Page 4 of 9 FirstFirst ... 23456 ... LastLast
Results 61 to 80 of 172

Thread: Balada Kereta Api Indonesia

  1. #61
    kemauan yang tidak ada untuk membuat doble track

    padahal ini adalah proyek padat karya

  2. #62
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    [QUOTE=nodivine;25399]biasa bro. curhat sesama KM regional Bogor
    kapan kapan ketemu nyok..../QUOTE]
    ada KM regional bogor ya?
    hayuk, sebagai anak buah saya siap ikut ikutan

    Quote Originally Posted by nodivine View Post
    yaaaaaaaaah....e-ticket lagi.
    trans PAKUAN aja, ktanya mau e-ticket, tapi pelaksanaannya ga bisa bisa tuh mpe sekarang
    e-ticket KRL rencananya akan terintegrasi dengan e-ticket transjakarta, dengan stasiun gambir sebagai terminal antar moda, seperti manggarai.
    implementasinya sulit bro, card readernya saja hanya ada 1-2 pada setiap stasiun, tidak sebanding dengan jumlah penumpang. Entah siapa yang studi banding e-ticket jadi hasilnya seperti itu

    kalau trans Pakuan jujur selama ini ga pernah coba, kalau naik umum pasti pilih transportasi tradisional khas bogor, angkot

    Quote Originally Posted by nodivine View Post
    dan tetep harapan gw, PAKUAN EXPRESS jangan diapusin, kalaupun mau diapus, ya Ekonomi itu...
    asli gw kalo pulang siang hari, ga ada ekonomi AC, terpaksa nunggu Ekonomi biasa, dan....oh man...parah.
    ga ada ruang nafas kayaknya..
    setuju, seharusnya memang tersedia pelayanan kereta cepat, semakin maju suatu negara semakin baik transportasi publiknya. Apalagi KRL merupakan transportasi masal, seharusnya pembangunannya lebih diutamakan




    Quote Originally Posted by bradon heat View Post
    selain salah satu alasan di atas ternyata ada loh minoritas penumpang , ini menurut pengamat perkeretaan meskipun kereta dalam keadaan kosong tetapi mereka masih duduk di atap keretanya mereka menunjukan kepuasan ketika naik di atap kereta ...
    kalau menurut saya sih naik ke atas gerbong itu bentuk ekspresi diri juga bentuk protes mereka secara tidak langsung terhadap buruknya pelayanan perkeretaan.

    Quote Originally Posted by nodivine View Post
    ya kalo dapet di pintu, kadang kan musti geser geser da gitu sambil jaga barang barang, biar ga kecopetan
    di dekat pintu rawan sekali kecopetan, saya diberi tahu teman saya kalau biasa naik ekonomi enaknya berkelompok dan menetap di gerbong tertentu agar lebih aman. Sewaktu menggunakan ekonomi saya pernah coba tips dari teman saya, dan benar beberapa gerbong tertentu lebih nyaman, baik dari keadaan gerbongnya maupun orang-orangnya.

    Quote Originally Posted by david faisal View Post
    kemauan yang tidak ada untuk membuat doble track

    padahal ini adalah proyek padat karya
    Sayang kemauan tidak ada, padahal mendorong pembangunan transportasi masal publik yang merata lebih bermanfaat secara ekonomi daripada membangun mega proyek seperti jembatan selat sunda.

  3. #63
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Waduh.. saya boleh numpang nyempil bu?
    jangan lupa pake rok ya

    sering ada kejadian lucu di gerbong khusus ini, awal2 bayak bapak2 protes, ga mau geser gerbong, tau sendiri ibu2 lebih ganas. "Pak, laen kali kalo masih ngotot naik ke sini, pake rok dong!"
    sekarang tinggal dipelototin aja, biasanya cowok2 yang ga sengaja naek langsung ngacir
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  4. #64
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    Quote Originally Posted by nodivine View Post
    ya kalo dapet di pintu, kadang kan musti geser geser da gitu sambil jaga barang barang, biar ga kecopetan
    kalo terpaka naek kereta ekonomi (hampir tiap hari sih ), aku selalu menghindari deket pintu, pasti kelipet-lipet, mending cepet2 ke tengah gerbong, pergerakan ga terlalu banyak, dan ga didorong2 orang.
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  5. #65
    pelanggan setia nodivine's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    2,335
    Quote Originally Posted by itsreza View Post
    ada KM regional bogor ya?
    hayuk, sebagai anak buah saya siap ikut ikutan
    wah tinggal gathering nih

    Quote Originally Posted by itsreza View Post
    setuju, seharusnya memang tersedia pelayanan kereta cepat, semakin maju suatu negara semakin baik transportasi publiknya. Apalagi KRL merupakan transportasi masal, seharusnya pembangunannya lebih diutamakan
    Indonesia unik bro, apapun yang bisa dibuat cepet, sebaiknya dilambat lambatin atau diperlambat
    ditambah birokrasi macem macem


    Quote Originally Posted by itsreza View Post
    di dekat pintu rawan sekali kecopetan, saya diberi tahu teman saya kalau biasa naik ekonomi enaknya berkelompok dan menetap di gerbong tertentu agar lebih aman. Sewaktu menggunakan ekonomi saya pernah coba tips dari teman saya, dan benar beberapa gerbong tertentu lebih nyaman, baik dari keadaan gerbongnya maupun orang-orangnya.
    wah boleh tuh sarannya, di gerbong mana ya? gw jujur bingung juga mau gerak ga bisa, kadang kalo penuh malah pegangan ga bisa sama sekali, malah musti megang langit langitnya biar ga jatuh.
    yang pasti HP/ uang dll ga gw simpan di kantong, mau ga mau di tas, itu juga di dalam dalem lagi, kalo bisa diselipin di dalam buku atau apalah.

  6. #66
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Dulu saya salah satu penghuni KRL Ekonomi yang berhenti di Tanjung Barat, soalnya yang ekspress kesiangan dari Bogor. Bawa ransel kumplit berisi baju ganti buat ngantor...

    ... tapi itu mungkin sepuluh tahun lalu

    Sekarang saya spesialis jalan tol Jagorawi, yang sampai Bulan Agustus ini waktu tempuhnya jadi dua jam gara-gara proyek pelebaran jalan.

    Hidup adalah pilihan... tapi dalam hal ini gak ada yang enak
    Enjoy dan nikmati
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  7. #67
    pelanggan setia nodivine's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    2,335
    ^
    seperti yang gw tulis sebelumnya, kalo bisa cepet di sini, sebaiknya diperlambat atau disusahin ...

  8. #68
    Barista deddy's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Mahakam
    Posts
    2,250
    pengalaman pahit naik kereta waktu rombongan berlima ama teman rencana semarang=weleri malah nyasar semarang solo, gara2 didalam kereta ada temanku jadi aku pikir satu jurusan jadi kita langsung naik aja....eh gak tahunya temanku akan berangkat kuliah bukan mau pulang akhirnya aku diturnkan di grobogan dan ticketnya diminta pula...... padahal kita sdh mohon2 sama kondekturnya tp gak ada tolreransinya....akhrnya pulang dengan naik truk ...... hahahahha
    GARUDA DI DADAKU

  9. #69
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    Quote Originally Posted by nodivine View Post
    wah boleh tuh sarannya, di gerbong mana ya? gw jujur bingung juga mau gerak ga bisa, kadang kalo penuh malah pegangan ga bisa sama sekali, malah musti megang langit langitnya biar ga jatuh.
    yang pasti HP/ uang dll ga gw simpan di kantong, mau ga mau di tas, itu juga di dalam dalem lagi, kalo bisa diselipin di dalam buku atau apalah.
    tergantung jam juga sih, yang pernah saya coba, kalau berangkat dari bogor sih gerbong kedua dari belakang. orang-orangnya relatif santai bila dibanding penghuni gerbong-gerbong depan. banyak juga pekerja kantoran, obrolan dalam gerbong pun masih sopan dan enak didengar, dan kalau rutin baiknya kenalan dengan orang-orang tersebut. sekarang saya sudah jarang naik ekonomi.

    kalau saya biasa simpan uang di kantong tapi dompet dan hp di tas bagian dalam yang sulit diraih dengan posisi tas didepan, karena kalau di kantong riskan ketika hendak turun ataupun saat berdesakan. karena sudah kebiasaan, walaupun naik ekspres ataupun ketika menunggu di stasiun saya tetap menyimpan tas di depan, dan ketika berjalan dekat stasiun dengan ransel di satu bahu saja karena banyak copet. naik transportasi umum harus waspada selalu

    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Dulu saya salah satu penghuni KRL Ekonomi yang berhenti di Tanjung Barat, soalnya yang ekspress kesiangan dari Bogor. Bawa ransel kumplit berisi baju ganti buat ngantor...

    ... tapi itu mungkin sepuluh tahun lalu

    Sekarang saya spesialis jalan tol Jagorawi, yang sampai Bulan Agustus ini waktu tempuhnya jadi dua jam gara-gara proyek pelebaran jalan.

    Hidup adalah pilihan... tapi dalam hal ini gak ada yang enak
    Enjoy dan nikmati
    jagorawi sekarang sedang parah-parahnya, kalau ke tempat kerja saya naik bis lama dan harus berganti-ganti, kemarin sempat coba bawa kendaraan sendiri ga tahan juga macetnya. yang ada kaki kram ketika menyetir.

    Benar, hidup adalah pilihan. Melihat teman saya yang bekerja di Bogor rasanya nikmat sekali, jam 7 pagi masih bisa bermain-main dengan anaknya, jam 17.30 sudah santai di rumah. Idealnya tempat kerja itu dekat dengan tempat tinggal

  10. #70
    coba-coba sandroid's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    Denpasar
    Posts
    31
    Penumpang kereta skrg anarkis, ditertibkan malah lempar batu ke petugas.

  11. #71
    pelanggan setia gembel's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    perbatasan
    Posts
    2,068
    Quote Originally Posted by sandroid View Post
    Penumpang kereta skrg anarkis, ditertibkan malah lempar batu ke petugas.
    nertibinnya pake pentungan doank, coba klo nertibinnya diimbangin dengan penambahan gerbong
    belajar nge-blog di ferylife.blogspot.com

  12. #72
    pelanggan setia gembel's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    perbatasan
    Posts
    2,068
    Quote Originally Posted by sandroid View Post
    Penumpang kereta skrg anarkis, ditertibkan malah lempar batu ke petugas.
    nertibinnya pake pentungan doank, coba klo nertibinnya diimbangin dengan penambahan gerbong
    belajar nge-blog di ferylife.blogspot.com

  13. #73
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Rencana tinggal rencana...

    Dari dulu Jawa sudah direncanakan punya :

    1. Double Track dari Jakarta-Surabaya
    2. Jalan Tol full dari ujung barat ke timur
    3. Bendungan dan Irigasi yg memadai

    Sekarang masih dalam rencana

  14. #74
    pelanggan sejati Urzu 7's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    7,940
    Saking banyaknya pengalihan isu sampe transportasi massal ga diperhatikan

  15. #75
    pelanggan setia eve's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    4,120
    iya... Ah, saya jarang pakai transportasi ini, milih pakai bus..
    Baik dulu waktu di jakarta, naik dari bintaro ke jakarta (lupa stasiunnya), bikin kapok.. Padet, gak bisa gerak, belum baju lecek, bau campur ama bau2 lain... Mendingan naik bus, meski lama.. *yah, meski naik trans gak kalah sesak..
    Kalau naik yang eksekutif ya nyaman...

  16. #76
    pelanggan setia nodivine's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    2,335
    ^
    kalo bus dalam kota sih mayan nyaman, tapi yah kalo penuh tetep aja desek desekan kayak ikan asin

    bus yang ada sekarang juga udah mulai dikurangi kan? P6 yang mustinya 24 jam diapus (bloon banget ini sih).

    gw kadang merindukan UKI ni bus uda AC nya dingin, trus kalo penuh langsung berangkat, ga pake lama.
    lagian pemerintah bloon banget, buat terminal kampung rambutan jauh dari strategis, kemana mana susah.

  17. #77
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    bus? ga deh, lamaaaaaaaaaaaaaa... sudirman- bintaro/ciputat 2.5 jam (amit2) tapi duduk sih biasanya
    trans jakarta (arah ragunan) 2 jam, mana ga duduk, empet2annya lebih parah dari kereta.
    feeder busway (sudirman-bintaro) 2.5 jam, mahal pulak, kadang berdiri... walau ga empet2an
    kereta, cepet, dan lebih lega (kalau arah serpong) harga lebih murah (mulai 1.500-8000)

    udah cinta kereta.
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  18. #78
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    Quote Originally Posted by nodivine View Post
    gw kadang merindukan UKI ni bus uda AC nya dingin, trus kalo penuh langsung berangkat, ga pake lama.
    lagian pemerintah bloon banget, buat terminal kampung rambutan jauh dari strategis, kemana mana susah.
    kalau ada UKI memang nyaman, mau balik tengah malem dari kantor pun tenang
    kereta susah, kampung rambutan jam 10 aja bis ke bogor udah susah banget, di dalam terminal malah udah ga ada
    Quote Originally Posted by cha_n View Post
    bus? ga deh, lamaaaaaaaaaaaaaa... sudirman- bintaro/ciputat 2.5 jam (amit2) tapi duduk sih biasanya
    trans jakarta (arah ragunan) 2 jam, mana ga duduk, empet2annya lebih parah dari kereta.
    feeder busway (sudirman-bintaro) 2.5 jam, mahal pulak, kadang berdiri... walau ga empet2an
    kereta, cepet, dan lebih lega (kalau arah serpong) harga lebih murah (mulai 1.500-8000)

    udah cinta kereta.
    iya, dari sudirman ke bintaro naik transportasi umum memang pas nya kereta, kalau naik bis lama banget, masa ke ciputat 2 jam lebih
    sayangnya jadwal kereta ekspres dari sudirman ke serpong terbatas, cuma ada jam pagi dan sore pulang kerja

  19. #79
    pelanggan setia nodivine's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    2,335
    ^
    gila aja bro! terminal kampung rambutan kan rawan. kalo UKI sih 24 jam gw jabanin.

    pemerintah emang ga bisa ngelola transportasi dengan baik nih, ini nanti banyak yang protes pas kereta pakuan ekspress dihilangin.

  20. #80
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    Quote Originally Posted by itsreza View Post
    iya, dari sudirman ke bintaro naik transportasi umum memang pas nya kereta, kalau naik bis lama banget, masa ke ciputat 2 jam lebih
    sayangnya jadwal kereta ekspres dari sudirman ke serpong terbatas, cuma ada jam pagi dan sore pulang kerja
    tapi ada ekonomi ac dan ekonomi, masih lumayanlah, dari pada empet2an 2.5jam
    jam kantor pagi-sore keretanya juga lumayan banyak
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

Page 4 of 9 FirstFirst ... 23456 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •