أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)
gw cuma menyatakan, di dalam Al Quran tidak adaDalam forum ini tidak khusus membahas dari sudut pandang agama Islam saja bukan ?
Dan kesempatan menjelaskan kelanjutannya ada pada AsLan
kisah incest antar sesama putra-putri Adam AS.
Si Aslan mau ngomong apa dalam ajaran agamanya,
terserah dia. Tinggal loe sebagai muslim, tunjukkan
dalil kalau Adam AS mengawinkan incest sesama
putra-putrinya
menurut loe, munakahat itu Ibadah atau bukan?btw, sejak kapan Islam melarang incest ? jika tidak ada larangan maka hukumnya boleh ... <<< ini anda renungkan saja dulu sambil buka Al-Qur'an.
setahu gw, tuntunan dalam Ibadah adalah ada
nya contoh.
Ada ngga nabi dalam sejarah ajaran Islam yang
mengajarkan perkawinan incest?
---------- Post added at 07:38 PM ---------- Previous post was at 07:33 PM ----------
kisah 2 putra Adam AS
5/27
CERITAKANLAH KEPADA MEREKA KISAH KEDUA PUTERA ADAM ( HABIL DAN QABIL ) MENURUT YANG SEBENARNYA , KETIKA KEDUANYA MEMPERSEMBAHKAN KORBAN , MAKA DITERIMA DARI SALAH SEORANG DARI MEREKA BERDUA ( HABIL ) DAN TIDAK DITERIMA DARI YANG LAIN ( QABIL ) : "AKU PASTI MEMBUNUHMU !" BERKATA HABIL : "SESUNGGUHNYA ALLAH HANYA MENERIMA ( KORBAN ) DARI ORANG - ORANG YANG BERTAKWA ".
Menurut yang sebenarnya... dan tidak ada cerita
soal perkawinan incest![]()
Apakah lo sudah membaca dengan teliti isi al-Qur'an ? atau itu cuman permainan perasaan lo saja ?
Belajar agama kok kira-kira, yang pasti-pasti aja deh ...
Sudahkah lo pahami ayat QS 4:1 ?Originally Posted by Ronggolawe
nikah itu bisa ibadah dan bisa mu'amalah semata. Jika anda bertujuan memenuhi perintah agama, maka anda sedang beribadah. <<< ini bahasannya panjang lah. Saya yakin, nalar anda tidak mampu menjangkaunya, saran saya ... tanya di forum Agama Islam. Ramaikan forum Agama Islam, jangan hanya berargumen dengan kalimat "setahu gua" melulu, padahal banyak yang lo gak tau.menurut loe, munakahat itu Ibadah atau bukan?
setahu gw, tuntunan dalam Ibadah adalah ada
nya contoh.
Ada ngga nabi dalam sejarah ajaran Islam yang
mengajarkan perkawinan incest?![]()
btw, islam melarang incest kah ? sekali2 cobalah menjawab pertanyaan, jangan cuman nanya doang, katanya pinter dalam tafsir agama (walau buat konsumsi diri dan keluarganya)![]()
أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)
kenapa loe ngga membuka ilmu di sana? kalau canikah itu bisa ibadah dan bisa mu'amalah semata. Jika anda bertujuan memenuhi perintah agama, maka anda sedang beribadah. <<< ini bahasannya panjang lah. Saya yakin, nalar anda tidak mampu menjangkaunya, saran saya ... tanya di forum Agama Islam. Ramaikan forum Agama Islam, jangan hanya berargumen dengan kalimat "setahu gua" melulu, padahal banyak yang lo gak tau.
ra dakwah loe menarik gw bersedia ikut meramai
kan
DIHARAMKAN ATAS KAMU ( MENGAWINI ) IBU - IBUMU ; ANAK - ANAKMU YANG PEREMPUAN ; SAUDARA - SAUDARAMU YANG PEREMPUAN ; SAUDARA - SAUDARA BAPAKMU YANG PEREMPUAN ; SAUDARA - SAUDARA IBUMU YANG PEREMPUAN ; ANAK - ANAK PEREMPUAN DARI SAUDARA - SAUDARAMU YANG LAKI - LAKI ; ANAK - ANAK PEREMPUAN DARI SAUDARA - SAUDARAMU YANG PEREMPUAN ; IBU - IBUMU YANG MENYUSUKAN KAMU ; SAUDARA PEREMPUAN SEPERSUSUAN ; IBU - IBU ISTERIMU ( MERTUA ) ; ANAK - ANAK ISTERIMU YANG DALAM PEMELIHARAANMU DARI ISTERI YANG TELAH KAMU CAMPURI , TETAPI JIKA KAMU BELUM CAMPUR DENGAN ISTERIMU ITU ( DAN SUDAH KAMU CERAIKAN ) , MAKA TIDAK BERDOSA KAMU MENGAWININYA ; ( DAN DIHARAMKAN BAGIMU ) ISTERI - ISTERI ANAK KANDUNGMU ( MENANTU ) ; DAN MENGHIMPUNKAN ( DALAM PERKAWINAN ) DUA PEREMPUAN YANG BERSAUDARA , KECUALI YANG TELAH TERJADI PADA MASA LAMPAU ; SESUNGGUHNYA ALLAH MAHA PENGAMPUN LAGI MAHA PENYAYANG .btw, islam melarang incest kah ? sekali2 cobalah menjawab pertanyaan, jangan cuman nanya doang, katanya pinter dalam tafsir agama (walau buat konsumsi diri dan keluarganya)
gw menunggu tafsiran loe yang menyatakan ayat
tersebut tidak menunjukkan Islam melarang Incest![]()
أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)
ayat QS 4:1 lo gak baca apa ?
semua sumber hukum Islam itu diambil dari Al-Qur'an dan Al-Hadits. jadi apa yang dilarang / diperintahkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya saat itu dan selanjutnya kerjakan. Tidak ada suatu hukum sejak ditetapkan ditarik ke belakang untuk menghukumi perbuatan masa silam.
Semua hukum, berlaku sejak ditetapkan sampai kepada masa depan, tidak termasuk masa lampau.
So ... sejak masa / waktu belum turunnya ayat ayng lo copas, maka tidak ada ketentuan tsb. Kecuali lo bisa hadirkan dimari ayat atau hadits yang menyatakan bahwa incest dilarang sejak jaman Adam.
Btw, lo pikir anak-anak Nabi Adam as dikawinkan sama monyet atau manusia purba sehingga berkembang menjadi manusia modern seperti sekarang ... ?![]()
أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)
أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)
Maksa lagi, ketiadaan informasi soal nabi mana atau umat mana dari turunan adam as yang masih incest tidak menutup hukum bolehnya incest diantara keturunan Nabi Adam as (emang semua turunan Adam as jadi Nabi semua ?)
Dan kalau incets dilarang sejak sebelum QS 4:23 turun, trus buat apa ayat tsb turun lagi ?
Sekedar mengingatkan hukum tsb ? trus sebelumnya larangan incest diayat mana disebutkan ? gak ada ? hukumnya boleh, SEBELUM QS 4:23 turun. Simple, lo tanya sama atheis soal keberlakuan hukum secara umum juga boleh, paling lo yang digoblok-goblokin ...
kalau hukum tidak ada (baik hukum positif, agama, adat), apa mungkin ada pelanggaran hukum ... ?![]()
أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)
sulit banget ngakuin keyakinan loe soal incest cu
ma kabar Israiliyat ya, bro
Emangnya di Injil Isa, Allah ngga melarang makanDan kalau incets dilarang sejak sebelum QS 4:23 turun, trus buat apa ayat tsb turun lagi ?
Sekedar mengingatkan hukum tsb ? trus sebelumnya larangan incest diayat mana disebutkan ? gak ada ? hukumnya boleh, SEBELUM QS 4:23 turun. Simple, lo tanya sama atheis soal keberlakuan hukum secara umum juga boleh, paling lo yang digoblok-goblokin ...
kalau hukum tidak ada (baik hukum positif, agama, adat), apa mungkin ada pelanggaran hukum ... ?![]()
babi bro? Kok dilarang lagi oleh Al Quran?
Munakahat itu Ibadah, bro, kalau bukan, ngapain
Allah secara khusus mencarikan istri bagi Adam.
Kenapa pula Muhammad harus menikahi mantan
istri Zaid bin Haritsah, kalau bukan ada tuntunan
yang harus dicontoh oleh kita umatnya.
Jadi monggo, loe ajukan pernikahan Incest yang
dicontohkan Nabi/keluarga Nabi dari sumber Islam,
bukan Israiliyat.
ooo baru tau gue nih
ternyata hukum dalam quran tidak berlaku surut ya ?
![]()
![]()
kalo surat al ikhlas gimana ya ?
kapan turunnya ?
katakanlah Allah itu ahad
apakah sebelum turun ayat quran itu Allah nya gak ahad ?
atau ada yg berlaku surut, ada juga yang nggak berlaku surut ?
aturannya gimana tuh ?
![]()
@AsLan cs
Sebenarnya masalahnya sederhana, kaum kitab suci cukup mengatakan kami mengimani bahwa manusia berawal dari Adam yg juga manusia seperti terlihat sekarang ini dan Adam diciptakan langsung oleh tuhan dari tanah. Titik. Jadi tidak perlu memaksakan diri utk mengatakan teori evolusi tidak benar dsb utk mendukung keimanan tsb. Sebab bagaimana jalur nenek moyang manusia terjelaskan dalam teori evolusi hanyalah masalah waktu. Juga bagaimana penjelasan awal mula kehidupan muncul adalah masalah waktu. Saintis sekarang sudah mampu membuat DNA sintetis dan sel sintetis. Sel sintetis tsb pun mampu membelah diri membentuk koloni. Artinya saintis sudah mampu menciptakan kehidupan, dimana bagi kaum kitab suci itu hanya bisa dilakukan oleh tuhan.
![]()
@purba:
Yng menjadi kekawatiran (baca ketakutan) kaum agamawan
dlm hal ini yng menentang keras apapun hasil kerja iptek adalah
ketika hal tsb dianggap bersinggungan/menggerus apa yng disebut
sbg otoritas tuhan. Dng begitu doktrin2 kaku n pemahaman
kolot yng tak kenal kompromi akan berang/defense karenanya.
Padahal klo mao sedikit "open mind", terkadang itu hanya masalah
kesalah pahaman/ketidak mengertian belaka. Buah dari pemahaman
tak kritik (baca dogma/pemahaman sakralisasi)![]()
mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito
kalau pembuktian hal2 tersebut memang "tinggal menunggu waktu" artinya kamu mengakui bahwa semua itu belum terbukti ?
percaya pada yg belum terbukti itu kan Iman, kamu beriman ?
Eh sekalian nanya buat yg muslim dong, ayat yang membatasi poligami hanya 4 istri itu diturunkan kapan ya ?
sebelum ayat itu datang bolehkah menikah lebih dari 4 istri ?
Last edited by AsLan; 04-01-2012 at 07:53 PM.
yng kyk gini mending dibikinkan thread tersendiri sajalahOriginally Posted by Aslan
biar nanti direspon oleh rekan2 yng berminat
jgn menjadikan thread ini melebar gak karuan
dari evolusi menuju incest trus poligami trus apalagi?![]()
mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito