Terinspirasi oleh topik (ust) Solmed, banyak sekali komentar2 yang terkait soal ta'aruf yang dilakukan oleh ust. solmed, dan rata2 yang memberikan komentar negatif kepada ybs.

seperti contoh komentar berikut (nama dihilangkan)
itu pacaran namanya! salah langkah ini ustad solmed... doi harusnya taaruf secara benar lewat orang ketiga.. lah ini.. kok malah langsung
Itu dia. Makanya gw bilang tidak layak menyandang gelar ustad.
^^ ustad ngicip namanya
dst

Saya, kebetulan tidak mengikuti pemberitaan uts. solmed selain ketika acara nikahnya.

Yang saya heran (terkait ta'aruf) adalah komentar2 negatif tentang uts. solmed soal dia tidak ta'aruf tapi pacaran. Yang jadi pertanyaan, apa beda ta'aruf dengan pacaran ?

Dan apa yang dilakukan ust. solmed sehingga layak mendapat celaan dan kritikan tsb terkait soal ta'arufnya (dahulu) dengan April ?



Berikut sedikit bahan bacaan terkait adab ta'aruf : http://saif1924.wordpress.com/2008/0...f-dan-walimah/


Silahkan search di google, dan kita diskusikan model ta'aruf (terkait mengenal calon pasangan hidup) yang sesuai dengan syari'at.