originally Posted by BundaNa
    btw, kalau berdua kemana2 sebelum ada ikatan, boleh?
    Di post #7, saya sudah berikan dalil hukumnya (saya heran, masa tidak dapat disimpulkan hukumnya)
    لاَ يَخْلُوَنَّ أَحَدُكُمْ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ مَعَ ذِي مَحْرَمٍ
    “Jangan sekali-kali salah seorang kalian ber-khalwat dengan wanita, kecuali bersama mahram.” (Muttafaq ‘alaih, dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu, lafadznya dari Shahih Al-Bukhari no.3006)

    ber-khalwat di sini adalah menyepi, memisahkan diri dari keramaian, dan hanya berdua-duaan di tempat terpencil tanpa ada orang lain disekitarnya. Dan Mahram yang dimaksud adalah saudara/kerabat laki-laki dari si perempuan.
    ...
    Secara tidak langsung, dalil tsb membolehkan berdua-duaan selama si perempuan ditemani oleh mahramnya.

    Dan dalil di post #11
    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ هِشَامٍ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَتْ امْرَأَةٌ مِنْ الْأَنْصَارِ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخَلَا بِهَا فَقَالَ وَاللَّهِ إِنَّكُنَّ لَأَحَبُّ النَّاسِ إِلَيَّ
    Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar, telah menceritakan kepada kami Gundar, dari Syu'bah, dari Hisyam, dia (Hisyam) berkata : Aku mendengar Anas bin Malik ra berkata : "Seorang wanita dari kalangan Anshor datang menemui Nabi saw, kemudian beliau ber-khalwat dengannya, lalu Beliau bersabda : 'Demi Allah kalian (kaum Anshor) adalah manusia yang paling aku cintai'" (HR. Bukhari, no.5234, dalam kitab Nikah).

    Imam Bukhari meletakkan hadits tsb dalam bab "مَا يَجُوزُ أَنْ يَخْلُوَ الرَّجُلُ بِالْمَرْأَةِ عِنْدَ النَّاسِ" (Apa-apa yang diperbolehkan ber-khalwat seorang laki-laki dengan seorang perempuan dihadapan manusia).

    Kita ketahui bahwa judul bab (dalam shahih Bukhari) umumnya merepresentasikan pendapat imam Bukhari dalam suatu perkara. Maka dalam kasus ini, Imam Bukhari membolehkan seorang laki-laki berduaan dengan seorang perempuan selama aktivitas mereka diketahui umum. Dalam arti, perbuatan tsb tidak tersembunyi
    Secara tidak langsung membolekan berduaan selama tidak tertutup dari pandangan manusia.

    Jadi ... dalil mana yang ukhti jadikan sandaran untuk mengharamkan / melarang jalan berdua ?


    Quote Originally Posted by BundaNa
    kalau masih ta'aruf tapi blum sah, boleh pamer2?
    Apakah anti tau dalil yang mengharamkan hal tsb ?

    Sudah sampaikah kepada anti kaidah fiqh yang menyebutkan : Al-ashlu fii al-mu'amalat al-ibahah (hukum asal muamalah -hubungan antara sesama manusia- adalah boleh).

    Quote Originally Posted by BundaNa
    apa bedanya sama pacaran?
    Sebelum sampai pada pertanyaan tsb, coba anti jawab dulu pertanyaan saya di post #1
    Yang jadi pertanyaan, apa beda ta'aruf dengan pacaran ?
    Bisa anti bantu menjawabnya ? jangan sampai apa yang dipertanyakan tsb ternyata arti/definisinya sama (mendekati).


    Sama seperti puasa=shaum; lebaran=ied; sembahyang=shalat
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  3. #23
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Hihihihi... kayaknya yang di dengki-in sama para ibu-ibu adalah politik pencitraan beliau di masa-masa menjelang nikahan...

    Saya sendiri gak tau siapa itu solmed, cuma pernah lihat aja di TV waktu lagi makan siang di mess, ada ustadz yang mampir ke toko beli roti buaya. Kita semua geleng-geleng kepala, so what gitu loh...

    Pacaran? Hmm... yang saya tau pacaran itu mencakup semua kegiatan barengan antara cowok dan cewek yang sedang hobi dua-duaan. Gak musti menuju ke nikahan (misalnya pacarannya anak SMP)...

    Lalu yang dilakukan juga ya bervariasi, ada yang sangat konservatif seperti yang disebut Kang Asum, ada juga yang sampe tinggal serumah, demi menjalani simulasi kehidupan berumah tangga nanti... menghindari kemungkinan cerai ketika nanti sudah nikah...

    Jadi saya bilang sih, ta'aruf itu salah satu cabang dari ilmu pacaran...
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  4. #24
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    @Asum

    ta'aruf >< berkenalan

    Kan ada larangan Quran utk tidak mendekati zina. Nah ta'aruf si solmed masuk mendekati zina gak?

  5. #25
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Kira-kira pertanyaan yang sama dengan eyang purba di atas, istri nanya ke saya,

    "kalau nonton konser atau bioskop gelap-gelapan ... khan statusnya nggak sembunyi-sembunyi... tapi bisa cukup kreatip donk ngapa-ngapain... anak SMP aja udah bisa...."

    Dziggghh....


    Jadi inget film klasik "The Godfather", waktu Michael Corleone muda (Al Pacino) jalan-jalan dengan pacarnya, Apollonia Vitelli (Simonetta Stefanelli) di perbukitan Sisilia. Sekilas biasa saja sepasang sejoli jalan-jalan sambil ngobrol di perbukitan tandus Sisilia yang kejam tapi romantis, sampai kemudian kamera di zoom-out, menunjukkan satu batalion perempuan dari pihak keluarga Apollonia mengikuti sekitar seratus meter di belakang...

    (ketauan udah tua... referensi film-nya kuno )
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  6. #26
    menurut gw, sms'an, telp2an, chat di room privat jg tmasuk khalwat.. Apalagi jika pembicaraan menjadi seputar syahwat.. Jd sebaiknya... sms, telp n chatting pun hrs ditemani mahromnya..
    Kl nelpon bisa pake speaker, chatting bisa di public room, kl sms'an, gw blm kepikiran gmn caranya..

  7. #27
    ini kan bermula dari ulah siSolmet sendiri
    doyan/demen banget diliput media
    coba diem2 aja, kan gak memancing polemik publik?


    btw, pengen/demen diliput media ===> masup kategori srempet "riya" gak yak
    Last edited by pasingsingan; 20-11-2011 at 11:09 AM.
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  8. #28
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    wah uztad kita tercinta ini yang dibelain om Asum, sudah dituduh berkhawlat, ikhtilat, sekarang riya

    begitu ya...perilaku uztad?

  9. #29
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Kira-kira pertanyaan yang sama dengan eyang purba di atas, istri nanya ke saya,

    "kalau nonton konser atau bioskop gelap-gelapan ... khan statusnya nggak sembunyi-sembunyi... tapi bisa cukup kreatip donk ngapa-ngapain... anak SMP aja udah bisa...."
    ...
    Ada gak dalil yang melarangnya dalam syari'at ?

    Kalo gak ada dalil yang melarang, napa ente yang sibuk melarang

    ---------- Post added at 06:40 AM ---------- Previous post was at 06:34 AM ----------

    Quote Originally Posted by srundeng View Post
    menurut gw, sms'an, telp2an, chat di room privat jg tmasuk khalwat.. Apalagi jika pembicaraan menjadi seputar syahwat.. Jd sebaiknya... sms, telp n chatting pun hrs ditemani mahromnya..
    Kl nelpon bisa pake speaker, chatting bisa di public room, kl sms'an, gw blm kepikiran gmn caranya..
    Itu kan dugaan anda.

    Padahal dalil-dalilnya jelas bahwa khalwat itu berdua-duaan wanita-pria di tempat sepi. Dan telpon, sms tidak masuk dalam dalil di atas.

    Ntar mimpi juga juga dibilang khalwat lagi, bahkan mungkin ada yang dirajam karena mimpi ....


    btw, soal omes mah udah jelas dosa <<< gak perlu dibahas karena jelas hukumnya.

    ---------- Post added at 06:43 AM ---------- Previous post was at 06:40 AM ----------

    Quote Originally Posted by pasingsingan View Post
    ini kan bermula dari ulah siSolmet sendiri
    doyan/demen banget diliput media
    coba diem2 aja, kan gak memancing polemik publik?
    Emang salah ya hal tsb ? Jadi dosa ya mbah ?

    Quote Originally Posted by pasingsingan
    btw, pengen/demen diliput media ===> masup kategori srempet "riya" gak yak
    Kenapa mbah gak belah aja dada uts. solmed, apakah dia riya atau enggak ?

    ---------- Post added at 06:52 AM ---------- Previous post was at 06:43 AM ----------

    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    wah uztad kita tercinta ini yang dibelain om Asum, sudah dituduh berkhawlat, ikhtilat, sekarang riya

    begitu ya...perilaku uztad?
    Apakah saya sedang membela pribadi uts. Solmed atau soal ta'aruf ?

    Soal pribadi, saya gak ada urusan, saya gak suka ghibah, apakah dia riya, khalwat, ikhtilat <<< anti gak bisa membuktikannya selain tuduhan dan celaan untuk ghibah semata.

    Apakah ukuran prilaku ustadz itu mengikuti selera anti atau mengikuti ukuran syari'at ?
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  10. #30
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Ada gak dalil yang melarangnya dalam syari'at ?

    Kalo gak ada dalil yang melarang, napa ente yang sibuk melarang
    Quran melarang mendekati zina. Nah, ta'aruf si solmet itu udah mendekati zina atau belum menurut pendapat ente?
    Atau seperti apa perilaku yg masuk kategori mendekati zina?
    Jalan bareng masuk bioskop gelap beduaan bukan muhrim udah mendekati zina atau masih jauh?

    Kalo si solmet bukan ustad, mungkin muslim masa bodo aja. Tapi karena predikat tsb, jadilah solmet sebuah topik obrolan di KM. So, you jgn lihat ini ghibah thd solmet sbg individu, tetapi sbg ustad yg kebetulan namanya solmet.

  11. #31
    Quote Originally Posted by Asum
    Apakah ukuran prilaku ustadz itu mengikuti selera anti atau mengikuti ukuran syari'at ?
    klo dibalikin gini bijimana sum
    apakah perilaku solmet = perilaku inpotai-nmen = sesuai syari'at?


    musolah krusialnya adalah:
    siSolmet ngegendong predikat ustadz
    coba cumen pengamen, tukang ojek atau sebangsanya
    mungkin umat jg ogah menggibah bin kusuk-kasak ttg
    sepak terjangnya.
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  12. #32
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Ada gak dalil yang melarangnya dalam syari'at ?

    Kalo gak ada dalil yang melarang, napa ente yang sibuk melarang
    Yeee.... siapa juga yang ngelarang... saya cuma bilang ke sepasang remaja yang duduk di depan saya:
    "dik... kepalanya di bawah aja kayak tadi, kalau yang sekarang ngalangin...."

    atau dalam kesempatan lain,
    "dik... coba mendesahnya jangan terlalu keras ya? Dialog filmnya gak kedengeran..."

    ... nggak ngelarang khan...
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  13. #33
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    biasanya orang "bijak" emang merasa teorinya paling bener

    saklek teorinya sampai kenyataan di lapangan jadi nonses

  14. #34
    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Yeee.... siapa juga yang ngelarang... saya cuma bilang ke sepasang remaja yang duduk di depan saya:
    "dik... kepalanya di bawah aja kayak tadi, kalau yang sekarang ngalangin...."

    atau dalam kesempatan lain,
    "dik... coba mendesahnya jangan terlalu keras ya? Dialog filmnya gak kedengeran..."

    ... nggak ngelarang khan...
    Wah, beneran nggak ngelarang.

  15. #35
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Yeee.... siapa juga yang ngelarang... saya cuma bilang ke sepasang remaja yang duduk di depan saya:
    "dik... kepalanya di bawah aja kayak tadi, kalau yang sekarang ngalangin...."

    atau dalam kesempatan lain,
    "dik... coba mendesahnya jangan terlalu keras ya? Dialog filmnya gak kedengeran..."

    ... nggak ngelarang khan...
    sering neh mergokin yang beginian...bikin pilem sendiri...itu bukan berkhawlat ya? asik dunk boleh ditonton

  16. #36
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by pasingsingan View Post
    klo dibalikin gini bijimana sum
    apakah perilaku solmet = perilaku inpotai-nmen = sesuai syari'at?


    musolah krusialnya adalah:
    siSolmet ngegendong predikat ustadz
    coba cumen pengamen, tukang ojek atau sebangsanya
    mungkin umat jg ogah menggibah bin kusuk-kasak ttg
    sepak terjangnya.
    Di atas sudah saya sampaikan
    Sudah sampaikah kepada anti kaidah fiqh yang menyebutkan : Al-ashlu fii al-mu'amalat al-ibahah (hukum asal muamalah -hubungan antara sesama manusia- adalah boleh).
    Maka sesuai syari'at, tampil dalam infotainment, berdua diwawancara = Sesuai syari'at.

    Syari'at membolehkan / tidak melarang = SESUAI SYARI'AT ... kenapa yang mudah dibuat sulit ...

    ---------- Post added at 05:01 PM ---------- Previous post was at 05:00 PM ----------

    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Yeee.... siapa juga yang ngelarang... saya cuma bilang ke sepasang remaja yang duduk di depan saya:
    "dik... kepalanya di bawah aja kayak tadi, kalau yang sekarang ngalangin...."

    atau dalam kesempatan lain,
    "dik... coba mendesahnya jangan terlalu keras ya? Dialog filmnya gak kedengeran..."

    ... nggak ngelarang khan...
    Yang anda permasalahkan apanya ?

    ---------- Post added at 05:03 PM ---------- Previous post was at 05:01 PM ----------

    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    biasanya orang "bijak" emang merasa teorinya paling bener

    saklek teorinya sampai kenyataan di lapangan jadi nonses
    Ini bukan teori, ini terkait dalil syari'at. Justru anti yang berteori dengan penuh tuduhan dan dugaan. <<<< Bid'ah mengharamkan sesuatu yang dibolehkan oleh syari'at ...

    ---------- Post added at 05:04 PM ---------- Previous post was at 05:03 PM ----------

    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    sering neh mergokin yang beginian...bikin pilem sendiri...itu bukan berkhawlat ya? asik dunk boleh ditonton
    Maksud "bikin pilem sendiri" apa ? raba-rabaan ?
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  17. #37
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Yang anda permasalahkan apanya ?

    Loh siapa juga yang cari masalah?

    Istri nanya ke saya soal pacaran di bioskop... Asum bilang saya ngelarang yang gak sesuai syariat...
    Saya bilang saya gak ngelarang siapa-siapa koq ... malah ditanya trus masalah ente apa...

    particular people do see trouble in every corner ...
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  18. #38
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    Quote Originally Posted by Alip View Post
    particular people do see trouble in every corner ...
    aku kalo lagi PMS selalu gitu om, kalo ga percaya tanya etca pernah kena damprat juga
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  19. #39
    pelanggan
    Join Date
    Oct 2011
    Location
    Middle of Nowhere
    Posts
    71
    argh! ustad abal2 itu... masa tenar via infotainment bukan dari ceramahnya... meh!
    It Was here Then That I Made The Promise to Myself that I Would Never Waste Another Day Of My Life
    I
    Hope KNOW I am Brave Enoughto Follow Through


  20. #40
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    jadi menurut teori yang dipaparkan Asum, berdua2an di bisokop boleh, kan banyak orang...mesti mereka bikin pilem sendiri?

    Ini urusannya kan mereka gak berkhawlat?

Page 2 of 5 FirstFirst 1234 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •