Page 3 of 8 FirstFirst 12345 ... LastLast
Results 41 to 60 of 144

Thread: Bolehkah Muslim menghormat bendera ?

  1. #41
    alah, keluar sekolah, udah gak sempat tuh hormatin bendera lagi --kecuali yg PNS mungkin
    you can also find me here

  2. #42
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    kkemaren hormat bendera pas upacara ultah kantor... sambil hormat "ya ALLAH.. Engkau Maha Tahu Ya Rabb... aya hormat bukan karena menyekutukan ENgkau Ya Rabb... "
    Percayai apa yang ingin kau percayai
    Dan hiduplah seperti apa yang kau inginkan….

  3. #43
    pelanggan
    Join Date
    May 2011
    Posts
    214
    Quote Originally Posted by BePe View Post
    menurut ane, pengharaman penghormatan kepada bendera ini agak absurd gan. jangan jangan menurut ustadz tersebut para pahlawan kita masuk neraka semua karena mengorbankan jiwa raga dan harta demi bangsa bukan demi 4JJI, jadi hukumnya syirik
    secara pahlawan lebih banyak yanng tidak hormat bendera ...
    sibuk perang .... lupa upacara

    ini pahalawan yang mana ... jaman diponegoro benderanya bukan meraputi

    .................................................. ......

  4. #44
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by BePe View Post
    menurut ane, pengharaman penghormatan kepada bendera ini agak absurd gan. jangan jangan menurut ustadz tersebut para pahlawan kita masuk neraka semua karena mengorbankan jiwa raga dan harta demi bangsa bukan demi 4JJI, jadi hukumnya syirik
    Pangeran Difanegara, Sultan Hasanuddin, Tjut Nya' Dien
    sedikit banyak mereka berjuang atas nama agama dan
    Allah.

    tetapi, yang pasti mereka tidak berjuang atas nama bangsa
    Indonesia.

  5. #45
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    kenapa hidup harus dibuat rumit, Islam tidak memerintahkan pemeluknya untuk hidup bagaikan penjara, Islam diturunkan semata-mata agar manusia menjadi berakhlak mulia

    segalanya tergantung kepada niat

    menghormati bendera pada hakekatnya harus dipikirkan sebagai rasa syukur kepada Allah SWT karena kita telah dianugerahi negeri yg sangat kaya dan makmur, tinggal bagaimana kita saja yg mengelolanya apakah secara baik atau secara buruk

    negara ini tentu haruslah berdaulat, salah satu ciri negara berdaulat adalah memiliki bendera kebangsaan, mutlak semata-mata hanya berupa identitas saja, bukan sesuatu yg harus disakralkan

    mari, isilah hidup dengan wajar, Allah SWT tidak menyukai hidup seorang manusia yg berlebihan, melainkan hidup yg wajar, jangan terlalu berlebihan dalam menyikapi berbagai isu/masalah, hadapi dengan wajar
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  6. #46
    pelanggan
    Join Date
    May 2011
    Posts
    214
    menghormati bendera pada hakekatnya harus dipikirkan sebagai rasa syukur kepada Allah SWT karena kita telah dianugerahi negeri yg sangat kaya dan makmur, tinggal bagaimana kita saja yg mengelolanya apakah secara baik atau secara buruk
    setuju boss ....
    tunjukkan sukur itu dengan ... tidak korup ( memiskinkan negara ) menjual negara ( sda .... ) .... rebutan pssi
    menjalankan UUD .... paker miskin orang terlantar diurus negara ....... kekekekee

  7. #47
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    menurut gw, kalau kita mengacu ke peraturan perundangan,
    karena tidak ada kalimat dengan redaksi 'mengangkat tangan
    untuk melakukan salute militer", melainkan hanya ada "berdiri
    tegak dan khidmat dengan wajah menatap bendera", maka
    tidak perlu mengangkat tangan kanan di depan wajah, atau
    menaruh di dada seperti gaya Amerika.

    Gw sendiri memandang hukum hormat bendera itu mubah,
    tetapi kalau sudah ada yang "memaksakan" sebagai wajib,
    maka statusnya menjadi bid'ah, yang berarti HARAM.
    Kalo saya membaca UU menghormati bendera tersebut itu berarti memang salute tapi ada tambahan sikap atau posisi bahwa harus ""berdiri
    tegak dan khidmat dengan wajah menatap bendera". Pendapat saya tersebut karena memang dari dulu istilah menghormat dalam bahasa Indonesia itu=salute, jadi ketika disuruh (misalnya):

    menghormat dengan berjongkok = men-salute dengan berjongkok.

  8. #48
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Dalam ketatanegaraan aturan perundang-undangan itu harus
    eksplisit isinya, ngga boleh multitafsir, bro. Masa soal berdiri
    tegak, khidmat dan wajah harus ngapain ada keterangan,
    alias eksplisit, namun soal mengangkat tangan tidak ada?

  9. #49
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    Pangeran Difanegara, Sultan Hasanuddin, Tjut Nya' Dien
    sedikit banyak mereka berjuang atas nama agama dan
    Allah.

    tetapi, yang pasti mereka tidak berjuang atas nama bangsa
    Indonesia.
    ronggooo ...... sini lu

    oleh kerana yngmana namanya disebutken diatas
    adalah orang berkebangsaan daripada Inlander (Hindia Belanda)
    kini disebut INDONESIA, ostosmastis mereka juga memperjuangken
    kebebasan daripada bangsanya.




    kembali keLEPTOP:

    yng namanya menghormat tuh ya harus diletakkan pada cakupan makna menghormati titik
    dlm arti, bisa karena nilai historisnya, bisa karena simbol/lambang kebanggaan
    tdk ada urusannya bhw MENGHORMATI = MENGKULTUSKAN = MENUHANKAN
    aneh aja seh klo ada pemuka agama yng mengadukcampurken pengertian
    antara menghormati n mengkultuskan ataw menuhanken
    Last edited by pasingsingan; 09-06-2011 at 07:55 AM.
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  10. #50
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    Dalam ketatanegaraan aturan perundang-undangan itu harus
    eksplisit isinya, ngga boleh multitafsir, bro. Masa soal berdiri
    tegak, khidmat dan wajah harus ngapain ada keterangan,
    alias eksplisit, namun soal mengangkat tangan tidak ada?
    Yah, memang tidak eksplisit and itu memang kesalahan besar dalam UU kita (dan tidak cuma dalam UU ini). Tapi dari hasil positif thinking saya, itu dikarenakan dalam pikiran para pembuat UU itu menghormat memang sudah sama dengan salute, jadi tidak perlu diterangkan lagi. Mereka tidak menyadari bahwa makna tersebut bisa punya arti lain di jaman sekarang ini.

  11. #51
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Ya tidak dong. Menghormat tidak sama dengan salute. Kasus
    Sharif Abdur Rahim pebasket NBA karena dia tidak bersikap
    hormat dengan menaruh telapak tangan kanan di dada kiri,\
    sikap ini jelas berbeda dengan salute.

    Kalau si Kyai membaca bentuk menghormat saat upacara
    bendera sebagaimana tercantum eksplisit dalam undang-
    undang, tentu saja persoalan ini tidak perlu terjadi.

  12. #52
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    oleh kerana yngmana namanya disebutken diatas
    adalah orang berkebangsaan daripada Inlander (Hindia Belanda)
    kini disebut INDONESIA, ostosmastis mereka juga memperjuangken
    kebebasan daripada bangsanya.
    gw cuma menunjukkan pada si bepe, bahwa dia sotoy
    karena menilai perjuangan para pahlawan di Nusantara dan
    perjuangan Islam itu sebagai dua hal yang berbeda.

  13. #53
    pelanggan setia spears's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    6,733
    setuju semua

    terutama yang ini

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Cholil menyatakan bahwa bila kita hendak menghormati negara, maka cara terbaiknya adalah dengan mendengar dan taat pada aturan negara yang tidak bernilai maksiat dan sesuai syariat Islam serta mendoakan aparatur negara agar selalu mendapat bimbingan Allah.
    mantapppp...

    thx for the info.

    love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours

  14. #54
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    Ya tidak dong. Menghormat tidak sama dengan salute. Kasus
    Sharif Abdur Rahim pebasket NBA karena dia tidak bersikap
    hormat dengan menaruh telapak tangan kanan di dada kiri,\
    sikap ini jelas berbeda dengan salute.

    Kalau si Kyai membaca bentuk menghormat saat upacara
    bendera sebagaimana tercantum eksplisit dalam undang-
    undang, tentu saja persoalan ini tidak perlu terjadi.
    Saya kan bilangnya di Indonesia. Dalam kasus Indonesia umumnya hormat bendera itu ya salute. Nah, kemungkinan si pembuat UU itu berpandangan sama, ya hormat bendera berarti sudah salute, jadi tidak perlu diterangkan lebih detail lagi. Dan itu memang suatu kesalahan karena akhirnya bisa dikomplain, lah kok tidak detail.

  15. #55
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Mana ada aturan perundangan disusun dengan kaidah "Tau
    Sama Tau"

  16. #56
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    Mana ada aturan perundangan disusun dengan kaidah "Tau
    Sama Tau"
    Ini Indonesia bung.

  17. #57
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    http://indovote.com/wajib-upacara-be...i-sekolah.html
    Wajib, Upacara Bendera di Sekolah

    Sekolah di semua jenjang pendidikan wajib menyekenggarakan upacara bendera secara periodik. kegiatan ini untuk menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan tehadap Tanah Air. Sekolah juga harus mengenalkan lagu-lagu wajib nasional kepada siswa.
    "Kewajiban ini mulai berlaku pada tahun ajaran 2011/2012 dan akan diatur dalam peraturan Mentri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh kepada wartawan jakarta,Kamis (28/4) malam. Mendiknas mengakui, saat ini sejumlah sekolah tidak menyelenggarakan upacara bendera. Bahkan, ada yang berpandangan menghormat bendera adalah perbuatan terlarang.


    "Terhadap pandangan seperti itu,nanti kami beri penjelasan. Namun, regulasi atau aturan soal kewajiban menyelenggarakan upacara bendera juga harus ada,"kata Mendiknas.

    Mendiknas juga mengakui,setelah reformasi, pendidikan kebangsaan temasuk pengenalan lagu-lagu wajib nasional kepada siswa mulai diabaikan. Akibatnya, banyak siswa tidak mengenal lagu-lagu wajib nasional yang sebenarnya bisa menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan kepada bangsa.

    "Upacara bendera dan pengenalan lagu wajib harus menjadi budaya sekolah.Ini sama halnya dengan menyapa guru,menjaga kebersihan lingkungan,dan melakukan perbuatan-perbuatan baik lainnya,"kata Mendiknas.

    Tetap Relavan
    Guru besar dan praktisi pendidikan, Arief Rachman, mengingatkan ,pendekatan struktural menumbuhkan nasionalisme, patriotisme, dan rasa bangga serta cinta kepada Tanah Air lewat mata pelajara, ritual, dan upacara bendera memang penting. "Namun, yang sifatnya instruksi atau wajib itu tidak langgeng di dalam jiwa anak,"ujar Arief.

    Menurut Arief, yang tak boleh dilupakan justru pendekatan kultural yang mampu memberi pengalaman emosional dan sosial kepada siswa. Hal ini bisa dilaksanakan dengan kegiatan-kegiatan kreatif yang memberi pengalaman langsung pada kehidapan nyata di sekitar anak-anak dan mengajak meraka untuk berdialog tentang negeri ini.

    Secara terpisah,untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap Tanah Air bagi masyarakat yang tinggal diperbatasan negara,Kementrian Pendidikan Nasional menjalin kerja sama dengan TNI Angkatan Darat. Aparat TNI akan menumbuhkan semangat kebanhsaan dengan mengajarkan membaca,menulis,dan sejarah perjuangan bangsa kepada anak-anak diperbatasan,seperti di Kalimantan, Papua,dan Nusa Tenggara Timur. Nota kesepahaman kerja sama ditandatangani Mendiknas Mohammad Nuh dan Kepala Staf TNI AD Jenderal George Toisutta,Jumat (29/4) di Jkarta.
    bener kan kata gw, yang diributin cuma pepesan kosong

  18. #58
    pelanggan hayatzu's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    389
    kok masalah "hormat" ama bendera ini masih ribet aja di kalangan aparatur kita sih...capee deh...^^
    yang namanya "hormat" dan "menyembah" kan adalah 2 hal yang berbeda, gitu aja kok repot...

    imho, pada hakikatnya yang namanya tanda "salute" (atau apapun namanya) ama bendera itu sih sama aja kaya kita nyium tangan orang tua kita sebagai tanda penghormatan kok (cuma bedanya, bendera itu digantung di tiang jauh, jadinya kita cuma bisa kasih tanda "hormat" juga dari dari jarak jauh dengan cara "salute" itu)
    apa itu kemudian jadi disamakan dengan menyekutukanNya? gw rasa nggaklah...Islam itu cukup fleksibel kok...

    imho, bendera itu adalah salah satu simbol/instrumen dari negara/tanah air/bumi pertiwi (atau apalah namanya), anggap aja "salute" ama bendera itu adalah salah satu bentuk penghormatan kita terhadap tanah air ini, gak repot kan? (just as simple as that) ^^

    Quote Originally Posted by Yuki View Post
    Spoiler for :
    kenapa hidup harus dibuat rumit, Islam tidak memerintahkan pemeluknya untuk hidup bagaikan penjara, Islam diturunkan semata-mata agar manusia menjadi berakhlak mulia

    segalanya tergantung kepada niat

    menghormati bendera pada hakekatnya harus dipikirkan sebagai rasa syukur kepada Allah SWT karena kita telah dianugerahi negeri yg sangat kaya dan makmur, tinggal bagaimana kita saja yg mengelolanya apakah secara baik atau secara buruk
    I like this statement...

  19. #59
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    masih pada ngomongi pepesan kosong?
    1. Tidak ada aturan hukum positif yang mewajibkan sekolah
    mengadakan upacara bendera setiap hari Senin.
    2. Dalam mengikuti upacara resmi kenegaraan sekalipun tidak
    ada perintah salute bagi peserta upacara saat penaikan bendera.

  20. #60
    pelanggan setia beastmen85's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    The Dreamcloud
    Posts
    3,046
    Quote Originally Posted by pasingsingan View Post
    ronggooo ...... sini lu

    oleh kerana yngmana namanya disebutken diatas
    adalah orang berkebangsaan daripada Inlander (Hindia Belanda)
    kini disebut INDONESIA, ostosmastis mereka juga memperjuangken
    kebebasan daripada bangsanya.




    kembali keLEPTOP:

    yng namanya menghormat tuh ya harus diletakkan pada cakupan makna menghormati titik
    dlm arti, bisa karena nilai historisnya, bisa karena simbol/lambang kebanggaan
    tdk ada urusannya bhw MENGHORMATI = MENGKULTUSKAN = MENUHANKAN
    aneh aja seh klo ada pemuka agama yng mengadukcampurken pengertian
    antara menghormati n mengkultuskan ataw menuhanken
    ntar ada yg bilang "Hanya Tuhan yg pantas dihormati"

    EPIC

    gw setuju dah sama @YUKI, simpel aja, hadapi masalah dgn wajar, bukan lebay

Page 3 of 8 FirstFirst 12345 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •