Saya dengar dari orang lain sih pendatang baru tiap tahun jauh lebih banyak dari generasi lama. belum lagi yang komunitas LGBT nya
Saya dengar dari orang lain sih pendatang baru tiap tahun jauh lebih banyak dari generasi lama. belum lagi yang komunitas LGBT nya
Petinggi Muhamadiah mengambil kesempatan ini untuk menyerang Ahok.
Dia bilang Ahok orang China, suka dengan pelacuran jadi ingin melegalkan perzinahan.
IMO, ahok hanya ingin membuat kandang babi. dan perlahan menggiring para babi ke kandang. masalahnya, bagi muslim, babi ini haram. yang menginfokan, menyediakan tempat, info, jasa, maupun penikmat jasa dan yang hanya sekedar melihat dan tidak melarang semua kecipratan dosa. ini aturan maen di Islam.
realitanya? para babi liar berkeliaran dimana mana, meresahkan warga yang mengaku warga baik baik, sudah sulit membedakan mana babi mana manusia. nyatanya penguasa dan pemegang kekuasaan tidak memihak ke warga. preman melindungi "sapi perahnya", para penjaja menikmati uang bergelimang hanya dengan mengangkang, pihak penyedia tempat "tertolong" dengan banyaknya pundi2 masuk, polisi diem saat disumpal dengan segepok uang.
budaya malu itu udah gak ada.. apa solusi konkritnya?
sebelum ahok jd wagub lokalisasi itu sudah ada
masalahnya cumen gusur sana-pindah sini, gusur sini-pindah situ
lalu kenapa baru diributin sekarang? [komoditas politik]
bener kata [MENTION=101]purba[/MENTION] tuh:
klo mao tegas ya tegas sekalian jgn setengah2 malah serba gak jelas
spt arab saudi misalnya, dilarang total dan sangsinya berat
klopun maseh nekad, brarti banyak duit, krn nyarinya diluar negeri![]()
Last edited by pasingsingan; 30-12-2013 at 04:25 PM.
mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito
Di suatu kota terkenal dengan budaya menjual anak perempuan jadi psk, bangga kalau bisa bikin rumah gedung dikampung tsb walau dengan menjajakan anak perempuannya.
Sudah sering masuk tv dan koran2 tentang kampung itu.
Memang sebagian besar kasus pelacuran itu karena masalah ekonomi, lalu menjual diri supaya dapat makan tiap hari, atau bisa juga karena diiming2 kerja dengan gaji besar tapi ternyata dijerumuskan menjadi PSK atau pramuria night club. Tapi ada juga yang masalahnya karena sulit mendapatkan pekerjaan tetap walaupun bergelar sarjana, patah hati, merasa tidak laku kawin lagi, tidak tahan lagi untuk tidak melakukan seks dengan satu pasangan saja sehingga jual diri.
Last edited by milnalev; 30-12-2013 at 09:03 PM.
Kalau cuma buat makan, gak perlu jual diri, jadi tukang cuci piring di rumah makan aja bisa makan...
Sekolah? Sd-sma gratis, kuliah ngandelin otak dikit cari beasiswa...
Susah cari kerja? Kerja yang kek gemana? Yang gak ngoyo tapi duit banyak? Ya jadi penjaja... Ngangkang doank dapat ratusan ribu...
hai hai hai.....
.
Tidak semua orang bisa kerja cuci piring, ve. Emangnya rumah makan ada berapa banyak mau nampung pengangguran?
Tidak semua orang cerdas hingga bisa dapat beasiswa.
Jangan juga mengira ngangkang doang dapat ratusan ribu.
Ada yang cuma dapat sepuluh ribu.
Originally Posted by Pertaruhan
There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.
Everyone wants happiness, no one wants pain.
But you can't make a rainbow without a little rain.
Eh.. aku belum nonton Pertaruhan. Padahal DVD-nya ada. Nonton ah kapan-kapan.
Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013
btw, kenapa ngangkang dipake embel2 "doank"?![]()
penjaga kasir juga cuman duduk2 'doank'
model juga cuman gaya sana sini 'doank'
tukang sapu juga sapu sana sini 'doank'
pengamen juga cuman genjreng2 'doank'
ngeseks bukannya cape ya?kan kerjaan juga tuh, musti servis bagus pula. yang bagus emang cuman ngangkang doank?
perlu teknik juga donk. apalagi kalo beneren dilegalisasi, kan bakal ada kewajiban2 yang perlu dilakukan juga. pastikan lokasi praktek steril dan sesuai aturan/regulasi, medical check up, cari konsumer (sales), renew ijin, cari kontrakan (apalagi yang mo dimodelin macem2 kaya love-hotel seperti di jepang
), dll. saya lihat kesibukan mereka akan mirip dengan para freelancer (buat yang bekerja untuk dirinya sendiri)
oiya, bagaimana dengan pel-acur cowo?ngangkang ngga?
![]()
Last edited by ndugu; 31-12-2013 at 08:11 AM.
Nungging
Kebetulan gw kenal dengan pelacur cowok, rata2 pelanggannya itu ya om om tua.
Jadi meskipun dia bukan gay tetep aja musti melayani dan harus bisa mesra2an.
Bukan pekerjaan yg enak kayaknya
Pel-acur cowok sebenernya lebih flexible, bisa jadi artis.. kan orang agency pada seneng tuh kalo liat cowok2 polos tiba2 jadi tercemar
bisa jadi peliharaan tante-tante girang
bisa jadi peliharaan om-om gayung yang napsunya besar kaya kingkong gak punya kandang
Banyak kok artis indonesia yg cowok kemudian jadi gay yg harus menjadi penjaja body demi uang
cuma kebanyakan cowok emang gak segampang itu merubah perasaannya, buat melacurkan dirinya. Mungkin aja ada yg kasusnya melacurkan raganya tapi tidak termasuk jiwanya.
Ada juga yang melacurkan keduanya, sehingga mereka gak bisa keluar dr lingkaran itu. Ada.
Jadi itu bukan merupakan pekerjaan yang mudah.
Iya ya, kenapa kerjaan kayak gitu cuman dibilang "doang", ampun dah![]()
Pelacur cowok gw rasa syarat ketentuannya lebih berat, gak cuman ngangkang doang, harus bisa ngangkat, dorong, narik, dll
Gak harus melulu karena kepepet ekonomi kok, sekarang itu bisa jadi life style juga. Jadi inget ababil-ababil di Bandung yang bisa dibooking. Horrible
True
Kisah nyata, malah temen kuliah gw ada yang sempet kepikiran ide nggarap bisnis perpelacuran ini secara serius, online dan digabungin ilmu a la manajemen strategis, six sigma dan supply chain management. Kebayang kalo bisnis ini dilegalin, bisa kaya raya dia tuh dengan company "ngangkang" nya di Indonesia![]()
Last edited by noodles maniac; 31-12-2013 at 10:59 AM.
Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi
Impossible is nothing!
Err..
sebenarnya ababil-ababil itu tergolong kepepet ekonomi.
Gaya hidup mereka tidak imbang dengan pekerjaan mereka atau bahkan mereka masih sekolah sementara orang tua juga gak sanggup mengimbangi. Jadi mereka ambil keputusan dengan menjadi pelacur.
Tapi emang gak bisa dibandingkan dengan pelacur-pelacur usia 20-an yang rata-rata ternyata sudah punya satu anak dan butuh untuk menghidup anaknya.
OMG noodles..
Ternyata, yang ditangkap di Bogor itu temanmu ya?
Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013
Bukan yang di Bogor, kampus yang di Menteng bro. Itupun baru sebatas niat![]()
Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi
Impossible is nothing!
Bisnis pelacuran bukan sekedar butuh teori marketing, tapi butuh mental bisnis dunia hitam seperti membina hubungan dengan polisi, tentara, preman, punya mental buat mengepress tenaga kerjanya, mengeksploitasi, menjerat dengan hutang, intimidasi dll
Lokalisasi bisa mengurangi unsur2 perbudakan dan mafia bisnis ini
kembali ke leptop:
ada gak seh dasar pelarangan lokalisasi di Indonesia?
silakan jembreng refrensinya klo ada
boleh UU, KEPRES, PP atau PERDA
mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito