Page 2 of 7 FirstFirst 1234 ... LastLast
Results 21 to 40 of 131

Thread: Lokalisasi pel acuran

  1. #21
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    Ahok semakin lama, semakin banyak beropini

    kenapa ngga fokus saja mastiin Busway bisa hadir
    mengangkut penumpang di Halte 3-5 menit dan de
    ngan kepadatan maksimal 60 penumpang per bus

    bukannya fokus kerja, malah buka front dimana-mana
    Biasanya kan ada yg mancing2.. macam ditanya wartawan.

  2. #22
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    [MENTION=657]Alethia[/MENTION], beli bakso dimana?
    mas joniesmud ga diajak makan bareng?

  3. #23
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Biasanya kan ada yg mancing2.. macam ditanya wartawan.
    salah satu ciri kepemimpinan yang bagus, tahu me
    milih mana yang pantas dikomentari mana yang ti
    dak...

    Masa semuanya mau dikomentari...
    "And this world of armchair bloggers who created a generation of critics instead of leaders, I'm actually doing something. Right here, right now. For the city. For my country. And I'm not doing it alone. You're damn right I'm the hero."

    --Oliver Queen (Smallville)

  4. #24
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Kalo ahok ga mau kementar langsung dia usir wartawannya.

  5. #25
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Lokalisasi berarti juga legalisasi. Sedangkan legalisasi tidak harus lokalisasi. Artinya, kalo pemda mau dapat pemasukan dari pajak, cukup legalisasi, gak perlu lokalisasi. Seperti praktek dokter saja, bisa dimana-mana, gak perlu lokasi khusus. Gimana?


  6. #26
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    setuju om. masalahnya banyak pemalu, ga semua suka legal, lebih baik ilegal karena takut ketauan

  7. #27
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Buat pemerintah yang paling mudah itu dilokalisasi shg mudah mengontrol kegiatan seks di kota. Kalo tersebar di mana2 tentu akan menyulitkan.
    Utk melegalisasi, ya menguntungkan toh? Bisa besar perputaran uang di mereka, mosok ga dimintain jatah preman.

  8. #28
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by itsreza View Post
    setuju om. masalahnya banyak pemalu, ga semua suka legal, lebih baik ilegal karena takut ketauan
    Kalo legal ketauan ga papa dong? Kalo ilegal malah disweeping.

  9. #29
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Buat pemerintah yang paling mudah itu dilokalisasi shg mudah mengontrol kegiatan seks di kota. Kalo tersebar di mana2 tentu akan menyulitkan.
    Praktek dokter tersebar dimana-mana dan tidak menyulitkan pemerintah kan? Justru legalisasi tanpa lokalisasi malah menurunkan prostitusi ilegal. Buat apa ilegal, capek dikejar-kejar satpol PP, mendingan legal saja dan bisa dimana saja, begitu kan?

    Misalnya ndableg lagi jalan, trus ngelihat cewek bahenol, pengen "muntah". Celingak-celinguk dikit, oh itu ada prostitusi sekitar 100an meter dari sini. Enak kan?

    Kalo yg legal dilokalisasi, misalnya di pulau seribu atau di nusa kambangan, lha repot, kejauhan. Akhirnya cari yg ilegal karena dekat.

    Legalisasi tanpa lokalisasi, apakah akan membuat prostitusi menjamur? Tidak. Tidak semua perempuan, meski susah, akan menyewakan organ tubuhnya. Sama saja dengan pengemis. Tidak semua orang susah mau begitu saja menjadi pengemis. Gimana?


  10. #30
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Legalisasi susah, soalnya banyak wilayah yg harus steril dari pelacuran, misalnya perumahan keluarga baik2 yg banyak anak2.

    Maka dibuka lokasi khusus yg terjaga, disitu gak ada anak2, gak ada cewek yg diculik dan dipaksa melacur, semua pelacur rutin di test penyakit, diberi keahlian2 kerja lain dsb.

  11. #31
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    Kalau melihat cewek bahenol bawaannya pengen muntah ya.

    Setuju dengan Purba. Nanti di depan lokasinya sekalian dipasang plang dengan nomor ijinnya. Ruang tunggu dibuat seterang mungkin lengkap dengan majalah-majalah kesehatan dan ayahbunda.

    Sekali-sekali ada sales datang bawa sample kondom.

    Legalisasikan saja sampai orang-orangnya trauma seperti pergi ke dokter.
    Last edited by mbok jamu; 28-12-2013 at 12:44 AM.

  12. #32
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    salah satu ciri kepemimpinan yang bagus, tahu me
    milih mana yang pantas dikomentari mana yang ti
    dak...

    Masa semuanya mau dikomentari...
    Ciri pendiskusi yg bagus, tanggapi esensinya, jangan menyerang pribadi pembicaranya.

  13. #33
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Lokalisasi berarti juga legalisasi. Sedangkan legalisasi tidak harus lokalisasi. Artinya, kalo pemda mau dapat pemasukan dari pajak, cukup legalisasi, gak perlu lokalisasi. Seperti praktek dokter saja, bisa dimana-mana, gak perlu lokasi khusus. Gimana?

    saya setuju dengan ini sebenarnya

    cuman, kalo mengambil faktor pandangan masyarakat sejauh ini, menurutku lokalisasi itu cuman untuk memberi efek 'peace of mind' ke masyarakat, bahwa sumber2 dosa ini tidak ada di deket2 mereka, melainkan terlokalisasi di suatu tempat

  14. #34
    pelanggan setia eve's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    4,120
    Legalisasi gak setuju
    Lokalisasi aja dengan kondisi2 yang mengikat.
    Urusan pajak, mending masuk ke kantong pemerintah daripada dibuat mabok ama makelarnya atau buat nyabu.

    Tempat? Pulau terpisah. Kalau mau buang tai macan, kesono noh.. Pulau khusus toilet macan..
    Tau tempat lah.. Jangan nyampah sembarangan...

    Kebayang gak sih nginep di hotel dalam rangka kerja, kedengeran jeduk2 di kamar sebelah, kalau pagi kalau kemalaman masuk kamar papasan ama ce2 kurang bahan...

    Kalau kebijakan ini dijalankan, misalkan... Apa negatif dampaknya?
    hai hai hai......

  15. #35
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    kalo kejauhan dan ga kejangkau
    ntar orang yang seharusnya pergi ke tempat lokalisasi ini malah ngga pergi
    trus melingkar kembali lagi ke persoalan yang sama

  16. #36
    pelanggan setia eve's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    4,120
    Lah kan tujuane buat lokalisasi gu, bukan legalisasi... Ya kudu konsekuen..

    Bener kata eja ama nudel, jauh aja bakal dijabanin kok...
    hai hai hai......

  17. #37
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    iya, maksudku lokalisasi

    legalisasi memang lebih ke tahap selanjutnya
    tapi skarang kita ngomongin lokalisasi dulu

  18. #38
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    emangnya kalau legal, dan seorang suami kedapatan
    di absensi lokalisasi legal, istrinya ngga boleh menun
    tut di pengadilan atas pelanggaran KUHP?

    ---------- Post Merged at 12:02 AM ----------

    Kalau yang usul Mensos atau Menaker, gw sih ma
    sih masuk akal... lah Ahok yang gw harapkan untuk
    membenahi dan membangun Jakarta (fyi, gw waktu
    pilgub mencoblos gambar Ahok, bukan Jokowi), kok
    kerjaan malah lempar wacana sana sini?
    "And this world of armchair bloggers who created a generation of critics instead of leaders, I'm actually doing something. Right here, right now. For the city. For my country. And I'm not doing it alone. You're damn right I'm the hero."

    --Oliver Queen (Smallville)

  19. #39
    pelanggan setia eve's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    4,120
    Gw sih berharapnya polisi bener2 jadi rekannya masyarakat buat memberantas semua ini, daripada sekarang, malah jadi rekan para penjaja...

    Masyarakat kudu punya corong,,, tahu kemana kudu lapor kalau ada hal2 kea gini. Sekarang kan tahunya laporan juga malah kita yang dimintai duit dan dicurigai kea tersangka. Kea gitu, siapa sudi melapor??
    hai hai hai......

  20. #40
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    saat legalisasi, yang saya pikirkan sih regulasi akan praktek prostitusinya, bukan hukum keluarga. sama seperti rumah sakit katakan, inspeksi lokasi yang memenuhi standar kebersihan tertentu, prostitusinya harus menjalani check up berkala, perlindungan akan tenaga kerja prostitusi ini, dll.

Page 2 of 7 FirstFirst 1234 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •