Page 1 of 5 123 ... LastLast
Results 1 to 20 of 82

Thread: silang-siur seputar HADITS

  1. #1

    silang-siur seputar HADITS

    Hadist secara umum dapat dimaknai : kabar, berita, riwayat CMIIW
    Didalam literatur/study islam, hadist memiliki peran sentral manakala
    menyangkut masalah ajaran pokok maupun cabang dalam islam.
    ada kalangan yng berpendapat bhw hadist sbg pelengkap/penjelas qur'an.
    Lebih jauh lagi, dlm jurisprudensi islam, jika qur'an dianalogikan sbg JUKLAK
    maka JUKNISnya adalah Hadist. Oleh karenanya hadist tdk dapat dipisahkan
    dng qur'an.

    Namun ada kalangan yng berpendapat sebaliknya bhw
    qur’an sbg JUKLAK (baca pedoman/petunjuk) sudah lengkap
    oleh karenanya tdk memerlukan yng lain.

    Lalu bgmn pendapat anda dng silang pendapat diatas?

    nah, dengan prolog yng minim/sepintas ini
    silakan obrolan warkopnya dihangatkan
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  2. #2
    Kalo gue ngelihat hadist hanya sebagai sebuah manuskrip (catatan) yang memberi informasi,
    bisa benar atau salah. Saya tidak pernah percaya seratus persen pada
    hadis yang katanya sudah dilabel shahih oleh yang katanya peneliti hadist besar itu.
    Karena metodologi penelitian hadist (atau metodologi penyaringannya)
    diciptakan oleh manusia itu sendiri.

    Tapi walaupun begitu, hadist tetap menjadi sumber informasi yang berharga
    sebab selain mungkin salah, ya masih mungkin benar juga.

  3. #3
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Sebaiknya ini dibicarakan di dalam forum agama Islam, karena bahasannya cukup spesifik menyangkut sumber hukum Islam selain Al-Qur'an.

    Dan seingat saya, TS adalah seorang Muslim.
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  4. #4
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    Quote Originally Posted by pasingsingan View Post
    Hadist secara umum dapat dimaknai : kabar, berita, riwayat CMIIW
    Didalam literatur/study islam, hadist memiliki peran sentral manakala
    menyangkut masalah ajaran pokok maupun cabang dalam islam.
    ada kalangan yng berpendapat bhw hadist sbg pelengkap/penjelas qur'an.
    Lebih jauh lagi, dlm jurisprudensi islam, jika qur'an dianalogikan sbg JUKLAK
    maka JUKNISnya adalah Hadist. Oleh karenanya hadist tdk dapat dipisahkan
    dng qur'an.

    Namun ada kalangan yng berpendapat sebaliknya bhw
    qur’an sbg JUKLAK (baca pedoman/petunjuk) sudah lengkap
    oleh karenanya tdk memerlukan yng lain.

    Lalu bgmn pendapat anda dng silang pendapat diatas?

    nah, dengan prolog yng minim/sepintas ini
    silakan obrolan warkopnya dihangatkan
    tergantung yang dibicarakan Quran yang mana mbah ?
    quran lembaran kertas yg dijilid jadi buku, atau quran yang abadi, yang bisa dibaca dimana-mana (di dalam dada dan di alam sekitar) ??

  5. #5
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Al-Qur'an yang jadi pegangan hidup umat Islam itu yang berbentuk hapalan dan sudah dibukukan menjadi mushaf al-Qur'an Utsmaniy. <<< ini yang jadi pegangan hidup, bukan qur'an versi aliran kebatinan
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  6. #6
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Al-Qur'an yang jadi pegangan hidup umat Islam itu yang berbentuk hapalan dan sudah dibukukan menjadi mushaf al-Qur'an Utsmaniy. <<< ini yang jadi pegangan hidup, bukan qur'an versi aliran kebatinan
    bagaimana ayat quran yang ini ?

    "Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu."
    Last edited by sedgedjenar; 29-12-2011 at 03:37 PM.

  7. #7
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    sudah menjadi pemahaman umum, Al-Quran yg dimaksud ya sebuah kitab ayat-ayat Allah yang tersurat, tidak usah melebar pemahaman ke mana-mana, itu udah beda level

    Al-Hadist adalah pelengkap dalam arti Al-Quran menjelaskan secara umum, jika ingin penjelasan secara khususnya, secara lebih detil dan lengkap, bacalah Al-Hadist
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  8. #8
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    Quote Originally Posted by Yuki View Post
    sudah menjadi pemahaman umum, Al-Quran yg dimaksud ya sebuah kitab ayat-ayat Allah yang tersurat, tidak usah melebar pemahaman ke mana-mana, itu udah beda level

    Al-Hadist adalah pelengkap dalam arti Al-Quran menjelaskan secara umum, jika ingin penjelasan secara khususnya, secara lebih detil dan lengkap, bacalah Al-Hadist

    bener mbak
    jadi jaka golok bawa sembung


  9. #9
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by sedgedjenar View Post
    bagaimana ayat quran yang ini ?

    "Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu."
    Maksudnya, Al-Qur'an itu beneran dari tuhan, bukan bo'ongon atau sekedar sya'ir atau sihir. Baca dong sesuai konteks ayatnya dari QS 29:47~50

    Kalau menurut tafsir jalalain sbb :

    [بل هو] أي القرآن الذي جئت به [آيات بينات في صدور الذين أوتوا العلم] أي المؤمنون يحفظونه [وما يجحد بآياتنا إلا الظالمون] أي اليهود وجحدوها بعد ظهورها لهم
    [Sebenarnya Dia] yaitu Al-Qur'an yang kamu datang dengan membawanya [adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu] orang-orang mukmin yang menghafalnya. [Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang lalim] yakni orang-orang Yahudi; mereka mengingkarinya, padahal Alquran telah jelas bagi mereka


    Jadi, jauh banget dari sangkaan orang-orang aliran kebatinan yang mengambil ilmu dari "guru mursyid" nya ... agama akok dipelajari pake ilmu kebatinan ...
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  10. #10
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Sebaiknya ini dibicarakan di dalam forum agama Islam, karena bahasannya cukup spesifik menyangkut sumber hukum Islam selain Al-Qur'an.

    Dan seingat saya, TS adalah seorang Muslim.
    Kenape musti di forum Islam? Takut sama orang jahil? Masih inget debat dgn orang jahil ttg kata ALLAH?

    Ente (Asum) sbg orang berilmu punya kewajiban utk menyampaikan kebenaran. Nah, pigimane tanggepan atau penjelasan orang berilmu mengenai hal di bawah ini:

    Quote Originally Posted by hajime_saitoh View Post
    "Artinya : Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur'an) dan Rasul (As-Sunnah)". [An-Nisa' : 59]
    Yg di dalam kurung itu (Al-Quran dan As-Sunnah) hasil tafsir juga atau memang terpapar begitu di dalam Quran?

    Seandainya benar tafsirnya begitu, maka posisi Sunnah sudah sepenting Quran, mengingat itu (An-Nisa:59) perkataan tuhan. Tidak mungkin Nabi saw hanya menyuruh menghafal Quran, tapi Sunnah tidak, padahal Allah menyuruh kembali ke Quran dan Sunnah.

    Sesuatu yg sulit diterima akal sehat jika Allah swt menyuruh kembali ke Quran dan Sunnah, sementara utusannya (Muhammad saw) hanya mengurusi Quran (mencatat dan menghafal).

    Juga dgn akal sehat (entah buat orang beriman mungkin akal jahil ), perbedaan pendapat umumnya terjadi karena masalah yg makin spesifik, makin sempit, dan makin detil. Menjadi sangat logis jika Allah swt menyuruh utk kembali ke pokok-pokok ajaranNya yg lebih umum, yaitu Quran, utk menyelesaikan masalah tsb. Jadi, perintah kembali kepada Allah dan Rasul lebih mengenai sasaran jika ditafsirkan sbg kembali kepada Quran semata sebagai referensi umum umat Islam.

    Mungkin umat Islam perlu berimajinasi sedikit. Someday in the future, umat Islam sudah membuat koloni di sebuah planet X constelasi Y sekian ribu tahun cahaya dari Bumi, lingkungan yg sama sekali asing dibandingkan Bumi. Bagaimana menjalankan syariat Islam di sana? Mau tidak mau, you kembali ke pokok-pokok ajaran Islam, yaitu Quran, karena pokok-pokok tsb bersifat umum, punya daya adaptasi yg tinggi utk segala jenis lingkungan yg dihadapi.

    Atau umat Islam tidak kesampaian berimajinasi seperti itu karena mungkin berpikiran sudah keburu kiamat dan takut neraka?

  11. #11
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Maksudnya, Al-Qur'an itu beneran dari tuhan, bukan bo'ongon atau sekedar sya'ir atau sihir. Baca dong sesuai konteks ayatnya dari QS 29:47~50

    Kalau menurut tafsir jalalain sbb :

    [بل هو] أي القرآن الذي جئت به [آيات بينات في صدور الذين أوتوا العلم] أي المؤمنون يحفظونه [وما يجحد بآياتنا إلا الظالمون] أي اليهود وجحدوها بعد ظهورها لهم
    [Sebenarnya Dia] yaitu Al-Qur'an yang kamu datang dengan membawanya [adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu] orang-orang mukmin yang menghafalnya. [Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang lalim] yakni orang-orang Yahudi; mereka mengingkarinya, padahal Alquran telah jelas bagi mereka


    Jadi, jauh banget dari sangkaan orang-orang aliran kebatinan yang mengambil ilmu dari "guru mursyid" nya ... agama akok dipelajari pake ilmu kebatinan ...
    menghafal ? nyata di dalam dada ?
    penjelasannya gimana ?
    maksudnya quran ada di dalam dada orang mukmin yang menghafal ?

  12. #12
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Kenape musti di forum Islam? Takut sama orang jahil? Masih inget debat dgn orang jahil ttg kata ALLAH?
    ...
    Takut ? kenapa musti takut.

    Saya tidak suka berjidal dengan orang yang tidak memberikan manfaat atau sekedar pakai nalar "kemungkinan". Buat apa berdebat dengan orang yang tidak bisa diharapkan ada kebaikannya selain keburukan ?

    Bagaimanapun saya sampaian suatu bukti (misal asal mula kata Allah), toh lo gak akan mau terima karena sudah tertanam dalam diri lo penolakan. Mau seperti apa gua jelaskan, lo gak bisa nangket karena pemahaman lo pun kurang. Trus apa yang bisa gua harapkan dengan membuka komunikasi dengan elo ? GAK ADA

    Makanya bagi gua prinsip anjing menggonggong, kafilah berlalu gua terapkan ...

    ---------- Post added at 10:17 PM ---------- Previous post was at 10:15 PM ----------

    Quote Originally Posted by sedgedjenar View Post
    menghafal ? nyata di dalam dada ?
    penjelasannya gimana ?
    maksudnya quran ada di dalam dada orang mukmin yang menghafal ?
    Iya klo lo ngapal. Itu kan kiasan. Mana ada hapalan ada dalam dada ? mana ada lo nyimpen al-Qur'an dalam dada ?

    Bacalah konteks ayatnya, yang lo mau kan al-Qur'an itu merupakan nalar lo yang ada dalam dada lo. Atau tipa insan ...
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  13. #13
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Bagaimanapun saya sampaian suatu bukti (misal asal mula kata Allah), toh lo gak akan mau terima karena sudah tertanam dalam diri lo penolakan.
    Cuman ada dua asal-usulnya: iman dan ilmiah. Kalo ente bilang kata ALLAH berasal dari keimanan ente sbg muslim, then ane stop. Tapi kalo ente ngotot mengklaim berdasarkan kajian ilmiah, ane jabanin sampe dimane kajian ilmiah ente.

    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Makanya bagi gua prinsip anjing menggonggong, kafilah berlalu gua terapkan ...
    Bilang aja ente takut berdebat dgn orang yg berpotensi menjatuhkan ente. Padahal si purba gak ada pretensi utk menjatuhkan orang..

    Udah.. ah... Gak tega... Emosinya masih labil...

  14. #14
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Iya klo lo ngapal. Itu kan kiasan. Mana ada hapalan ada dalam dada ? mana ada lo nyimpen al-Qur'an dalam dada ?

    Bacalah konteks ayatnya, yang lo mau kan al-Qur'an itu merupakan nalar lo yang ada dalam dada lo. Atau tipa insan ...
    oooo jadi menurut tafsir, maksudnya adalah kitabnya beneran dr Tuhan ?
    oke deh
    Last edited by sedgedjenar; 30-12-2011 at 09:02 AM.

  15. #15
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Horeee... akhirnya kerjaan kantor bisa dimulai lagi setahun ke depan...

    Terus terang saya nggak begitu paham dengan pertanyaannya Oom Pasing, jadi simpang siurnya terjadi di bagian apanya... apakah karena ada yang menolak hadist (seperti misalnya kaum Submitters International), atau karena catatan hadits silang siur dan terdapat pertentangan antar hadits?

    Saya sendiri sih tidak sependapat dengan para submitters, tapi sekaligus tidak menyetarakan kitab hadits dengan Al-Qur'an. Lah soalnya Rasulullah sendiri melarang untuk mencatat hadits kok... demikian salah satu hadis yang tercantum di kitab hadits Muslim dan Ibn Hanbal. Larangan ini dipatuhi oleh para Khalifah yang empat, sehingga pencatatan Hadits baru dilakukan dua ratus tahun kemudian.

    Menurut Bukhari, dia harus meneliti sekitar enam ratus ribu hadits yang beredar dan hanya mencantumkan 7.275 saja... Ibn Hanbal meneliti sampai tujuh juta hadits (?)... tanpa meragukan ketulusan beliau-beliau ini, kita bisa melihat bahwa error marginnya sangat tinggi, baik dari jumlah yang diteliti maupun rentang waktunya.

    ...pun pihak Shi'ah memiliki kitab hadits yang berbeda yang dirujuki melalui Ali. Kalau saya lahir di Iran, maka saya akan mengikuti ajaran yang lain lagi...

    Lalu ayat Qur'an yang dikutip di atas, saya setuju dengan Eyang Purba, penambahan kata dalam kurung adalah hasil dari penafsiran. Ayat itu sebatas menyuruh kita untuk mengembalikan pada Qur'an dan Rasul, yaitu ketika beliau masih hidup untuk menjawab. Di jaman sekarang ini kita memiliki Qur'an, pemahaman kita tentang kehidupan kita sendiri -yang berbeda dengan masa Yathrib-, dan akal sehat. Bolehlah kita rujuk kitab hadits, tapi do with caution. Umar sendiri ketika berhasil menaklukkan Mesir menerapkan hukum pampasan yang berbeda dengan yang pernah diterapkan Rasulullah, semata-mata karena kecerdasan beliau menilai bahwa hukum yang pernah diterapkan dulu itu akan membawa kelabilan politik di Mesir di bawah pemerintahannya...

    ... udah dulu yah... udah Adzan tuh....
    Enaknya bisa di rumah...
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  16. #16
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Cuman ada dua asal-usulnya: iman dan ilmiah. Kalo ente bilang kata ALLAH berasal dari keimanan ente sbg muslim, then ane stop. Tapi kalo ente ngotot mengklaim berdasarkan kajian ilmiah, ane jabanin sampe dimane kajian ilmiah ente.



    Bilang aja ente takut berdebat dgn orang yg berpotensi menjatuhkan ente. Padahal si purba gak ada pretensi utk menjatuhkan orang..

    Udah.. ah... Gak tega... Emosinya masih labil...



    emangnya secara ilmiah kata ALLAH berasal darimana om purba??

  17. #17
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by Pencari Kebenaran View Post
    emangnya secara ilmiah kata ALLAH berasal darimana om purba??
    Wah tanya Asum tuh.. atau ente liat lagi thread ttg hal tsb (cari ndiri dah).

  18. #18
    Quote Originally Posted by kang Alip
    Terus terang saya nggak begitu paham dengan pertanyaannya Oom Pasing, jadi simpang siurnya terjadi di bagian apanya... apakah karena ada yang menolak hadist (seperti misalnya kaum Submitters International), atau karena catatan hadits silang siur dan terdapat pertentangan antar hadits?
    Exactly!
    Bkn saja antar hadist
    tapi hadis vs qur’an demikian jg halnya
    sehingga, diktum hadis sbg pelengkap/penjelas qur'an patut disoal keabsahannya
    ini menurut pandangan kalangan yng menolak hadist sbg pelengkap/penjelas qur'an
    (konon kalangan ini dicap/dilabel sbg "inkar sunah" oleh lawan pendapatnya)

    Saya sendiri sih tidak sependapat dengan para submitters, tapi sekaligus tidak menyetarakan kitab hadits dengan Al-Qur'an. Lah soalnya Rasulullah sendiri melarang untuk mencatat hadits kok... demikian salah satu hadis yang tercantum di kitab hadits Muslim dan Ibn Hanbal. Larangan ini dipatuhi oleh para Khalifah yang empat, sehingga pencatatan Hadits baru dilakukan dua ratus tahun kemudian.
    That’s right
    Ada riwayat yng katanya melarang mencatat hadist
    ada jg riwayat yng katanya mengharuskan mencatatkan hadist
    ada pula argumen menyatakan bhw pelarangan itu bersifat sementara
    krn proses pewahyuan qur'an masih berlangsung (blom final), sehingga
    dikawatirkan akan tercampur, mana qura’an, mana bukan qur’an.
    Setelah masa itu, hadist boleh dicatatkan ataw saling diriwayatkan (cmiiw).
    Inilah diantara silang-siur dimaksud.

    Menurut Bukhari, dia harus meneliti sekitar enam ratus ribu hadits yang beredar dan hanya mencantumkan 7.275 saja... Ibn Hanbal meneliti sampai tujuh juta hadits (?)... tanpa meragukan ketulusan beliau-beliau ini, kita bisa melihat bahwa error marginnya sangat tinggi, baik dari jumlah yang diteliti maupun rentang waktunya.
    ...pun pihak Shi'ah memiliki kitab hadits yang berbeda yang dirujuki melalui Ali. Kalau saya lahir di Iran, maka saya akan mengikuti ajaran yang lain lagi...
    Ini juga bagian dari silang-siur dimaksud
    konon pihak yng menamakan kelompoknya ASWJ (Ahlus Sunah Wal Jama’ah)
    jg memiliki kitab hadist yng berbeda dari kelompok Sy’iah.
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  19. #19
    Banned
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    https://t.me/pump_upp
    Posts
    2,004
    Ini juga bagian dari silang-siur dimaksud
    konon pihak yng menamakan kelompoknya ASWJ (Ahlus Sunah Wal Jama’ah)
    jg memiliki kitab hadist yng berbeda dari kelompok Sy’iah.
    kaloo untuk muslim secara umum mereka berpegang pada kitab sunnah karangan bukhari muslim (muttafaqun alaih) dan 5 ahli hadits lainnya.. sedangkan syiah nggak tau deh...

    ---------- Post added at 09:16 AM ---------- Previous post was at 09:05 AM ----------

    keraguan tentang hadits muncul pada abad ke 19, dan penggagasnya adalh para orientalis, baru menular ke sebagian umat muslim..
    ne ada linknya http://tata-h5idris.blogspot.com/201...gat-hadis.html

  20. #20
    Quote Originally Posted by hajime_saitoh View Post
    kaloo untuk muslim secara umum mereka berpegang pada kitab sunnah karangan bukhari muslim (muttafaqun alaih) dan 5 ahli hadits lainnya.. sedangkan syiah nggak tau deh...
    yng tdk berpegang pada yng anda sebutkan itu, berarti bukan muslim gitu?
    atau muslim yng tidak umum yak


    keraguan tentang hadits muncul pada abad ke 19, dan penggagasnya adalh para orientalis, baru menular ke sebagian umat muslim..
    ne ada linknya http://tata-h5idris.blogspot.com/201...gat-hadis.html
    ah, yng bener?
    bukannya dlm sejarah islam ada diriwayatkan
    masa2 pemalsuan/penipuan/fitnah hadist?
    klo merujuk sumber itu, sptnya jaoh sebelom abad 19 deh
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

Page 1 of 5 123 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •