Page 2 of 3 FirstFirst 123 LastLast
Results 21 to 40 of 42

Thread: Debt Collector Bank = Preman Ya ?

  1. #21
    Quote Originally Posted by DH1M4Z View Post
    Masalahnya kalau untuk yang berpenghasilan tetap seperti PNS, kalau nggak berhutang sangat susah untuk memnuhi kebutuhan prasarana seperti rumah.
    Kalau kita menabung, begitu uang sudah terkumpul harga properti sudah naik sekian kali lipat. Mau tidak mau harus membeli secara kredit.

    Hanya saja berhutang melalui CC sangat riskan, karena bunga sangat tinggi. Kalau mau berhutang ya cukup menjaminkan SK Pegawai , kalau macet juga gak bakal diapa-apain bank , sebelum pensiun baru ditebus, wkwkwkw.

    Nasib jadi PNS.... hahahahaha

    GAJI kecil, tapi cukup terjamin kecilnya gaji, sehingga kecil kemungkinan di PHK. Masa pensiun juga terjamin, walau kecil. Jadi, mau gak mau PNS harus hutang.
    Gambang suling, ngumandhang swarane
    tulat tulit, kepenak unine
    uuuunine.. mung..nreyuhake ba-
    reng lan kentrung ke-
    tipung suling, sigrak kendhangane

  2. #22
    Quote Originally Posted by DH1M4Z View Post
    Masalahnya kalau untuk yang berpenghasilan tetap seperti PNS, kalau nggak berhutang sangat susah untuk memnuhi kebutuhan prasarana seperti rumah.
    Kalau kita menabung, begitu uang sudah terkumpul harga properti sudah naik sekian kali lipat. Mau tidak mau harus membeli secara kredit.

    Hanya saja berhutang melalui CC sangat riskan, karena bunga sangat tinggi. Kalau mau berhutang ya cukup menjaminkan SK Pegawai , kalau macet juga gak bakal diapa-apain bank , sebelum pensiun baru ditebus, wkwkwkw.

    kalau PNS saya sarankan menabung ala asuransi, banyak pilihannya, seperti yang saya lakukan, misalnya begini.

    Katakanlah tabungan dengan nilan 25 ribu atau seratus ribu per bulan, gak usah ditambah , gak usah dikurangi, tinggal milih, mau pensiun 5 jt per bulan misalnya, atau pingin pensiun 1 Milyar pesangonnya. kita tinggal menentukan jumlah besaran tabungan perbulan, apalagi bagi yang masih punya kesempatan diatas 20 tahun bekerja.

  3. #23
    pelanggan Sauron's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Middle Earth
    Posts
    356
    Quote Originally Posted by sahabat View Post
    kalau PNS saya sarankan menabung ala asuransi, banyak pilihannya, seperti yang saya lakukan, misalnya begini.

    Katakanlah tabungan dengan nilan 25 ribu atau seratus ribu per bulan, gak usah ditambah , gak usah dikurangi, tinggal milih, mau pensiun 5 jt per bulan misalnya, atau pingin pensiun 1 Milyar pesangonnya. kita tinggal menentukan jumlah besaran tabungan perbulan, apalagi bagi yang masih punya kesempatan diatas 20 tahun bekerja.
    Nabung ala asuransi? Jelasin lg dong.

  4. #24
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Anaknya cakep gak tuh ? ada fotonya ?
    Kagak ada om aslan. Anaknya cakep juga. Kasian banget. Kejadian kayak gini lumrah sepertinya.

  5. #25
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Jadi pengen ngasi utang... siapa disini yg anaknya cakep ?

  6. #26
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    DC ga perlu garang. Yg perlu garang itu polisi. Masalahnya kenapa bank itu lebih milih dikawal preman daripada pulisi?

  7. #27
    pelanggan Sauron's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Middle Earth
    Posts
    356
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    DC ga perlu garang. Yg perlu garang itu polisi. Masalahnya kenapa bank itu lebih milih dikawal preman daripada pulisi?
    Mosok polisi disuruh nagih utang?

  8. #28
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Mengawal penagih hutang. Jadi ga perlu preman, cukup pegawe aje dikawal polisi. Itupun supaya mencegah tidak ada kekerasan/pelanggaran baik dari pihak penghutang ataupun penagih hutang. Kalo mereka dateng dgn truk buat muat barang sitaan bersama pulisi ga bisa apa2 juga toh?

    Masalahnya apa benar pemilik hutang tidak melanggar peraturan?

    Lagipula lu yakin ga ada pulisi yg nyambi kerja jadi DC di luar kerjaan?
    Last edited by ndableg; 02-04-2011 at 01:40 AM.

  9. #29
    pelanggan Sauron's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Middle Earth
    Posts
    356
    Kalo gitu ya mungkin juga.

    Denger2, kalo udah tingkat bw preman buat nagih. Itu katanya udah parah banget.

    Preman adalah jalan terakhir kalo yang berhutang tipe "susah ditagih".

    Polisi nyambi? Mungkin juga ya.

  10. #30
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Kalau pake polisi secara resmi, seperti yg dikatakan Dhimas, urusannya jadi panjang dan repot. Nanti akhirnya harus ke pengadilan dengan segala ***** bengeknya.

  11. #31
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    apakah diperlukan regulasi dari pemerintah untuk mengatur tindakan2 yang dilakukan oleh para debt collector ini? :mikirgaruk:
    di sini setauku ada batas (secara hukum, walo tidak disadari oleh orang awam), di mana debt collector cuman boleh menghubungi targetnya sekali dalam sehari..

  12. #32
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Di sini malah ada sekolahnya.

  13. #33
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Kalau pake polisi secara resmi, seperti yg dikatakan Dhimas, urusannya jadi panjang dan repot. Nanti akhirnya harus ke pengadilan dengan segala ***** bengeknya.
    Jadi mending dipukuli aja alias jalan pendek? Kalo ada yg mati toh urusannya panjang juga. Masalahnya perlu dibikin aturan dan aturan itu perlu dilaksanakan.

  14. #34
    Barista DH1M4Z's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    kutaradja
    Posts
    818
    Itulah Bank , kebiasaan ambil untung dan tidak mau rugi. Melalui jalur normal ternyata banyak biaya akhirnya memanfaatkan jalur preman untuk penagihan hutang. Tapi sepengetahuan saya ini sebatas untuk kredit yang tidak ada agunannya (salah satunya Credit Card).

    Tapi menjadi debt collector (tukang tagih secara umum, bukan preman) memang banyak suka dukanya. Intinya kita harus pintar-pintar membawa diri, menjelaskan maksud dan tujuan dan bisa komunikasi dan negosiasi dengan baik. Kalau bekal/ilmu tersebut tidak ada bukan kredit yang tertagih, bisa-bisa kita disambut dengan golok terhunus
    Meski tlah jauh....

  15. #35
    Quote Originally Posted by alfaromeo View Post
    Nasib jadi PNS.... hahahahaha

    GAJI kecil, tapi cukup terjamin kecilnya gaji, sehingga kecil kemungkinan di PHK. Masa pensiun juga terjamin, walau kecil. Jadi, mau gak mau PNS harus hutang.
    atau korupsi... <no offense >

    back to topic, bukannya para debt collector juga punya target yah, isalnya dalam satu hari harus berhasil nagih sekian org. kalo gagal, mereka yg kena denda atau didamprat abis2an, makanya mereka begitu agresif kejar mangsa <ga tau juga deh, sekedar gosip>

  16. #36
    pelanggan setia gembel's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    perbatasan
    Posts
    2,068
    bisa menambah citra buruk CB
    belajar nge-blog di ferylife.blogspot.com

  17. #37
    Akhirnya nyampe ke gedung dewan ini kasus
    sudah saatnya BI emang mengatur soal ini
    Kasian, banyak banget korban KDKT (Kekerasan Dalam Kartu Kredit)

    YLKI juga mengimbau jangan mudah tergiur fasilitas yang ditawarkan
    Kartu Kredit, nanti kalo gak bisa bayar, bisa2 nyawa melayang..
    ´There are two ways to conquer and enslave a nation. One is by the sword. The other is by debt´
    -John Adams-

  18. #38
    pelanggan setia nodivine's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    2,335
    Quote Originally Posted by E = mc² View Post
    atau korupsi... <no offense >

    back to topic, bukannya para debt collector juga punya target yah, isalnya dalam satu hari harus berhasil nagih sekian org. kalo gagal, mereka yg kena denda atau didamprat abis2an, makanya mereka begitu agresif kejar mangsa <ga tau juga deh, sekedar gosip>
    kayaknya sih bener, kalo ga kenapa mereka sampe ngotot ngejar ngejar orang.
    dikejar kejar debt collector mpe ke kantor, pertama di terror, lewat telepon terus menerus.
    da gitu ke kantor.

    tapi ga pake kekerasan, mereka ngomong baik baik.
    nah kalo yang pake kekerasan itu, gw ga tau, beneran Debt Collector asli apa sewaan?

    makanya hati hati ma penawaran penawaran kartu kredit.

  19. #39
    denger-denger sih, CB mau menghapuskan sistem penagihan via Debtcollector. Paling mereka juga sedang merumuskan formula penagihan baru yang gak pake preman tapi tetap menekan. selama ini sirkulasi peminjamannya emang sadis bank-bank model gini tuh, salesnya ditarget buat cari nasabah, makanya salespun bisa ngejar orang mati-matian. naaah, debtcollectornyapun ditarget juga, ngejar nasabahnyapun mati-matian juga.

    yang lumayan bikin penasaran adalah, ditemukannya perangkat yang mengindikasi ada preman debtcollector dari oknum TNI pada kasus penculikan mahasiswa di Medan oleh debtcollector belum lama ini. Gak herankan, sekejam apapun metode penagihan selama ini, baru terungkap sekarang, karena dari dulu selalu lolos sanksi hukum dan ketakutan korban untuk melapor.

  20. #40
    Quote Originally Posted by Sauron View Post
    Nabung ala asuransi? Jelasin lg dong.
    kayak nabung biasa dengan tabungan per bulan ditentukan. biasanya bunganya lebih besar dari asuransi tapi uang pertanggungan lebih kecil dalam resiko. Intinya gak boleh diambil sebelum waktu yang telah ditentukan. Biasanya yang ngeluarin bank, bukan asuransi.

    bagusnya sih masuk asuransi saja, uang pertanggungan besar tapi bunga lebih kecil, dalam resiko uang pertanggungan besar.

Page 2 of 3 FirstFirst 123 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •