Page 2 of 3 FirstFirst 123 LastLast
Results 21 to 40 of 47

Thread: Cara Mengukur Usia Alam Semesta

  1. #21
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Um [MENTION=25]AsLan[/MENTION],
    tadi kan sudah dipaparkan metode penghitungan tak langsung untuk menghitung usia bumi dkk.

    Namanya kelemahan dalam teori itu pasti ada, tapi bukan berarti tidak berguna.
    Seperti teori Gravitasi Newton yang dipaparkan di halaman pertama. Teorinya punya kelemahan dalam beberapa kasus yang sempat membingungkan bertahun-tahun. Tapi bukan berarti teori Gravitasi Newton itu gak berguna. Kemudian baru ditambal di Relativitas Umum-nya Einstein.

    Itu pun, sampai sekarang, teori Newton tetap dipakai untuk perhitungan sehari-hari karena lebih praktis.

    Nah,
    apakah Um [MENTION=25]AsLan[/MENTION] punya metode pengukuran lain yang mau dibagikan di sini?
    Saya pikir, daripada berbantah2an di sini, lebih baik paparkan aja semua alternatif yang ada.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  2. #22
    Quote Originally Posted by uploader View Post
    Saya tidak menangkap maksud Anda mengenai misi khusus, nick khusus, perjanjian khusus dan sebagainya. Mohon maaf jika saya tidak familiar dengan kondisi (atau aturan khusus?) di forum ini.
    Saya tidak bisa posting gambar dan tidak bisa posting link karena posting saya belum mencapai 200.
    Anda bisa.
    Itu sudah menunjukkan anda istimewa.

    Karena itu saya menerka-nerka apakah ada misi khusus dari Dewa tetapi anda sudah menglarifikasinya sendiri.

    Saya kutip lagi postingan pertama anda:
    Berhubung salah satu forum ditutup, saya ingin menitipkan beberapa tulisan yang terselamatkan di sini. Untuk perkenalan, saya mulai dengan info-info ringan dahulu ala On the Spot dengan tema ringan (tenang saja, saya yakin tulisan saya bukan salinan dari blog-blog tentang fakta unik yang tersebar dimana-mana). Untuk ke depannya, mungkin akan sempat membahas teknis tentang fisika kuantum, relativitas, teori dawai, evolusi, bioenergi, astronomi, biokimia, dan hal-hal lain. Seperti di forum sebelah, saya berusaha menghindari seminim mungkin pencantuman rumus dan perhitungan matematis. Kecuali beberapa bagian yang sulit dihindari.
    Asumsi saya, Dewa setuju dan karena itu mengabulkan permohonan anda.
    Saya juga setuju dan karena itu saya memohon... Please.. lanjutkan dong..

  3. #23
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Um [MENTION=25]AsLan[/MENTION],
    tadi kan sudah dipaparkan metode penghitungan tak langsung untuk menghitung usia bumi dkk.

    Namanya kelemahan dalam teori itu pasti ada, tapi bukan berarti tidak berguna.
    Seperti teori Gravitasi Newton yang dipaparkan di halaman pertama. Teorinya punya kelemahan dalam beberapa kasus yang sempat membingungkan bertahun-tahun. Tapi bukan berarti teori Gravitasi Newton itu gak berguna. Kemudian baru ditambal di Relativitas Umum-nya Einstein.

    Itu pun, sampai sekarang, teori Newton tetap dipakai untuk perhitungan sehari-hari karena lebih praktis.

    Nah,
    apakah Um [MENTION=25]AsLan[/MENTION] punya metode pengukuran lain yang mau dibagikan di sini?
    Saya pikir, daripada berbantah2an di sini, lebih baik paparkan aja semua alternatif yang ada.
    Gw sih udah jujur beberapa kali bilang bahwa gw gak tau usia bumi atau usia alam semesta.

    Kalo disuru ngasi alternatif teknik penghitungan radiometrik ya belum ada.

    Tapi yg saya tekankan adalah teknik tersebut masih jauh dari akurat, banyak asumsi2 yg tidak bisa diverifikasi.

