oh iya jacob bukan jason hahahaha
kalau soal pampir, dia mati tapi nyatanya masih bisa jalan bisa lihat bisa mikir bisa ini itu.
mungkin yang mati khusus jantung dan aliran darah. organ lainnya masih hidup
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
Yah itu emang si Steph Meyer-nya yang blunder(atau emang Troll, mungkin juga). Jadi, bagian yang itu di ret-con sama dia sendiri.
Soalnya yang ngasih konfirmasi bahwa Vamp di dunia Twilight itu semua cairan tubuhnya beracun(what kind of poison anyway ? Neural ? Acidic ? Toxic ? what ? Nggak jelas.) dan sel2 tubuh mereka itu, pastinya, membeku, ya, Meyer sendiri pas di tanya sama Fans TW.
Karakter di novelnya sendiri sih, yang sibuk melakukan riset soal fisiologi Vamp, si Carlisle, setelah ratusan tahun riset, masih tetep aja merasa melakukan 'wild-mass guessing'. Makanya masih bisa di bohongin Bella tentang efek sedatif terhadap agresi new-born-vamp.
Makanya gue nggak suka masukin info dari 'Word of God' sebagai bagian mythology sebuah cerita.
Sebab kalau cerita-nya belom selesai, masih ada kemungkinan si penulis berubah ide tentang skenario yang dia mau(contoh: ending Babylon 5 dan Battle Star Gallactica).
Dan penulis yang beneran bagus, IMHO, harusnya mampu membangun mythology dalam ceritanya tanpa harus menjelaskannya lewat 'Word of God'. Dalam point ini, Rowling sama jeleknya dengan Meyer.
Dan, lagi, kadang kala, penulis yang bagus juga seneng nge-troll fans-nya sendiri kalo di tanya soal mythologi dalam universe ceritanya. Contoh yang doyan ngerjain kayak gini ada Michael Dante DiMartino & Bryan Konietzko, Tite Kubo, sampe Joss Whedon.
- - - Updated - - -
ehhhh.. Undead di dunianya Meyer belom ada Zombies, Ghoul, Construct, Liches dan Werewolf-nya sendiri. So, bagian 'apapun'-nya itu masih nggak jelas juga.
Yang ada baru Vamp, Dhampyr dan Shapeshifters. Shapeshifters yang entah gimana ceritanya adalah respon alam atas munculnya gen Vamp.
Last edited by TheCursed; 17-06-2012 at 11:55 AM.
A proud SpaceBattler now.
Last edited by TheCursed; 17-06-2012 at 12:09 PM.
A proud SpaceBattler now.
coba tonton filem2 indonesia yang gaje, seperti di ulas di thread sebelah dengan host undangan dari dunia alien (rumus) kira2 bakal menimbulkan "coriosity" yang sama gaplus membunuh IQ juga, hehehe
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
Sbg tontonan dan bacaan cukup menghiburlah, ga susah2 mikir, yg penting nonton dan baca. Yg sentimwntil, kisah cinta bella dan edward inspiring lah. Saling mencintai walau apapun yg terjadi. Kalau mencintaimu harus masuk ke duniamu, akan kulakukan. Kalau aku mati dimangsa olehmu, aku rela
Berasa baca harlequin
Inspiring dr mana bungw juga demen ya baca2 cerpen cinta itu mengalahkan segalanya dan pasangan A yang good for nothing dapat pasangan B yang perfect dan flawless, tp biasanya yg good for nothing itu ga semenyebalkan dan sepemurung bela.
Btw soal sperma, kalau nonton breaking dawn part 1 ini pas adegan bela abis digigit gigit sama pampir edward, bela yg organnya udah mati kan tiba2 idup kembali, kalo liat regenerasinya seperti liat regenerasi organ2 di pilem2 macam resident evil. Jadi sebenarnyaorgan pampir di meyer universe itu gak mati, cuman bermutasi macam di resident evil tp otaknya masih berfungsi. Ntah kenapa si meyer sendiri pernah bilang soal undead yg organnya mati.
Makanya. Ngeselin kan dengerin omongan 'Word of God' ? Selama plot belom di tulis, masih di omongin di jumpa fans doang, si 'God'-nya bisa banting setir seenak udelnya kayak sopir angkot.
Gue udah pengalaman ketemu yang kayak gini sejak jamannya gue maniak sama produknya Chris Carter.
Ceritanya sendiri nggak rancu, dengan catatan kita nggak masukin WoG sebagai bagian resmi Mythologi.
Dan, yeah, TW inspiring dari mananya ? Relationship baru fungsi kalo di pengaruhi 'roofies' ?
Baca TW sih nggak usah di cari pesan moralnya. Sama kayak nonton Underworld.
BTW, soal TW 'jelek' sebenernya ada teori yang bilang bahwa TW jelek lebih karena di kampanyekan sebagai jelek oleh kelompok Pot-Head yang khawatir 'that sparkly vampyre' mencuri spotlight 'that scarheaded kid'. Makanya hampir di setiap 'campaign' yang bilang TW jelek, K-Stew hampir selalu di komper dengan Emma Watson.
Gue sendiri sih in general... hate them both.
TW, bagian romance-nya emang nggilani. Tapi pas bagian konflik akhir dengan Volturi, gue lumayan suka. Tactical move-nya Carlisle lumayan bagus, dan pantes dengan plot cerita di mana katanya Carlisle itu hampir jadi tetua Volturi nomor 4, kalo aja dia nggak pisah dari Aro & Co. karena beda ideologi.
Dan lagi bakalan aneh kalo cerita yang hampi 3.5 part lebih isinya romance nggilani, berakhir dengan berdarah2. Maksa itu namanya.
Harry Potter. Gue suka buku 1 sampe 4. Karena dengan latar belakang-nya sebagai guru, Rowling sukses ngedeliver cerita ala Enid Blyton, with magic. Tapi begitu masuk cerita dengan tema perang... sebagai orang yang dari kecil udah makan D&D-ish story, dan tinggal di negara dunia ketiga yang tau sepak terjang tentara AXIS(yang jadi inspirasi Vodcamort & Co.) di asia tenggara, dan baca berita genocidal wars di abad ke-20... gue ngerasa tema 'hero does not kill'-nya Rowling cenderung naif, bodoh, dan menyesatkan. Because real bastards deserves to be cut down by .50 cal anti-air rifle. Repeatedly.
So sebagai kesimpulan akhir dari rant gue:
Real Werewolf/Vampyre, does not sparkle.
Real Werewolf/Vampyre, revel in gore.
Real Magi, in battle, does not eschew them self from using magically enhanced Anti-Materiel rifle.
Real Dark Overlord-Wizard knows planet shattering spells.
Last edited by TheCursed; 17-06-2012 at 06:37 PM.
A proud SpaceBattler now.
Bella vs hermione
Gw lebih suka hermione. Cerdas, taktis meski masih emosional dan panikan
Bella, kalo ga jadi vampir pasti gampang pecah
K-stew vs emma watson
Masih k-stew, karena dia udah main di banyak pilem (meski ekspresi mukanya dari pilem ke pilem, sama), emma mungkin jadi bintang besar begitu main pilem lain dan sukses
kalau disuruh maksa milih jelas gw milih hermione, kalau artisnya sih no comment yak, ga ada perasaan apa2.
kalau disuruh compare antara rowling dan meyer, gw jelas milih rowling, at least karakterisasi para karakter utama di harpot dapat, coba kalau ditanya gimana karakter hermione, orang bisa jawab pintar, bold, rela berkoban demi teman dan etc (yg standar lah) lah kalo orang ditanya karakter bela gimana? cuman bisa ngejawab galau antara jacob dan edward, ada sifat2 bela yang menonjol selain kegalauan dia antara jacob dan edward? ga ada.
setuju ama curse juga, walau gw lebih nambah satu gw suka harpot 1-5, yg 6-7 gw biasa aja, terlebih gw juga ga terlalu hype ama perang di harpot di ending, karena yah untuk ukuran dunia sihir maw diputar balikan gitu terlalu simpel, dan sebenarnya untuk urusan magic dan dunia magic skala besar, harusnya rowling juga ada masukin unsur magic timur, padahal udah bagus ada karakter cho chang, tapi cuman jadi sempilan doank. yang gw liat selama ini di harpot bukan dunia sihir sekarang vs voldemort tapi hogwarts vs voldemot. ah well, tapi at least rowling tidak menciptakan karakter menyebalkan sebagai tokoh utama, dan ceritanya masih menarik.
dan imo kenapa di breaking dawn novel tiba2 berdarah2, dan taktik carlisle bagus gw sih merasa karena udah disempal sana sini sama editor kelas wahid, jadi itu bukan murni bikinan meyer sendiri, kalo meyer sendiri yang bikin ya meye2 romance, menang karena kekuatan cinta sematadan ya satu2nya karakter yang gw suka di twilight adalah carlisle.
Heh. gue punya interpretasi lain soal Hermione: Arrogant, nggak kreatif.
Arrogant, karena dia pikir the best knowledge best solution cuman ada di dunia sihir. Katanya kutu buku, baca semua buku, tapi kayak-nya nggak pernah tau Sun Tzu's Art of War, atau, minimum, nonton berita di tipi tentang apa artinya perang SARA. Genocidal War.
Nggak kreatif, tau semua isi buku yang dia baca, tapi nggak cukup cerdas untuk menguji fakta yang tertulis dalam buku, cross-reverence, atau nyoba cari tau limit dari setiap info. Nggak pernah tanya 'kenapa gini ? kenapa nggak gitu ?'. Nggak bisa ngebangun hack, exploit dari knowledge yang dia tau.
Dia pikir Voldemort parah ? sampe sempet ikut2 gagap kayak Ron ? Berarti nggak pernah baca yang namanya Rodovan Karadzic dan Polpot. Take a Holiday in Cambodia, little miss...
kalo Bella, at least dia punya excuse karena dia constantly high.
Kalo Hermione ? What's her excuse for holding the idiot ball ?
Dan yang gue paling empet, dan sampe sekarang nggak ada solusinya: Cho Chang itu nama marganya 'Cho' atau 'Chang' ?
Buat gue Carlisle dan Rosalie.... ya satu2nya karakter yang gw suka di twilight adalah carlisle.
What ? She was raped and left to die on a side road. She returned and eat all the culprits. Bonus point she was doing that in her wedding dress for added horror-drama effect. And after all done she learned to be a mechanic while looking pretty.
Sebagai sesama 'tukang', gue salut. Ngga' banyak cewek cakep yang mau ngambil jurusan teknik mesin. Apalagi yang se-vain Rosalie.
kalo gue punya anak perempuan, kalo dia mau punya role model dari seri fantasi, mendingan gue suruh dia nyontoh Eowyn, Lyra Belacqua, atau Deryn Sharp.
Last edited by TheCursed; 17-06-2012 at 08:48 PM.
A proud SpaceBattler now.
hermionie terbatas pengetahuannya karena ini novel anak2 curse, dikasi strategi perang ngejelimet mana bisa dimengerti anak2dan mungkin dia baca semua buku terbatas di perpus hogwarts, dan di perpus hogwarts ga ada buku2 muggle
ah ya rosalie, gw lebih suka rosalie drpd alice, yang semakin ke depan semakin ntah kenapa gw ga sukaprasaan gw di pilem breaking dawn ini aja yang satu2nya punya perasaan dan kliatan ekspresinya ya si rosalie ini pas lagi nimang bayi, bandingkan ekspresi bela pas nimang yang kayak nimang boneka
yang punya bayi si bela, tapi yang kliatan banged pengen anaknya lahir malah si rosalie
![]()
Pada buku tujuh usianya sudah hampir 18. Udah bukan anak2 lagi.
Hermione bukunya terbatas hanya pada perpus Hogwarts ? kayak nggak pernah pulang aja...
Hei, gue SD, lebih kecil dari si Hermione itu, udah tau apa itu Romusha dan Jugun Ianfu. Tau dari nonton Dunia Dalam Berita, bukan baca buku PSPB.
Dan di bilang buku anak2... yang nyumpah 'Biatch' itu apa ?
Ini baru rancu. Di bilang buku anak2, kok nyumpahnya kayak gitu. Di bilang buku remaja, menghina nalar.
OK. Gue udah OOT jauh.
Gue cuma BT, orang suka komper kedua franchise ini terus bilang salah satu superior dari yang lain. Padahal dua-dua-nya sama remuknya.
Bedanya cuma yang satu ngaku emang nulis emang cuma pake rule-of-fun, yang lain mengklaim(secara pretensius) ingin menyampaikan sebuah pesan pendidkan.
Last edited by TheCursed; 17-06-2012 at 09:14 PM.
A proud SpaceBattler now.
~OOT: hah? gw sma baru ngerti romusha, jugun ianfu, gw malah baru denger sekarang
kalau boleh milih, gw tetep suka harpot (novelnya ya, filemnya mah ancur), tema ceritanya masih lebih banyak dan juga lebih menghibur, bener2 ngangenin, dan ga soal cinta menye2 doang, ada soal persahabatan, gimana kerja keras dlsb
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
Hasil government sanctioned child cruelty era or-ba. Termasuk di dalamnya nonton 30/s/PKI yang tanpa sensor, dan harus bikin rangkumannya....
Sampe sekarang, bayangan noni belanda gantung diri di langit2 kamp itu masih jadi mimpi buruk gue.
Kayaknya lo ketuker sama Tavi, Naruto, atau Chin Mi.gimana kerja keras ...
Potter sih suksesnya karena terlindungi oleh Plot-God.
A proud SpaceBattler now.
between beastiality and necrophilia. how do i pick?
*harusnya masuk trit disturbing movie
because, imagination is a part of reality-
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
Pastinya: Hermione BACA BUKU Mulu.
Soal 'belajar', itu cerita lain lagi. Hermione masih gagal dalam mensintesa knowledge yang dia tau.
Jago menjawab semua pertanyaan yang diajukan guru, tapi nggak mampu menghasilkan pertanyaan dari dirinya sendiri.
Buat Hermione, sebuah ide, kalau belum ada orang lain yang sudah menemukannya terlebih dahulu, dia nggak bakalan bisa nemuin ide itu sendiri.
Beda dengan Tavi dari Codex Alera, atau Aleksandar & Deryn Hohenberg dari Leviathan.
Last edited by TheCursed; 18-06-2012 at 03:33 PM.
A proud SpaceBattler now.
kalo gw sih milih beastiality
btw kalo konsep romusha ama jugun ianfu bukannya terbatas untuk kalangan asia saja yah, terutama anak jajahan jepang, ini karena sd (atau smp yak?) diajarkan di sekolahgw sih nganggep anak western mana mungkin ngerti istilah ini.
kalau maw disesuaikan memang at least hermione ngerti soal sihir timur ajah, oh well bahkan penyihir terhebat pun cuman bisa sihir barat kan? gw jadi ngebandingin sama clamp universe di seri xxxholic di mana si penyihir terhebatnya bisa menguasai baik sihir timur dan sihir barat.
lagian tetap kembali lagi, gw still milih harpot, karena masih readable, harpot sendiri bukan novel fave gw walaupun gw suka kisah fantasy semacam fairy tale, cuman gw jadi kurang suka sama harpot ke depannya karena dia masukin kisah cinta yang nanggung (harry-cho harry-gini) yang kalau gw bilang merusak seluruh cerita. itu cuman selera opini saya aja sih![]()