Waktu saya di Melbourne juga ga merasa ada rasis sih. Cuma ga tau sih kalo di bagian lain.
Malah pas disana , saya sempat pacaran ama cowok Melbourne (beda 10 taon) selama 2 taon , dan baik aja sih , sampe saya pulang Indo.
Waktu saya di Melbourne juga ga merasa ada rasis sih. Cuma ga tau sih kalo di bagian lain.
Malah pas disana , saya sempat pacaran ama cowok Melbourne (beda 10 taon) selama 2 taon , dan baik aja sih , sampe saya pulang Indo.
- I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -
oooo..jadi aussie gak terlalu rasis yah..berarti gue dapat info yang salah donk soal ini...hehehe
Bukan salah, tetapi masalah persepsi.
Aku pernah melihat artikel yang ditulis oleh orang asing tentang rasisnya orang Indonesia karena
1. penyebutan 'bule' untuk semua keturunan kaukasia;
2. diskriminasi harga di tempat-tempat wisata.
Rasisme di Australia ada tetapi ada usaha generasi Australia sekarang untuk memperbaiki perilaku tidak pantas generasi sebelumnya. Namun unsur rasisme akan mencuat ketika ada insiden seperti penahanan Corby atau penahanan warga mereka di luar negeri.
Dan beberapa orang memang berpandangan rasis, tidak bisa diubah lagi pandangannya. Dan itu tidak hanya terjadi di Australia tetapi di negara-negara lain termasuk Indonesia.
Di indonesia sich jangan ditanya...terlalu rasis..jangankan ama orang asing ama sesama indonesia aja juga rasis banget..ntah itu mulai dari kedaerahan ampe ke etnis2 tertentu..kayanya orang indonesia belum bisa menerima perbedaan...
Mbok pikir mereka ndak rasis karena mereka ndak memandang rendah atau kurang ajar. Mereka sopan tapi ya hanya sebatas sopan, selalu menyapa "good morning" atau "how was your weekend?". Mereka ndak sombong, justru seperti segan atau ndak pede dengan orang asing. Buat mbok ndak masalah, everybody is different. Masing-masing bangsa punya karakter yang unik.
Orang India paling demen berdiri dekat-dekat kalau lagi ngantri, mungkin karena negara mereka penduduknya padat, dempet-dempetan itu sudah biasa, space is luxury. Mbok pernah kesal dengan orang India karena mereka bilang Yes sambil menggelengkan kepalanya. "Is that a yes or a no?" Trus si India bilang, "Yes" lalu.. geleng-geleng.
Pernah juga waktu di TimTeng, mbok sedang menunggu pak mbok keluar dari toilet, waktu itu kita makan di luar. Kebetulan ada ATM dekat situ. Ndak lama ada laki-laki tanya, "How much do I have to withdraw for you?" Pernah juga lihat laki-laki minum bir sambil menghitung biji tasbih.![]()
reserved, jojox bilang. bisa ramah tapi susah untuk dekat. tipikal perilaku eropah.
sampe... kobam, baru semua mencair. alkohol memang menyatukan bangsa2 dunia.![]()
Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.
Mbok ndak punya anak, kalaupun punya akan merasa sebagai orang Batak.
Kerusuhan terakhir di Sydney karena video itu, kelihatannya memang wajah-wajah middle eastern.
Iya, jangan pernah memanggil penduduk asli sini Abo karena itu konotasinya sama dengan Negro di Amrik.
Waktu mbok pulang dari Bukit Lawang, sepatu boots harus dicuci dulu sebelum masuk koper. Pas di imigrasi sini masih diperiksa. Ternyata ada secuil tanah yang masih nyempil, dicongkel sama petugasnya, baru boleh lewat. Rempong.
---------- Post Merged at 10:19 PM ----------
Iya, Jox. Reserved alias JaIm. Kata orang sini, they have a dry sense of humor, lucu kalau sudah mabok.![]()
ya, kurasa jg gitu. Aussies kl dah mabok, bisa gila. this is why Nimbin makes my list.
pengin dengar teori gw ttg seberapa reserved orang2 di southern-northern hemisphere?
neh...gw bilang;
Yg di belahan utara bumi, temperatur rata2 dingin, org jadi jarang bersosialiasi, cenderung ngendon di dalam kamar. autis maenan internet dah mending. tpi yg gak punya akses ke social media dan 'dunia mainstream' ? Yho katrok. Maka dari itu, bisa sangat mungkin tidak pernah melihat ada orang asing berbentuk luar biasa aneh dan canggung mau berkomunikasi dan bergaulnya seperti apa. Ini kayak di eropa utara, amerika utara, dan belahan pelosok2 di negara maju sekalipun. Warna sukanya yg kalem-kalem, abu-abu, hitam, coklat, beige. Lihat material rumah dan bangunannya, kebanyakan dari besi/metal, batu alam, dan sedikit corak hijau/organik di interiornya, fungsinya jg untuk menjaga 'heat' inside, dan aliran energi yang hangat.
Sementara, bandingin dengan org2 yg tinggal di temperatur sub-tropis dan tropis. Like us, indo, people of south. Yg namanya social life dan ngerumpi itu bagian dari kultur dan hidup sehari-hari. Di Spanyol/Porto/Turki aja, itu orang2nya ramah, supel, dan suka party, makan, minum, dangdut salsa, begadang etc. Ada warna cerah di kulturnya, makanan sampe bendera. Ada merah, hijau, kuning. biru, etc. Rumahnya banyak pot bunga, vase, ceramic, dan elemen air kayak aquarium, biar feng-shui nya mengalirkan hawa-hawa sejuk dan dingin.
so, semakin dingin cuaca, makin 'dingin' dan reserved pula karakter populasi disitu.
...
......gak tau ding benernya, gw cuman mengkritisi masalah diaspora
btw, gw lupa bilang, salah satu cara menyelundupkan pasir adalah dengan mengemas ulang kontainernya dg.....*use your imagination...
![]()
Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.
Jadi cuaca juga menetukna orang itu dingin apa hangat yah..teori yang menarik..
---------- Post Merged at 10:05 PM ----------
Jadi cuaca juga menetukna orang itu dingin apa hangat yah..teori yang menarik..
saya ada bbrp sepupu yang lahir dan gede di australia, mereka generasi kedua, kedua ortunya dari indo. bahkan saya sendiri menganggap mereka sebagai orang australia daripada orang indo. saya sendiri juga merasa lebih indo than who i am ethnically (walo itu juga bukan brarti saya men-deny who i am ethnically juga), karena porsi exposure saya lebih gede dengan budaya indo aja. heck, dulu di sd/smp, saya ada temen sekelas orang jawa yang ngotot dia orang kalimantan karena dia lahir gede di situ, ortunya yang perantau. waktu dituding guru kalo dia orang jawa, protes dia, padahal nama belakangnya jelas2 jawaPenasaran juga, anaknya mBok Jamu merasa sebagai orang Indonesia atau orang Australia ya?
Tapi setahuku generasi kedua yang gak merasa sebagai orang Australia itu keturunan Lebanon. Sering bikin masalah di Sydney. Masih kah sekarang?
Dulu kawan India cerita, kalau ke Sydney dia paling takut kalau ketemu orang Lebanon.kupikir setiap imigran / perantau akan melewati fase2 ini, saya cukup sering melihat internal struggle mengenai ini juga dari kaum imigran 2nd generation di amrik. dan tidak akan aneh kalo seandainya orang itu merasa mempunyai dua identitas.
orang kulit item yang turunan afrika, memang jarang2 ditemukan di asia tenggara / timur yaWaktu di Amerika di Florida,
aku terkejut melihat wanita-wanita Indonesia, merasa jijik dengan orang-orang kulit hitam. Salah satunya bahkan membenci Obama karena dia kulit hitam. Sementara yang satu lagi, mendukung Obama tetapi ketika ketemu orang kulit hitam asli di jalan, dia langsung ketakutan.saya inget waktu pertama kali melihat orang afrika, memang agak mencengangkan juga. bukannya jijik ato gimana, tapi lebih ke fascination, karena fisik yang sangat berbeda dengan kita. dan saya yakin buat orang2 asing yang jarang ngeliat orang asia, juga mempunyai fascination yang sama. cuman mungkin it doesnt help untuk orang indo ato asia timur, yang cenderung menyukai kulit terang daripada gelap, sehingga waktu ketemu orang berkulit hitam udah mempunyai persepsi gimana dulu.
the irony is, bad experiences yang pernah kualami justru lebih sering didapet dari orang kulit item d sini. you would think kaum yang 'pernah tertindas' mungkin akan lebih mempunyai rasa toleransi yang lebih tinggi, well, not necessarily sopernah juga ngeliat berita2 mengenai orang kulit hitam yang meng-attack kaum imigran laen. again, bukan brarti setiap orang kulit item jahat2 ya, secara umum pengalamanku dengan orang kulit item masih banyakan baiknya daripada jeleknya. kurasa segelintir pengalaman buruk yang pernah kualami itu lebih ke faktor masalah sosial daripada ras.
dan kuingat pengalaman laen lagi. sama halnya dulu pernah ketemu bapak2 perantau dari indo juga di sini, yang nge-bash ini itu mengenai orang item amrik, memanggil orang kulit item dengan nama2 ga enak. pokoknya rasis abis. oleh orang indo ini padahal. i mean, kita sesama perantau, kenapa harus begitu ya. kadang saya heran juga sih.
Last edited by ndugu; 21-02-2013 at 12:36 AM.
Nah kalo di Aussie gak ada negro ya? orang-orang Aussie rasis gak sama orang aborigin?Originally Posted by ndugu
![]()
Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi
Impossible is nothing!
^^ ndugu,
gw malah sempat dikira black, mungkin saking ndesonya muke2 mas jawa. Dikira pinoy, malay, cina, mexican, pernah, tapi..black br kali ini.
Serius, i shite u not. gw lagi jalan di Minneapolis, pake jeans lusuh. kucel lah. ma pak item homeless, baadan tonker2, gw dipanggi:
"Nigga, you got any change man?"suwer, antara nahan takut+ketawa.
ternyata, ada juga kakak gw yg demen pak item. keponakan gw mirip obama junior.
lengkap dah ipar gw, ada gay, ada black, ada caucasian, ...mungkin gw cari latina/hispanics ahh.Orale, tequila!
Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.
Ada orang Afrika.
Kelihatan kok. Orang asli Australia itu hitam agak coklat, hidung lebar banget. Orang afrika itu ternyata dibanding orang asli australia, hitamnya agak biru gimana gitu.
Generasi muda Australia sekarang menyadari kesalahan generasi masa lalu. Jadi mereka mau mengubah itu. Mengutip ucapan salah satu pembicara di inisiasi kampus UQ untuk mahasiswa internasional:
"About native Australian, we know we did mistake in our past. We are not proud of it. We are trying to fix it. But here, never try insult us by mentioning our past mistake."
Di Australia aku disangka orang Fiji. Setidaknya ada dua kejadian terpisah.
Di Amerika Serikat, aku disangka orang Kolombia. Sekitar ada tiga kejadian aku disapa menggunakan Bahasa Spanyol. Dua di antaranya di dalam Bus Greyhound (bus AKAP terkenal di sana).
rasanya orang asia tenggara ada kecenderungan dikirain hispanic ya kalo di amriksaya juga sering banget dikirain hispanic, dateng2 diajak ngomong pake spanish
kalo bukan dikira hispanic, ya filipin
ato negara2 south east asian laennya seperti thai. tapi di antaranya, lebih sering sih filipin
blom pernah dikirain black sih
actually, saya pernah denger juga dari temenku yang laen yang orang jawa, yang juga sempat dikirain black. orangnya memang tinggi besar sih, a little on the heavy side dan berkulit cukup gelap dan rambut keriting. ceritanya, sometimes it works out well dengan cewe2, yang ada kalanya suka cowo kulit item. persepsi mereka, semakin item, certain part of the body yang semakin *ehem*
saya pribadi sih merasa as older generation goes, dan as newer generation saling bercampur dan terekspose dengan budaya2 dan ras2 laen, kurasa rasa rasisme makin lama akan semakin berkurang. kurasa ini cuman urusan waktu aja, walo mungkin memakan waktu yang agak panjang.![]()
Last edited by ndugu; 21-02-2013 at 11:54 AM.
you meet someone
you two get close
its all great for awhile
then someone stops trying
Talk less, awkward conversations, the drifting
No communication whatsoever
Memories start to fade
Then the person you know become the person u knew
That how it goes. Sad isn't it?
biasanya kalo ditempat2 wisata emank biasa bukan harganya jadi selangit buat wisatawan..kaya dibali banyak tuch harganya dibedain antara wisatawan lokal dan asing...
well, rasis ngga ya.. agak2 sih..
yang pasti it isn't exactly politically correct![]()
dulu juga pas travel ke bali, apalagi pas lagi jalan dengan orang asing, kan di jalanan brarti kita ngobrol pake bahasa asing. nah, jadi sering dikirain turis, disamperin dan disodorin ini itu mulu, dan kalo lagi nego, pasti bener2 dipalak. tapi setelah saya keluarin jurus bahasa indonesia, biasa orangnya langsung double-take "wah, orang indo toh, ga bisa ditipu kalo gitu"waktu itu juga ke tanah lot, masa waktu mo masuk lewat tiket kounternya pake ditanya 'domestik ato ngga". weleh. untung jawab domestik, ternyata bener harganya beda, separo harga. in fact, saya cek tanda harga di masing2 pos tiket counternya, ga ada satupun yang harganya sama! daftarnya beda semua. buset. ini gimana sih critanya, ga ada harga standar ya ?
kalo saya jadi orang asing juga pasti bakal kesel dicharge dengan harga beda gitu. yang pasti foreigner whom i was travelling with juga mikirnya kok ada peraturan ridiculous gini, cuman berhubung saya yang ngurus tiketnya, jadi dia kecipratan diskonnya juga sih
![]()
lho mas Sur, ngapain makan disitu? aq aja yg asli disitu ndak pernah makan di kaki lima atau lesehan malioboro. sama2 di-penthung.
Daerah turis mas, targetnya pendatang, lokal, manca, keriting, blonde, asal gak keliatan jawa, ngomong jawa, dapat pukul rata.
Mending ngebir di Sosrowijayan, 30K dpat cuci mata. ...oh wait, mas Sur bawa bojo.![]()
Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.
Sebentar lagi jadi kawasan turis juga.
Soalnya bakal ada film Mickey Rourke yang lokasinya di jalan Sosrowijayan di mana salah satu wisma-nya ditembaki bazoka.
Kalau di Yogya memang tidak disarankan beli makan atau lesehan di Malioboro kalau cari murah. Coba daerah-daerah kampus seperti selokan mataram atau ah lupa nama daerahnya.
Aku pernah ditanyai turis Jepang soal harga-harga mahal di Indonesia. Aku bilang, di Indonesia, biasanya memang ada tiga harga, harga turis luar negeri, harga turis domestik, dan harga orang lokal. Jadi kalau ingin dapat harga murah, kuasai Bahasa Indonesia. Kalau ingin lebih murah lagi, kuasai bahasa lokalnya.