    Contoh sederhana, ada persamaan a+b=20

    Nilai a tidak ada yg tahu.

    Lalu ada orang dengan pede mengatakan b=20 karena dia mengasumsikan a pasti 0.

    Saya katakan bahwa teori tersebut cacad.

    Kalau ditanya balik, berapakah b menurut saya, saya jujur tidak tahu.

    Apakah saya bisa dipersalahkan karena saya menyalahkan teori diatas tanpa memiliki teori lain ?
    Last edited by kandalf; 15-08-2013 at 05:21 PM.

  4. #24
    Apakah saya bisa dipersalahkan karena saya menyalahkan teori diatas tanpa memiliki teori lain ?
    Kalo di komunitas Ilmiah setahuku ini salah. Harus memberikan teori alternatifnya untuk menggugurkan sebuah teori yang lain. (CMIIW).

  5. #25
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Contoh sederhana, ada persamaan a+b=20

    Nilai a tidak ada yg tahu.

    Lalu ada orang dengan pede mengatakan b=20 karena dia mengasumsikan a pasti 0.

    Saya katakan bahwa teori tersebut cacad.

    Kalau ditanya balik, berapakah b menurut saya, saya jujur tidak tahu.

    Apakah saya bisa dipersalahkan karena saya menyalahkan teori diatas tanpa memiliki teori lain ?
    kalau gw bilang b=20-a, apakah menurut loe salah?

    coba loe jawab dulu

  6. #26
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Analogimu terlalu sederhana, Slan.
    Analoginya mesti lebih kompleks dikit.

    Misal nih, ada menara mercusuar yang harus diukur ketinggiannya tetapi gak ada meteran yang sepanjang menara tersebut. Yang ada hanya barometer.
    Trus misalnya si A punya usul,
    ayo kita ke puncak menara lalu jatuhkan barometernya dan ukur waktunya lalu pakai rumus jatuh bebas berdasarkan mekanika gerak Newton dan kita bisa dapat tinggi.

    Si B bisa saja mengatakan bahwa
    a. ada gaya gesek udara yang mempengaruhi jatuhnya barometer
    b. suara barometer jatuh juga butuh waktu untuk mencapai ke atas tempat pendengar yang menjatuhkan barometer tadi.

    Tapi B harus bisa mengajukan alternatif cara pengukurannya.

    PS: Ada banyak cara mengukur ketinggian mercusuar tersebut dengan barometer. Ada kisah lucu tentang cerita ini.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  7. #27
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Analogimu terlalu sederhana, Slan.
    Analoginya mesti lebih kompleks dikit.

    Misal nih, ada menara mercusuar yang harus diukur ketinggiannya tetapi gak ada meteran yang sepanjang menara tersebut. Yang ada hanya barometer.
    Trus misalnya si A punya usul,
    ayo kita ke puncak menara lalu jatuhkan barometernya dan ukur waktunya lalu pakai rumus jatuh bebas berdasarkan mekanika gerak Newton dan kita bisa dapat tinggi.

    Si B bisa saja mengatakan bahwa
    a. ada gaya gesek udara yang mempengaruhi jatuhnya barometer
    b. suara barometer jatuh juga butuh waktu untuk mencapai ke atas tempat pendengar yang menjatuhkan barometer tadi.

    Tapi B harus bisa mengajukan alternatif cara pengukurannya.

    PS: Ada banyak cara mengukur ketinggian mercusuar tersebut dengan barometer. Ada kisah lucu tentang cerita ini.
    gw cukup nanya Pak Satpam/Receptionis gedung,
    dengan imbalan barometer tadi

    ---------- Post Merged at 10:23 AM ----------

    Quote Originally Posted by danalingga View Post
    Pak Moderator, mungkin perdebatannya bisa dipecah ke thread baru.
    Sayang juga nanti isi artikel yg bagus2 jadi tenggelam karena perdebatan yg panjang.
    gw setuju.... semacam Kaidah Ilmiah for Dummies

  8. #28
    Ok, jadi memang pengukuruan usia alam semesta hanya bisa dilakukan secara tidak langsung yak.
    Nah, kira2 verifikasi bahwa penghitungannya ini dapat diterima itu bagaimana ya?

  9. #29
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by AsLan View Post

    Penelitian ini tentang granit yg mengandung cristal zircon didalamnya,
    Zirkon mengandung uranium yg meluruh menjadi lead206.

    Setiap atom uranium yg meluruh menjadi lead206 akan menghasilkan Jųƍă 8 atom helium yg diasumsikan akan terlepas dari zircon dengan cepat.

    Namun penelitian menemukan bahwa meskipun pembentukan lead206 sangat lambat dan lama, namun sangat banyak atom helium didalam zircon !

    Rate peluruhan uranium menjadi lead itu wåƙτυ paruhnya 4,5milyar tahun, kenapa helium bisa berada begitu banyak didalam zircon?

    Penelitian ini membuka jalan, άϑά kemungkinan diwaktu lampau terjadi peristiwa yg mempercepat proses peluruhan radioaktif.
    Aslan,
    ini apakah penelitian Doktor Russell Humphreys ?
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  10. #30
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    kalau gw bilang b=20-a, apakah menurut loe salah?

    coba loe jawab dulu
    B=20-a Чå betul banget, tapi tidak menjawab berapakah b.
    Selama masih ada variable yg tidak diketahui, perdebatan masih terus berlangsung, ada yg yakin b itu sangat besar dan ada yg yakin b itu sangat kecil, kedua keyakinan itu sama2 tidak ilmiah

    ---------- Post Merged at 11:33 AM ----------

    Quote Originally Posted by danalingga View Post
    Kalo di komunitas Ilmiah setahuku ini salah. Harus memberikan teori alternatifnya untuk menggugurkan sebuah teori yang lain. (CMIIW).
    Nah ini yg sudah pεrηαђ saya bahas dari dulu, komunitas ilmiah tidak selalu setia pada kebenaran.

    Kalo ada kotak tertutup, tidak ada yg tau isinya.

    Lalu seseorang berkata, kotak itu isinya sebuah kapal pesiar mewah.
    Orang itu satu2nya yg membuat teori, padahal teori itu punya cacad logika karena kotak tersebut hanya berukuran 1x1x1m

    Tapi karena semua orang yg lain jujur mengaku tidak tahu isinya maka komunitas ilmiah mengambil satu2nya jawaban tersebut yaitu isinya kapal pesiar mewah.

    Ini sebabnya saya katakan bahwa komunitas ilmiah tidak selal setia pada kebenaran.

  11. #31
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    B=20-a Чå betul banget, tapi tidak menjawab berapakah b.
    Selama masih ada variable yg tidak diketahui, perdebatan masih terus berlangsung, ada yg yakin b itu sangat besar dan ada yg yakin b itu sangat kecil, kedua keyakinan itu sama2 tidak ilmiah

    ---------- Post Merged at 11:33 AM ----------



    Nah ini yg sudah pεrηαђ saya bahas dari dulu, komunitas ilmiah tidak selalu setia pada kebenaran.

    Kalo ada kotak tertutup, tidak ada yg tau isinya.

    Lalu seseorang berkata, kotak itu isinya sebuah kapal pesiar mewah.
    Orang itu satu2nya yg membuat teori, padahal teori itu punya cacad logika karena kotak tersebut hanya berukuran 1x1x1m

    Tapi karena semua orang yg lain jujur mengaku tidak tahu isinya maka komunitas ilmiah mengambil satu2nya jawaban tersebut yaitu isinya kapal pesiar mewah.

    Ini sebabnya saya katakan bahwa komunitas ilmiah tidak selal setia pada kebenaran.
    wkwkwkwkwkw

  12. #32
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Analogimu terlalu sederhana, Slan.
    Analoginya mesti lebih kompleks dikit.

    Misal nih, ada menara mercusuar yang harus diukur ketinggiannya tetapi gak ada meteran yang sepanjang menara tersebut. Yang ada hanya barometer.
    Trus misalnya si A punya usul,
    ayo kita ke puncak menara lalu jatuhkan barometernya dan ukur waktunya lalu pakai rumus jatuh bebas berdasarkan mekanika gerak Newton dan kita bisa dapat tinggi.

    Si B bisa saja mengatakan bahwa
    a. ada gaya gesek udara yang mempengaruhi jatuhnya barometer
    b. suara barometer jatuh juga butuh waktu untuk mencapai ke atas tempat pendengar yang menjatuhkan barometer tadi.

    Tapi B harus bisa mengajukan alternatif cara pengukurannya.

    PS: Ada banyak cara mengukur ketinggian mercusuar tersebut dengan barometer. Ada kisah lucu tentang cerita ini.
    Contoh yang amat baik bagaimana sains bekerja.

    Kisah lucu yang berkaitan dengan mengukur ketinggian gedung ini biasanya dinisbatkan untuk Neils Bohr (satu-satunya warga Denmark yang mendapat Nobel Fisika). Konon ketika dia kecil, dia protes pada gurunya karena pertanyaan "bagaimana cara barometer menghitung tinggi bangunan" disalahkan oleh gurunya. Bohr kecil menunjukan bahwa ada banyak cara untuk menentukan ketinggian bangunan lewat barometer: dengan menghitung waktu jatuh barometer yg dijatuhkan dr atap, menghitung secara perbandingan geometri dg membandingkan antara panjang bayangan barometer dg panjang bayangan gedung, mengikat barometer sbg pendulum dan menghitung periodenya di atap dan di dasar gedung untuk mebandingkan percepatan gravitasi yang berkaitan dg perbedaan ketinggian, dst.

    Kisah lucu ini bisa menjelaskan, ada banyak metode untuk menyelesaikan suatu permasalahan dalam sains. Dan setiap pengukuran akan menghasilkan nilai berbeda tergantung keeskakan dan nilai margin errornya. Mana angka yang diambil jika memberikan banyak hasil? Angka yang paling konsisten lah dan dibandingkan dg hasil percobaan lain dan diulang-ulang yang akan digunakan.

    Ngomong-ngomong, kisah Neils Bohr ini sayangnya hanya urban legend yang tidak punya bukti kuat (seperti kisah debat Einstein yang "mengalahkan" dosen senior ttg kedudukan Tuhan yang tak berwujud)
    http://www.snopes.com/college/exam/barometer.asp

    Jika tautan yang saya berikan dibaca, terlihat bahwa ada banyak metode untuk mengukur usia Bumi, ada yang menggunakan metode pergeseran jarak bulan yang menjauh Bumi, penurunan muka air laut, laju pendinginan temperatur planet Bumi, laju peningkatan kadar garam di lautan, penurunan temperatur matahari, laju erosi batuan, dll. Setiap metode menghasilkan angka dengan margin erornya masing-masing. Lalu dicarilah metode yang paling konsisten dan memberikan hasil dalam rentang yang sama. Pengukuran pun dilakukan berulang-ulang. semakin banyak sampel semakin baik hasil yang didapatkan.

    Hal yang sama dilakukan juga dalam metode penentuan usia alam semesta. Karena alam semesta amat-amat luas, sangat mustahil melakukan pengukuran langsung. maka berbagai metode digunakan, seperti paralaks, pengukuran laju ekspansi, dsb. Angka percobaan didapatkan dari pengukuran "ke masa lampau" oleh teleskop-teleskop yang nantinya diverifikasi. pengukuran tidak dilakukan sekali saja. Ada ratusan teleskop darat dan luar angkasa. Verifikasi, apakah ada data yang saling bertentangan, apa penyebabnya, mana hasil yang lebih konsisten, dst.


    ***

    Terkait dengan contoh a+b = 20, ketika b tidak diketahui maka kita tidak bisa menentukan nilai a. Lalu kita menyerah gak bisa menentukan nilai masing2 variabel.

    sayangnya, sains tidak bekerja dengan cara itu.

    saat kita tidak bisa memnentukan variabel a+b = 20 karena sampel yang digunakan amat kurang, maka dicari contoh sampel data lain, sehingga didapat persamaan untuk variabel lain: misal b+c = 5, c+a+b = 24, dan lain-lain.

    tak perlu saya ajarkan lagi, bagaimana cara mendapatkan variabel yang awalnya tidak diketahui menjadi bisa diketahui. Semakin banyak data, tentu saja semakin baik nilai yang didapat, dan makin baik juga margin error yang dihasilkan. Coba buka ulkang buku statistika.

    Untuk bisa mengatakan bahwa umur alam semesta yang sekarang diketahui adalah salah, Anda harus bisa membuktikan kekeliruan dua teori besar yang digunakan saat ini:
    - laju pengembangan semesta melalui teori relativitas umum. Mampu kah Anda membuat teori yang lebih baik drpd teori relativitas umum einstein?
    - rumus perhitungan usia alam semesta berdasarkan persamaan Edwind Hubble. Bisa kah anda tunjukan kelemahan rumus mereka, dan apa pengganti rumus tsb jika rumus tsb salah?


    Mengapa saat mengatakan sebuah teori salah maka anda harus dibuat teori alternatif yang bisa menjelaskan dimana salahnya, bagaimana cara memperbaikinya, dan harus bisa menjelaskan jauh lebih baik dr teori yang salah itu?

    Bayangkan saya bertanya ke penjaga mercusuar, berapa tinggi bangunan itu: dia menjawab tingginya adalah 30 meter. Saya bisa mengatakan jawaan salah karena setelah saya mengukur bayangan mercusuar berdasarkan prinsip trigonometri jawaban yang dihasilkan adalah 26 meter. Lalu setelah saya desak ternyata Pak penjaga memang sudah lupa angka eksaknya. Lalu teman saya menyatakan angka yang saya ukur adalah salah, saya mengukur menggunakan panjang bayangan secara tidak akuran, lagi pula panjang bayangan yang diukur di permukaan tanah bergelombang menghasilkan hasil yang tidak akurat. Dia mengusulkan untuk menjatuhkan sesuatu dr mercusuar dan menghitung waktu dan kecepatan jatuh sehingga didapat tinggi mercusuar.

    Selama saya tidak bisa mengajukan alternatif lain yang lebih baik, maka angka 30 meter yg diberikan si Pak Tua itulah yang dipakai. Itu sebabnya, sains selalu berkembang dan tak pernah berhenti mengukur dan mencari metode baru yang lebih baik. selama belum ada, maka data lama yang digunakan dan diakui. Kita mungkin ragu ttg ingatan si penjaga, mungkin dia sudah pikun. Tapi selama Anda tak bisa menemukan metode lain sebagai pengganti, bagaimana Anda bisa mengatakan dia salah? Kita tidak bisa bilang dia salah namun kita tak memiliki hasil lain yang lebih baik.

    Itu sebabnya, NASA meluncurkan program Spitzer, untuk terus merevisi dan mengakurasi data dan persamaan yang ada untuk mengukur usia alam semesta.
    there are only 10 types of people in the world: those who understand binary and those who don't

  13. #33
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Dengan banyak percobaan dan banyak penelitian, tetap ada hal2 yg tidak bisa ditemukan.

    Contohnya:

    A+b=20
    A+c=30
    A+d=40
    A+e=50
    Dst...
    Maka akhirnya orang mengasumsikan a=sekian
    Last edited by kandalf; 15-08-2013 at 05:21 PM.

  14. #34
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Mengenai usia alam semesta, ya memang ada penelitian yg mengindikasikan alam semesta ini berusia tua, tapi jangan lupa ada penelitian lain yg mengindikasikan usia alam semesta yg muda.

    Contohnya penelitian terhadap komet.

    Komet bertebaran di angkasa, mereka terpengaruh oleh benda2 langit sehingga lintasan mereka biasanya terjebak oleh gravitasi benda langit, srlain utu mereka juga terbakar, pecah atau menabrak.

    Kalau memang komet berasal dari milyaran tahun yg lalu maka komet sudah lama habis.

    Untuk menjawab hal ini, beberapa orang membuat teori oort yg tidak juga ada eviden nya hingga saat ini.

  15. #35
    Kalo ada kotak tertutup, tidak ada yg tau isinya.

    Lalu seseorang berkata, kotak itu isinya sebuah kapal pesiar mewah.
    Orang itu satu2nya yg membuat teori, padahal teori itu punya cacad logika karena kotak tersebut hanya berukuran 1x1x1m

    Tapi karena semua orang yg lain jujur mengaku tidak tahu isinya maka komunitas ilmiah mengambil satu2nya jawaban tersebut yaitu isinya kapal pesiar mewah.
    Wuih, gampang banget untuk diakui komunitas ilmiah ya.
    Tinggal nyari hal yg orang tidak tahu jawabannya, diajukanlah sesuatu sebagai jawaban (walau ngawur),
    pasti diterima dah.

  16. #36
    pelanggan tetap 234's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    737
    Bicara soal 'ukuran' mestinya penekanannya lebih ke soal 'ketepatan' (baca: keakuratan) deh. Alangkah lebih baik kalo bisa sedapat mungkin menghindari term 'kebenaran' soale itu ngukurnya susah, belum lagi kalo udah soal 'kejujuran' bakalan lebih susah lagi ntar ngukurnya.

    Btt n btw, kalo saya sih percaya bumi usianya masih sangat muda, paling2 baru milyaran tahun belum nyampe triliunan tahun.

    Oke monggo dilanjut...

    Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.

  17. #37
    Quote Originally Posted by 234 View Post
    Bicara soal 'ukuran' mestinya penekanannya lebih ke soal 'ketepatan' (baca: keakuratan) deh. Alangkah lebih baik kalo bisa sedapat mungkin menghindari term 'kebenaran' soale itu ngukurnya susah, belum lagi kalo udah soal 'kejujuran' bakalan lebih susah lagi ntar ngukurnya.

    Btt n btw, kalo saya sih percaya bumi usianya masih sangat muda, paling2 baru milyaran tahun belum nyampe triliunan tahun.

    Oke monggo dilanjut...

    Betul, terima kasih atas koreksinya.
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Mengenai usia alam semesta, ya memang ada penelitian yg mengindikasikan alam semesta ini berusia tua, tapi jangan lupa ada penelitian lain yg mengindikasikan usia alam semesta yg muda.

    Contohnya penelitian terhadap komet.

    Komet bertebaran di angkasa, mereka terpengaruh oleh benda2 langit sehingga lintasan mereka biasanya terjebak oleh gravitasi benda langit, srlain utu mereka juga terbakar, pecah atau menabrak.

    Kalau memang komet berasal dari milyaran tahun yg lalu maka komet sudah lama habis.

    Untuk menjawab hal ini, beberapa orang membuat teori oort yg tidak juga ada eviden nya hingga saat ini.
    Jadi, apa penjelasan Anda untuk radiasi latar belakang, pergeseran merah galaksi? Dan menurut Anda, bagaimana komet-komet bisa ada, berapa umurnya dan “di mana”?

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Dengan banyak percobaan dan banyak penelitian, tetap ada hal2 yg tidak bisa ditemukan.

    Contohnya:

    A+b=20
    A+c=30
    A+d=40
    A+e=50
    Dst...
    Maka akhirnya orang mengasumsikan a=sekian
    Saya tak tahu apakah anda akan senang atau sedih mendengar informasi ini: ya, dalam dunia sains, asumsi bukanlah sebuah hal yang tabu. Ketika Dalton mengusulkan teori mengenai atom, dia sama sekali tak memiliki buktinya sama sekali. Dia hanya membuat asumsi untuk bisa menjelaskan mengenai pembentukan molekul dan senyawa kimia. Tapi tidak semua asumsi tentu saja diterima. Hanya asumsi yang bisa dipertanggungjawabkan saja yang diterima. Teori Big Bang bahkan teori Relativitas Einstein semuanya berangkat dari asumsi, masalahnya asumsi ini konsisten kah dengan hasil pengamatan.

    Terkait dengan contoh a+b=sekian dst, sebenarnya jawabannya amat mudah dalam Sains. Matematika telah mengembangkan semua cabang yang bernama Metode Numerik untuk mencari nilai "a", "b", dll ini. Metode yang digunakan beraneka macam: ada yang namanya Metode Newton-Rhapson, metode Iterasi, dll. berbagai metode yang digunakan ini startnya sangat sederhana, karena banyak variabel yang tidak diketahui, maka dibuat asumsi "a" sekian. Lalu "a" diujicobakan untuk berbagai persamaan lain yang mencantumkan "a". nanti terlihat, apakah asumsi awal terhadap nilai "a" itu sudah tepat atau belum, dengan melihat kekonsistenannya.

    Makanya, ketika Anda memberi contoh mengenai kotak yg isinya kapal pesiar, asumsi Anda sudah pasti gugur karena tidak bisa dipertanggungjawabkan. Cobalah kalau membuat analogi itu yang “sedikit ilmiah”, jangan karena sudah berburuk sangka duluan, justru Anda melakukan ad hominem sendiri terhadap sains. Kalau mau mebantah sebuah teori, buktikan dan jabarkan antitesisnya, dan apa solusinya, jangan analogi-analogi yang menggelikan. Terkait Teori Big Bang, silakan anda jabarkan antitesis untuk rumus ekspansi Hubble dan Relativitas Umum, dua rumus dasar yang dijadikan dasar Big Bang.

    Teori sains mana sih yang tidak menggunakan asumsi? Sepertinya Anda mengalami masalah serius seperti yang dikatakan Sdr. Purba, Anda kesulitan memahami definisi “teori”, “eksperimen”, dsb.

    Quote Originally Posted by Lembah_Hinnom View Post
    Saya tidak bisa posting gambar dan tidak bisa posting link karena posting saya belum mencapai 200.
    Anda bisa.
    Itu sudah menunjukkan anda istimewa.

    Karena itu saya menerka-nerka apakah ada misi khusus dari Dewa tetapi anda sudah menglarifikasinya sendiri.
    Awalnya saya juga mengalami kesulitan yang sama seperti Anda—tidak bisa mencantumkan tautan dan gambar. Makanya saya berkonsultasi kepada admin (atau dalam bahasa Anda, Dewa KM) mengenai kesulitan saya tersebut. Dan beliau memberikan solusi dengan memberi saya nama beserta kata kunci untuk akun ini. Mungkin Anda bisa mencoba cara saya ini agar bisa memposting gambar dan tautan. Selamat mencoba.
    Last edited by uploader; 15-08-2013 at 04:05 PM.
    there are only 10 types of people in the world: those who understand binary and those who don't

  18. #38
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by uploader View Post
    Betul, terima kasih atas koreksinya.

    Jadi, apa penjelasan Anda untuk radiasi latar belakang, pergeseran merah galaksi? Dan menurut Anda, bagaimana komet-komet bisa ada, berapa umurnya dan “di mana”?


    Saya tak tahu apakah anda akan senang atau sedih mendengar informasi ini: ya, dalam dunia sains, asumsi bukanlah sebuah hal yang tabu. Ketika Dalton mengusulkan teori mengenai atom, dia sama sekali tak memiliki buktinya sama sekali. Dia hanya membuat asumsi untuk bisa menjelaskan mengenai pembentukan molekul dan senyawa kimia. Tapi tidak semua asumsi tentu saja diterima. Hanya asumsi yang bisa dipertanggungjawabkan saja yang diterima. Teori Big Bang bahkan teori Relativitas Einstein semuanya berangkat dari asumsi, masalahnya asumsi ini konsisten kah dengan hasil pengamatan.

    Makanya, ketika Anda memberi contoh mengenai kotak yg isinya kapal pesiar, asumsi Anda sudah pasti gugur karena tidak bisa dipertanggungjawabkan. Cobalah kalau membuat analogi itu yang “sedikit ilmiah”, jangan karena berburuk sangka, justru Anda melakukan ad hominem sendiri terhadap sains. Kalau mau mebantah sebuah teori, buktikan dan jabarkan antitesisnya, dan apa solusinya. Terkait Teori Big Bang, silakan anda jabarkan antitesis untuk rumus ekspansi Hubble dan Relativitas Umum, dua rumus dasar yang dijadikan dasar Big Bang.

    Teori sains mana yang tidak menggunakan asumsi? Sepertinya Anda mengalami masalah serius seperti yang dikatakan Sdr. Purba, Anda kesulitan memahami definisi “teori”, “eksperimen”, dsb.


    Awalnya saya juga mengalami kesulitan yang sama seperti Anda—tidak bisa mencantumkan tautan dan gambar. Makanya saya berkonsultasi kepada admin (atau dalam bahasa Anda, Dewa KM) mengenai kesulitan saya tersebut. Dan beliau memberikan solusi dengan memberi saya nama beserta kata kunci untuk akun ini. Mungkin Anda bisa mencoba cara saya ini agar bisa memposting gambar dan tautan. Selamat mencoba.
    Ok berarti anda sudah mengakui bahwa banyak penelitian yg berdasarkan asumsi.

    Maka kalau saya mengkritik asumsi2 tersebut ya jangan marah karena asumsi tersebut memang belum bisa di verifikasi kebenarannya.

    Lalu mengenai diri saya, apakah saya seorang yg memiliki masalah serius? Saya rasa tak perlu dibahas disini.

    Mengenai teori big bang, ada banyak celah yg bisa dipakai untuk menunjukkan kelemahannya.
    Seperti yg sudah saya kutip sebelumnya, banyak scientist yg menolak teori tersebut karena terlalu banyak kontradiksi dan perbedaan dari pengamatan empiris.
    Mari kita bahas satu persatu.

  19. #39
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Pada tahun 1965, penzias dan wilson menemukan bahwa bumi dihujani gelombang mikro yg kemungkinan datang dari tempat2 yg sangat jauh.
    Gelombang ini disebut sebagai cosmic microwave background.

    Sekilas, penemuan ini srperti mendukung teori bigbang, tapi tak lama kemudian timbul masalah.

    Cmb menunjukkan bahwa ditempat manapun diujung angkasa yg luas ternyata memiliki suhu yg mirip.
    Padahal menurut teori bigbang, alam semesta terjadi secara random tanpa perancang.
    Jadi seharusnya ditiap titik yg jauh di alam srmesta ini terjadi perbedaan suhu yg ekstrim.

    Kalau terdapat suhu yg mirip, itu adalah akibat pertukaran kalor, benda yg panas akan mentransfer panasnya ke benda yg dingin, juga sebaliknya sampai tercapai equilibrium.

    Yg jadi masalah, dengan pengembangan space yg sangat pesat seperti dalam teori bigbang, tak ada waktu yg cukup untuk perpindahan kalor melalui radiasi dari titik yg satu ke titik yg lain, mengapa universe ini memiliki suhu yg setingkat dimana2 ?

    Ini satu contoh dimana sebuah teori dibantah oleh pengamatan dan pengukuran empiris.
    Last edited by kandalf; 15-08-2013 at 05:19 PM.

  20. #40
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Sesuai permintaan dari Dewa
    mengenai Teori Evolusi saya pecah lagi ke http://www.kopimaya.com/forum/showth...bantahan-dkk-)

    Postingan [MENTION=25]AsLan[/MENTION] yang menjawab juga sudah saya pindahkan ke topik tersebut.
    Jadi mohon [MENTION=479]uploader[/MENTION] bila masih ingin mencecar, cecarlah di topik tersebut.

    Ini demi kenyamanan para pembaca forum selain kalian.
    Last edited by kandalf; 15-08-2013 at 05:23 PM.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

Page 2 of 3 FirstFirst 123 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •