Page 12 of 32 FirstFirst ... 2101112131422 ... LastLast
Results 221 to 240 of 634

Thread: Evolusi

  1. #221
    pelanggan dewa_angin's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    sentinel
    Posts
    149
    berarti penciptaan makhluk hidup tidak bersamaan ya? Untuk apa Tuhan menciptakan makhluk2 hidup yang punah jutaan tahun lalu?

  2. #222
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Bicara "kapan", berarti terkait waktu.

    Informasi dari sini : http://en.wikipedia.org/wiki/March_of_Progress
    bisa menjelaskan bagan yang saya post di post #195


    Saya tidak tahu apakah Manusia Modern (Modern Man) tsb hidup 40,000 tahun SM atau tidak. Jika ukuran waktu tsb dihitung dari Masehi, maka kita (Homo Sapiens)/Modern Man adalah keturunan Adam, karena Adam selaku manusia pertama diperkirakan hidup pada tahun 5,872-4,942 SM.

    CMIIW

    Tolong bantu bagi yang paham soal masa hidup silsilah manusia tsb. Thx
    sebelum bicara panjang lebar mengenai time line, mari kita kenal dulu teknik penghitungan usia fosil dengan cara menghitung Carbon 14...
    Disebut Carbon 14 karena atom carbon ini 14 kali lebih berat dari atom Hidrogen.
    Carbon 14 terjadi akibat tumbukan radiasi luar angkasa terhadap atom Nitrogen 14 sehingga atom tersebut berubah menjadi Carbon 14 yang tidak stabil dan terus memancarkan energi radiasi.
    Sejalan dengan pancaran energi tersebut, sedikit demi sedikit kembali menjadi atom Nitrogen yang stabil.

    Carbon normal beratnya 12, disebut sebagai 12C atau C saja.
    Carbon 14 berfungsi sama dengan carbon biasa, misalnya dalam carbon dioksida CO2 yang diserap oleh tumbuhan dan dimakan oleh hewan.

    Rasio Carbon 12 dengan Carbon 14 di udara bisa dihitung dan dianggap sama dengan rasio carbon 12 dan carbon 14 yang ada ditubuh mahluk hidup.
    Selama mahluk itu masih hidup, maka ia terus memperoleh Carbon dari udara sehingga rasio kedua macam carbon itu tetap sama.
    setelah mahluk itu mati, mulailah terjadi perbedaan rasio antara carbon 14 dengan carbon 12 karena carbon 12 tetap sama sedangkan carbon 14 terus berubah menjadi nitrogen.

    dari sinilah kita bisa menghitung waktu fossil.

    Tingkat pengurangan carbon 14 adalah 5730 tahun untuk menjadi 1/2 dari jumlah awal,

    artinya apabila sebuah fossil telah memiliki rasio carbon 14 setengah dari rasio carbon 14 diudara, fossil itu telah berusia 5730 tahun (+/-40thn) ini disebut usia paruh waktu. (dan menjadi sangat tidak akurat untuk waktu2 yang lebih dari 50rb tahun)

  3. #223
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    sebelum bicara panjang lebar mengenai time line, mari kita kenal dulu teknik penghitungan usia fosil dengan cara menghitung Carbon 14...
    Disebut Carbon 14 karena atom carbon ini 14 kali lebih berat dari atom Hidrogen.
    Carbon 14 terjadi akibat tumbukan radiasi luar angkasa terhadap atom Nitrogen 14 sehingga atom tersebut berubah menjadi Carbon 14 yang tidak stabil dan terus memancarkan energi radiasi.
    Sejalan dengan pancaran energi tersebut, sedikit demi sedikit kembali menjadi atom Nitrogen yang stabil.

    Carbon normal beratnya 12, disebut sebagai 12C atau C saja.
    Carbon 14 berfungsi sama dengan carbon biasa, misalnya dalam carbon dioksida CO2 yang diserap oleh tumbuhan dan dimakan oleh hewan.

    Rasio Carbon 12 dengan Carbon 14 di udara bisa dihitung dan dianggap sama dengan rasio carbon 12 dan carbon 14 yang ada ditubuh mahluk hidup.
    Selama mahluk itu masih hidup, maka ia terus memperoleh Carbon dari udara sehingga rasio kedua macam carbon itu tetap sama.
    setelah mahluk itu mati, mulailah terjadi perbedaan rasio antara carbon 14 dengan carbon 12 karena carbon 12 tetap sama sedangkan carbon 14 terus berubah menjadi nitrogen.

    dari sinilah kita bisa menghitung waktu fossil.

    Tingkat pengurangan carbon 14 adalah 5730 tahun untuk menjadi 1/2 dari jumlah awal,

    artinya apabila sebuah fossil telah memiliki rasio carbon 14 setengah dari rasio carbon 14 diudara, fossil itu telah berusia 5730 tahun (+/-40thn) ini disebut usia paruh waktu. (dan menjadi sangat tidak akurat untuk waktu2 yang lebih dari 50rb tahun)
    Ok, thx atas infonya. Dan saya temukan yang membahas hal tsb di sini : http://ateisindonesia.wikidot.com/penanggalan-fosil
    Begitu seekor organisme hidup mati, ia berhenti memproduksi karbon baru. Perbandingan carbon-12 dengan carbon-14 di saat kematian sama untuk setiap mahluk hidup, namun carbon-14 meluruh dan tidak tergantikan. Peluruhan carbon-14 memiliki waktu paruh 5.700 tahun, sementara jumlah carbon-12 tetap dalam sampel. Dengan melihat eprbandingan carbon-12 dengan carbon-14 pada sampel dan membandingkannya dengan perbandingan dalam organisme hidup, adalah mungkin menentukan usia mahluk yang dulunya hidup ini dengan cukup teliti.

    Rumus untuk menghitung berapa tua sebuah sampel dengan penanggalan carbon-14 adalah :

    t = [ ln (Nf/No) / (-0.693) ] x t1/2

    dimana ln adalah logaritma natural, Nf/No adalah persentase carbon-14 dalam sampel dibandingkan dengan jumlahnya dalam jaringan hidup, dan t1/2 adalah waktu paruh carbon-14 (5.700 tahun).
    Jadi, bila anda menemukan fosil dengan 10 persen carbon-14 dibandingkan sampel hidup, maka fosil itu akan berusia
    t = [ ln (0.10) / (-0.693) ] x 5,700 tahun

    t = [ (-2.303) / (-0.693) ] x 5,700 tahun

    t = [ 3.323 ] x 5,700 tahun

    t = 18,940 tahun

    Karena waktu paruh carbon-14 5.700 tahun, ia hanya sah untuk penentuan usia benda hingga 60.000 tahun. Walau demikian, prinsip carbon-14 berlaku pada isotop lainnya pula. Potassium-40 adalah unsur radioaktif lainnya yang alami ditemukan dalam tubuh anda dan memiliki waktu paruh 1,3 miliar tahun. Radioisotop lainnya yang berguna untuk penanggalan radioaktif termasuk Uranium-235 (waktu paruh = 704 juta tahun), Uranium-238 (Waktu paruh = 4,5 miliar tahun), Thorium-232 (waktu paruh = 14 miliar tahun) dan Rubidium-87 (waktu paruh = 49 miliar tahun).

    Penggunaan beragam radioisotop memungkinkan sampel biologis dan geologis ditentukan usianya dengan akurat. Walau demikian, penanggalan radioisotop tidak akan bekerja baik di masa depan, apapun yang mati setelah tahun 1940an, saat bom nuklir, reaktor nuklir dan uji nuklir udara terbuka mulai merubah segala hal, akan sulit menentukan usia dengan tepat.
    Jadi, timeline yang saya kutip tsb akalu dinyatakan dalam tahun Masehi jadi bagaimana ? atau itu sudah merupakan ukuran thn Masehi
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  4. #224
    kebanyakan kreasionismemang sudah terbiasa dengan dogma "semua karena takdir". jadinya mereka perlu proses yg singkat ala sim-salabim.

    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Dia punya sayap kan ? bisa kok terbang (walau pendek), kenapa gak bisa terbang layaknya burung ? emangnya burung bisa terbang karena makanannya ada di tempat tinggi ? di awan ?

    Trus klo gak lewat eksperimen, bukti2 yang disodorkan tsb apa ? suatu kebenaran atau baru hipotesa ?


    Manusia itu bisa berenang juga loh klo diajarin, tapi kan gak jadi ikan duyung karena terus-terusan berenang.

    Intinya kan karena ada aktivitas yang sering dikerjakan maka salah satunya berkembang sesuai tuntutan alam untuk mempertahankan hidup dan keturunannya. Dan anggota tubuh yang jarang digunakan otomatis menyusut atau hilang pada fase kehidupan keturunan lainnya. Itu kan konsep evolusi punyanya Darwin ?

    CMIIW
    coba sedikit mengeluarkan keringat. googling mengenai morfologi sayap ayam dan fisiologi organ tubuh ayam. Dengan sedikit menjelajah bakal ketemu banyak sumber mengenai alasan kenapa ayam gak bisa terbang jauh. dan kaitan evolusi yg menyebbakan kenapa ayam gak bisa terbang. Maaf untuk kali ini saya gak akan memberikan link. Dikasih link saja tidak dibaca. Semoga dengan usaha sendiri nanti bakal dibaca sendiri.

    Konon upaya sendiri lebih memuaskan drpd diberi gratis orang lain

    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Males ah... gak ada vitaminnya, ujung2nya baru hipotesa kok. Ntar juga klo muncul bukti baru berubah lagi
    iya, ini masalah utama semua kreasionis. Males baca. padahal membaca kunci ilmu. ilmu kunci menuju cahaya pengetahuan. yang males membaca akan terus berada dalam kegelapan. mudah terhasut propaganda. Terbiasa cuma nonton VCD tukang-obat sih.

    konon pemalas temannya setan juga.

    Quote Originally Posted by Asum View Post
    ujung2nya baru hipotesa kok. Ntar juga klo muncul bukti baru berubah lagi
    Di tret sebelah anda sangat teliti ttg penggunaan istilah. tapi anda gak bisa memahami apa arti kata "hipotesa" dalam dunia sains. apa arti "metode berpikir ilmiah". jika hal-hal semendasar ini saja tidak bisa difahami, bagaimana mau lanjut ke istilah sains yg lebih rumit?

    singkat kata, siamang = manusia purba = monyet = manusia

    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Btw, yang penting sdr rumus sudah mengakui bahwa manusia berasal dari manusia juga. Puji tuhan (bhs arabnya Alhamdulillah) ... itu saja. Soal model kyk apa manusia purba, saya nunggu info aja lah ...
    sesuatu banget yah
    jika saya percaya manusia keturunan "manusia", kenapa anda sangat yakin guru smp bilang bahwa manusia keturunan dr monyet?
    you can also find me here

  5. #225
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    btw, kenapa kita tidak berpikir bahwa dulu ada Manusia Cro-Magnon dan ada Homo Sapiens, dan yang Cro-Magnon punah karena tidak dpt beradaptasi dengan lingkungan sedangkan Hoo Sapiens ada dan menajdi leluhur kita ....
    memang begitu, bro.... Cro Magnon, Neanderthal
    sempat sezaman dengan Sapiens, namun kalah
    bersaing.

  6. #226
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    o ya satu hal lagi, homo sapiens adalah satu2nya mahluk yang punya pita suara.
    fosil2 yang dianggap sebagai nenek moyang homo sapiens tidak ada yg punya pita suara, atau bentuk tulang yang mengarah ke pita suara peralihan.
    di ajangkita sudah pernah saya posting berbagai penipuan yang melibatkan penemuan fosil.
    maksudnya vocal-cord? bisa dikatakan semua primata memiliki pita suara. hanya saja gak sehalus pita suara manusia. makanya suara monyet/kera terdengar sangat kasar.
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    di ajangkita sudah pernah saya posting berbagai penipuan yang melibatkan penemuan fosil.
    Piltdown dan Nebraska Man maksudnya?
    you can also find me here

  7. #227
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Yang lainnya tidak saya tanggapi lah, karena sudah basi ...
    Quote Originally Posted by Δx Δp ≥ ½ ħ View Post
    ...
    sesuatu banget yah
    jika saya percaya manusia keturunan "manusia", kenapa anda sangat yakin guru smp bilang bahwa manusia keturunan dr monyet?
    Itu kan katanya, kata guru SMP saya. Kata Darwin gimana ? kata anda gimana ? kata kitab suci gimana ? looh ... katanya gimana ?

    Ujungnya, semua perlu bukti. Karena ini iptek bukan kajian agama. Kajian agama, buktinya adalah apa yang tercantum dalam sumber agama.

    Kalau iptek, maka sumbernya musti iptek, dan iseng2 saya dapat pula tulisan yang mendukung saya ... : http://teknologi2050.blogspot.com/20...umur-bumi.html

    ...
    Teori evolusi

    Apa alasan para evolusionis begitu memaksakan hal ini? Mengapa teori ini mencoba menaikkan umur bumi dari semenjak pertama teori evolusi dicetuskan?

    Alasannya adalah : proses evolusi memerlukan waktu yang sangat lama untuk bisa terjadi. Klaim bahwa semua makhluk ada karena perkembangan secara bertahap dari satu sel makhluk hidup, tentu saja akan gagal dan tidak berarti apa-apa jika umur bumi masih muda – hanya beberapa ribu tahun lalu. Tetapi jika bisa dibuktikan bahwa umur bumi adalah beberapa miliar tahun, maka waktu yang diperlukan untuk terjadinya proses evolusi bisa dipenuhi menurut teori ini.
    ...
    Percaya gak percaya ... ya musti diteliti dong. Masa cuman OmDo, Bener gak ...

    Lagi pula kans udah saya sampaikan, bidang saya bukan ini. Tapi saya senang menimba ilmu dari yang lebih tau, kalau bisa memberi tahu dengan jelas, kalo gak jelas ? saya tanya lagi ...
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  8. #228
    Sudah dibilang berkali-kali--itupun kalau mau membaca halaman belakang-belakang, darwin gak pernah bilang monyet menghasilkan manusia. makanya, dibaca buku Darwinnya.

    Tunggu, "mencoba menaikan umur bumi"? memangnya umur bumi berapa tahun "yang bener sebelum didongkrak para evolusionis"? jika teori yg sekarang salah, jadi berapa umur bumi yg "bener"nya?
    you can also find me here

  9. #229
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by Δx Δp ≥ ½ ħ View Post
    Sudah dibilang berkali-kali--itupun kalau mau membaca halaman belakang-belakang, darwin gak pernah bilang monyet menghasilkan manusia. makanya, dibaca buku Darwinnya.
    Makanya saya bilang komentar anda sudah basi, dah ketinggalan kereta. Di atas sudah saya sampaikan
    Btw, yang penting sdr rumus -sesuai teori Darwin- sudah mengakui bahwa manusia berasal dari manusia juga. Puji tuhan (bhs arabnya Alhamdulillah) ... itu saja. Soal model kyk apa manusia purba, saya nunggu info aja lah ...
    Pada dasarnya yang lain sudah tidak penting lagi, tinggal dibuktikan kapan moyang manusia muncul dan seperti apa rupanya ?


    Quote Originally Posted by Δx Δp ≥ ½ ħ
    Tunggu, "mencoba menaikan umur bumi"? memangnya umur bumi berapa tahun "yang bener sebelum didongkrak para evolusionis"? jika teori yg sekarang salah, jadi berapa umur bumi yg "bener"nya?
    ya dibaca saja link tsb di atas ... dan anda boleh sampaikan sanggahannya (kalau mau)
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  10. #230
    Pakar Memematika Ray Surya's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    4,449
    loh, rumus mengakui Adam manusia pertama yak?
    R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora

  11. #231
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    wah kalo ternyata teori evolusi mengakui bahwa manusia berasal dari manusia, saya sangat setuju, akhirnya teori evolusi menemui kebenaran. Manusia tidak berasal dari species lain, kalo begini kan pasti akur dengan ajaran kristen atau islam.

    ikut puji tuhan alhamdulillah
    Teori evolusi tidak pernah menyatakan manusia dari monyet lantas apa arti kutipan ini ya?

    Adda-adda sazza...

  12. #232
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Kalangan kitap suci memahami bahwa teori evolusi mengatakan manusia berasal dari kera, sehingga karena itu mereka menolaknya, karena kitap suci mereka mengajarkan manusia berawal dari Adam dan Hawa yg juga adalah manusia. Tapi seperti apa wajah Adam dan Hawa? Apakah seperti Ariel Peterpan dan Luna Maya? Kalo kitap suci memprediksi Adam dan Hawa bermula sekitar 7000an tahun lalu, maka wajahnya gak kalah guantheng dibandingkan Ariel dan gak kalah chuantik dibandingkan Luna. Pada jaman tsb wajah manusia jauh lebih bagus dibandingin wong Sangiran atau pitekantropus-erektus ataupun wong Heidelberg yg masih kayak kera (lha emang kera).

    Kalangan pendukung teori evolusi - yg juga meyakini kitap suci - seperti malu-malu utk mengakui bahwa manusia berasal dari kera, sehingga karena itu mereka mengalihkannya ke masalah istilah, bahwa manusia dan kera berbeda, tapi ancestor manusia dan kera yg sama. Lalu apa sebutan ancestor tsb, manukera atau keranusia? Tapi yg jelas ancestor manusia dan kera punya wajah yg kurang guantheng dibandingkan manusia. Hampir gak mungkin si manukera atau keranusia punya wajah keren kayak Brad Pitt. So please deh.. yg kaffah kalo mau nyemplung ke dalam sains.. Atau minimal reinterpretasi kitap suci bahwa Adam dan Hawa adalah masalah kapan kera tsb mau disebut sbg manusia..

    Kalo ateis, gak begitu mempermasalahkan apakah manusia berasal dari kera, lemur, monyet, wau-wau, babon, babi, atau kecoa sekalipun. Itu masalah waktu saja utk mendapatkan evidensi, mana jalur nenek moyang yg tepat. Ateis melangkah lebih jauh dari itu, bahwa manusia berasal dari benda mati atau tanah kering atau lumpur hitam juga okeh. Lha kok ateis malah mirip kitap suci - yg mengatakan manusia dari lumpur comberan? Ada bedanya, kalo kitap suci pake acara sim salabim abakadabra prok prok prok kun fayakun maka tanah kering atau lumpur secara sekejap berubah menjadi Adam. Sedangkan ateis melihat munculnya manusia dari lumpur melalui proses yg panjang, misalnya mulai dari konstruksi atom per atom menjadi molekul menjadi polimer RNA menjadi sel menjadi manusia. Jadi buat ateis, evolusi sudah pasti, yg tersisa adalah mekanisme apa yg paling memadai utk menjelaskan terjadinya perubahan dari soup quark and gluon hingga manusia seperti sekarang ini. Tampaknya tidak ada tempat buat kalangan kitap suci utk menolak evolusi yg terus bergerak seperti buldozer gak peduli kiri-kanan depan-belakang atas-bawah.


  13. #233
    @Purba: tahukah apa ancestor manusia dan monyet itu?

    Btw, saya sih nggak masalah itu disebut monyet, kera, atau gorilla. Tapi sepemahaman saya (sampai saat ini), teori evolusi memang tidak menyebutkan itu kera atau monyet. Entahlah, kalo saya salah membaca.
    Last edited by danalingga; 30-12-2011 at 02:56 AM.

  14. #234
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Kalangan kitap suci memahami bahwa teori evolusi mengatakan manusia berasal dari kera, sehingga karena itu mereka menolaknya, karena kitap suci mereka mengajarkan manusia berawal dari Adam dan Hawa yg juga adalah manusia. Tapi seperti apa wajah Adam dan Hawa? Apakah seperti Ariel Peterpan dan Luna Maya? Kalo kitap suci memprediksi Adam dan Hawa bermula sekitar 7000an tahun lalu, maka wajahnya gak kalah guantheng dibandingkan Ariel dan gak kalah chuantik dibandingkan Luna. Pada jaman tsb wajah manusia jauh lebih bagus dibandingin wong Sangiran atau pitekantropus-erektus ataupun wong Heidelberg yg masih kayak kera (lha emang kera).

    Kalangan pendukung teori evolusi - yg juga meyakini kitap suci - seperti malu-malu utk mengakui bahwa manusia berasal dari kera, sehingga karena itu mereka mengalihkannya ke masalah istilah, bahwa manusia dan kera berbeda, tapi ancestor manusia dan kera yg sama. Lalu apa sebutan ancestor tsb, manukera atau keranusia? Tapi yg jelas ancestor manusia dan kera punya wajah yg kurang guantheng dibandingkan manusia. Hampir gak mungkin si manukera atau keranusia punya wajah keren kayak Brad Pitt. So please deh.. yg kaffah kalo mau nyemplung ke dalam sains.. Atau minimal reinterpretasi kitap suci bahwa Adam dan Hawa adalah masalah kapan kera tsb mau disebut sbg manusia..

    Kalo ateis, gak begitu mempermasalahkan apakah manusia berasal dari kera, lemur, monyet, wau-wau, babon, babi, atau kecoa sekalipun. Itu masalah waktu saja utk mendapatkan evidensi, mana jalur nenek moyang yg tepat. Ateis melangkah lebih jauh dari itu, bahwa manusia berasal dari benda mati atau tanah kering atau lumpur hitam juga okeh. Lha kok ateis malah mirip kitap suci - yg mengatakan manusia dari lumpur comberan? Ada bedanya, kalo kitap suci pake acara sim salabim abakadabra prok prok prok kun fayakun maka tanah kering atau lumpur secara sekejap berubah menjadi Adam. Sedangkan ateis melihat munculnya manusia dari lumpur melalui proses yg panjang, misalnya mulai dari konstruksi atom per atom menjadi molekul menjadi polimer RNA menjadi sel menjadi manusia. Jadi buat ateis, evolusi sudah pasti, yg tersisa adalah mekanisme apa yg paling memadai utk menjelaskan terjadinya perubahan dari soup quark and gluon hingga manusia seperti sekarang ini. Tampaknya tidak ada tempat buat kalangan kitap suci utk menolak evolusi yg terus bergerak seperti buldozer gak peduli kiri-kanan depan-belakang atas-bawah.

    bagi gw ngga masalah, Pur...
    Adam yang gw yakini adalah sosok makhluk hasil
    proses evolusi yang dipandang Allah paling "nyam
    bung" dengan kemauan Allah, sehingga dipilihlah
    ia menjadi khalifah Allah.

    jadi sosok Adam, bukan satu sosok istimewa dalam
    fisik, melainkan istimewa dalam jiwa dan pemikiran.
    yang anggaplah, Adam adalah Homo Sapiens yang
    paling termotivasi untuk membentuk masyarakat
    manusia yang sesuai dengan kemauan Allah.

    Dan sebagai hasil evolusi, tentu saja Adam punya
    nenek moyang, yang kalau dirunut hingga jutaan
    tahun ke belakang, tentu ngga sekeren Brat Pitt,
    yah... ngga jauh-jauh beda dengan avatar loe

  15. #235
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by danalingga View Post
    @Purba: tahukah apa ancestor manusia dan monyet itu?

    Btw, saya sih nggak masalah itu disebut monyet, kera, atau gorilla. Tapi sepemahaman saya (sampai saat ini), teori evolusi memang tidak menyebutkan itu kera atau monyet. Entahlah, kalo saya salah membaca.
    Ya itu kan jadinya masalah istilah. Saya juga gak tau apa nama ancestor tsb. Tapi point pentingnya adalah manusia dan kera yg sekarang, dulunya berasal dari ibu yg sama. Yg jadi masalah, mau kita sebut apa nih sang ibu tsb? Kera juga? Manusia juga? Protokera? Protomanusia? Grandmother? Supergrandmother? Or what? Itu satu hal. Hal berikutnya adalah - tetap saja akan muncul pertanyaan - darimana asal sang ibu tsb dan begitu seterusnya sampe ke awal alam semesta ini. Itu pun tidak mentok menjadi tuhan, tapi muncul lagi teori macam D-brane, dst. Itulah evolusi. Tidak ada tempat utk sang pencipta, tapi bukan berarti religiositas lenyap. Dia akan tetap ada mengisi kehidupan manusia.



    ---------- Post added at 03:39 AM ---------- Previous post was at 03:36 AM ----------

    @Ronggolawe

    Eh.. avatar gw adalah "Brad Pitt"nya jaman die dulu idup....

  16. #236
    @Purba:

    Kalo sekedar istilah sih saya nggak bakal ambil pusing. Tapi yang saya tangkap ketika "anti" evolusi menyebutkan monyet, maksudnya ya monyet jaman sekarang. Jadinya kan nggak pas aja. Takut monyetnya kesinggung.

    Kalo monyet yang dimaksud yang sekelas bradpit (yang di avatarmu itu) sih mendinganlah.

  17. #237
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    @ Purba, gw suka sikap lu yg ini.
    Lu akui semua Teori Evolusi tanpa menutup2i atau menyangkal beberapa wilayah yang sulit dibuktikan.
    Kalo semua berdiri diposisi yang pasti seperti ini maka diskusi kita bisa lebih sehat dan jelas.

  18. #238
    @Aslan: nah, tuh lu tahu gimana baiknya Lan. Kenapa lo nggak bersikap seperti si Purba.

  19. #239
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Kalau iptek, maka sumbernya musti iptek, dan iseng2 saya dapat pula tulisan yang mendukung saya ... : http://teknologi2050.blogspot.com/20...umur-bumi.html
    informasi yg bagus, saya baca dulu sebentar.

    ---------- Post added at 01:11 PM ---------- Previous post was at 01:07 PM ----------

    Quote Originally Posted by danalingga View Post
    @Aslan: nah, tuh lu tahu gimana baiknya Lan. Kenapa lo nggak bersikap seperti si Purba.
    posisi gw sudah jelas sekali dari awal, gw sudah menulis poin2 pandangan gw mengenai teori evolusi, yg terbukti saya terima, yg tidak terbukti saya tolak, atau belum terima sampai ada bukti.

  20. #240
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Thx to Asum yang menemukan artikel berbahasa indonesia sehingga bisa disimak oleh mayoritas orang indonesia, daripada repot buka link, ini saya copas aja sekalian.




    Wawasan Teknologi
    Membuka wawasan ilmu dan teknologi dari kehidupan sehari-hari....expand your mind.

    Sabtu, 03 September 2011
    METODA “PENENTUAN UMUR” DAN UMUR BUMI YANG SEBENARNYA

    Kebohongan Teori Umur Bumi Jutaan Tahun
    METODA “PENENTUAN UMUR” DAN UMUR BUMI YANG SEBENARNYA
    (David J. Stewart)

    Banyak fosil yang membuktikan ketidakbenaran teori evolusi disembunyikan oleh para evolusionis (pendukung teori evolusi) dan bahkan dipalsukan untuk kepentingan mereka. Hal yang paling menarik dari skenario para evolusionis adalah umur dari fosil-fosil ini.

    Evolusionis menyatakan bahwa Archaeopteryx hidup 150 juta tahun yang lalu, manusia Lucy 3 juta tahun lalu, dan reptil pertama hidup 250 juta tahun yang lalu. Akan tetapi, penelitian yang dilakukan terhadap fosil-fosil ini menunjukkan kenyataan bahwa umur yang disebutkan memperlihatkan bias dan interpertasi yang menipu.

    Kenyataannya, semua angka-angka jutaan tahun yang diberikan para evolusionis terhadap umur fosil ini sama sekali tidak bisa dipertanggungjawabkan. Metoda untuk menentukan umur fosil ini sangat spekulatif. Lebih jauh, metoda “penentuan umur” yang lain tidak diterima oleh evolusionis, karena bisa membuktikan bahwa umur fosil ternyata jauh lebih muda.

    Sebenarnya pertanyaannya adalah mengenai umur bumi, bukan hanya umur fosil. Evolusionis berpendapat bahwa umur bumi adalah 4,5 miliar tahun. Angka ini digunakan oleh berbagai media cetak dan elektronik, literatur sains dan sumber-sumber yang lain. Banyak orang percaya pada pendapat tersebut yang menyatakan bahwa bumi umurnya beberapa miliar tahun dan menerimanya tanpa pembuktian yang nyata.

    Pendapat ini tetap bertahan tanpa adanya langkah nyata untuk membuktikan kebenarannya. Termasuk angka-angka perkiraan yang diberikan oleh para evolusionis terhadap umur fosil pada kenyataannya sangat meragukan.

    Kemudian, apakah pentingnya mengetahui umur bumi sudah tua (4,5 miliar tahun) atau masih muda (ribuan tahun)?

    Orang Kristen mula-mula teguh pada kepercayaan bahwa manusia ada di bumi sejak 5,000 – 6,000 tahun SM, menurut Alkitab Perjanjian Lama. Akan tetapi di bawah konsep evolusi, pemahaman umur bumi mulai berubah.

    George de Buffon, salah satu pionir teori evolusi, pertama kali menyatakan bahwa umur bumi lebih tua dari 80 ribu tahun. Geologis James Hutton dan Charles Lyell menunjuk pada umur yang lebih tua lagi. Dengan berkembangnya teori evolusi, perkiraan umur bumi menjadi semakin tua. Hari ini para pendukung evolusi menerima bahwa umur bumi adalah 4,5 miliar tahun dan makhluk hidup pertama ada 3,5 miliar tahun lalu.
    Teori evolusi

    Apa alasan para evolusionis begitu memaksakan hal ini? Mengapa teori ini mencoba menaikkan umur bumi dari semenjak pertama teori evolusi dicetuskan?

    Alasannya adalah : proses evolusi memerlukan waktu yang sangat lama untuk bisa terjadi. Klaim bahwa semua makhluk ada karena perkembangan secara bertahap dari satu sel makhluk hidup, tentu saja akan gagal dan tidak berarti apa-apa jika umur bumi masih muda – hanya beberapa ribu tahun lalu. Tetapi jika bisa dibuktikan bahwa umur bumi adalah beberapa miliar tahun, maka waktu yang diperlukan untuk terjadinya proses evolusi bisa dipenuhi menurut teori ini.
    Stephen W. Hawking

    Jadi latar belakang klaim bahwa umur bumi adalah 4,5 miliar tahun, semata-mata didasarkan pada keperluan teori evolusi. Dengan alasan yang sama, umur alam semesta diakui relatif lebih tua sesuai penetepan dari umur bumi sebelumnya. Stephen W. Hawking, seorang fisikawan moderen yang terkenal, tidak ragu-ragu untuk mengakui tujuan sebenarnya dari pemikiran para evolusionis. Hawking menjawab pertanyaan, “Mengapa Bing Bang terjadi sepuluh miliar tahun lalu?” dengan sebuah jawaban, “Waktu selama itu (miliaran tahun) diperlukan untuk proses evolusi supaya bisa menghasilkan sebuah makhluk yang cerdas.”

    Kalau begitu, apakah yang benar-benar dibutuhkan oleh teori evolusi? Apakah bumi memang setua yang di klaim oleh para evolusionis?

    Pada penjelasan berikut, kita akan melihat jawaban terhadap pertanyaan ini. Tetapi hal pertama yang harus dilakukan adalah mempertanyakan keabsahan metoda yang digunakan oleh para evolusionis untuk membuktikan umur bumi dan fosil dari organisme makhluk hidup. Kemudian kita akan melihat metoda yang lain dalam menentukan umur, yang tidak diterima bahkan diabaikan oleh para evolusionis, hanya karena bisa membuktikan umur yang lebih muda.
    TES RADIOMETRIK

    Dewasa ini ada dua macam tes untuk menentukan umur bumi.

    Pertama berdasarkan observasi (pengamatan) terhadap kejadian alam yang ada di muka bumi. Jika diamati bahwa beberapa peristiwa geologis terjadi pada masa tertentu, maka bisa diasumsikan dengan mempergunakan data ini, kejadian yang sama telah terjadi dalam kurun waktu yang sama di masa lalu.

    Mengacu pada prinsip ini, bisa perkirakan umur bumi. Sebagai contoh, diasumsikan rasio konsentrasi garam di laut naik 100 ton dalam sebulan. Berdasarkan rasio ini, metoda penentuan umur dilakukan dengan cara: Memperkirakan jumlah garam yang ada di semua lautan, selanjutnya dibagi dengan jumlah rasio peningkatan yang sudah ditentukan sebelumnya. Angka yang diperoleh akan mengindikasikan jumlah bulan yang dilewati sampai sekarang, dari sejak pertama kali adanya lautan (dengan asumsi tidak ada kandungan garam di laut mula-mula).

    Yang kedua adalah tes Radiometrik. Test ini ditemukan awal abad 20 dan menjadi sangat populer. Teknik test Radiometrik terletak pada prinsip bahwa “atom tidak stabil” di material radioaktif akan berubah menjadi “atom stabil” dalam satu interval waktu tertentu. Kenyataan bahwa perubahan ini terjadi dengan jumlah yang sudah dipastikan dan juga dalam periode waktu yang tertentu, membuat timbulnya gagasan untuk mempergunakan data ini sebagai penentu dari umur fosil dan umur bumi.

    Test Uranium adalah yang pertama kali digunakan, tetapi kemudian tidak dipakai lagi. Prinsip dari test ini adalah perubahan uranium menjadi timah. Uranium berubah menjadi atom thorium saat memancarkan radiasinya. Thorium adalah sebuah elemen radioaktif, berubah menjadi protactinium setelah beberapa waktu tertentu. Setelah tiga belas perubahan tambahan, uranium pada akhirnya berubah menjadi timah yang merupakan elemen stabil.

    Waktu yang dibutuhkan oleh elemen radioaktif untuk berubah dari setengah masanya menjadi elemen yang lain, disebut setengah-umur dari elemen ini. Setengah-umur dari uranium-238 adalah 4,5 miliar tahun. Artinya 100 gram uranium yang kita miliki hari ini, akan menjadi 50 gram uranium-238 dan 50 gram timah-206 setelah 4,5 miliar tahun kemudian. Dan setelah 4,5 miliar tahun berikutnya, ada tersisa seperempat dari jumlah uranium yang kita miliki mula-mula. Reaksi ini akan berlanjut sampai uranium itu habis.
    Tes radiometrik untuk mengukur batuan vulkanik

    Tes radiometrik digunakan untuk menghitung umur batuan sesuai dengan prinsip setengah-umur, yaitu: ada sejumlah elemen radioaktif di batuan vulkanik di bumi. Kandungan radio aktif di batuan ini secara alami hilang dan berubah menjadi bentuk yang stabil. Dengan melihat proses ini, menghitung jumlah radioaktif dan material stabil, bisa ditentukan berapa banyak material radioaktif yang berubah ke dalam bentuk stabil di dalam rentang waktu tertentu. Sehingga umur batuan ini adalah dua kali dari jumlah material radioaktif berubah menjadi setengah-umur.

    Umur bumi juga ditentukan dengan metoda yang sama. Batuan yang dipakai untuk memperkirakan umur bumi sama dengan dengan meteor atau tanah di bulan, yang diasumsikan diciptakan pada waktu yang sama dengan bumi. Sampel dari batuan ini diasumsikan sebagai batuan yang tertua, dan digunakan untuk menentukan umur bumi. Sesuai dengan data ini, umur bumi adalah 4,6 miliar tahun.

    Ada sejumlah test radiometrik mempergunakan prinsip ini : “material radiometer berubah terhadap waktu.” Bahan dari berbagai material setengah-umur dipergunakan untuk membuat perkiraan historis dari berbagai henis batuan. Selain mempergunakan perubahan uranium-timah, digunakan teknik perubahan yang lain seperti rubidium-strontium dan potassium-argon juga digunakan. Ada juga metoda yang lebih baru seperti jam-fisi, thermoluminescence, neodymium-samarium. Kebanyakan dari cara-cara itu sebelumnya digunakan untuk menentukan umur.

    Banyak orang berpikir bahwa metoda penentuan umur ini menunjukkan bahwa segi ilmiahnya tepat dan sesuai dengan hukum-hukumnya. Tetapi kenyataannya sangat banyak kritik serius terhadap penentuan umur mempergunakan metoda ini.

    Tes radiometrik ini didasarkan pada beberapa asumsi, walaupun tidak ada landasan yang bisa dipegang. Pertama, supaya bisa mempercayai tes ini; harus dipahami sungguh-sungguh bahwa tidak ada atom yang stabil di batuan mula-mula. Contohnya, sebuah tes uranium yang bisa dipertanggungjawabkan hanya bisa dibuat jika tidak ada timah di batuan itu. Jika sebelumnya batuan itu sudah memiliki kandungan timah, maka umurnya akan diperkirakan jauh lebih tua. Dan tidak mungkin bisa ditemukan apakah batuan mula-mula sudah memiliki kandungan timah atau tidak.

    Hal kedua yang lebih penting adalah, menentukan lebih dahulu bahwa batu yang akan diukur berada dalam sistem yang tertutup. Batuan ini harus terlindungi dari efek-efek kejadian eksternal.

    Contoh terbaik dali jenis efek ini bisa ditemukan di penentuan umur dengan potassium-argon. Metoda penentuan umur ini mengukur jumlah potassium yang berubah menjadi argon dalam satu rentang waktu. Jadi kita berpikir bahwa umur batuan bisa ditentukan dari perubahan komposisi rasio potassium-argon yang dimilikinya. Tetapi ada satu hal penting: Udara yang kita hirup berisi gas argon dalam jumlah besar. Gas ini, saat bebas, akan masuk ke dalam batuan dan meningkatkan jumlah kandungan argon di dalamnya. Sehingga umur batuan akan diperkirakan jauh lebih tua dari kenyataannya.

    Air di dalam tanah juga membuat masalah yang penting. Air menyerap berbagai mineral dan material radioaktif saat melewati kedalaman tanah. Kemudian para evolusionis memakai mineral yang ada di batuan ini untuk menentukan umurnya. Ini menyebabkan masalah penting dan tidak bisa diabaikan dalam menentukan umur batuan.

    Supaya tepat dalam memperkirakan umur sebuah sampel, tiga fakta di bawah ini harus diperhatikan:
    1. Jumlah material radioaktif yang dimiliki oleh batuan mula-mula
    2. Jumlah atom stabil yang ada di batuan mula-mula
    3. Gas eksternal yang masuk ke dalam batuan.

    Tenyata sangat tidak mungkin mengetahui dengan tepat ketiga kenyataan yang ada di atas.
    KASUS PULAU SURTSEY

    Beberapa studi yang dilakukan para ilmuwan juga menyarankan bahwa test radiometrik yang digunakan untuk menentukan umur tidak tepat seperti yang diperkirakan. Satu contoh yang cukup berharga adalah penelitian yang dilakukan pada sebuah pulau yang muncul dari letusan gunung api bawah laut di dekat Iceland tahun 1970. Dengan berjalannya waktu, muncul berbagai makhluk hidup dan ekosistemnya di pulau Surtsey.

    Pulau Surtsey Iceland dikatakan berumur ratusan juta tahun

    Seorang peneliti pada tahun 1975 ingin membuat tes untuk menentukan umur pulau ini dengan mempergunakan teknik metoda potassium-argon. Umur pulau yang diperoleh adalah satu miliar tahun! Kenyataannya semua orang tahu bahwa pulau itu baru berumur beberapa tahun. Ternyata gas argon telah memasuki batuan saat pembentukan lava, dan mencapai jumlah yang besar yang mengakibatkan umur sampel batuan yang diambil menunjukkan beberapa ratus juta tahun lebih tua.

    Ada beberapa contoh lain yang bisa diberikan:

    - Aliran lava bawah tanah yang diketahui berumur 20 tahun, dengan test radiometrik dikatakan berumur 12-21 miliar tahun.

    - Umur lava yang meletus di Hawaii pada tahun 1.800, dengan test potassium-argon dikatakan berumur 1-2,4 miliar tahun dan dengan metoda penentuan umur helium dikatakan berumur 140-670 miliar tahun.

    - Umur danau garam Crater di Oahu Amerika, diperkirakan 92-147 juta tahun, 140-680 juta tahun, 930-1.580 juta tahun, 1.230-1.960 juta tahun, 1.290-2.050 juta tahun dan 1.260-1.900 juta tahun dari beberapa metoda tes rediometrik. Ini jelas menunjukkan ketidak-akuratannya

    - Beberapa pohon di Auckland, New Zealand yang ada di lapisan lava, diperkirakan berumur 145-465 tahun. Padahal dengan mempergunakan tes Karbon-14, pohon yang sama diperkirakan hanya berumur beberapa ratus tahun saja.

    Dalam banyak kondisi yang sama, diketahui bahwa test radiometrik memberikan hasil yang keliru sampai ribuan bahkan jutaan tahun, dan menimbulkan pertentangan yang keras di antara penggunanya sendiri.

    Contoh yang lain adalah sampel batuan bulan yang dikumpulkan oleh NASA. Tes radiometrik menyatakan bahwa umur batuan itu antara 700 juta tahun sampai 28 miliar tahun. Ini membuktikan pengukuran umur dengan metoda itu tidak bisa dipertanggungjawabkan karena memberikan hasil dengan rentang waktu yang tidak masuk akal untuk batuan yang sama.
    TEST KARBON-14

    Karbon-14 sebenarnya termasuk jenis tes rediometrik. Tetapi ada karakteristik khusus yang membedakannya dari yang lain. Tes radiometerik yang lain hanya bisa digunakan untuk menentukan umur batuan vulkanik, sedangkan karbon-14 bisa digunakan untuk memperkirakan umur makhluk hidup, karena elemen radioaktif yang ditemukan di dalam makhluk hidup hanyalah karbon-14.

    Tes karbon-14 untuk mengukur makhluk hidup

    Bumi secara terus-menerus terpapar dengan hujan cahaya kosmik dari luar angkasa. Cahaya ini berbenturan dengan nitrogen-14 yang ada banyak di atmosfer dan berubah menjadi elemen radioaktif, karbon-14. Substansi baru yang dihasilkan dari kombinasi karbon-14 dan oksigen di atmosfer membuat karbon-140, yang merupakan jenis radioaktif yang lain.

    Sebagaimana diketahui, tanaman mempergunakan CO2 (karbon dioksida), H2O (air) dan udara sebagai nutrisi. Beberapa molekul karbon dioksida ini diserap oleh tanaman di mana membuat molekulnya berisi kabon radioaktif, karbon-14. Tanaman mengumpulkan bahan radioaktif di dalamnya.

    Beberapa organisme hidup makan tanaman. Beberapa makhluk hidup memakan makhluk yang lain atau makan tanaman. Mengikuti rantai makanan ini, karbon radioaktif yang dihisap makanan dari udara disalurkan ke tanaman yang lain. Sehingga setiap makhluk di bumi menghirup karbon-14 dalam jumlah yang sama yang ada di atmosfer.

    Saat tanaman atau binatang mati, mereka tidak memperoleh karbon-14 karena tidak bisa makan lagi. Karena karbon-14 adalah bahan radioaktif, dia memiliki setengah-umur dan mulai berkurang jumlahnya sejalan dengan waktu. Jadi berdasarkan hal itu, dengan mengukur karbon-14 di dalam tubuh tiap-tiap makhluk, bisa digunakan untuk memperkirakan umur bumi.

Page 12 of 32 FirstFirst ... 2101112131422 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •