Page 3 of 4 FirstFirst 1234 LastLast
Results 41 to 60 of 76

Thread: Bapak...harus bekerja?

  1. #41
    Banned
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    https://t.me/pump_upp
    Posts
    2,004
    Quote Originally Posted by Agitho_Ryuki View Post
    kalo ada laki-laki berpikir bahwa laki-laki harus bekerja adalah stigma kuno dan ketinggalan jaman, maaf aku memasukkannya dalam kategori laki-laki tak punya harga diri..
    plus laki-laki tak punya harta pribadi...

  2. #42
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    kalau kesempatan kerjanya lebih cepat istri, dan suami hanya serabutan ternyata penghasilannya lebih rendah dibanding si istri...gimana?

  3. #43
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    kalau kesempatan kerjanya lebih cepat istri, dan suami hanya serabutan ternyata penghasilannya lebih rendah dibanding si istri...gimana?
    Bagi gw, ga papa gaji cowo lebih rendah, yang penting sang suami ada usaha.... Itu poinnya, dan tetap sang suami harus jadi nakhoda keluarga, dan sang istri harus menghormati suami.

  4. #44
    pelanggan setia Agitho_Ryuki's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    mBantul, Ngayogyokarto, Hadiningrat
    Posts
    2,517
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    kalau kesempatan kerjanya lebih cepat istri, dan suami hanya serabutan ternyata penghasilannya lebih rendah dibanding si istri...gimana?
    harusnya itu sbg pelecut semangat si laki2 untuk berusaha lbh keras..
    Barangsawijine purwo marang kawitan, Bandar sejatining wujud. Yuk lakone.. BUTHO CAKIL sido NGEMUTTT PEN.....THUNG!!

  5. #45
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    wah ada 2 pendapat neh, yg cewe blg gpp yg cowo blg hrs usaha lbh keras
    jd tetep ga bisa ya liat suami jobless?

  6. #46
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    itu mungkin karena harga diri cowo bundana, sebenarnya mungkin (beberapa) cewe fine2 aja.

    ini kasusnya kek teman dekat gw (cewe) tunangannya ga lulus matrikulasi (selama 4 bulan) buat masuk S2 di univ sini, secara temen gw itu udah ngerjain tesis dan pertengahan tahun ini dah lulus (tunangannya telat masuk S2 gara2 telat lulus S1 nya), jadinya si temen gw nyaranin kalo langsung kerja di samarinda aja (karena rencana emang maw kerja di sana), atau sekalian ambil S2 di samarinda karena lebih gampang masuk dan kuliahnya, tapi si cowo keukeuh ga maw, akhirnya ngulang dari awal lagi ikutan matrikulasi di univ sini

    dari kasus teman gw itu sih gw mikirnya ya pasti si cowo punya harga diri ga maw univ ecek2, dan malu kalo dibanding2in sama teman2nya, padahal ya teman gw sih cuek2 aja.

    sebenarnya sih bagus ya kalo cowo punya harga diri untuk berusaha mendapatkan lebih dari istrinya, tapi bagi gw sih niat usaha aja udah cukup, ada kalanya rezeki orang itu beda2.

  7. #47
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    betul, choode, tp kl udah blg harga diri emg repot

  8. #48
    pelanggan setia Agitho_Ryuki's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    mBantul, Ngayogyokarto, Hadiningrat
    Posts
    2,517
    tidak repot kok..
    Barangsawijine purwo marang kawitan, Bandar sejatining wujud. Yuk lakone.. BUTHO CAKIL sido NGEMUTTT PEN.....THUNG!!

  9. #49
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    Quote Originally Posted by choodee View Post
    itu mungkin karena harga diri cowo bundana, sebenarnya mungkin (beberapa) cewe fine2 aja.

    ini kasusnya kek teman dekat gw (cewe) tunangannya ga lulus matrikulasi (selama 4 bulan) buat masuk S2 di univ sini, secara temen gw itu udah ngerjain tesis dan pertengahan tahun ini dah lulus (tunangannya telat masuk S2 gara2 telat lulus S1 nya), jadinya si temen gw nyaranin kalo langsung kerja di samarinda aja (karena rencana emang maw kerja di sana), atau sekalian ambil S2 di samarinda karena lebih gampang masuk dan kuliahnya, tapi si cowo keukeuh ga maw, akhirnya ngulang dari awal lagi ikutan matrikulasi di univ sini

    dari kasus teman gw itu sih gw mikirnya ya pasti si cowo punya harga diri ga maw univ ecek2, dan malu kalo dibanding2in sama teman2nya, padahal ya teman gw sih cuek2 aja.

    sebenarnya sih bagus ya kalo cowo punya harga diri untuk berusaha mendapatkan lebih dari istrinya, tapi bagi gw sih niat usaha aja udah cukup, ada kalanya rezeki orang itu beda2.
    yang ini gw setuju
    masih bisa menerima suami yang kerja dengan pendapatan kecil (anggeplah nguli) dari pada ga punya usaha sama sekali, males2an.
    tapi ya tentunya aku yakin tiap orang punya potensi, sambil kerja yang ada dulu, terus upgrade potensi, insyaALlah ke depannya bisa lebih baik
    punya gengsi bagus, selama diarahkan dengan positif
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  10. #50
    tsu's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    Rainbow Trout
    Posts
    5,365
    klo yang nerima suami pendapatan apa adanya sih banyak AFAIK, meski itu butuh pengertian luar biasa dari seorang wanita
    karena itu termasuk bom waktu juga, seiring waktu bisa meledak

    tapi.... klo yang bisa nerima suami nya NGGAK KERJA dan NGGAK NAFKAHIN, now that's a rare

  11. #51
    coba-coba bii4bee's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    Di Kolong Langit
    Posts
    33
    imho laki"/suami harus kerja... dari segi agama sudah ada tugas masing" dalam rumah tangga.

    wanita klo sudah menikah memang menajdi tanggung jawab suami. tapi rumah tangga itu dibangun sama ", dijaman sekarang, penghasilan 1 orang saja tidak mencukupi. mungkin untuk berdua bisa lebih dari cukup. tapi klo sudah punya anak? kerperluan harian dan bulanannya, pendidikan buat si anak, kesehatan yang kadang" bisa aja sakit tiba" dll...

    so menurutku wlpn pendapatan suami lebih kecil dari isri yang penting suami tetep harus kerja...

    saling memotivasi, memikirkan yang terbaik buat rumah tangga. kesepakatan berdua aja sih..

    tapi klo suami ngerasa sanggup untuk memenuhi kebutuhan istri dan rumah tangga. dan istri ga diijinin kerja diluar apa boleh buat, mungkin bisa bikin bisnis rumahan kali ya klo ingin punya kegiatan selain ibu rumah tangga...
    Last edited by bii4bee; 15-03-2012 at 07:30 AM.
    ~Ada Apa Dengan "Cinta" ???~

  12. #52
    Banned
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    https://t.me/pump_upp
    Posts
    2,004
    Quote Originally Posted by choodee View Post
    itu mungkin karena harga diri cowo bundana, sebenarnya mungkin (beberapa) cewe fine2 aja.

    ini kasusnya kek teman dekat gw (cewe) tunangannya ga lulus matrikulasi (selama 4 bulan) buat masuk S2 di univ sini, secara temen gw itu udah ngerjain tesis dan pertengahan tahun ini dah lulus (tunangannya telat masuk S2 gara2 telat lulus S1 nya), jadinya si temen gw nyaranin kalo langsung kerja di samarinda aja (karena rencana emang maw kerja di sana), atau sekalian ambil S2 di samarinda karena lebih gampang masuk dan kuliahnya, tapi si cowo keukeuh ga maw, akhirnya ngulang dari awal lagi ikutan matrikulasi di univ sini

    dari kasus teman gw itu sih gw mikirnya ya pasti si cowo punya harga diri ga maw univ ecek2, dan malu kalo dibanding2in sama teman2nya, padahal ya teman gw sih cuek2 aja.

    sebenarnya sih bagus ya kalo cowo punya harga diri untuk berusaha mendapatkan lebih dari istrinya, tapi bagi gw sih niat usaha aja udah cukup, ada kalanya rezeki orang itu beda2.
    yup mirip kasus kakak gw... dia sekarang sedang S3 sedangkan suaminya masih S1.. namun memang kakak ipar saya yang mengalah dan memberikan izin buat kakak saya untuk menerima beasiswa S3... tapi bagusnya kakak saya tu gak pernah berani membantah suaminya... kalo dia ada salah dilirik dikit aja sama suaminya dia langsung diem....

  13. #53
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    3bulan suami gak nafkahin lahir batin = cerai.

    Saya termasuk wanita yang mengidolakan lelaki bekerja giat karena sejak kecil saya selalu melihat sosok bapak yang meski pns, tapi dulu sehabis jam kerja masih cari kerja sampingan, di rumah masih membatik, masih mencuci, menyapu (istilahnya bagi tugas sama ibu) itu pun kami masih termasuk keluarga pas2an dan tidak berlebih.. Jadi bapak... Harus bekerja? Harus, kecuali sakit atau mati.

    Biar seimbang, dulu, sekedar tambahan, ibu saya juga pekerja giat, pagi kerja nyuci dan masak, siangnya sehabis nyiapin makan siang kami anak2nya, terus jualan di obyek wisata sampai maghrib, malamnya masih menjahit..

    Bukan sekedar harga diri, tapi lebih ke penanaman mental si anak...
    Percayai apa yang ingin kau percayai
    Dan hiduplah seperti apa yang kau inginkan….

  14. #54
    pelanggan
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    287
    Fitrahnya suami itu menafkahi keluarganya, walaupun yg mampu diperoleh hanya sedikit.

  15. #55
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Ane lihat postingan2 di atas, kewajiban suami menafkahi keluarga karena alasan perintah agama. Adakah yg selain itu?

    Bagaimana misalnya suatu ketika suaminya sakit permanen (lumpuh misalnya)? Apakah masih tetap dituntut menafkahi keluarganya?

    Bagaimana jika istri yg bekerja di luar, sementara suami yg mengurus anak di rumah? Apakah sebuah keburukan?


  16. #56
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    brarti lu ga baca postingan gw di awal thread, pur, secara gw TSnya udah ngasih 2 sampel

  17. #57
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    brarti lu ga baca postingan gw di awal thread, pur, secara gw TSnya udah ngasih 2 sampel
    Ok. Berarti pertanyaan ane buat yg gak setuju dgn suami di rumah dan istri di kantor karena alasan perintah agama. Apakah ajaran agama harus tetap dilaksanakan ketika sang suami secara fisik tidak bisa lagi bekerja di luaran?

  18. #58
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    Gw ga bilang berdasarkan agama loh, opini gw berdasarkan keyakinan pribadi gw

    Kan udah dikasi taw di belakang, selama masi mampu ya kerja, kalau sang suami lumpuh dan ga bisa kerja itu lain cerita.

  19. #59
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    brarti purba ga nyimak sekian banyak postingan, niatnya cuman menggiring opini bahwa (lagi2) agama yang salah

    Padahal semua postingan sudah bilang, kalau ga mampu (dalam artian dia mokad, cacat permanen) itu memang pengecualian. yang ga bisa jadi pengecualian adalah pilih2 pekerjaan sampe anak istri terlantar atau istri terpaksa kerja

  20. #60
    pelanggan setia Agitho_Ryuki's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    mBantul, Ngayogyokarto, Hadiningrat
    Posts
    2,517
    kalo ndak kerja, dimana harga dirinya sebagai seorang laki-laki?? Ndak ada kaitannya sama agama..
    Barangsawijine purwo marang kawitan, Bandar sejatining wujud. Yuk lakone.. BUTHO CAKIL sido NGEMUTTT PEN.....THUNG!!

Page 3 of 4 FirstFirst 1234 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •