Sebenernya artikel ts ga bisa jadi pijakan tentang t'belakangnya sistem pendidikan indonesia. Di pelosok, pendidikan bukan hal utama, asal bisa calistung itu cukup. Lulus sd itu bagi yg ortunya petani, nelayan, pedagang, adalah usia produktif buat bantu2. Wajar 9 thn udah bagus, tapi metode penyadaran ke ortu tentang pentingnya pendidik yg kurang jalan. Metode penyuluhan dan jemput bola macam indonesia mengajar bisa jadi solusi tentang kesadaran pendidikan
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)

Reply With Quote
dan ga asal lempar dana, walau katanya pendidikan kita dapat dana 20% dari APBN, kalo pengelolaannya ga efisien ya sama aja boong.







