Page 6 of 7 FirstFirst ... 4567 LastLast
Results 101 to 120 of 131

Thread: Lokalisasi pel acuran

  1. #101
    pelanggan sejati Urzu 7's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    7,940
    Saya dengar dari orang lain sih pendatang baru tiap tahun jauh lebih banyak dari generasi lama. belum lagi yang komunitas LGBT nya

  2. #102
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    aroma sekuler dari trit ini betul2 kuat

  3. #103
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Petinggi Muhamadiah mengambil kesempatan ini untuk menyerang Ahok.
    Dia bilang Ahok orang China, suka dengan pelacuran jadi ingin melegalkan perzinahan.

  4. #104
    IMO, ahok hanya ingin membuat kandang babi. dan perlahan menggiring para babi ke kandang. masalahnya, bagi muslim, babi ini haram. yang menginfokan, menyediakan tempat, info, jasa, maupun penikmat jasa dan yang hanya sekedar melihat dan tidak melarang semua kecipratan dosa. ini aturan maen di Islam.

    realitanya? para babi liar berkeliaran dimana mana, meresahkan warga yang mengaku warga baik baik, sudah sulit membedakan mana babi mana manusia. nyatanya penguasa dan pemegang kekuasaan tidak memihak ke warga. preman melindungi "sapi perahnya", para penjaja menikmati uang bergelimang hanya dengan mengangkang, pihak penyedia tempat "tertolong" dengan banyaknya pundi2 masuk, polisi diem saat disumpal dengan segepok uang.

    budaya malu itu udah gak ada.. apa solusi konkritnya?

  5. #105
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Petinggi Muhamadiah mengambil kesempatan ini untuk menyerang Ahok.
    Dia bilang Ahok orang China, suka dengan pelacuran jadi ingin melegalkan perzinahan.
    sebelum ahok jd wagub lokalisasi itu sudah ada
    masalahnya cumen gusur sana-pindah sini, gusur sini-pindah situ
    lalu kenapa baru diributin sekarang? [komoditas politik]

    bener kata [MENTION=101]purba[/MENTION] tuh:
    klo mao tegas ya tegas sekalian jgn setengah2 malah serba gak jelas
    spt arab saudi misalnya, dilarang total dan sangsinya berat
    klopun maseh nekad, brarti banyak duit, krn nyarinya diluar negeri
    Last edited by pasingsingan; 30-12-2013 at 04:25 PM.
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  6. #106
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    ngomong-ngomong para "pro" legalisasi/lokalisasi
    pelacuran, apakah akan membiarkan anak cowo me
    reka diusia kuliah beraktivitas dengan PSK di lokali
    sasi? atau kalau punya putri dibolehkan bekerja di
    lokalisasi (amit-amit dah) ?
    Bukan soal membiarkan atau membolehkan, koq sampai anak-anak itu mau dengan/menjadi PSK, that should be the question to all parents including yourself.

  7. #107
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Di suatu kota terkenal dengan budaya menjual anak perempuan jadi psk, bangga kalau bisa bikin rumah gedung dikampung tsb walau dengan menjajakan anak perempuannya.

    Sudah sering masuk tv dan koran2 tentang kampung itu.

  8. #108
    pelanggan
    Join Date
    Aug 2012
    Posts
    269
    Memang sebagian besar kasus pelacuran itu karena masalah ekonomi, lalu menjual diri supaya dapat makan tiap hari, atau bisa juga karena diiming2 kerja dengan gaji besar tapi ternyata dijerumuskan menjadi PSK atau pramuria night club. Tapi ada juga yang masalahnya karena sulit mendapatkan pekerjaan tetap walaupun bergelar sarjana, patah hati, merasa tidak laku kawin lagi, tidak tahan lagi untuk tidak melakukan seks dengan satu pasangan saja sehingga jual diri.
    Last edited by milnalev; 30-12-2013 at 09:03 PM.

  9. #109
    pelanggan setia eve's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    4,120
    Kalau cuma buat makan, gak perlu jual diri, jadi tukang cuci piring di rumah makan aja bisa makan...

    Sekolah? Sd-sma gratis, kuliah ngandelin otak dikit cari beasiswa...

    Susah cari kerja? Kerja yang kek gemana? Yang gak ngoyo tapi duit banyak? Ya jadi penjaja... Ngangkang doank dapat ratusan ribu...
    hai hai hai......

  10. #110
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,958
    Quote Originally Posted by eve View Post
    Kalau cuma buat makan, gak perlu jual diri, jadi tukang cuci piring di rumah makan aja bisa makan...

    Sekolah? Sd-sma gratis, kuliah ngandelin otak dikit cari beasiswa...

    Susah cari kerja? Kerja yang kek gemana? Yang gak ngoyo tapi duit banyak? Ya jadi penjaja... Ngangkang doank dapat ratusan ribu...
    Tidak semua orang bisa kerja cuci piring, ve. Emangnya rumah makan ada berapa banyak mau nampung pengangguran?
    Tidak semua orang cerdas hingga bisa dapat beasiswa.
    Jangan juga mengira ngangkang doang dapat ratusan ribu.

    Ada yang cuma dapat sepuluh ribu.

    Quote Originally Posted by Pertaruhan
    Film 4: Ragat’e Anak (The Children’s fortune) –> oleh Ucu Agustin

    “Lebih dari 60% perempuan PSK memiliki anak”
    “Di tulungagung, 25% dari PSK bekerja sebagai buruh kasar, penjaga warung dan bertani di siang hari”

    Di Tulungagung, Nur, seorang Ibu dari 3 anak yang siangnya menjadi pemecah batu, memiliki pekerjaan lain ketika malam hari, yaitu menjadi PSK di Kuburan Gunung Bolo. Gaji Nur sebagai pemecah batu hanyalah 400 ribu per bulan, dan dengan tarif Rp 10.000 saja sekali tidur dengannya di kuburan tersebut, ia masih tertatih-taih untuk mencukupi biaya sekolah dan makan anaknya. Berbeda lagi dengan Mira yang memiliki satu anak. Ia menjadi semacam simpanan untuk preman2 di Kuburan tersebut, dan badannya sudah berkali-kali dirasakan oleh pria2 pemabuk di sana.
    ketjap
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  11. #111
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Eh.. aku belum nonton Pertaruhan. Padahal DVD-nya ada. Nonton ah kapan-kapan.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  12. #112
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    ada demand, ada supply
    why not fill the gap?


  13. #113
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    btw, kenapa ngangkang dipake embel2 "doank"?
    penjaga kasir juga cuman duduk2 'doank'
    model juga cuman gaya sana sini 'doank'
    tukang sapu juga sapu sana sini 'doank'
    pengamen juga cuman genjreng2 'doank'

    ngeseks bukannya cape ya? kan kerjaan juga tuh, musti servis bagus pula. yang bagus emang cuman ngangkang doank? perlu teknik juga donk. apalagi kalo beneren dilegalisasi, kan bakal ada kewajiban2 yang perlu dilakukan juga. pastikan lokasi praktek steril dan sesuai aturan/regulasi, medical check up, cari konsumer (sales), renew ijin, cari kontrakan (apalagi yang mo dimodelin macem2 kaya love-hotel seperti di jepang ), dll. saya lihat kesibukan mereka akan mirip dengan para freelancer (buat yang bekerja untuk dirinya sendiri)

    oiya, bagaimana dengan pel-acur cowo? ngangkang ngga?
    Last edited by ndugu; 31-12-2013 at 08:11 AM.

  14. #114
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Nungging

    Kebetulan gw kenal dengan pelacur cowok, rata2 pelanggannya itu ya om om tua.
    Jadi meskipun dia bukan gay tetep aja musti melayani dan harus bisa mesra2an.

    Bukan pekerjaan yg enak kayaknya

  15. #115
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,775
    Pel-acur cowok sebenernya lebih flexible, bisa jadi artis.. kan orang agency pada seneng tuh kalo liat cowok2 polos tiba2 jadi tercemar
    bisa jadi peliharaan tante-tante girang
    bisa jadi peliharaan om-om gayung yang napsunya besar kaya kingkong gak punya kandang
    Banyak kok artis indonesia yg cowok kemudian jadi gay yg harus menjadi penjaja body demi uang


    cuma kebanyakan cowok emang gak segampang itu merubah perasaannya, buat melacurkan dirinya. Mungkin aja ada yg kasusnya melacurkan raganya tapi tidak termasuk jiwanya.
    Ada juga yang melacurkan keduanya, sehingga mereka gak bisa keluar dr lingkaran itu. Ada.
    Jadi itu bukan merupakan pekerjaan yang mudah.

  16. #116
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,933
    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    btw, kenapa ngangkang dipake embel2 "doank"?

    oiya, bagaimana dengan pel-acur cowo? ngangkang ngga?
    Iya ya, kenapa kerjaan kayak gitu cuman dibilang "doang", ampun dah

    Pelacur cowok gw rasa syarat ketentuannya lebih berat, gak cuman ngangkang doang, harus bisa ngangkat, dorong, narik, dll

    Quote Originally Posted by milnalev View Post
    Memang sebagian besar kasus pelacuran itu karena masalah ekonomi, lalu menjual diri supaya dapat makan tiap hari, atau bisa juga karena diiming2 kerja dengan gaji besar tapi ternyata dijerumuskan menjadi PSK atau pramuria night club. Tapi ada juga yang masalahnya karena sulit mendapatkan pekerjaan tetap walaupun bergelar sarjana, patah hati, merasa tidak laku kawin lagi, tidak tahan lagi untuk tidak melakukan seks dengan satu pasangan saja sehingga jual diri.
    Gak harus melulu karena kepepet ekonomi kok, sekarang itu bisa jadi life style juga. Jadi inget ababil-ababil di Bandung yang bisa dibooking. Horrible

    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    ada demand, ada supply
    why not fill the gap?

    True

    Kisah nyata, malah temen kuliah gw ada yang sempet kepikiran ide nggarap bisnis perpelacuran ini secara serius, online dan digabungin ilmu a la manajemen strategis, six sigma dan supply chain management. Kebayang kalo bisnis ini dilegalin, bisa kaya raya dia tuh dengan company "ngangkang" nya di Indonesia
    Last edited by noodles maniac; 31-12-2013 at 10:59 AM.
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  17. #117
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by noodles maniac View Post
    Gak harus melulu karena kepepet ekonomi kok, sekarang itu bisa jadi life style juga. Jadi inget ababil-ababil di Bandung yang bisa dibooking. Horrible
    Err..
    sebenarnya ababil-ababil itu tergolong kepepet ekonomi.
    Gaya hidup mereka tidak imbang dengan pekerjaan mereka atau bahkan mereka masih sekolah sementara orang tua juga gak sanggup mengimbangi. Jadi mereka ambil keputusan dengan menjadi pelacur.

    Tapi emang gak bisa dibandingkan dengan pelacur-pelacur usia 20-an yang rata-rata ternyata sudah punya satu anak dan butuh untuk menghidup anaknya.

    Quote Originally Posted by noodles maniac View Post
    Kisah nyata, malah temen kuliah gw ada yang sempet kepikiran ide nggarap bisnis perpelacuran ini secara serius, online dan digabungin ilmu a la manajemen strategis, six sigma dan supply chain management. Kebayang kalo bisnis ini dilegalin, bisa kaya raya dia tuh dengan company "ngangkang" nya di Indonesia
    OMG noodles..
    Ternyata, yang ditangkap di Bogor itu temanmu ya?
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  18. #118
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,933
    Bukan yang di Bogor, kampus yang di Menteng bro. Itupun baru sebatas niat
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  19. #119
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Bisnis pelacuran bukan sekedar butuh teori marketing, tapi butuh mental bisnis dunia hitam seperti membina hubungan dengan polisi, tentara, preman, punya mental buat mengepress tenaga kerjanya, mengeksploitasi, menjerat dengan hutang, intimidasi dll

    Lokalisasi bisa mengurangi unsur2 perbudakan dan mafia bisnis ini

  20. #120
    kembali ke leptop:

    ada gak seh dasar pelarangan lokalisasi di Indonesia?
    silakan jembreng refrensinya klo ada
    boleh UU, KEPRES, PP atau PERDA
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

Page 6 of 7 FirstFirst ... 4567 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •