Yg ngaku nabi itu sapa? Masalahnya bukan salah tapsir. Tp asal tapsir. Cm mau memanfaatkan ajaran utk agenda msg2.
Yg ngaku nabi itu sapa? Masalahnya bukan salah tapsir. Tp asal tapsir. Cm mau memanfaatkan ajaran utk agenda msg2.
Itu dia
Eve: yakin ahmadiyah bukan bikinan amrik dan zionis?![]()
bukan gu.. setahu gue, ahmadiyah itu bikinan inggris, maksudnya bikinan itu penyokong dananya.. seperti halnya indonesia punya islam buatan LDII... maaf OOT...
atheis atheis....gue juga yakin, salah satu yng bikin orang atheis capek ya masalah kea begituan... mereka (para pembuat kesesatan) memang sengaja untuk membuat kita merasa "capek" dengan logo2 keagamaan.. sehingga memilih untuk tidak menjadi pengikut manapun... ya muncul lah atheis dan lain sebagainya... cmiiw
hai hai hai.....
.
kembali ke leptoopp
fenomena pertumbuhan paham atheist itu hal biasa aja lageh
spt halnya pertumbuhan paham2 yng laen, gak perlu disikapi parno![]()
mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito
@bung dana, memangnya amerika atau eropa gak lebih kejam dalam membunuh dan menyiksa sesama manusia? open ur eyes pal...
hai hai hai.....
.
ckckck... Jadi pemikiran mbah pasing atas dasar untung rugi ya mbah?
Yang butuh agama itu siapa, yang butuh selamat itu siapa... Ya manusianya.. Kenapa malah melihat dari sudut tuhan?
@bung dana... Amreikz dan erop menumpahkan darah untuk mengilangkan islam...
Muslim menumpahkan darah untuk menjaga atau mempertahankan islam...
Begitu bung...
hai hai hai.....
.
@Eve:
Kalo konsumen melihatnya sih sama saja karena konsumen melihat produk akhir bukan proses.
Toh, pada akhirnya setiap pihak bisa mengarang-ngarang alasan kalo mereka bukan membunuh tapi mempertahankan kepentingannya (dan kepentingan yang lebih besar).
ini dah melenceng yak
coba kembali fokus ketopik
apa anehnya dng perkembangan paham atheisme?
islampun klo dianggap sbg isme jg gak aneh klo mengalami pekembangan
pertanyaan yng menarik, atau mungkin dapat dibikinkan thread tersendiri adalah
mengapa pemeluk agama merasa terancam thd pertumbuhan isme lain?
bukankah itu natural aja?, atau klo memakai istilah dlm islam sbg "sunatullah"![]()
mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito
^ merasa terancam karena eklusive
dan mengklaim sebagai yg paling benar
because, imagination is a part of reality-
mengomentari TS:
menurut ane wajar aja paham Atheist berkembang dalam dunia maya. kenapa? karena memang hanya internet-lah yang saat ini sanggup men-fasilitasi diskusi seputar atheisme secara aman. kemudian sudah menjadi fitrahnya bahwa lewat diskusi yang sehatlah baru sebuah paham bisa semakin diterima oleh mayoritas dengan damai. bukan berarti kaum atheisme itu pengecut tapi lebih mengandalkan logika, sekarang mungkinkah dalam sebuah bangsa yang sedari kecil dicekokin oleh paham agama tanpa proses penyadaran dan akhirnya justru melahirkan kaum fanatik seorang atheist bisa berdiskusi dengan bebas dalam sebuah forum resmi (di luar Internet) tanpa terancam nyawa-nya?
soal kontra Ahmadiyah....
benar di kitab anda , bahwa yang menciptakan nabi baru (Bid'ah dan kafir) itu halal darahnya sehingga mungkin menurut anda wajar jika dibunuh dan diperangi, tapi saat anda melakukan itu apa anda pernah berpikir akan kata "manusiawi" dan "toleransi" menurut anda agama anda itu adalah rahmatan lil Alamin ane sepakat dengan itu nah tentunya dalam rahmatan lil Alamin itu ada kandungan tentang kasih sayang dan moralitas kan? apa bedanya anda dengan Angulimala (dalam konsep buddha) jika anda menghalalkan darah seseorang yang adalah sama seperti anda seorang manusia hanya berbeda dalam cara prinsip dan berfikir? orang-orang seperti anda selalu bilang kalo kami kaum Atheist ngga layak hidup di negeri ini dan mungkin darah kami halal sebab otomatis kami-pun tak mengakui/menerima konsep "ketuhanan Yang Maha Esa" namun bagaimana dengan anda apakah anda bisa menghayati sila "Kemanusiaan Yang Adil dan beradab" serta "persatuan Indonesia" ada nilai-nilai toleransi di pancasila secara harafiah mungkin anda menganggap bahwa nilai toleransi itu hanya kesepakatan antar islam, katolik,kristen, hindu, buddha dan sekarang Konghucu. namun esensinya menurut pendapat pribadi saya adalah toleransi antar manusia, sebab toh yang menghuni dunia ini (bukan hanya Indonesia) adalah sama-sama manusia juga
^ yup. betul. bberapa tahun yg lalu di bandung ada diskusi ttg komunisme yg digagas oleh sebuah pernerbit "kiri". langsung dibubarkan salah satu ormas. selain embel2 "bertentangan dg pancasila" juga karena tuduhan menyebarkan faham atheis. lha? atheis kan gak sama dg komunis
hampir aja bentrok dulu
you can also find me here
Pernyataan atheis dari komunis kan para komunis di luar. Justru yang di Indonesia malah berusaha membuktikan bahwa komunis sejalan dengan agama mereka, misalnya H. Misbach, H. Tubagus Ahmad Chatib, atau Haji Datuk Batuah.
Aku lupa, siapa yah? Kalau gak salah Amir Sjarifuddin. Tokoh PKI, yang dieksekusi justru meminta agar diperbolehkan sambil memegang alkitab, dan memang akhirnya memegang alkitab erat-erat.
Tan Malaka, berdebat dengan Lenin (serius!) karena dia percaya, menggandeng tokoh Islam adalah wajib hukumnya. Justru karena perdebatan itu akhirnya Tan Malaka tidak percaya ama Uni Sovyet (dan hingga kini, orang Minang hormat sama dia walaupun ia komunis, bahkan satu-satunya komunis yang dapat gelar Pahlawan Nasional).
Yang jadi masalah adalah di tahun 1959 dan awal 1960, konflik tanah itu sampai merembet ke tanah pesantren. Seandainya gak ada kasus aksi sepihak itu, niscaya, walau PKI dituduh memberontak pun, resistensi masyarakat terhadap ideologi komunis gak akan sekuat seperti sekarang.
Kembali ke topik,
kelompok Atheis yang sekarang justru jarang melirik komunis. Paling banter sosial-demokrat. Ada yang kapitalis malah
Eh. Dawkins itu kapitalis kan?
Atheis apa hubungannya dgn komunsime kapitalis? Atheis - theis dasarnya iman/kepercayaan, komunisme kapitalis dasarnya ambisi politik ekonomi.. Smuanya bisa punya relasi..
wah, kalo menjelaskan hubungan Atheist dan komunis dakuw masih newbie , kurang ilmu belum berani....
mungkin loh ya....
sesuai dengan kata lenin or stalin bahwa Agama adalah candu sebab membuat manusia malas dengan dongeng-dongeng surgawi, maka Atheist yang ngga pernah percaya dengan dongeng-dongeng semacam itu cenderung lebih bisa menerima asas kerja keras dan pemerataan ala Komunisme ? ngga tahu juga semoga senior-senior disini bisa memberi pencerahan![]()
Setau saya yang dilarang itu memakai atribut keagamaan di sekolah2 publik. Dari sini bisa disimpulkan :
1. Yang dilarang dipakai itu semua atribut yang berkaitan dengan agama, jadi nggak cuman jilbab doank. Itu orang Sikh juga nggak boleh pake sorban.
2. Sekolah publik itu artinya sekolah negeri. Jadi kalau sekolah swasta ya aturannya lain lagi. Kalau sekolah negeri wajar donk kalau pemerintah menetapkan aturannya begitu sesuai dengan hukum sekuler yang mereka anut.
Yang saya tidak mengerti kenapa banyak sekali orang yang dengan sengaja memelintir larangan memakai atribut keagamaan itu dengan larangan berjilbab sehingga terlihat seolah2 sasarannya hanya orang Islam saja.
Mengenai keresahan mereka lebih kepada faktor budaya yang mereka bawa mungkin masuk akal juga. Karena para imigran dari negara-negara timur tengah dan afrika utara itu cenderung keras dan suka berkonfrontasi. Mungkin kalau Perancis dibanjiri muslim dari Asia Tenggara yang perilaku sehari-harinya berbeda dengan yang dari timur tengah dan afrika utara itu tentu akan lain penerimaannya.