[MENTION=657]Alethia[/MENTION], beli bakso dimana?
mas joniesmud ga diajak makan bareng?
"And this world of armchair bloggers who created a generation of critics instead of leaders, I'm actually doing something. Right here, right now. For the city. For my country. And I'm not doing it alone. You're damn right I'm the hero."
--Oliver Queen (Smallville)
Lokalisasi berarti juga legalisasi. Sedangkan legalisasi tidak harus lokalisasi. Artinya, kalo pemda mau dapat pemasukan dari pajak, cukup legalisasi, gak perlu lokalisasi. Seperti praktek dokter saja, bisa dimana-mana, gak perlu lokasi khusus. Gimana?
![]()
setuju om. masalahnya banyak pemalu, ga semua suka legal, lebih baik ilegal karena takut ketauan![]()
Buat pemerintah yang paling mudah itu dilokalisasi shg mudah mengontrol kegiatan seks di kota. Kalo tersebar di mana2 tentu akan menyulitkan.
Utk melegalisasi, ya menguntungkan toh? Bisa besar perputaran uang di mereka, mosok ga dimintain jatah preman.
Praktek dokter tersebar dimana-mana dan tidak menyulitkan pemerintah kan? Justru legalisasi tanpa lokalisasi malah menurunkan prostitusi ilegal. Buat apa ilegal, capek dikejar-kejar satpol PP, mendingan legal saja dan bisa dimana saja, begitu kan?
Misalnya ndableg lagi jalan, trus ngelihat cewek bahenol, pengen "muntah". Celingak-celinguk dikit, oh itu ada prostitusi sekitar 100an meter dari sini. Enak kan?
Kalo yg legal dilokalisasi, misalnya di pulau seribu atau di nusa kambangan, lha repot, kejauhan. Akhirnya cari yg ilegal karena dekat.
Legalisasi tanpa lokalisasi, apakah akan membuat prostitusi menjamur? Tidak. Tidak semua perempuan, meski susah, akan menyewakan organ tubuhnya. Sama saja dengan pengemis. Tidak semua orang susah mau begitu saja menjadi pengemis. Gimana?
![]()
Legalisasi susah, soalnya banyak wilayah yg harus steril dari pelacuran, misalnya perumahan keluarga baik2 yg banyak anak2.
Maka dibuka lokasi khusus yg terjaga, disitu gak ada anak2, gak ada cewek yg diculik dan dipaksa melacur, semua pelacur rutin di test penyakit, diberi keahlian2 kerja lain dsb.
Kalau melihat cewek bahenol bawaannya pengen muntah ya.
Setuju dengan Purba. Nanti di depan lokasinya sekalian dipasang plang dengan nomor ijinnya. Ruang tunggu dibuat seterang mungkin lengkap dengan majalah-majalah kesehatan dan ayahbunda.
Sekali-sekali ada sales datang bawa sample kondom.
Legalisasikan saja sampai orang-orangnya trauma seperti pergi ke dokter.
Last edited by mbok jamu; 28-12-2013 at 12:44 AM.
Legalisasi gak setuju
Lokalisasi aja dengan kondisi2 yang mengikat.
Urusan pajak, mending masuk ke kantong pemerintah daripada dibuat mabok ama makelarnya atau buat nyabu.
Tempat? Pulau terpisah. Kalau mau buang tai macan, kesono noh.. Pulau khusus toilet macan..
Tau tempat lah.. Jangan nyampah sembarangan...
Kebayang gak sih nginep di hotel dalam rangka kerja, kedengeran jeduk2 di kamar sebelah, kalau pagi kalau kemalaman masuk kamar papasan ama ce2 kurang bahan...
Kalau kebijakan ini dijalankan, misalkan... Apa negatif dampaknya?
hai hai hai.....
.
kalo kejauhan dan ga kejangkau
ntar orang yang seharusnya pergi ke tempat lokalisasi ini malah ngga pergi
trus melingkar kembali lagi ke persoalan yang sama![]()
Lah kan tujuane buat lokalisasi gu, bukan legalisasi... Ya kudu konsekuen..
Bener kata eja ama nudel, jauh aja bakal dijabanin kok...
hai hai hai.....
.
iya, maksudku lokalisasi![]()
legalisasi memang lebih ke tahap selanjutnya
tapi skarang kita ngomongin lokalisasi dulu![]()
emangnya kalau legal, dan seorang suami kedapatan
di absensi lokalisasi legal, istrinya ngga boleh menun
tut di pengadilan atas pelanggaran KUHP?
---------- Post Merged at 12:02 AM ----------
Kalau yang usul Mensos atau Menaker, gw sih ma
sih masuk akal... lah Ahok yang gw harapkan untuk
membenahi dan membangun Jakarta (fyi, gw waktu
pilgub mencoblos gambar Ahok, bukan Jokowi), kok
kerjaan malah lempar wacana sana sini?
"And this world of armchair bloggers who created a generation of critics instead of leaders, I'm actually doing something. Right here, right now. For the city. For my country. And I'm not doing it alone. You're damn right I'm the hero."
--Oliver Queen (Smallville)
Gw sih berharapnya polisi bener2 jadi rekannya masyarakat buat memberantas semua ini, daripada sekarang, malah jadi rekan para penjaja...
Masyarakat kudu punya corong,,, tahu kemana kudu lapor kalau ada hal2 kea gini. Sekarang kan tahunya laporan juga malah kita yang dimintai duit dan dicurigai kea tersangka. Kea gitu, siapa sudi melapor??
hai hai hai.....
.
saat legalisasi, yang saya pikirkan sih regulasi akan praktek prostitusinya, bukan hukum keluarga. sama seperti rumah sakit katakan, inspeksi lokasi yang memenuhi standar kebersihan tertentu, prostitusinya harus menjalani check up berkala, perlindungan akan tenaga kerja prostitusi ini, dll.