Page 3 of 7 FirstFirst 12345 ... LastLast
Results 41 to 60 of 127

Thread: Kepemilikan senjata api

  1. #41
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Ajaran Yesus adalah untuk menghentikan -kebencian-

    Kalau kita menghadapi seorang penjahat yang misalnya hendak membunuh anak kita, ajaran Yesus tidak berarti kita diam saja membiarkan si penjahat beraksi.
    Kita tetap harus mengusahakan apapun agar kejahatan tersebut tidak berhasil terlaksana.
    Menghadapi seorang penjahat bersenjata api tidak perlu dgn senjata api.

  2. #42
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    pas kejadian Tragedi Connectitut pagi , di hari yang sama , tapi malem ada kejadian penembakan di Hotel Excalibur - Las Vegas , tewas 2 orang (korban dan pelaku).


    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Seharusnya sih ga ada yg boleh bawa senjata. Termasuk polisi, karena polisi jg manusia.
    kalo polisi kan jelas harus melindungi diri mereka dari orang jahat , jadi ya wajib bawa senjata. ga kebayang kalo polisi ga bawa senjata.

    lha bawa senjata , tapi ga siap aja bisa mati tertembak kok...


    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Pelarangan kepemilikan senjata itu percuma. Semakin dilarang, semakin dilanggar.
    Mendingan, musnahkan semua senjata2 yg pernah diciptakan di dunia ini. Kalo enggak mau, ya jangan ngomong soal keamanan.

    pasti masi ada yang mikir gini... ah simpen 1 ah , kan sekarang senjata langka


    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Kalo ud jahat, ga usah ada senjata. Pake piso dapur pun bisa bunuh2in orang. Buktinya pesawat yg nabrak waktu 911 cuman dibajak pake piso dapur.
    kalo orang udah nekad mah , mo pake apapun jadi... pake tangan ditutupi kain juga udah kayak senjata dan orang udah takut....
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  3. #43
    pelanggan setia TheCursed's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,231
    Quote Originally Posted by Alethia View Post
    ...

    jadi, rasa aman tergantung dari senjata?
    Nope.
    That's the whole point of the discussion.
    Gue termasuk yang berpendapat rasa aman nggak tergantung dari mudah atau tidaknya orang mendapatkan senpi.
    Kalo masyarakatnya emang doyan rusuh, bahkan tanpa senpi-pun mereka akan cari cara.
    Dan kebalikannya juga berlaku, kalo masyarakatnya tipe 'kalem', biar di kasih kemudahan mendapatkan senpi-pun tetep males petantang petenteng bawa beceng...

    Balik lagi ke pendapat gue bahwa 'Weapons don't kill people. People kill people.'

    Dan buat kasus penembakan ini, gue berpendapat bahwa bukan karena ada senpi lalu ada banyak penembakan, tapi lebih ke arah 'karena banyak yang doyan main tembak-tembakan jadi banyak senpi'.
    A proud SpaceBattler now.

  4. #44
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Namun sayang sekali meskipun Amerika memberi kebebasan kepemilikan senjata api, banyak warganya yg tidak mau memiliki atau membawa senjata... Sebuah privilege yg disia-siakan.

    Seandainya para guru membawa senjata api ke sekolah, dan tidak ada larangan senjata api bagi guru disekolah, maka kasus2 penembakan massal seperti di Connecticut kemarin bisa diminimalisir, para pelaku yg hendak meniru juga akan berpikir ulang.

    saat ini diperkirakan ada 200 juta senjata api yg beredar di Amerika.

    salah satu keuntungan peredaran senjata di masyarakat sipil adalah, pemerintah tidak bisa terlalu mudah menekan masyarakat.
    para penjahat juga tidak bisa semena2.
    Mbok ngerti maksud Aslan tapi masalahnya, dalam insiden ini, yang punya senjata api justru si masyarakat sipil (ibu si penembak yang juga guru di sekolah tsb). Si penembak juga dari golongan orang baik bukan golongan orang jahat.

    Pelaku penembakan di Norwegia dulu juga masyarakat sipil, bukan penjahat.

    Jadi, apa jaminannya seorang yang digolongkan orang baik, punya senjata, akan menggunakan senjata itu untuk kebaikan pula?

    Contohnya ya insiden terakhir ini, malah senjata makan tuan.

    Kalau penjahat tembak-tembakan, kita maklum, namanya juga penjahat. Tapi kalau orang baik tembak-tembakan? Berarti ada yang benar-benar sakit dalam golongan orang yang baik-baik itu. Apakah mempersenjatai mereka (orang baik) merupakan jalan keluarnya? I don't think so.

  5. #45
    pelanggan setia TheCursed's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,231
    Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
    Mbok ngerti maksud Aslan tapi masalahnya, dalam insiden ini, yang punya senjata api justru si masyarakat sipil (ibu si penembak yang juga guru di sekolah tsb). Si penembak juga dari golongan orang baik bukan golongan orang jahat.

    Pelaku penembakan di Norwegia dulu juga masyarakat sipil, bukan penjahat.

    Jadi, apa jaminannya seorang yang digolongkan orang baik, punya senjata, akan menggunakan senjata itu untuk kebaikan pula?

    Contohnya ya insiden terakhir ini, malah senjata makan tuan.

    Kalau penjahat tembak-tembakan, kita maklum, namanya juga penjahat. Tapi kalau orang baik tembak-tembakan? Berarti ada yang benar-benar sakit dalam golongan orang yang baik-baik itu. Apakah mempersenjatai mereka (orang baik) merupakan jalan keluarnya? I don't think so.
    The way I see it. Kamsud-nya AsLan, kalo di sebuah negara pake rule 'dilarang senjata', maka Semua ngga' ada yang bole pake. Kecuali militer tentunya.
    Dan kalo sebuah nagara pake rule 'semua bole punya beceng', kalo ngga' punya, berarti mengurangi kesempatan menjaga keamanan diri sendiri. Karena, artinya mengurangi kesempatan kita untuk jadi imbang dengan orang lain, yang ngga' semuanya baik, yang punya beceng.
    A proud SpaceBattler now.

  6. #46
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    OK. Katakanlah Amerika punya rule itu, tidak ada yang boleh bersenjata. Kira-kira para penjahat di Amerika nurut atau tidak? Penjahat tidak peduli dengan rule, namanya juga penjahat.

    Sebaliknya, katakanlah Amerika punya rule bahwa semua boleh bersenjata. Penjahat jelas dong tambah senang. Yang baik-baik, seperti ibu penembak, punya ijin untuk beberapa senjata api. Akhirnya sekarang, yang baik malah menembak yang baik lain.

    Apa gunanya polisi dan rakyat bayar pajak tinggi-tinggi kalau akhirnya harus simkamling sendiri?

  7. #47
    pelanggan setia TheCursed's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,231
    Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
    OK. Katakanlah Amerika punya rule itu, tidak ada yang boleh bersenjata. Kira-kira para penjahat di Amerika nurut atau tidak? Penjahat tidak peduli dengan rule, namanya juga penjahat.
    ....
    Di negara yang suusah punya senpi, penjahatnya belom tentu punya beceng. Golok kemungkinan besar punya.

    Di negara yang mudah punya senpi, jelas penjahat-nya bakalan punya beceng. So, di negara yang mudah punya senpi, di mana kemungkinan besar penjahat-nya punya beceng, berani jadi orang yang sama sekali ngga' ada pertahanan ?

    Well, soal siskamling sendiri... setau gue, rakyat sana emang maunya gitu. Mentalitas mereka emang dasarnya 'frontier'.
    Dan mereka nggak percaya kalo full military power di taroh di tangan 'aparat pemerintah'. Mereka percaya-nya, kalo the worse come to shove, rakyat sipil bisa berdiri toe-to-toe dengan aparat. Mungkin akibat dari pengalaman mereka dulu memberontak ngelawan Inggris dan jaman perang saudara...
    Last edited by TheCursed; 18-12-2012 at 08:14 PM.
    A proud SpaceBattler now.

  8. #48
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by TheCursed View Post
    Di negara yang suusah punya senpi, penjahatnya belom tentu punya beceng. Golok kemungkinan besar punya.

    Di negara yang mudah punya senpi, jelas penjahat-nya bakalan punya beceng. So, di negara yang mudah punya senpi, di mana kemungkinan besar penjahat-nya punya beceng, berani jadi orang yang sama sekali ngga' ada pertahanan ?

    Well, soal siskamling sendiri... setau gue, rakyat sana emang maunya gitu. Mentalitas mereka emang dasarnya 'frontier'.
    Dan mereka nggak percaya kalo full military power di taroh di tangan 'aparat pemerintah'. Mereka percaya-nya, kalo the worse come to shove, rakyat sipil bisa berdiri toe-to-toe dengan aparat. Mungkin akibat dari pengalaman mereka dulu memberontak ngelawan Inggris dan jaman perang saudara...
    kalo dinegara miskin memang banyak penjahat yg gak punya senjata api.
    tapi dinegara kaya seperti Amerika, kalaupun senjata dilarang pastilah para penjahat tetap punya senjata api.

  9. #49
    pelanggan setia TheCursed's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,231
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    kalo dinegara miskin memang banyak penjahat yg gak punya senjata api.
    tapi dinegara kaya seperti Amerika, kalaupun senjata dilarang pastilah para penjahat tetap punya senjata api.
    Nggak tau ya, Lan. Di sini, di tempat gue, relatif makmur juga, tapi senpi tetep susah buat di akses sama penjahat level preman kampung.
    A proud SpaceBattler now.

  10. #50
    pelanggan tetap jojox's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Jekardah
    Posts
    1,169
    gw makin lost, gak ngerti ke arah mana diskusinya.

    kesannya, disini diumpamakan ada bad guys and good guys, dan semuanya berhak / mendapatkan akses mudah ke senjata api.

    gw kira bakalan mbahas mengenai sputar akses, perijinan, kebijakan, gun control, psikotes, shells, recoil.
    ternyata malah menjerumus ke kriminalisasi karakter yang jelas2 hanya hypothetical dan berharap bisa dijadikan poin penting di produk kebijakan. U can't do that. Sorry, tpi kita gak bisa bilang seseorang itu jahat/baik disini sehingga tidak pantas/layak/cocok/memenuhi syarat hukum untuk kemudian memiliki senpi. Loe gak bisa menentukan kebaikan/kejahatan seseorang untuk dijadikan kriteria itu. Bukan kek gitu logical frameworknya. Membuktikan calon pemilik senpi itu baik hati dan akan berbuat jahat gimana hayoooo, and vice versa? Ya, ada SKCK/criminal record yang membantu mendeskripsikan track record seseorang untuk melihat pola2 dan kecenderungannya berbuat sesuatu di luar hukum perdata/pidana. Tapi itu pun jg tidak bisa dijadikan basis/argumen baku untuk men-judge criminals are very bad person for evahhh. Mungkin kita tahu kejelekan karakter orang, tapi selama dia tidak dibuktikan bersalah. He/she a free human being. Indikator etos ini lho, apaan seh ? blas gak valid. Stop latah Endonesia, and please be rational.

    gw pengin tahu, misalnya gini neh:
    Kalo loe smua jadi Obama, target kebijakannya kek gimana?
    1. Kurangin jumlah distribusi senpi lewat gun control.
    2. Tekan angka kekerasan/violence terhadap anak-anak dan wanita
    3. Re-standarisasi aparat dg semi-automatic yg lebih canggih dan buang 9mm.
    4. else

    Setiap target2 ini alur pikirnya beda, skenario politiknya beda, agenda hearingnya beda, dan akan
    ditempuh dengan cara beda. Mungkin dikombinasikan, sehingga poin 1+2 bisa kena, tapi poin 3 gak.
    Intinya adalah akan ada check and balance, ada trade-off, ada yang kena dan gak kena. Tidak ada kebijakan yang fits all size, one-easy-fix-for-all-problems.
    Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.

  11. #51
    Diskusinya sih (harusnya) apa bisa diterima (setuju/tidak) pendapat dari TS bahwa jika
    hidup di negara seperti US (yang katanya senjata legal dan gampang dimiliki)
    maka sudah seharusnya kita harus mempersenjatai diri kita dengan senpi
    untuk melawan jika ada yang menyerang kita. Rugi besar jika kita tidak
    mau mempersenjatai diri.

    Gitu jox, jadi agak terlalu jauh apa yang kau ajukan itu.

  12. #52
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    kalo menurut gue sich...kurangi distribusi lewat kebijakan kontrol gun...

    kayanya US gampang banget dapat senpi tinggal beli kaya beli sembako aja...senpi di tangan bukan penjahat lebih bahaya daripada ditangan preman atau mafia..

  13. #53
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Pistol bukan pisau..
    Pistol dan senapan gak punya kegunaan lain selain melukai mahluk hidup. Berbeda dengan pisau.

    Kemampuan jarak jauhnya dan kemudahannya penggunaannya (tanpa perlu latihan khusus) serta kemampuan untuk digunakan berkali-kali dalam waktu singkat membuatnya lebih berbahaya dibandingkan pisau, golok, panah, tombak, meriam, tank, pesawat, bom nuklir.

    Senjata api seharusnya dibatasi hanya untuk aparat keamanan dan militer (dan pemberontak tentunya). Soal apakah itu tidak membatasi kemampuan rakyat untuk melawan bila pemerintah menjadi militerisme dan tiran, maka selalu ada strategi gerilya dan penyelundupan.

    Kalau Aslan bicara tentang frontier atau tentang menguatkan masyarakat,
    pemerintah bisa mengambil jalan wajib militer untuk latihan. Atau bisa juga pakai cara-cara kerajaan zaman dahulu, dengan membuat permainan-permainan tradisional yang mengajarkan kerjasama, formasi pertahanan, teknik membidik, ketenangan dalam peperangan, dsb.

    Soal perlindungan terhadap penjahat yang punya akses terhadap senjata api. Percayalah, kalaupun seseorang punya senjata api dan tergantung padanya, bisa jadi ketika baru menarik senjata api, penjahat yang bersangkutan sudah menekan pelatuk lebih dahulu. Dalam hal ini, senjata api hanya berguna untuk mengancam bila si penjahat belum sempat mengeluarkan senjatanya. Iya kalau si penjahat rela dan menyerah lalu pergi masalah selesai di situ. Bagaimana kalau terjadi malah sebaliknya, yakni eskalasi, dia pergi, kembali bawa kawan yang semua sudah menyiapkan senjata api dan langsung menembak?
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  14. #54
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by kandalf View Post

    Soal perlindungan terhadap penjahat yang punya akses terhadap senjata api. Percayalah, kalaupun seseorang punya senjata api dan tergantung padanya, bisa jadi ketika baru menarik senjata api, penjahat yang bersangkutan sudah menekan pelatuk lebih dahulu. Dalam hal ini, senjata api hanya berguna untuk mengancam bila si penjahat belum sempat mengeluarkan senjatanya. Iya kalau si penjahat rela dan menyerah lalu pergi masalah selesai di situ. Bagaimana kalau terjadi malah sebaliknya, yakni eskalasi, dia pergi, kembali bawa kawan yang semua sudah menyiapkan senjata api dan langsung menembak?

    Banyak penembakan massal terjadi di sekolah2, kampus, tempat kemping remaja, mall, bioskop dll

    kenapa ?

    Kenapa penembakan massal tidak terjadi di kantor polisi atau pangkalan militer ?

    Karena para psyco itu tahu bahwa ada tempat2 dimana dia bisa "untuk sementara" menjadi penguasa, menjadi sosok dominan, ditakuti, menjadi superior karena disitu dia adalah satu2nya yg memegang senjata.

    memang gak selalu senjata bisa menyelesaikan masalah, tapi kadang2 senjata hanya bisa dilawan dengan senjata.

    Sekarang Coba bayangkan :
    Kamu sedang berada disebuah sekolah, sedang mengajar anak2 kecil disebuah kelas.
    Tiba2 ada seorang bersenjata masuk ke kelasmu dan mulai menbar peluru menembaki semua anak dikelas itu.

    Kamu tahu beberapa detik lagi kamu dan semua anak2 kecil itu akan ditembak mati.

    Dalam situasi itu pilih :

    1. Kamu memegang senjata dan bisa menembak dia
    2. Kamu tidak punya senjata

  15. #55
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Beberapa detik lagi ditembak, biar punya senjata, tetep aja ketembak. Kecuali ente jack chan ato max payne.

  16. #56
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Beberapa detik lagi ditembak, biar punya senjata, tetep aja ketembak. Kecuali ente jack chan ato max payne.
    betul bleg.

    Tapi pilihan lu cuma 2 itu, pilih mana ?

    Ingat ya, orang yg tertembak masih bisa membalas tembakan sebelum mati.
    Gak kayak di film, orang kena tembak langsung tergeletak mati.

    Lu masih sempat menembak si psyco itu sebelum lu mati, kematian lu akan menyelamatkan banyak anak2 disitu.

    worthed kan ?

  17. #57
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Ya ga ada pilihan kecuali ketembak. Kalo gak ketembak, tinggal ambil bangku getok ke mukanye. Sama sulitnya dgn menembak.

    Lu masih sempat menembak si psyco itu sebelum lu mati, kematian lu akan menyelamatkan banyak anak2 disitu.
    Kalo elu penembak jitu, boleh jadi. Kalo malah nyasar? Emang punya pestol jadi otomatis bisa nembak gitu?

    Orang kebanyakan punya pestol cuman utk nakut2in doang. Suruh nembak belon tentu bisa. Paling nyasar kemana2 berharap musuh kabur. Ga gampang bunuh orang coy.

  18. #58
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by Aslan
    Ingat ya, orang yg tertembak masih bisa membalas tembakan sebelum mati.
    Gak kayak di film, orang kena tembak langsung tergeletak mati.

    Lu masih sempat menembak si psyco itu sebelum lu mati, kematian lu akan menyelamatkan banyak anak2 disitu.

    worthed kan ?
    Nope....
    Kecuali lu sudah dalam kondisi adrenalin tinggi, lu sudah gak berkutik ketika tertembak biarpun itu cuma terserempet di bahu sekalipun.

    Justru akan lebih menyelamatkan nyawa anak2 kalau lu, sebagai guru, nyuruh anak2 tiarap dan mencari perlindungan sambil tiarap.

    Lagipula, sekalipun lu punya senjata,
    lu pasti naruh di laci meja atau di tas. Lu gak akan sempat ngambil. Lu akan tertembak tanpa perlawanan kalau jalan pikiran lo adalah harus ambil senjata untuk melawannya.

    Beda dengan polisi atau tentara yang menaruh di pinggang. Itu pun, bila dalam kondisi tidak siap, mereka pasti mencari tempat berlindung atau tiarap, baru mengambil senjata.


    Sekedar catatan, dalam kasus SD Sandy Hook, si pemilik senjata adalah orang paranoid yang punya jalan pikiran persis yang lu pikirkan, Slan. Dia gak menyangka kalau senjatanya dipakai oleh si anak. Dan ini bukan kasus pertama di mana senjata milik orang tua dipakai oleh anaknya.


    Buat gue, daripada sang guru diperbolehkan membawa senjata, lebih menyelamatkan kalau murid-muridnya, dalam pelajaran olahraga diajarkan tiarap dan merayap dengan cepat.

    ---------- Post Merged at 11:36 PM ----------

    Sekedar tambahan catatan,
    salah besar kalau mengira tidak ada senjata di kelas.
    Kursi2 di kelas bisa dilempar dengan cepat.
    Begitu juga vas bunga yang kadang2 ada di meja kelas.
    Meja bisa didorong ke arah pelaku.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  19. #59
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    yg disandy hook itu ternyata bukan senjatanya si ibu/guru.
    Itu senjatanya si pelaku yg dibeli pakai nama ibunya, mungkin credit card ibunya.

    mengenai pilihan diatas, pilihannya cuma 2:

    saat itu lu membawa senjata api
    atau
    saat itu lu gak bawa senjata api

    okelah seperti kata lu dan ndableg, walaupun ada senjata tapi gak sempat make, ada senjata tapi gak brani make, dll

    gw seih tetap milih yg pilihan pertama, ada senjata untuk melawan.

    kalau perlu berlindung dulu, ya lakukanlah, berlindung dulu lalu membalas tembak.

  20. #60
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    saya milih ga bawa senjata api sih...

    soalnya udah tiba - tiba diserang udah kaget...

    lagian saya ga mau membunuh orang , takut...
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

Page 3 of 7 FirstFirst 12345 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •