wahaha ....
bisa aja neh sedge
dlm diskusi/debat spt ini
sebuah kesepakatan tdk selalu barti semuanya bersepakat pada satu hal
sepakat untuk tidak sepakat (tetap berpegang pada masing2 pendapatnya)
itu juga buah kesepakatan![]()
mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito
kalau saya memahami Allah menciptakan sesuatu ga asal aja. ada hitungannya.
jadi ga asal kun fayakun. di dalamnya ada sistem.
dia pencipta sistem itu.
sains mempelajarinya. selama sains blm menemukan jawaban nya. kita cukup mengimaninya.
tapi ga berarti jadi orang pekak ga mau baca dan malas menggunakan otaknya
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
Sains berusaha mengenal kebenaran, jadi nilai sains dibawah kebenaran.
Allah pencipta kebenaran, jadi semua kebenaran dibawah Allah.
Kalau Allah mencipta sesuatu langsung jadi dan mencipta yang lainnya dengan proses, bolehkah kita mempersalahkan Allah dan berkata "Allah, kamu gak boleh gitu dong, semuanya kan harus ada prosesnya..."
Setahu saya, hati2 dengan filosofi "semua pasti..."
misalnya kalimat "semua pasti melalui proses"
biasanya filosofi "semua pasti..." akan menuju self destruction"
Ini kisah sir Herbert Spencer, seorang filsuf besar yg sangat dihormati.
kembali ke topik,dalam suatu seminar, sir Herbert Spencer mengatakan "tidak ada yg absolute didunia ini"
lalu seorang pemuda berdiri dan bertanya, apakah anda yakin tidak ada yg absolut di dunia ini?
sir HS mengangguk dan berkata yakin
si pemuda itu bertanya lagi, apakah pendapat anda itu pasti absolut benar ?
kali ini sir HS tidak bisa tersenyum dan tidak bisa menjawab
secara logika, tidak mungkin semua hal harus melalui proses, karena tetap harus ada sebab pertama yaitu Tuhan.
itu karena kita melihat bahwa alam semesta ini tidak punya logika yg cukup untuk memulai dirinya sendiri.
namun ada hal yang tidak butuh penyebab, yaitu Tuhan.
maka kalau yang satu butuh penyebab, yang satu tidak butuh penyebab, maka logikanya adalah yang butuh penyebab itu pasti disebabkan oleh yang tidak butuh penyebab, dengan kata lain alam semesta ini pasti diciptakan oleh sang pencipta.
saat Allah menciptakan alam semesta, alam tidak diciptakan dari yang lain karena yang lain itu belum ada.
saat itu sudah pasti kun fa ya kun, tidak ada logika lain yang bisa membantah hal ini.
lalu kalau Allah mencipta alam semesta dengan mendadak, tentu logikanya Allah juga bisa menciptakan hal lain secara mendadak.
Last edited by AsLan; 30-12-2011 at 07:38 PM.
justru loe yang menjadikan Allah sebagai zat yang
plin-plan
21/16
DAN TIDAKLAH KAMI CIPTAKAN LANGIT DAN BUMI DAN SEGALA YANG ADA DI ANTARA KEDUANYA DENGAN BERMAIN - MAIN .
44/38
DAN KAMI TIDAK MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI DAN APA YANG ADA ANTARA KEDUANYA DENGAN BERMAIN - MAIN .
23/115
MAKA APAKAH KAMU MENGIRA , BAHWA SESUNGGUHNYA KAMI MENCIPTAKAN KAMU SECARA MAIN - MAIN ( SAJA ) , DAN BAHWA KAMU TIDAK AKAN DIKEMBALIKAN KEPADA KAMI ?
[/quote]
Gw yakin seyakin2nya kalo Allah itu Maha Adil.Lu enggak ya? Astagfirullah.
Tapi keadilan Allah itu belum tentu bias di cerna otak kita sbg manusia biasa.[/quote]
yang gw ragukan itu Allah versi loe yang loe definisi
kan sebagai zat yang plin-plan
kalau keadilan Allah tidak bisa dicerna oleh manusia
biasa, maka buat apa Allah menurunkan Alquran se
bagai pedoman bagi manusia, kalau keadilan yang
dikandung dalam Alquran tidak bisa dicerna oleh ma
nusia.
loe lupa, Allah menurunkan hukum-hukumnya, AlamLu jgn menempatkan Allah , tindakan Allah itu seperti manusia dong. Apakah tindakan Allah harus berdasarkan hukum2 manusia yg lu yakini slama ini?
mentaati hukum-hukum tersebut, termasuk dalam
proses evolusi
loe ngomong apa nih?Allah capek, Allah makan Allah tidur dan berpikir sebagaimana manusia?begitu??
Ya enggaklah.
lagi ngigau?
keknya loe yang harus istighfar karena telahStop picturing Kemanusiaan sebagai Ketuhanan. Jangan terlalu GR lah jadi manusia.
atau lu mau melarang Allah utk bertindak mengenai sesuatu apabila hal2 itu tidak sesuai dgn hukum Alam?
Mumpung hari jumat..istigfaaarr gihhhh!
menjadikan Allah sebagai zat yang plin-plan
15/19
DAN KAMI TELAH MENGHAMPARKAN BUMI DAN MENJADIKAN PADANYA GUNUNG - GUNUNG DAN KAMI TUMBUHKAN PADANYA SEGALA SESUATU MENURUT UKURAN .
15/21
DAN TIDAK ADA SESUATUPUN MELAINKAN PADA SISI KAMI - LAH KHAZANAHNYA ; DAN KAMI TIDAK MENURUNKANNYA MELAINKAN DENGAN UKURAN YANG TERTENTU .
23/18
DAN KAMI TURUNKAN AIR DARI LANGIT MENURUT SUATU UKURAN ; LALU KAMI JADIKAN AIR ITU MENETAP DI BUMI , DAN SESUNGGUHNYA KAMI BENAR - BENAR BERKUASA MENGHILANGKANNYA .
25/2
YANG KEPUNYAAN - NYA - LAH KERAJAAN LANGIT DAN BUMI , DAN DIA TIDAK MEMPUNYAI ANAK , DAN TIDAK ADA SEKUTU BAGI - NYA DALAM KEKUASAAN ( NYA ) , DAN DIA TELAH MENCIPTAKAN SEGALA SESUATU , DAN DIA MENETAPKAN UKURAN - UKURANNYA DENGAN SERAPI - RAPINYA .
54/49
SESUNGGUHNYA KAMI MENCIPTAKAN SEGALA SESUATU MENURUT UKURAN .
yang gw anggap ragukan itu tafsiran loe tentang
Lu nganggep apabila Allah hanya “Aku” maka dia tidak adil? Keadilan Allah hanya dia yang tahu. Kita bisa mengetahui cuman sedikit, atau kemudian hari, atau apabila Allah mengizinkan.Yang bisa kita lakukan hanya berprasangka baik kepada Allah.
Allah saat saat IA menggunakan kata "Aku"
kekeke... loe ngga punya argumen yang logis, ya?Aneh rasanya, seorang Ronggolawe yg koar2 utk berprasangka baik kepada sesama manusia di FORUM GOSIP , ternyata NGGAK BISA BERPRASANGKA BAIK TERHADAP TUHANNYA SENDIRI.
Walah…untung gw ga pernah kemakan kata2nya dia. Ternyata aslinya begini.
loe ngomong apa nih? hubunganya dengan AllahKisah Nabi Ibrahim mengenai Allah:
"Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku". QS. Asy Syu'ara: 80.
Dalam ayat ini Nabi Ibrahim 'alaihissalam tidak mengatakan: "Dan jika Allah menjadikanku sakit", tetapi beliau berkata: "Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku".
yang loe anggap plin-plan apa?
yakin loe itu rahasia Allah? dalil loe apa?Knock!knock! prasangka baik itu namanyaaaa *
Soal mengapa Iblis Jahat, mengapa manusia tidak diciptakan seperti Adam dan Isa, itu salah satu bentuk rahasia Allah. Kita hanya dituntut untuk mengimaninya, bahwa hal-hal tersebut merupakan takdir Allah Ta'ala yang Maha Adil dan Maha Hakim (Bijaksana, meletakkan sesuatu pada tempatnya).
38/74
KECUALI IBLIS ; DIA MENYOMBONGKAN DIRI DAN ADALAH DIA TERMASUK ORANG - ORANG YANG KAFIR
semua manusia lahir dengan sifat sombong, tinggal
loe mau mengendalikan sifat sombong itu atau mau
ngikut Iblis yang memperturutkan kesombongan
Jadi masih rahasia ya?
kapan gw mempertanyakan Allah yang gw imani?Selain itu Allah telah memberikan pengarahan kepada kita, untuk tidak memasukkan diri kita di dalam pertanyaaan-pertanyaan seperti ini dan hendaklah kita tunduk dan menyerahkan diri, tetapi tetap berusaha. Allah berfirman:
(لا يُسْأَلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْأَلُونَ) [الأنبياء:23]
Artinya: "Dia (Allah) tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya, dan merekalah yang akan ditanyai". QS. Al Anbiya': 23.
gw cuma mempertanyakan dasar loe menjadikan
Allah sebagai zat yang plin-plan
dah lah, loe belajar logika berfikir yang obyektifRonggo, drpd lu mencari kelemahan Tuhan dgn bertanya2 sesuatu yg menjadi hak Allah, lebih baik elu prepare buat menjawab pertanyaan Tuhan nanti. Jangan sampai elu masuk ke golongan orang2 yang sombong. Naudzubillah .
![]()
dan jujur dulu, dah.... afala ta'qiluun?
itu kan menurut loe, yang ngga ada buktinya
menurut loe kenapa Tuhan yang loe imani musti
mengorbankan putranya untuk menghapus dosa
manusia, kenapa ngga langsung dihapus saja?
bukannya dalam ajaran agama loe yang loe imani,
pengorbanan Yesus sang Putra, lebih besar nilai
nya dibandingkan penciptaan Adam atau kelahiran
Yesus itu sendiri
kenapa Tuhan loe memilih berproses dalam perkara
yang luar biasa itu?
loe tahu analogi yang "mendekati" Tuhan dalam persecara logika, tidak mungkin semua hal harus melalui proses, karena tetap harus ada sebab pertama yaitu Tuhan.
itu karena kita melihat bahwa alam semesta ini tidak punya logika yg cukup untuk memulai dirinya sendiri.
namun ada hal yang tidak butuh penyebab, yaitu Tuhan.
samaan matematika? jawabnya "~"
silahkan loe melakukan operasi normal dengan "~"
hasilnya pasti error
jadi, kamsud loe Allah cuma mampu bikin satumaka kalau yang satu butuh penyebab, yang satu tidak butuh penyebab, maka logikanya adalah yang butuh penyebab itu pasti disebabkan oleh yang tidak butuh penyebab, dengan kata lain alam semesta ini pasti diciptakan oleh sang pencipta.
saat Allah menciptakan alam semesta, alam tidak diciptakan dari yang lain karena yang lain itu belum ada.
saat itu sudah pasti kun fa ya kun, tidak ada logika lain yang bisa membantah hal ini.
lalu kalau Allah mencipta alam semesta dengan mendadak, tentu logikanya Allah juga bisa menciptakan hal lain secara mendadak.
alam semesta ya![]()
di agama sebelum kristen, yaitu hindu dan buddha dikenal adanya karma
sekilas aja, karma itu buah perbuatan manusia di dunia
di agama selanjutnya, kristen, di ajarkan bahwa karma bisa dihapus
tapi istilah karma ini diganti dengan dosa (mungkin agar di agama selanjutnya mudah dilanjutkan pelajarannya, jadi istilahnya disamain dulu)
tapi pada kenyataannya dosa ini tidak dihapus, tapi hanya dipindahkan, alias pertanggungjawabannya dialihkan saja
yang bisa melakukan tugas 'penghapusan' ini cuma manusia selevel Yesus (level manusia yang sudah menjadi cermin Tuhan)
dalam islam manusia selevel yesus ini disebutkan, dengan mata-Mu aku melihat, dengan kaki-Mu aku berjalan, dengan lidah-Mu aku bicara
jadi turunnya agama dr awal sampai dengan islam itu ada benang merahnya, ada pembelajaran bagi manusia
pembelajaran apa ? pembelajaran kenal dengan Tuhan
Aku adalah khazanah tersembunyi, Aku ciptakan mahluk agar Aku dikenal
@aslan
coba lu baca ulang posting gw. ga ada nyebut pasti.
yang nambahin kata pasti itu lu sendiri. jangan sembarangan nambah kata2 orang dong.
kit bahas soal evolusi baca judulnya baik2. napa lu ngalor ngidul bahas soal ketuhanan dan asal mula tuhan ?
tuhan menciptakan alam dengan ritme. kita bisa mempelajari. itu kalau mau. kalau apa2 dihubungkan ke klenik ya gpp juga pilihan masing2
toh yang percaya ponari banyak. tapi jangan larang orang memilih jalur sains melalui kedokteran ketika ingin berobat.
dan biarlah sains mempelajari asal mula alam dengan perangkat yang dia miliki. ga semua orang memilih percaya sim salabim.
kun fayakun yang aku tahu sehubungan dengan penciptaan adalah bagaimana tuhan bisa menciptakan hitungan luar biasa untuk keberadaan alam semesta
analogi sedikit. ketika kita berdoa menjadi kaya, tidak berarti tuhan tiba2 menjatuhkan uang dari langit. kita tetap harus berproses mendapatkan uang itu. yang kita harapkan diberi tuhan adalah petunjuk atas pilihan proses yang terbaik untuk dapat harta yang berkah dan banyak. intinya ga ada yang sim salabim
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
berhubung gue udah ketinggalan berhalaman2....
mau nanya dunk,
menurut Injil proses penciptaan gimana?
menurut Al qur'an keknya udah banyak neh disini
menurut al qur'an sama injil ada pertentangan gak mengenai penciptaan dan kisah adam ke bumi?
Kitab suci Kristen (juga yahudi dan islam) dengan jelas mengatakan bahwa manusia berbeda dari binatang, maka tidak mungkin manusia keturunan binatang.
Saat Tuhan mencipta binatang dan seluruh alam lainnya, Ia berkata bahwa semua itu baik adanya.
Tapi saat Tuhan mencipta manusia, Ia berkata bahwa ciptaan yang ini sangat baik.
Tubuh manusia terbuat dari debu dan abu, sama dengan mahluk hidup lainnya, tapi Tuhan menghembuskan nafasNya kepada manusia sehingga manusia hidup, hembusan nafas Tuhan tidak terjadi pada binatang.
Yang paling penting adalah, dikatakan di kitab suci bahwa manusia dicipta menurut PETA dan TELADAN Allah, artinya manusia merupakan gambaran dari Sang Pencipta itu sendiri, maka manusia punya sifat2 Tuhan yaitu Moral, Hukum dan Agama, hal ini tidak terjadi pada binatang.
Manusia juga berbeda dari binatang karena manusia diberi hak dan tugas yang berbeda yaitu untuk memiliki dan membudidayakan alam ciptaan Tuhan, manusia dicipta untuk menjadi wakil Tuhan dalam menguasai dan memerintah alam semesta.
Maka jangan heran kalau manusia terus maju dalam teknologi dan pengetahuan, sementara simpanse dari jaman purba sampai sekarang masih tetap sama.
---------- Post added at 12:06 PM ---------- Previous post was at 11:57 AM ----------
trus kenapa dikau memastikan bahwa manusia pasti berasal dari proses evolusi binatang->manusia ?
kalau memang belum pasti dan belum terbukti, maka itu bukan science.
maka kalau ada orang yg tidak mau menerima hal2 yang belum pasti, orang tersebut jangan di judge sebagai orang yang tidak scientific.
sante aja dong sis.[COLOR="Silver"]
---------- Post added at 12:09 PM ---------- Previous post was at 12:06 PM ----------
lah yang ngomong gitu siapa?siapa yang pastikan? posisi ku juga bertanya dan sementara jawabannya yang paling mendekati ya evolusi.
yang aku simpulkan dari teman2 yang lebih percaya teori kreationis adalah tidak mau open mind ketika diberikan pengetahuan. lalu bolak balik nanya ga penting yang sudah dijelaskan sebelumnya.
intinya ga mau belajar. males baca apapun yang beda ama pendapatnya. diskusi dan sains mati untuk orang2 kayak gini.
mending lanjuti percaya klenik aja
lu baca posting gw *kalo mau
yang gw tahu sehubungan dengan mutasi gen. pelan2 tapi pasti ada mutasi perubahan dlsb. bayangkan proses jutaan tahun ada perubahan semacam itu.
dan tulis dengan jelas apa salahnya belajar evolusi dan masalah genetika dari sudut pandang agama kalau memang itu haram sampe2 orang yang belajar ini dihukumi kafir
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
wah gw gak ngerti deh kalo masalah kafir mengkafir kan, di gereja gw malah orang2 dianjurin belajar teori evolusi dan semua bantahannya.
mengenai mutasi gen, kan gw duah bilang berkali2 diulang2 bahwa mutasi gen itu science dan diterim baik oleh kristen.
yang gak diterima adalah hal2 yang gak terbukti seperti mutasi gen bertingkat2 sampai mengubah suatu species menjadi species lain, hal2 semacam ini kan sudah loncat dari yg terbukti kemudian mempercayai yang tak terbukti.
@AsLan cs
Tuhan meniupkan ruh pada manusia. Apakah pada hewan tidak? Jadi apa yg menghidupkan hewan?
Tuhan menciptakan manusia menurut rupa tuhan. Bukankah anatomi kera juga sama dengan manusia, hanya manusia lebih guantheng dan chuantik dibandingkan kera? Jadi menurut rupa siapa tuhan menciptakan kera?
Quran mengatakan hewan dicipakan dari air, bagaimana dengan Bible?
Adam dan Hawa berawal sekitar 7000an tahun yg lalu, sementara homo-erectus sudah ada jauh lebih dari itu, apakah homo-erectus masuk klasifikasi hewan? Atau Bible menolak eksistensi homo-erectus?
Spesies adalah istilah yg dibuat utk keperluan klasifikasi makhluk hidup. Apakah tuhan menciptakan spesies? Apakah dalam waktu bersamaan atau berbeda-beda?
Dinosaurus pernah menghuni Bumi. Bagaimana informasi terkait dinosaurus di dalam Bible, apakah ada? Apakah ente menerima eksistensi dinosaurus meski tidak disebutkan di dalam Bible?
Masih banyak lagi pertanyaan2 ttg keragaman hayati, tapi itu dulu deh...![]()
tenang pur, gw berusaha jawab satu persatu.
Tuhan menghembuskan Roh kepada manusia, tapi tidak kepada hewan.
artinya hewan punya roh juga tapi bukan roh yang dihembus langsung dari Allah.
di kitab Ratapan yang diwahyukan lewat Salomo, disebut Roh manusia menuju ke atas, roh binatang menuju ke bawah, artinya ada perbedaan kualitas antara roh hewan dan manusia.
Manusia diciptakan menurut Rupa Tuhan, hal ini tidak merujuk rupa fisik karena Allah adalah Roh, jadi Roh manusia yg serupa dengan Tuhan.
Bentuk tubuh manusia, hewan, tumbuhan dan berbagai macam lainnya dicipta menurut kreatifitas Allah.
Mengenai penciptaan dari air sih tidak ada di bible, yang ada disinggung sedikit adalah tubuh manusia dicipta dari tanah, intinya setiap sell tubuh manusia itu 100% fisik, terbuat dari unsur2 yang sama dengan binatang, tumbuhan dll
Mengenai nenek moyang manusia, kita tidak percaya manusia berasal dari species lain selain manusia.
Manusia adalah keturunan sepasang manusia, Adam dan Hawa.
Istilah species memang dibuat dalam ilmu Taksonomi, kitab suci menggunakan istilah "jenis" di kitab kejadian tertulis Tuhan mencipta mahluk hidup menurut jenisnya masing2.
Apakah "jenis" ini sesuai dengan species ? bisa ya bisa tidak, tapi kita berusaha berkomunikasi dengan baik sehingga tidak apa2 untuk saling meminjam istilah.
Pada dasarnya kitab suci selaras dengan science koq, cuma pemahaman manusia yg sering kali kurang sehingga membuat pertentangan antara keduanya.
Kitab suci kristen ditulis dalam rentang waktu yang sangat lama, mungkin 3000 tahun lebih dari kitab tertua sampai itab termuda.
Kitab tertua, yaitu kitab Ayub pernah menyinggung dinoasurus yang namanya Bahemoth, silahkan di google sendiri karena saya tidak sempat riset, cuma seingat saya saja.
Kitab kejadian juga menulis tentang manusia2 raksasa yang tingginya lebih dari 3 meter dan berjari 6, inilah nenek moyang orang palestine yang kini sudah punah.
Setuju !
Setuju.Originally Posted by AsLan
Sesuatu yang masih merupakan hipotesa (kesimpulan sementara berdasarkan data yang ada), maka belum mencapai tingkat kebenaran mutlak. Sedangkan apa yang tersurat dalam kitab suci secara jelas, maka ia mutlak benar.
Dalam Islam, ada kaidah fiqh yang berbunyi : Yang sudah yakin tidak bisa digantikan dengan yang masih merupakan dugaan/kira-kira.
أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)
Sejauh ini dalam science, yang mutlak itu C, nilai
kecepatan cahaya dalam ruang hampa
jadi diluar itu loe harus tolak dong, kalau loe kon
sisten
betewe, kalau Teori Evolusi statusnya kira-kira,
yang Teori/hukum yang sudah pasti apa dong?
Terus kalau Teori Evolusi memberi manfaat lewat
produk-produk turunan bidang genetika, pemulia
an, pemetaan DNA dll, maka hukum yang sudah
pasti itu memberi manfaat apa?
berat jenis baja, dalam ilmu teknik itu 7850 kg/m3 <<< dianggap sesuatu yang pasti saat ini. Dan semua fabrikan baja menggunakan faktor besaran tsb untuk menghitung berat profil baja per-m1.
Dalam perhitungan daya dukung tanah, ada sedikitnya 3 metode hitung yang ke-3 nya sama2 dijadikan rujukan dan walau hasilnya beda-beda. Saya diajarin untuk memilih angka daya dukung tanah yang terkecil, karena angka kecil akan membuat desain struktur lebih kuat dibanding dengan daya dukung besar yang akan membuat desain struktur lebih kecil
Yang lo jadiin pembanding apa ? <<< faktor desain bangunan yang aman
trus yang anda akan jadikan pembanding apa ?
Jika tidak ada pembanding, maka hasil yang diperolah adalah benar (dugaan kuat) <<< ini yang dipakai.
أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)
keknya waktu SMA, loe pasti pernah belajar ten-
tang angka penting deh
dan seingat gw, digunakan istilah angka penting,
karena ada angka tidak penting, meski terhitung
dalam pengukuran....
jadi 7850kg/m^3 seberapa mutlak angka itu?
sekarang Teori Evolusi, mau loe bandingkan de
trus yang anda akan jadikan pembanding apa ?
Jika tidak ada pembanding, maka hasil yang diperolah adalah benar (dugaan kuat) <<< ini yang dipakai.
ngan apa? Teori Creationis yang cuma menunggu
Teori Evolusi melakukan revisi, lalu menyerangnya
sebagai kegagalan total Teori Evolusi?![]()
mutlak ya mutlak, gak ada tingkatannya. Soal angka dibelakang koma itu tidaklah penting, karena yang diambil adalah pembulatannya.
Yang jelas, lo buka tabel berat baja, semua mengambil faktor pengali ke angka tsb. Paling gampang lo buka table berat besi baja diameter 10mm. tanpa gua melihat tabel, gua tau berat per-m1 nya dengan faktor pengali 7850kg/m3.
Klo lo mau bandingin teori evolusi Darwin (soal moyang manusia) dengan informasi al-Qur'an yang diyakini benar, ya menang al-Qur'an lah. Karena yang 1 sumber dan informasinya meyakinkan dan yang 1 sumber dan informasinya meragukan. Mana ada dalam dunia ini sesuatu yang sudah yakin benar digantikan dengan yang masih meragukan alias kira-kira ?Originally Posted by Ronggolawe
Soal keragaman hayati, al-Qur'an tidak menjelaskan secara detail soal pengelompokan hewan selain membagi kedalam 3 kategori, berjalan di atas 2 kaki, perut, dan 4 kaki. <<< ini menurut sains juga bener, hanya saja sains tidak mengelompokkan hewan dalam pembagian besar seperti itu, tapi pakai pembagian vertebrata dan avertebrata. <<< bertentangan tidak dengan al-Qur'an ? bertentangan ... tapi tidak terlarang.
Kenapa ? karena maslah pembagian kelompok tsb bukan merupakan sesuatu yang wajib, tetapi sekedar berita/informasi semata BUKAN untuk menetapkan hukum.
Saya kira jelaslah. Klo masih gak jelas, gua nyerah lah ... mungkin orang lain yg bisa ngasih penjelasan (tafsiran) ke elo, lebih baik dari gua.
Hadakallah.
أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)
yang penting loe sepakat, bahwa loe mempercayaimutlak ya mutlak, gak ada tingkatannya. Soal angka dibelakang koma itu tidaklah penting, karena yang diambil adalah pembulatannya.
Yang jelas, lo buka tabel berat baja, semua mengambil faktor pengali ke angka tsb. Paling gampang lo buka table berat besi baja diameter 10mm. tanpa gua melihat tabel, gua tau berat per-m1 nya dengan faktor pengali 7850kg/m3.
sesuatu yang belum mencapai tingkat kebenaran
mutlak
eh, mutlak itu ada tingkatnya atau tidak sih? kok
loe berubah-ubah
masa sih? terus dekapoda, kaki seribu, ngga masuk
Soal keragaman hayati, al-Qur'an tidak menjelaskan secara detail soal pengelompokan hewan selain membagi kedalam 3 kategori, berjalan di atas 2 kaki, perut, dan 4 kaki. <<< ini menurut sains juga bener, hanya saja sains tidak mengelompokkan hewan dalam pembagian besar seperti itu, tapi pakai pembagian vertebrata dan avertebrata. <<< bertentangan tidak dengan al-Qur'an ? bertentangan ... tapi tidak terlarang.
pengelompokan hewan ya?![]()