Page 6 of 12 FirstFirst ... 45678 ... LastLast
Results 101 to 120 of 227

Thread: Evolusi Dipandang Dari Sisi Agama

  1. #101
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    Quote Originally Posted by spears View Post
    Ah senangnya semua sudah sepakat

    Soal penciptaan manusia sudah dibahas bukan? Adam ma Isa pake Kun Fayakun. Kalo yg lain pake proses biologi.

    kata siapa semua sepakat ? main sepakat aje...



    penciptaan adam kaga kunfayakun
    penciptaan isa, ane blm tau, blm nanya ke Mursyid nih


  2. #102
    wahaha ....
    bisa aja neh sedge


    dlm diskusi/debat spt ini
    sebuah kesepakatan tdk selalu barti semuanya bersepakat pada satu hal
    sepakat untuk tidak sepakat (tetap berpegang pada masing2 pendapatnya)
    itu juga buah kesepakatan
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  3. #103
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    kalau saya memahami Allah menciptakan sesuatu ga asal aja. ada hitungannya.
    jadi ga asal kun fayakun. di dalamnya ada sistem.
    dia pencipta sistem itu.
    sains mempelajarinya. selama sains blm menemukan jawaban nya. kita cukup mengimaninya.
    tapi ga berarti jadi orang pekak ga mau baca dan malas menggunakan otaknya
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  4. #104
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by cha_n View Post
    kalau saya memahami Allah menciptakan sesuatu ga asal aja. ada hitungannya.
    jadi ga asal kun fayakun. di dalamnya ada sistem.
    dia pencipta sistem itu.
    sains mempelajarinya. selama sains blm menemukan jawaban nya. kita cukup mengimaninya.
    tapi ga berarti jadi orang pekak ga mau baca dan malas menggunakan otaknya
    Sains berusaha mengenal kebenaran, jadi nilai sains dibawah kebenaran.
    Allah pencipta kebenaran, jadi semua kebenaran dibawah Allah.

    Kalau Allah mencipta sesuatu langsung jadi dan mencipta yang lainnya dengan proses, bolehkah kita mempersalahkan Allah dan berkata "Allah, kamu gak boleh gitu dong, semuanya kan harus ada prosesnya..."

    Setahu saya, hati2 dengan filosofi "semua pasti..."
    misalnya kalimat "semua pasti melalui proses"
    biasanya filosofi "semua pasti..." akan menuju self destruction"

    Ini kisah sir Herbert Spencer, seorang filsuf besar yg sangat dihormati.

    dalam suatu seminar, sir Herbert Spencer mengatakan "tidak ada yg absolute didunia ini"

    lalu seorang pemuda berdiri dan bertanya, apakah anda yakin tidak ada yg absolut di dunia ini?
    sir HS mengangguk dan berkata yakin

    si pemuda itu bertanya lagi, apakah pendapat anda itu pasti absolut benar ?

    kali ini sir HS tidak bisa tersenyum dan tidak bisa menjawab
    kembali ke topik,

    secara logika, tidak mungkin semua hal harus melalui proses, karena tetap harus ada sebab pertama yaitu Tuhan.

    itu karena kita melihat bahwa alam semesta ini tidak punya logika yg cukup untuk memulai dirinya sendiri.
    namun ada hal yang tidak butuh penyebab, yaitu Tuhan.

    maka kalau yang satu butuh penyebab, yang satu tidak butuh penyebab, maka logikanya adalah yang butuh penyebab itu pasti disebabkan oleh yang tidak butuh penyebab, dengan kata lain alam semesta ini pasti diciptakan oleh sang pencipta.

    saat Allah menciptakan alam semesta, alam tidak diciptakan dari yang lain karena yang lain itu belum ada.

    saat itu sudah pasti kun fa ya kun, tidak ada logika lain yang bisa membantah hal ini.

    lalu kalau Allah mencipta alam semesta dengan mendadak, tentu logikanya Allah juga bisa menciptakan hal lain secara mendadak.
    Last edited by AsLan; 30-12-2011 at 07:38 PM.

  5. #105
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by spears View Post
    hah? yakin lu Allah nggak berlaku suka2 dia? yakin? jadi kamu meragukan Kekuasaan Allah? pemilihan siapa yg jadi Nabi siapa yg jadi Rasul, menurut gw, suka2nya Dia. siapa yg masuk surga, siapa yg masuk Neraka juga suka2nya dia.dan gw nggak akan mempertanyakan kenapa dia memilih Nabi Muhammad yang jadi Rasul bukan Ronggolawe.dan itu beyond pemikiran dan akal kita sebagai manusia.
    justru loe yang menjadikan Allah sebagai zat yang
    plin-plan

    21/16
    DAN TIDAKLAH KAMI CIPTAKAN LANGIT DAN BUMI DAN SEGALA YANG ADA DI ANTARA KEDUANYA DENGAN BERMAIN - MAIN .

    44/38
    DAN KAMI TIDAK MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI DAN APA YANG ADA ANTARA KEDUANYA DENGAN BERMAIN - MAIN .

    23/115
    MAKA APAKAH KAMU MENGIRA , BAHWA SESUNGGUHNYA KAMI MENCIPTAKAN KAMU SECARA MAIN - MAIN ( SAJA ) , DAN BAHWA KAMU TIDAK AKAN DIKEMBALIKAN KEPADA KAMI ?
    [/quote]

    Gw yakin seyakin2nya kalo Allah itu Maha Adil.Lu enggak ya? Astagfirullah.
    Tapi keadilan Allah itu belum tentu bias di cerna otak kita sbg manusia biasa.[/quote]
    yang gw ragukan itu Allah versi loe yang loe definisi
    kan sebagai zat yang plin-plan

    kalau keadilan Allah tidak bisa dicerna oleh manusia
    biasa, maka buat apa Allah menurunkan Alquran se
    bagai pedoman bagi manusia, kalau keadilan yang
    dikandung dalam Alquran tidak bisa dicerna oleh ma
    nusia.

    Lu jgn menempatkan Allah , tindakan Allah itu seperti manusia dong. Apakah tindakan Allah harus berdasarkan hukum2 manusia yg lu yakini slama ini?
    loe lupa, Allah menurunkan hukum-hukumnya, Alam
    mentaati hukum-hukum tersebut, termasuk dalam
    proses evolusi
    Allah capek, Allah makan Allah tidur dan berpikir sebagaimana manusia?begitu??

    Ya enggaklah.
    loe ngomong apa nih?
    lagi ngigau?

    Stop picturing Kemanusiaan sebagai Ketuhanan. Jangan terlalu GR lah jadi manusia.
    atau lu mau melarang Allah utk bertindak mengenai sesuatu apabila hal2 itu tidak sesuai dgn hukum Alam?
    Mumpung hari jumat..istigfaaarr gihhhh!
    keknya loe yang harus istighfar karena telah
    menjadikan Allah sebagai zat yang plin-plan

    15/19
    DAN KAMI TELAH MENGHAMPARKAN BUMI DAN MENJADIKAN PADANYA GUNUNG - GUNUNG DAN KAMI TUMBUHKAN PADANYA SEGALA SESUATU MENURUT UKURAN .

    15/21
    DAN TIDAK ADA SESUATUPUN MELAINKAN PADA SISI KAMI - LAH KHAZANAHNYA ; DAN KAMI TIDAK MENURUNKANNYA MELAINKAN DENGAN UKURAN YANG TERTENTU .

    23/18
    DAN KAMI TURUNKAN AIR DARI LANGIT MENURUT SUATU UKURAN ; LALU KAMI JADIKAN AIR ITU MENETAP DI BUMI , DAN SESUNGGUHNYA KAMI BENAR - BENAR BERKUASA MENGHILANGKANNYA .

    25/2
    YANG KEPUNYAAN - NYA - LAH KERAJAAN LANGIT DAN BUMI , DAN DIA TIDAK MEMPUNYAI ANAK , DAN TIDAK ADA SEKUTU BAGI - NYA DALAM KEKUASAAN ( NYA ) , DAN DIA TELAH MENCIPTAKAN SEGALA SESUATU , DAN DIA MENETAPKAN UKURAN - UKURANNYA DENGAN SERAPI - RAPINYA .

    54/49
    SESUNGGUHNYA KAMI MENCIPTAKAN SEGALA SESUATU MENURUT UKURAN .


    Lu nganggep apabila Allah hanya “Aku” maka dia tidak adil? Keadilan Allah hanya dia yang tahu. Kita bisa mengetahui cuman sedikit, atau kemudian hari, atau apabila Allah mengizinkan.Yang bisa kita lakukan hanya berprasangka baik kepada Allah.
    yang gw anggap ragukan itu tafsiran loe tentang
    Allah saat saat IA menggunakan kata "Aku"

    Aneh rasanya, seorang Ronggolawe yg koar2 utk berprasangka baik kepada sesama manusia di FORUM GOSIP , ternyata NGGAK BISA BERPRASANGKA BAIK TERHADAP TUHANNYA SENDIRI.
    Walah…untung gw ga pernah kemakan kata2nya dia. Ternyata aslinya begini.
    kekeke... loe ngga punya argumen yang logis, ya?

    Kisah Nabi Ibrahim mengenai Allah:
    "Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku". QS. Asy Syu'ara: 80.


    Dalam ayat ini Nabi Ibrahim 'alaihissalam tidak mengatakan: "Dan jika Allah menjadikanku sakit", tetapi beliau berkata: "Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku".
    loe ngomong apa nih? hubunganya dengan Allah
    yang loe anggap plin-plan apa?

    Knock!knock! prasangka baik itu namanyaaaa *

    Soal mengapa Iblis Jahat, mengapa manusia tidak diciptakan seperti Adam dan Isa, itu salah satu bentuk rahasia Allah. Kita hanya dituntut untuk mengimaninya, bahwa hal-hal tersebut merupakan takdir Allah Ta'ala yang Maha Adil dan Maha Hakim (Bijaksana, meletakkan sesuatu pada tempatnya).
    yakin loe itu rahasia Allah? dalil loe apa?

    38/74
    KECUALI IBLIS ; DIA MENYOMBONGKAN DIRI DAN ADALAH DIA TERMASUK ORANG - ORANG YANG KAFIR

    semua manusia lahir dengan sifat sombong, tinggal
    loe mau mengendalikan sifat sombong itu atau mau
    ngikut Iblis yang memperturutkan kesombongan

    Jadi masih rahasia ya?

    Selain itu Allah telah memberikan pengarahan kepada kita, untuk tidak memasukkan diri kita di dalam pertanyaaan-pertanyaan seperti ini dan hendaklah kita tunduk dan menyerahkan diri, tetapi tetap berusaha. Allah berfirman:

    (لا يُسْأَلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْأَلُونَ) [الأنبياء:23]

    Artinya: "Dia (Allah) tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya, dan merekalah yang akan ditanyai". QS. Al Anbiya': 23.
    kapan gw mempertanyakan Allah yang gw imani?
    gw cuma mempertanyakan dasar loe menjadikan
    Allah sebagai zat yang plin-plan

    Ronggo, drpd lu mencari kelemahan Tuhan dgn bertanya2 sesuatu yg menjadi hak Allah, lebih baik elu prepare buat menjawab pertanyaan Tuhan nanti. Jangan sampai elu masuk ke golongan orang2 yang sombong. Naudzubillah .
    dah lah, loe belajar logika berfikir yang obyektif
    dan jujur dulu, dah.... afala ta'qiluun?

  6. #106
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Sains berusaha mengenal kebenaran, jadi nilai sains dibawah kebenaran.
    Allah pencipta kebenaran, jadi semua kebenaran dibawah Allah.

    Kalau Allah mencipta sesuatu langsung jadi dan mencipta yang lainnya dengan proses, bolehkah kita mempersalahkan Allah dan berkata "Allah, kamu gak boleh gitu dong, semuanya kan harus ada prosesnya..."

    Setahu saya, hati2 dengan filosofi "semua pasti..."
    misalnya kalimat "semua pasti melalui proses"
    biasanya filosofi "semua pasti..." akan menuju self destruction"
    itu kan menurut loe, yang ngga ada buktinya

    menurut loe kenapa Tuhan yang loe imani musti
    mengorbankan putranya untuk menghapus dosa
    manusia, kenapa ngga langsung dihapus saja?

    bukannya dalam ajaran agama loe yang loe imani,
    pengorbanan Yesus sang Putra, lebih besar nilai
    nya dibandingkan penciptaan Adam atau kelahiran
    Yesus itu sendiri

    kenapa Tuhan loe memilih berproses dalam perkara
    yang luar biasa itu?

    secara logika, tidak mungkin semua hal harus melalui proses, karena tetap harus ada sebab pertama yaitu Tuhan.

    itu karena kita melihat bahwa alam semesta ini tidak punya logika yg cukup untuk memulai dirinya sendiri.
    namun ada hal yang tidak butuh penyebab, yaitu Tuhan.
    loe tahu analogi yang "mendekati" Tuhan dalam per
    samaan matematika? jawabnya "~"

    silahkan loe melakukan operasi normal dengan "~"
    hasilnya pasti error

    maka kalau yang satu butuh penyebab, yang satu tidak butuh penyebab, maka logikanya adalah yang butuh penyebab itu pasti disebabkan oleh yang tidak butuh penyebab, dengan kata lain alam semesta ini pasti diciptakan oleh sang pencipta.

    saat Allah menciptakan alam semesta, alam tidak diciptakan dari yang lain karena yang lain itu belum ada.

    saat itu sudah pasti kun fa ya kun, tidak ada logika lain yang bisa membantah hal ini.

    lalu kalau Allah mencipta alam semesta dengan mendadak, tentu logikanya Allah juga bisa menciptakan hal lain secara mendadak.
    jadi, kamsud loe Allah cuma mampu bikin satu
    alam semesta ya

  7. #107
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    itu kan menurut loe, yang ngga ada buktinya

    menurut loe kenapa Tuhan yang loe imani musti
    mengorbankan putranya untuk menghapus dosa
    manusia, kenapa ngga langsung dihapus saja?

    bukannya dalam ajaran agama loe yang loe imani,
    pengorbanan Yesus sang Putra, lebih besar nilai
    nya dibandingkan penciptaan Adam atau kelahiran
    Yesus itu sendiri

    kenapa Tuhan loe memilih berproses dalam perkara
    yang luar biasa itu?
    di agama sebelum kristen, yaitu hindu dan buddha dikenal adanya karma
    sekilas aja, karma itu buah perbuatan manusia di dunia

    di agama selanjutnya, kristen, di ajarkan bahwa karma bisa dihapus
    tapi istilah karma ini diganti dengan dosa (mungkin agar di agama selanjutnya mudah dilanjutkan pelajarannya, jadi istilahnya disamain dulu)
    tapi pada kenyataannya dosa ini tidak dihapus, tapi hanya dipindahkan, alias pertanggungjawabannya dialihkan saja
    yang bisa melakukan tugas 'penghapusan' ini cuma manusia selevel Yesus (level manusia yang sudah menjadi cermin Tuhan)
    dalam islam manusia selevel yesus ini disebutkan, dengan mata-Mu aku melihat, dengan kaki-Mu aku berjalan, dengan lidah-Mu aku bicara

    jadi turunnya agama dr awal sampai dengan islam itu ada benang merahnya, ada pembelajaran bagi manusia
    pembelajaran apa ? pembelajaran kenal dengan Tuhan

    Aku adalah khazanah tersembunyi, Aku ciptakan mahluk agar Aku dikenal

  8. #108
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    @aslan
    coba lu baca ulang posting gw. ga ada nyebut pasti.
    yang nambahin kata pasti itu lu sendiri. jangan sembarangan nambah kata2 orang dong.

    kit bahas soal evolusi baca judulnya baik2. napa lu ngalor ngidul bahas soal ketuhanan dan asal mula tuhan ?

    tuhan menciptakan alam dengan ritme. kita bisa mempelajari. itu kalau mau. kalau apa2 dihubungkan ke klenik ya gpp juga pilihan masing2
    toh yang percaya ponari banyak. tapi jangan larang orang memilih jalur sains melalui kedokteran ketika ingin berobat.

    dan biarlah sains mempelajari asal mula alam dengan perangkat yang dia miliki. ga semua orang memilih percaya sim salabim.

    kun fayakun yang aku tahu sehubungan dengan penciptaan adalah bagaimana tuhan bisa menciptakan hitungan luar biasa untuk keberadaan alam semesta

    analogi sedikit. ketika kita berdoa menjadi kaya, tidak berarti tuhan tiba2 menjatuhkan uang dari langit. kita tetap harus berproses mendapatkan uang itu. yang kita harapkan diberi tuhan adalah petunjuk atas pilihan proses yang terbaik untuk dapat harta yang berkah dan banyak. intinya ga ada yang sim salabim
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  9. #109
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    berhubung gue udah ketinggalan berhalaman2....

    mau nanya dunk,

    menurut Injil proses penciptaan gimana?

    menurut Al qur'an keknya udah banyak neh disini

    menurut al qur'an sama injil ada pertentangan gak mengenai penciptaan dan kisah adam ke bumi?

  10. #110
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Kitab suci Kristen (juga yahudi dan islam) dengan jelas mengatakan bahwa manusia berbeda dari binatang, maka tidak mungkin manusia keturunan binatang.

    Saat Tuhan mencipta binatang dan seluruh alam lainnya, Ia berkata bahwa semua itu baik adanya.
    Tapi saat Tuhan mencipta manusia, Ia berkata bahwa ciptaan yang ini sangat baik.

    Tubuh manusia terbuat dari debu dan abu, sama dengan mahluk hidup lainnya, tapi Tuhan menghembuskan nafasNya kepada manusia sehingga manusia hidup, hembusan nafas Tuhan tidak terjadi pada binatang.

    Yang paling penting adalah, dikatakan di kitab suci bahwa manusia dicipta menurut PETA dan TELADAN Allah, artinya manusia merupakan gambaran dari Sang Pencipta itu sendiri, maka manusia punya sifat2 Tuhan yaitu Moral, Hukum dan Agama, hal ini tidak terjadi pada binatang.

    Manusia juga berbeda dari binatang karena manusia diberi hak dan tugas yang berbeda yaitu untuk memiliki dan membudidayakan alam ciptaan Tuhan, manusia dicipta untuk menjadi wakil Tuhan dalam menguasai dan memerintah alam semesta.

    Maka jangan heran kalau manusia terus maju dalam teknologi dan pengetahuan, sementara simpanse dari jaman purba sampai sekarang masih tetap sama.

    ---------- Post added at 12:06 PM ---------- Previous post was at 11:57 AM ----------

    Quote Originally Posted by cha_n View Post
    @aslan
    coba lu baca ulang posting gw. ga ada nyebut pasti.
    yang nambahin kata pasti itu lu sendiri. jangan sembarangan nambah kata2 orang dong.

    kit bahas soal evolusi baca judulnya baik2. napa lu ngalor ngidul bahas soal ketuhanan dan asal mula tuhan ?

    tuhan menciptakan alam dengan ritme. kita bisa mempelajari. itu kalau mau. kalau apa2 dihubungkan ke klenik ya gpp juga pilihan masing2
    toh yang percaya ponari banyak. tapi jangan larang orang memilih jalur sains melalui kedokteran ketika ingin berobat.

    dan biarlah sains mempelajari asal mula alam dengan perangkat yang dia miliki. ga semua orang memilih percaya sim salabim.

    kun fayakun yang aku tahu sehubungan dengan penciptaan adalah bagaimana tuhan bisa menciptakan hitungan luar biasa untuk keberadaan alam semesta

    analogi sedikit. ketika kita berdoa menjadi kaya, tidak berarti tuhan tiba2 menjatuhkan uang dari langit. kita tetap harus berproses mendapatkan uang itu. yang kita harapkan diberi tuhan adalah petunjuk atas pilihan proses yang terbaik untuk dapat harta yang berkah dan banyak. intinya ga ada yang sim salabim
    trus kenapa dikau memastikan bahwa manusia pasti berasal dari proses evolusi binatang->manusia ?

    kalau memang belum pasti dan belum terbukti, maka itu bukan science.

    maka kalau ada orang yg tidak mau menerima hal2 yang belum pasti, orang tersebut jangan di judge sebagai orang yang tidak scientific.

    sante aja dong sis. [COLOR="Silver"]

    ---------- Post added at 12:09 PM ---------- Previous post was at 12:06 PM ----------

  11. #111
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    lah yang ngomong gitu siapa?siapa yang pastikan? posisi ku juga bertanya dan sementara jawabannya yang paling mendekati ya evolusi.
    yang aku simpulkan dari teman2 yang lebih percaya teori kreationis adalah tidak mau open mind ketika diberikan pengetahuan. lalu bolak balik nanya ga penting yang sudah dijelaskan sebelumnya.
    intinya ga mau belajar. males baca apapun yang beda ama pendapatnya. diskusi dan sains mati untuk orang2 kayak gini.
    mending lanjuti percaya klenik aja

    lu baca posting gw *kalo mau
    yang gw tahu sehubungan dengan mutasi gen. pelan2 tapi pasti ada mutasi perubahan dlsb. bayangkan proses jutaan tahun ada perubahan semacam itu.

    dan tulis dengan jelas apa salahnya belajar evolusi dan masalah genetika dari sudut pandang agama kalau memang itu haram sampe2 orang yang belajar ini dihukumi kafir
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  12. #112
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by cha_n View Post
    lah yang ngomong gitu siapa?siapa yang pastikan? posisi ku juga bertanya dan sementara jawabannya yang paling mendekati ya evolusi.
    yang aku simpulkan dari teman2 yang lebih percaya teori kreationis adalah tidak mau open mind ketika diberikan pengetahuan. lalu bolak balik nanya ga penting yang sudah dijelaskan sebelumnya.
    intinya ga mau belajar. males baca apapun yang beda ama pendapatnya. diskusi dan sains mati untuk orang2 kayak gini.
    mending lanjuti percaya klenik aja

    lu baca posting gw *kalo mau
    yang gw tahu sehubungan dengan mutasi gen. pelan2 tapi pasti ada mutasi perubahan dlsb. bayangkan proses jutaan tahun ada perubahan semacam itu.

    dan tulis dengan jelas apa salahnya belajar evolusi dan masalah genetika dari sudut pandang agama kalau memang itu haram sampe2 orang yang belajar ini dihukumi kafir
    wah gw gak ngerti deh kalo masalah kafir mengkafir kan, di gereja gw malah orang2 dianjurin belajar teori evolusi dan semua bantahannya.
    mengenai mutasi gen, kan gw duah bilang berkali2 diulang2 bahwa mutasi gen itu science dan diterim baik oleh kristen.
    yang gak diterima adalah hal2 yang gak terbukti seperti mutasi gen bertingkat2 sampai mengubah suatu species menjadi species lain, hal2 semacam ini kan sudah loncat dari yg terbukti kemudian mempercayai yang tak terbukti.

  13. #113
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    @AsLan cs

    Tuhan meniupkan ruh pada manusia. Apakah pada hewan tidak? Jadi apa yg menghidupkan hewan?

    Tuhan menciptakan manusia menurut rupa tuhan. Bukankah anatomi kera juga sama dengan manusia, hanya manusia lebih guantheng dan chuantik dibandingkan kera? Jadi menurut rupa siapa tuhan menciptakan kera?

    Quran mengatakan hewan dicipakan dari air, bagaimana dengan Bible?

    Adam dan Hawa berawal sekitar 7000an tahun yg lalu, sementara homo-erectus sudah ada jauh lebih dari itu, apakah homo-erectus masuk klasifikasi hewan? Atau Bible menolak eksistensi homo-erectus?

    Spesies adalah istilah yg dibuat utk keperluan klasifikasi makhluk hidup. Apakah tuhan menciptakan spesies? Apakah dalam waktu bersamaan atau berbeda-beda?

    Dinosaurus pernah menghuni Bumi. Bagaimana informasi terkait dinosaurus di dalam Bible, apakah ada? Apakah ente menerima eksistensi dinosaurus meski tidak disebutkan di dalam Bible?

    Masih banyak lagi pertanyaan2 ttg keragaman hayati, tapi itu dulu deh...

  14. #114
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    tenang pur, gw berusaha jawab satu persatu.

    Tuhan menghembuskan Roh kepada manusia, tapi tidak kepada hewan.
    artinya hewan punya roh juga tapi bukan roh yang dihembus langsung dari Allah.

    di kitab Ratapan yang diwahyukan lewat Salomo, disebut Roh manusia menuju ke atas, roh binatang menuju ke bawah, artinya ada perbedaan kualitas antara roh hewan dan manusia.


    Manusia diciptakan menurut Rupa Tuhan, hal ini tidak merujuk rupa fisik karena Allah adalah Roh, jadi Roh manusia yg serupa dengan Tuhan.
    Bentuk tubuh manusia, hewan, tumbuhan dan berbagai macam lainnya dicipta menurut kreatifitas Allah.

    Mengenai penciptaan dari air sih tidak ada di bible, yang ada disinggung sedikit adalah tubuh manusia dicipta dari tanah, intinya setiap sell tubuh manusia itu 100% fisik, terbuat dari unsur2 yang sama dengan binatang, tumbuhan dll

    Mengenai nenek moyang manusia, kita tidak percaya manusia berasal dari species lain selain manusia.
    Manusia adalah keturunan sepasang manusia, Adam dan Hawa.

    Istilah species memang dibuat dalam ilmu Taksonomi, kitab suci menggunakan istilah "jenis" di kitab kejadian tertulis Tuhan mencipta mahluk hidup menurut jenisnya masing2.
    Apakah "jenis" ini sesuai dengan species ? bisa ya bisa tidak, tapi kita berusaha berkomunikasi dengan baik sehingga tidak apa2 untuk saling meminjam istilah.
    Pada dasarnya kitab suci selaras dengan science koq, cuma pemahaman manusia yg sering kali kurang sehingga membuat pertentangan antara keduanya.

    Kitab suci kristen ditulis dalam rentang waktu yang sangat lama, mungkin 3000 tahun lebih dari kitab tertua sampai itab termuda.
    Kitab tertua, yaitu kitab Ayub pernah menyinggung dinoasurus yang namanya Bahemoth, silahkan di google sendiri karena saya tidak sempat riset, cuma seingat saya saja.
    Kitab kejadian juga menulis tentang manusia2 raksasa yang tingginya lebih dari 3 meter dan berjari 6, inilah nenek moyang orang palestine yang kini sudah punah.

  15. #115
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    ...
    teori evolusi sebagai upaya manusia mencari kebenaran harus dihargai.
    Setuju !

    Quote Originally Posted by AsLan
    kita sebagai orang beragama akan menerima semua kebenaran.
    Tapi dengan syarat hal itu sudah terbukti sebuah kebenaran, kalau masih berupa kira2 atau hipotesa ya jangan memaksa kita untuk mempercayainya.
    ...
    Setuju.

    Sesuatu yang masih merupakan hipotesa (kesimpulan sementara berdasarkan data yang ada), maka belum mencapai tingkat kebenaran mutlak. Sedangkan apa yang tersurat dalam kitab suci secara jelas, maka ia mutlak benar.

    Dalam Islam, ada kaidah fiqh yang berbunyi : Yang sudah yakin tidak bisa digantikan dengan yang masih merupakan dugaan/kira-kira.
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  16. #116
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Setuju !


    Setuju.

    Sesuatu yang masih merupakan hipotesa (kesimpulan sementara berdasarkan data yang ada), maka belum mencapai tingkat kebenaran mutlak. Sedangkan apa yang tersurat dalam kitab suci secara jelas, maka ia mutlak benar.

    Dalam Islam, ada kaidah fiqh yang berbunyi : Yang sudah yakin tidak bisa digantikan dengan yang masih merupakan dugaan/kira-kira.
    Sejauh ini dalam science, yang mutlak itu C, nilai
    kecepatan cahaya dalam ruang hampa

    jadi diluar itu loe harus tolak dong, kalau loe kon
    sisten

    betewe, kalau Teori Evolusi statusnya kira-kira,
    yang Teori/hukum yang sudah pasti apa dong?

    Terus kalau Teori Evolusi memberi manfaat lewat
    produk-produk turunan bidang genetika, pemulia
    an, pemetaan DNA dll, maka hukum yang sudah
    pasti itu memberi manfaat apa?

  17. #117
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    Sejauh ini dalam science, yang mutlak itu C, nilai
    kecepatan cahaya dalam ruang hampa

    jadi diluar itu loe harus tolak dong, kalau loe kon
    sisten

    betewe, kalau Teori Evolusi statusnya kira-kira,
    yang Teori/hukum yang sudah pasti apa dong?

    Terus kalau Teori Evolusi memberi manfaat lewat
    produk-produk turunan bidang genetika, pemulia
    an, pemetaan DNA dll, maka hukum yang sudah
    pasti itu memberi manfaat apa?
    berat jenis baja, dalam ilmu teknik itu 7850 kg/m3 <<< dianggap sesuatu yang pasti saat ini. Dan semua fabrikan baja menggunakan faktor besaran tsb untuk menghitung berat profil baja per-m1.

    Dalam perhitungan daya dukung tanah, ada sedikitnya 3 metode hitung yang ke-3 nya sama2 dijadikan rujukan dan walau hasilnya beda-beda. Saya diajarin untuk memilih angka daya dukung tanah yang terkecil, karena angka kecil akan membuat desain struktur lebih kuat dibanding dengan daya dukung besar yang akan membuat desain struktur lebih kecil
    Yang lo jadiin pembanding apa ? <<< faktor desain bangunan yang aman

    trus yang anda akan jadikan pembanding apa ?

    Jika tidak ada pembanding, maka hasil yang diperolah adalah benar (dugaan kuat) <<< ini yang dipakai.
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  18. #118
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    berat jenis baja, dalam ilmu teknik itu 7850 kg/m3 <<< dianggap sesuatu yang pasti saat ini. Dan semua fabrikan baja menggunakan faktor besaran tsb untuk menghitung berat profil baja per-m1.

    Dalam perhitungan daya dukung tanah, ada sedikitnya 3 metode hitung yang ke-3 nya sama2 dijadikan rujukan dan walau hasilnya beda-beda. Saya diajarin untuk memilih angka daya dukung tanah yang terkecil, karena angka kecil akan membuat desain struktur lebih kuat dibanding dengan daya dukung besar yang akan membuat desain struktur lebih kecil
    Yang lo jadiin pembanding apa ? <<< faktor desain bangunan yang aman
    keknya waktu SMA, loe pasti pernah belajar ten-
    tang angka penting deh

    dan seingat gw, digunakan istilah angka penting,
    karena ada angka tidak penting, meski terhitung
    dalam pengukuran....

    jadi 7850kg/m^3 seberapa mutlak angka itu?


    trus yang anda akan jadikan pembanding apa ?

    Jika tidak ada pembanding, maka hasil yang diperolah adalah benar (dugaan kuat) <<< ini yang dipakai.
    sekarang Teori Evolusi, mau loe bandingkan de
    ngan apa? Teori Creationis yang cuma menunggu
    Teori Evolusi melakukan revisi, lalu menyerangnya
    sebagai kegagalan total Teori Evolusi?

  19. #119
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    ...jadi 7850kg/m^3 seberapa mutlak angka itu?
    mutlak ya mutlak, gak ada tingkatannya. Soal angka dibelakang koma itu tidaklah penting, karena yang diambil adalah pembulatannya.

    Yang jelas, lo buka tabel berat baja, semua mengambil faktor pengali ke angka tsb. Paling gampang lo buka table berat besi baja diameter 10mm. tanpa gua melihat tabel, gua tau berat per-m1 nya dengan faktor pengali 7850kg/m3.

    Quote Originally Posted by Ronggolawe
    sekarang Teori Evolusi, mau loe bandingkan de
    ngan apa? Teori Creationis yang cuma menunggu
    Teori Evolusi melakukan revisi, lalu menyerangnya
    sebagai kegagalan total Teori Evolusi?
    Klo lo mau bandingin teori evolusi Darwin (soal moyang manusia) dengan informasi al-Qur'an yang diyakini benar, ya menang al-Qur'an lah. Karena yang 1 sumber dan informasinya meyakinkan dan yang 1 sumber dan informasinya meragukan. Mana ada dalam dunia ini sesuatu yang sudah yakin benar digantikan dengan yang masih meragukan alias kira-kira ?

    Soal keragaman hayati, al-Qur'an tidak menjelaskan secara detail soal pengelompokan hewan selain membagi kedalam 3 kategori, berjalan di atas 2 kaki, perut, dan 4 kaki. <<< ini menurut sains juga bener, hanya saja sains tidak mengelompokkan hewan dalam pembagian besar seperti itu, tapi pakai pembagian vertebrata dan avertebrata. <<< bertentangan tidak dengan al-Qur'an ? bertentangan ... tapi tidak terlarang.

    Kenapa ? karena maslah pembagian kelompok tsb bukan merupakan sesuatu yang wajib, tetapi sekedar berita/informasi semata BUKAN untuk menetapkan hukum.

    Saya kira jelaslah. Klo masih gak jelas, gua nyerah lah ... mungkin orang lain yg bisa ngasih penjelasan (tafsiran) ke elo, lebih baik dari gua.

    Hadakallah.
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  20. #120
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    mutlak ya mutlak, gak ada tingkatannya. Soal angka dibelakang koma itu tidaklah penting, karena yang diambil adalah pembulatannya.

    Yang jelas, lo buka tabel berat baja, semua mengambil faktor pengali ke angka tsb. Paling gampang lo buka table berat besi baja diameter 10mm. tanpa gua melihat tabel, gua tau berat per-m1 nya dengan faktor pengali 7850kg/m3.
    yang penting loe sepakat, bahwa loe mempercayai
    sesuatu yang belum mencapai tingkat kebenaran
    mutlak

    eh, mutlak itu ada tingkatnya atau tidak sih? kok
    loe berubah-ubah


    Soal keragaman hayati, al-Qur'an tidak menjelaskan secara detail soal pengelompokan hewan selain membagi kedalam 3 kategori, berjalan di atas 2 kaki, perut, dan 4 kaki. <<< ini menurut sains juga bener, hanya saja sains tidak mengelompokkan hewan dalam pembagian besar seperti itu, tapi pakai pembagian vertebrata dan avertebrata. <<< bertentangan tidak dengan al-Qur'an ? bertentangan ... tapi tidak terlarang.
    masa sih? terus dekapoda, kaki seribu, ngga masuk
    pengelompokan hewan ya?

Page 6 of 12 FirstFirst ... 45678 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •