Page 2 of 2 FirstFirst 12
Results 21 to 36 of 36

Thread: Agama Yang Terbaik

  1. #21
    Banned
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    https://t.me/pump_upp
    Posts
    2,004
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Budha menekankan cinta pada sesama mahluk.

    Tapi cinta kepada Tuhan ? Rasanya tidak ada.

    Sebaliknya agama samawi banyak yg menekankan cinta pada Tuhan, atau seringnya ketaatan pada Tuhan, tapi lupa cinta pada sesama.
    gak juga slan dalam islam selain hablum minAllah ada juga Hablum minannas... namun memang cinta kepaada Allah harus lebih besar kepada cinta kepada makhluk2nya.

  2. #22
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Kalau ayah ibunya selalu ngumpet? Trus ngasih kado pun juga diam-diam? Bukannya wajar kalau si anak tak perduli pada ayah ibu yang ia tidak memiliki pengetahuan tentangnya?
    betul banget dalf...

    ini problem utama bagi manusia, keterpisahan dengan Tuhan.

    awalnya, manusia diciptakan untuk menjadi sahabat, atau sebagai anak2 Allah, hidup bersama Tuhan dan saling mengasihi.

    Tapi karena manusia terus berdosa akhirnya Tuhan pergi dan hanya bicara sesekali melalui perantara.

    sebagian orang yg tetap mengasihi Tuhan akan merindukan saat bersatu denganNya, setiap surat yg dikirim oleh Tuhan dibaca dan dituruti, utusan yg membawa surat itu pun dikasihi dan dihormati.

    namun sebagian lagi kehilangan iman dan mengatakan bahwa Tuhan tidak ada dan tidak percaya pada surat maupun utusan Tuhan.

    iman adalah tetap percaya meski tidak melihat, tetap mencintai walau terpisah jauh.

    tambahan...
    untuk membuat situasi makin rumit... tidak semua surat yg diterima oleh manusia adalah benar2 surat asli dari Tuhan karena banyak pemalsu2.
    akhirnya manusia benar2 tak berdaya karena selain terpisah juga disesatkan.

    tapi orang2 yg sungguh2 punya hati untuk mengasihi Tuhan tak perlu takut karena Tuhan juga mengasihi dan akan datang menolong.

  3. #23
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Um Sedge,
    dari awal aku meragukan pernyataan yang dicetak tebal untuk umat Buddha.

    Kukutip dari topik lain di KM
    http://www.kopimaya.com/forum/showth...an-Sang-Buddha


    Jadi aku masih gak yakin istilah 'mendekatkan diri pada Tuhan' itu diterima oleh pengikut Buddha.
    Kecuali istilah 'mendekatkan diri pada Tuhan' ini punya makna lain, seperti.. ngutip senandung Kyai Jackson 'make a better world for you and for me'.
    Ya gak apa apa. Namanya aja keyakinan yg berbeda. Gak usah harus sama.

    Kalo saya yakin aja. Dalam islampun banyak pernyataan ulama muslim yg gak bisa diterima umatislam. Salah duanya al hallaj dan syekh siti jenar.

  4. #24
    Aslan says,,,,,,Budha menekankan cinta pada sesama mahluk.

    Tapi cinta kepada Tuhan ? Rasanya tidak ada.

    Sebaliknya agama samawi banyak yg menekankan cinta pada Tuhan, atau seringnya ketaatan pada Tuhan, tapi lupa cinta pada sesama.


    agama samawi juga menekankan supaya cinta pada sesama lho....


    Matius 22:37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
    Matius 22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

    Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal rasa saling mencintai, saling mengasihi, saling berkasih sayang adalah seperti satu tubuh yang ketika satu anggota tubuh itu ada yang mengeluh, maka seluruh tubuh meraa mengaduh dengan terus jaga tidak bias tidur dan merasa panas. (HR. Muslim).

    Demi Dzat yang jiwaku berada di dalam genggaman-Nya, kalian tidak akan masuk surga sebelum kalian beriman. Kalian tidak akan beriman sebelum kalian saling mencintai. Tidakkah aku tunjukkan kepada kalian mengenai sesuatu yang ketika kalian melakukannya, maka kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian!. (HR. Muslim).

    Hadist riwayat Al-Bazaar dengan sanad hasan dari Abdullah bin Amr, ia berkata: Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    “Siapa yang mencintai seseorang karena Allah, kemudian seseorang yang dicintainya itu berkata, “Aku juga mencintaimu karena Allah.” Maka keduanya akan masuk surga. Orang yang lebih besar cintanya akan lebih tinggi derajatnya daripada yang lainnya. Ia akan digabungkan dengan orang-orang yang mencintai karena Allah.”

    “Allah SWT. berfirman, ” Pasti akan mendapat cintaKu orang-orang yang cinta-mencintai karena Aku, saling kunjung-mengunjungi karena Aku dan saling memberi karena Aku.” (Hadits Qudsi)”

  5. #25
    Quote Originally Posted by Messiah
    “Allah SWT. berfirman, ” Pasti akan mendapat cintaKu orang-orang yang cinta-mencintai karena Aku, saling kunjung-mengunjungi karena Aku dan saling memberi karena Aku.” (Hadits Qudsi)”
    LOH kok?
    bukannya dlm islam firman allah itu quran?
    harusnya surah apa ayat berapa gitu kek
    sejak kapan hadis qudsi = quran?
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  6. #26
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    Quote Originally Posted by pasingsingan View Post
    LOH kok?
    bukannya dlm islam firman allah itu quran?
    harusnya surah apa ayat berapa gitu kek
    sejak kapan hadis qudsi = quran?
    Hadist qudsi itu setingkat quran karena sama2 firman Allah.

    Bedanya, kalo qudsi itu firman Allah langsung kepada rasul. Kalo quran lewat perantara (jibril)

  7. #27
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    ^ kalo yang saya pernah dijitakin sama ustadz, Oom Sedge, hadis qudsi itu derajatnya di bawah Qur'an. Para "kata-kata Allah" itu gagal memenuhi fit and proper test ketika dilakukan penyusunan compendium wahyu-wahyu di jaman Abu Bakar. Jadilah mereka di-discard dan hanya beredar di kalangan muslim sebagai hadis, yang seperti halnya hadis-hadis yang lain, bisa jadi palsu.

    Saya sendiri ikut sama golongan yang clingukan garuk-garuk kepala kalau dikatakan ada wahyu yang gagal ditangkap oleh proses kodifikasi yang dilakukan oleh Abu Bakar dan teman-teman. Secara setiap terjadi penurunan wahyu, kalau bukan saat itu hadir beberapa orang, sudah jadi kebiasaan bahwa Rasulullah memanggil dulu beberapa orang untuk menyaksikan proses penjabaran dan pencatatannya, sehingga semua wahyu memiliki lebih dari satu penghapal/periwayat dan bisa dibandingkan antara satu penghapal/penulis dengan penghapal/penulis lain. Pun proses pembentukan kompendium ini dilakukan pada tahun 633M, hanya satu tahun sesudah Rasulullah wafat, sehingga dokumen dan hapalan yang tersedia masih segar bugar. Bandingkan dengan hadis (termasuk para hadis qudsi itu) yang baru dilacak dan dicatatat dua ratus tahun kemudian.

    Jadi saya bersetub... ... eh... bersetuju dengan Oom Pasing , hadis qudsi itu adalah bahan yang tidak setara dengan Qur'an.
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  8. #28
    Banned
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    https://t.me/pump_upp
    Posts
    2,004
    hadits Qudsi itu redaksi kata2nya dari nabi sendiri, kalo Al-Quran redaksi kata2nya langsung dari ALLah.

  9. #29
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    Kalo saya pribadi malah menempatkan hadist qudsi diatas quran.

    Karena kebanyakan hadist qudsi itu bersifat "melangit" sedangkan quran bersifat seputar fiqh dan syariat. Itu yg saya bilang kebanyakan (most of them) mohon digarisbawahi yaaaaa....

    Hadist qudsi yg melangit ini biasanya beredar dikalangan tertentu aja aja, biasanya kaum sufi. Yang dalam menentukan derajat kesahihannya ya lewat pembuktian.

    Belajar tasawuf, praktek praktek dan praktek. Ntar pada saat praktek baru ngeh.... Oooo ini maksudnya hadist qudsi yang anu, yg itu atau ini.

    Hadist qudsi ini kalo disuguhkan ke kaum non-tasawuf pasti korslet. Antara lain hadist 'man arofa nafsahu faqad arofa robbahu' atau yang pasti bikin korslet hadist qudsi yang keluar dr lisan nabi berupa 'ana ahmad bi la mim'. Aku adalah ahmad tanpa mim (maksudnya ahad/esa).

    Awas... Jgn korslet yaaa

  10. #30
    kang [MENTION=249]Alip[/MENTION]

    makanya disetiap pembahasan hal tsb selalu saya tekankan penulisannya

    quran is quran
    (it means firman Allah)

    hadist is non-quran
    apapun derajat hadist itu ya tetap non-quran



    agama terbaik menurut saya adalah
    yng dianggap baik/cocok oleh pemeluknya
    sehingga ada ditemukan ketentraman dan kedamaian hati didalamnya
    Last edited by pasingsingan; 27-12-2013 at 10:38 AM.
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  11. #31
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Nggak korslet kok Oom @Sedgejenar ... malah pagi tadi saya dapat hadis qudsi yang bunyinya: "get your ass off the couch and grab the dumbell!!!". Tentu saja hadis seperti ini hanya untuk konsumsi saya sendiri dan tidak untuk disebarkan secara serampangan ke sembarang orang...

    Secara saya ngeyel, "but I hurt my left elbow that I shouldn't lift weight for a while..." maka turunlah hadis qudsi berikutnya: "... then get your bike and have few laps around!!!"

    Saya-pun ngeyel lebih lanjut, "but 'Life of Pi' is on Fox now! I missed it on theatre last time around!!!"

    Mendadak saya merasa ada perubahan energi di depan rumah, dan pohon kersen yang saya tanam delapan tahun lalu mendadak tumbang, memutuskan kabel listrik, telepon, TV, dan internet.

    Saya-pun mengambil sepeda sambil ngedumel, "that's unfair".

    Sampai saat ini saya masih menunggu petugas dari PLN...

    ***

    Jadi saya sendiri percaya bahwa hubungan dengan Tuhan sifatnya sangat personal melampaui teks-teks kuno yang berumur ribuan tahun. Tapi jika kita memang sedang membicarakan naskah-naskah kuno tersebut, maka kisah pembentukan mereka merupakan faktor sejarah yang layak kita ketahui agar kita bisa memberi porsi yang berimbang antara rasio dan mistik. Tidak menafsirkan secara kaku, tapi tidak pula membuangnya atas nama 'manunggaling kawula gusti'. Dengan latar belakang itulah saya menempatkan hadis qudsi di bawah Qur'an.

    Adapun pengalaman mistis para orang suci biarlah menjadi pengalaman spesifik mereka masing-masing, yang merupakan manifestasi dari hubungan mereka dengan Tuhan, sehingga bila berguru pada mereka kita sadar untuk tidak menjadikan pengalaman-pengalaman tersebut sebagai mashalat umum, apalagi menjadikannya sebagai standar...

    ***

    Nah... tuh mobil PLN-nya udah dateng
    Last edited by Alip; 27-12-2013 at 05:09 PM.
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  12. #32
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    om [MENTION=249]Alip[/MENTION] mau pinjam DVD Life of Pi milik saya? Jadi gak perlu menunggu tayang di Fox lagi.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  13. #33
    pelanggan tetap 234's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    737
    Duh mau kasih "Thanks" langsung postingannya dimas Alip terakhir ndak iso soale pake hape nih.

    Yo wis saya tak numpang ikutan nyimak lagi aja sambil nggelar tiker ngupi n ngudud klembak menyan.

    Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.

  14. #34
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Nggak korslet kok Oom @Sedgejenar ... malah pagi tadi saya dapat hadis qudsi yang bunyinya: "get your ass off the couch and grab the dumbell!!!". Tentu saja hadis seperti ini hanya untuk konsumsi saya sendiri dan tidak untuk disebarkan secara serampangan ke sembarang orang...

    Secara saya ngeyel, "but I hurt my left elbow that I shouldn't lift weight for a while..." maka turunlah hadis qudsi berikutnya: "... then get your bike and have few laps around!!!"

    Saya-pun ngeyel lebih lanjut, "but 'Life of Pi' is on Fox now! I missed it on theatre last time around!!!"

    Mendadak saya merasa ada perubahan energi di depan rumah, dan pohon kersen yang saya tanam delapan tahun lalu mendadak tumbang, memutuskan kabel listrik, telepon, TV, dan internet.

    Saya-pun mengambil sepeda sambil ngedumel, "that's unfair".

    Sampai saat ini saya masih menunggu petugas dari PLN...
    hadist hadist qudsi yang sudah beredar, suka atau gak suka, sudah "terlanjur" terpublikasikan dan jadi konsumsi umum.
    Tapi tenang aja, Tuhan sudah menciptakan mekanismenya koq, yg bisa memahaminya ya berarti hadist qudsi emang diperuntukkan bagi mereka.
    Sedangkan yang belum dapat rejekinya, otomatis akan skeptis dan cenderung membuang hadist qudsi tsb.

    Diluar itu saya percaya masih ada lagi hadist qudsi yg tidak dipublikasikan atau dipublikasikan dengan sangat amat terbatas.

    ***

    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Jadi saya sendiri percaya bahwa hubungan dengan Tuhan sifatnya sangat personal melampaui teks-teks kuno yang berumur ribuan tahun. Tapi jika kita memang sedang membicarakan naskah-naskah kuno tersebut, maka kisah pembentukan mereka merupakan faktor sejarah yang layak kita ketahui agar kita bisa memberi porsi yang berimbang antara rasio dan mistik. Tidak menafsirkan secara kaku, tapi tidak pula membuangnya atas nama 'manunggaling kawula gusti'. Dengan latar belakang itulah saya menempatkan hadis qudsi di bawah Qur'an.
    Ya kalau ranahnya hadist non qudsi silakan dipakai aturannya rasio. Silakan dipakai aturannya keilmuan sejarah dengan segala keilmiahannya.
    Kalau masuk ranahnya hadist qudsi, metode tsb juga silakan dipakai. Namun sejauh yang saya alami, belum pernah ada orang penggemar hadist qudsi meributkan sisi sejarah dan keilmiahan sebuah hadist qudsi dengan rasio mereka. Yang saya tau, mereka akan membahas hadist qudsi dari sisi pembuktian dan pengejawantahannya untuk menilai sebuah hadist qudsi itu sahih atau tidak.



    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Adapun pengalaman mistis para orang suci biarlah menjadi pengalaman spesifik mereka masing-masing, yang merupakan manifestasi dari hubungan mereka dengan Tuhan, sehingga bila berguru pada mereka kita sadar untuk tidak menjadikan pengalaman-pengalaman tersebut sebagai mashalat umum, apalagi menjadikannya sebagai standar...

    ***

    Nah... tuh mobil PLN-nya udah dateng
    Makasih udah diingetin, para suci membeberkan pengalamannya pun bukan untuk tujuan pamer. Apalagi untuk dijadikan dasar pengkultusannya.
    Tenang aja, buat mereka yang membeberkan pengalamannya untuk hal-hal diluar koridor pencerahan sudah ada mekanisme dan juklak-alam-semestanya.
    Semuanya pasti akan berjalan sesuai aturan, as it is.

    Sekali lagi terima kasih sudah diingatkan
    Last edited by sedgedjenar; 03-01-2014 at 12:55 PM.

  15. #35
    salam kenal, kakak semua

    masih nyimak sih, tapi ane sebagi muslim cuma pernah baca...ada ayat yang bunyinya "telah Kami Sempurnakan agamamu", jadi semetnara itu dulu..


    dan seiring waktu, ane ngelihat..

    di negara mayoritas muslim..yang banyak jadi orang jahat juga orang muslim

    negara mayoritas hindu..yang banyak jadi orang jahat juga orang hindu..

    begitupula dengan agam lainnya..

    sekarang kembali ke diri kita..

    gak usah alesan ini atau itu..
    yang penting kita bisa menjadi contoh yang baik yang sebenar-benarnya

  16. #36
    pelanggan setia beastmen85's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    The Dreamcloud
    Posts
    3,046
    kalo eike sih, terlepas dari benar-salahnya, ada-tidaknya, sahih-tidaknya dialog tsb, saya sependapat dan saya berusaha mengaplikasikannya tanpa perlu mencari2 bagian mana yg benar dan salah, selama itu pas di hati ya saya jalani

    ---------- Post Merged at 12:33 AM ----------

    oh ya, setuju ma opa Alip, spiritual personal experience yg diceritakan ke org lain malah membias menjadi macem2 bentuk tergantung apa yg udah dialami ma si penerima cerita, kalo msh belum waktunya ya emg ga 'ngeh' sih, tiap org emg unik sih, tp yg udh ngerti ya udah tau yang dimaksud, meski beda experience, dan emg ga ada standar pakem

    yo seng durung ngerti yo gawe standar pakem sampe wayahe ngerti
    because, imagination is a part of reality-

Page 2 of 2 FirstFirst 12

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •