Masih muda tapi dah kaya raya.. jadi lebih sulit utk jadi religius.
saya malah merasa zuckerberg itu lebih ke pemikiran seperti para hippies daripada karena demi menjaga tidak sengaja ga kosherkarena kesanku dia sama skali ga religius (dalam arti agama yahudi).
Lha justru itu. Kaya dalam keadaan muda biasanya cenderung hedonis. Tapi sejalan dengan bertambahnya usia biasanya kebijakan akan datang dengan sendirinya. Kemungkinan akan tiba saatnya dia menghadapi ujian besar dalam hidupnya. Saat itulah yang kemungkinan benar-benar menjadi titik yang menentukan.
menurut page wikipedianya sih,
Zuckerberg was raised Jewish, had his bar mitzvah when he turned 13,[13][14] and has since described himself as an atheist.
Four tines is a fork. Three tines is a trident. One is for eating, one is for ruling the seven seas.
Ya emang bener sih. Tapi jangan lupa keyahudian itu lebih dari sekedar agama, tapi sudah menjadi tradisi dan budaya. Bisa saja kan dia tidak memandang dirinya beragama Yahudi, tapi masih memegang tradisi Yahudi.
Ini juga cuman tebak-tebakan aja. Saya tidak kenal Mark, juga tidak kenal keluarganya. Jadi jelas tidak tahu situasi dan alasan sebenarnya.
hehehe, kok jadi rada-rada tegang begini? ngopi2 dulu aja yuk...
sori, gw nimbrung dikit buat ikutan OT ya...
mengenai persamaan agama Islam dan Yahudi dalam tatacara penyembelihan hewan, khitan, dll sih gw rasa udah cukup jelas kok...
baik Islam maupun Yahudi kan sama-sama berakar dari Milah Ibrahim/Abrahamic Faith...
jadi, imho, kemiripan diantara kedua agama tersebut sama sekali bukan hal yang aneh...
tapi, klo agama Islam dianggap mengikuti tata cara agama Yahudi sih, terus terang aja gw samasekali gak setuju...
namun alasan gw sih mungkin lebih condong ke sisi sejarah...
Spoiler for gw spoiler aja biar gak kepanjangan ya...:
Ok, balik ke perkawinan Zuckerberg...btw, gw penasaran deh, kira-kira mereka berdua (Zuckerberg-Chan) ngebuat perjanjian pra-nikah buat harta gono-gini terlebih dahulu ga ya?
wew, halaman wikipedianya si Mark diprotect yah? eh, semi protect deng. susah ngedit kalo gituh![]()
you can also find me here
Pertanyaannya, apabila penyembelihan tidak menghadap ke Kiblat apakah daging akan menjadi Haram ?
mr li: kamu bener. kurasa dia juga mengikuti tradisi aja, bukan alasan, katakan, spiritual.tetanggaku ada satu yang yahudi juga (juga nikah dengan cewe chinese). sama skali ga kosher, and i suspect dia malah lebih beraliran buddhist daripada judaism
tapi kemaren2 pas ada hari perayaan yahudi, dia ngetok pintuku ngasi kue khas yang dimakan pas hari besar mereka
kupikir zuckerberg lebih kaya yahudi tipe gini
hayatzu: sama, saya juga penasaranmereka ada pre-nup ga ya?
![]()
Bukan mengikuti tatacara agama yahudi, karena agama yahudi itu hanya pecahan dari ajarang nabi musa (taurat). Bahkan nabi musa sendiri ga pernah menyebut yahudi sbg agama.
Islam tidak mengikut ajaran yahudi melainkan islam dan yahudi (dan kristen) memiliki sumber yg sama. Jadi kalau ada persamaan, ya sudah wajar. Justru ada perbedaan itu yg jadi masalah.malah, klo mau ditelaah lebih mendalam lagi...cmiiw, agama yang diberi label sebagai "Yahudi" baru muncul setelah era Yaqub bin Ishaq bin Ibrahim...agama Yahudi tersebut mencapai kesempurnaan pada era Musa (kemudian fondasi ajaran Yahudi ini dikokohkan oleh Daud dan Sulaiman/Solomo)
tanpa keraguan sedikit pun, Musa adalah seorang Nabi besar yang dihormati dalam 3 agama samawi, tapi...beliau sendiri baru lahir 700-900 tahun setelah masa kehidupan Ismail...jadi? apakah dengan ini ajaran Islam masih dianggap mengikuti tata cara Yahudi? hmmm...mirip sih mungkin...tapi klo Islam dianggap mengikuti agama Yahudi gw sama sekali gak setuju...namun, klo ada yang bilang Islam mengikuti ajaran Ibrahim dan Ismail, baru gw setuju, hehehe...
Nabi2 jg bolak balik bilangnya meluruskan ajaran yg sudah ada.
http://majalah.hidayatullah.com/?p=3028
ow ternyata cuma anjuran, bukan syarat.Ketiga, penyembelih dianjurkan menghadap kiblat dan menghadapkan hewan sembelihan ke arah kiblat. “Dari Nafi’, sesungguhnya Ibnu Umar tidak suka memakan daging hewan yang disembelih dengan tidak menghadap kiblat.” (Riwayat Abdur Razaq)
Riwayat di atas dan yang lainnya menunjukkan adanya anjuran untuk menghadapkan hewan yang hendak disembelih ke arah kiblat. Namun jika hal ini tidak dilakukan, daging hewan sembelihan tersebut tetap halal dimakan.
nah yang ini baru salah satu syarat penyembelihan halal.Keempat, membaca basmalah tatkala hendak menyembelih. Ini merupakan syarat yang tidak bisa gugur baik karena sengaja, lupa, ataupun jahil (tidak tahu). Bila dia sengaja atau lupa atau tidak tahu sehingga tidak membaca basmalah ketika menyembelih, dianggap tidak sah dan hewan tersebut haram dimakan.
Ini adalah pendapat yang rajih dari perbedaan pendapat yang ada. Dasarnya adalah keumuman firman Allah, “Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya.” (Al-An’am {6}: 121)
dan makanan yang disembelih oleh umat nasrani maupun yahudi setahuku halal
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
ya udah, intinya Spears gak salah kalo bilang bahwa menghadapkan hewan ke Kiblat bukan syarat penyembelihan halal.
Nah!! Gw lebih cocok ke yang dibilang Aslan! Sssiiiippp!!! Artinya emang cuman syarat. Nggak mesti. Selama ini gw juga percayanya gitu dr dulu. Menghadap kiblat itu nggak wajib. Dan sumbernya juga gw suka, dari Hidayatullah.thx Aslan ntar gw jempolin klo dah di laptop.
Wohoooooo...case closed (for me)
Nggak wajib..nggak wajib ::cheerleader::
love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours