saya mempertanyakan pertanyaan yang dipaparkan TS, bahwa lapangan pekerjaan tergerus buat laki2
saya mempertanyakan pertanyaan yang dipaparkan TS, bahwa lapangan pekerjaan tergerus buat laki2
Mantab...
memang tidak ada larangan bagi seorang wanita untuk bekerja. kemudian .
Tapi, mungkin udah `kodrat` nya bahwa wanita lah yang MENGANDUNG selama 9 bulan; kemudian... si IBU lah yang banyak berinteraksi dengan anak2 setelah kelahiran. Oleh sebab itu, "syurga di bawah telapak kaki ibu".
Masalah sekolah, pengajaran, ilmu; memang bisa didapat dari bangku sekolah.
Tapi, masalah akhlak, baik/buruk, dan lain-lain; sebagian besar memang didikan orang tua, khususnya ibu.
Jadi, jika seorang anak itu berhasil, sukses, ber akhlaq mulia, dan sejenisnya... Itu sebagian besar hasil kerja dari ibu.
Sedangkan bapak...
Pergi pagi, pulang sore mencari nafkah.
untuk menghidupi + membiayai keluarganya.
Di sini, peran bapak / ayah sebagai pemimpin, pelindung, pencari nafkah.
Ayah tidak lebih sebagai sapi perah an. *kabur ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh![]()
Gambang suling, ngumandhang swarane
tulat tulit, kepenak unine
uuuunine.. mung..nreyuhake ba-
reng lan kentrung ke-
tipung suling, sigrak kendhangane
tinggal sekarang sapinya yang diperah keluar gak susunya...![]()
Percayai apa yang ingin kau percayai
Dan hiduplah seperti apa yang kau inginkan….
eits..wb bu aya
Apalagi pak boss.. sangat tidak keberatan punya 5 sekretaris seksi2..
makanya kalo sanggup berbuat adil..... nikah cukup dengan empat istri.. kalo enggak sanggup adil 1 aja udah cukup lah......
---------- Post added at 11:48 PM ---------- Previous post was at 11:43 PM ----------
makanya kalo sanggup berbuat adil..... nikah cukup dengan empat istri.. kalo enggak sanggup adil 1 aja udah cukup lah......![]()
demen bgt jaka sembung
BTT, salah sendiri pekerjan dibikin gendris jd seolah2 pekerjaan t'tentu untuk gender t'tentu
---------- Post added at 03:37 AM ---------- Previous post was at 03:34 AM ----------
gwe liyat si korea laki2 jd sekretaris jg ada. nah di indo knp mesti cewek cakep n seksi jd sekretaris? salah si cewek?
status toh yho,
itu nilai dan point plus harga diri pimpinan dan bos2. Terlihat dari staff-sekretaris perempuan yang berpenampilan menarik. Kudu hukumnya kek gitu. Bos bisa bangga dipuji kanan kiri kl didampingin orang2 yang cantik dan menarik, apalagi kinerjanya cekatan, komunikatif, dan gak rewel. Saya kira market niche-nya yah disini.
Lagipula, masalah HRM terkait gender, jg ujung2nya adalah kinerja.
Lapangan kerja ada untuk mereka yg berperforma SUPER, entah itu orangnya berbiji ataupun berpayudara.
btw, ada yang pernah dengar di Jerman bahwa ada kebijakan baru yang memberikan kesempatan seorang ayah untuk mengambil "cuti ayah" alias paternal leave dlm rangka mengasuh anaknya? plus kompensasi, benefit dan fasilitas terkait kesehatan keluarga? Kodrat laki2 gimana tuh kabarnya jadinya?
Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.
gw udah tau kl di jerman pekerja laki2 ada cuti ayah jg cuti m'nemani istri melahirkan, bagus kan? namanya family value
---------- Post added at 05:37 PM ---------- Previous post was at 05:35 PM ----------
masalah boss2 maunya sekretarisnya cantik n seksi, apa salah si perempuan? itu kan salah si boss yg notabene lelaki
kalau itu mah. Panggilan alam bun... Manusia sukanya lihat yang indah2... Gak cewek gak cowok, sama ajah...
Percayai apa yang ingin kau percayai
Dan hiduplah seperti apa yang kau inginkan….
hmmm ga usah jauh2 sampe jermanlahhh..
di kantor saya kalau istri melahirkan, ayahnya dapat cuti kok. 3 hari kerja.
tercantum di KKB (Kesepakatan Kerja Bersama)
Pasal 32 ttg Ijin Meninggalkan Pekerjaan dengan Upah Penuh.
iya gwe tau yaaa...pas lahiran naomi suami dapet cuti 3 hari kog. Tapi ga cuti sebulan kan kayak di jerman?![]()
yang saya amati, perusahaan lebih suka mempekerjakan perempuan karena :
1. bisa digaji lebih rendah
2. sedikit perempuan yang suka jadi tukang komplain soal besaran gaji/upah meskipun beban kerjanya berat
3. jarang pendemo buruh yang diprovokatori perempuan
4. perempuan indonesia dididik patuh kepada ortu dan suami, sehingga mempunyai atitute yang gampang diatur dan tidak berani protes ketika diperlakukan tidak adil (meskipun ngedumel di belakang)
5. perempuan bukan pencari nafkah utama dalam keluarga, sehingga perusahaan tidak perlu menambahkan tunjangan keluarga dalam gajinya
6. perempuan cenderung lebih disiplin daripada laki-laki
intinya.... menggaji karyawan perempuan itu bisa menghemat keuangan perusahaan, mengurangi gesekan antara manajemen dengan buruh, dan tetap mendapatkan hasil yang maksimal...
![]()
CAPPUCCINO AND TIRAMISU LOVER
klo kemaren kantor malah kebalik
ngerekrut 200 analis baru, SEMUA cowok
karena memang kerjaan AO itu berat dan hampir ga kenal waktu, jadi (masih) perlu cowok
Gw punya beberapa karyawan perempuan yg bertugas sebagai SPG.
Ngurusin anak buah perempuan kadang lebih ribet loh, kalo gw kasi perhatian ke yang satu, yang lain iri.
Selain itu mereka sering curhat masalah2 yang diluar pekerjaan.
Gw merasakannya dalam ranah profesi gw, yaitu guru SD.
Guru-guru SD cewek jauh lebih dominan dibandingkan guru-guru SD cowok, karena pendekatan cewek lebih personal terhadap anak-anak, sehingga lebih cocok untuk menangani anak-anak kecil setara kelas 1 SD - 4 SD yang masih membutuhkan sosok pelindung dan pembina. Sebaliknya, guru-guru SMK justru didominasi oleh cowok daripada cewek, karena pendekatan cowok lebih fungsional terhadap anak-anak, sehingga lebih cocok untuk menangani anak-anak besar yang lebih membutuhkan sosok inspirator. Dalam hal menjadi inspirator, cowok dikatakan lebih unggul daripada cewek, apalagi cowok-cowok "bad boy" yang mampu menunjukkan kharisma.
Cowok dan cewek punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ada baiknya menempatkan setiap orang pada bidang yang cocok dengannya.