Lah dimana kelirunya dengan sebutan Allah bagi orang Arab sebagai nama diri tuhannya ?
Kalau semua bangsa yang beragama Islam dengan kitab suci Al-Qur'an menyebut tuhannya dengan nama diri Allah dikatakan superioritas <<< benar tidak salah. Sama saja dengan kristen yang menyebut nama tuhannya dengan Yesus.
Masalahnya, apakah anda bisa memahami apa yang saya tulis atau tidak ?
Allah adalah nama diri tuhan dalam bahasa Arab. Orang Arab nyebut tuhannya dengan nama Allah. Kisah para nabi dalam al-Qur'an nyebut tuhannya dengan nama Allah <<< salahnya dimana ?
Apakah pernah di dalam PB yg berbahasa Yunani menyebut tuhannya dengan kata Allah ? Kalau ada silahkan anda bawa ke sini :D
Justru yang salah adalah ketika disangka Abraham menyebut nama diri tuhannya dengan Allah, yang bener mungkin El sebagai bhs Ibrani yang digunakan PL atau bahkan mungkin menyebut tuhannya dengan YHWH Bukan Allah :))
Bicara soal YHWH, ada baiknya kita buka kitab Keluaran psl 3:13 dimana terjadi dialog antara Musa dan tuhannya soal bagaimana menyebut nama tuhan :
Lalu Musa berkata kepada Allah: "Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? --apakah yang harus kujawab kepada mereka?" (Keluaran 3:13)
Dan perhatikan, bagaimana tuhan menjawab persoalan tsb di atas ... (psl 3:15)
Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun. (Keluaran 3:15)
membaca alkitab terjemahan bhs Indonesia itu emang mumet, gak pernah beres dan membutuhkan extra pikiran untuk memahaminya. Jadi siapa nama tuhannya Musa tsb ? TUHAN ? atau Allah ?
Mari kita buka terjemahan bhs Inggris (KJV) supaya kita memiliki gambaran jelas soal psl tsb :
Moreover God said to Moses, "Thus you shall say to the children of Israel: `The LORD God of your fathers, the God of Abraham, the God of Isaac, and the God of Jacob, has sent me to you. This [is] My name forever, and this [is] My memorial to all generations.' (Keluaran 3:15)
Nampaknya nama diri tuhan tsb adalah THE LORD (TUHAN), BUKAN Allah. =))
Idealnya, ketika kita menterjemahkan suatu kitab/karangan ke dalam bhs lain, tentunya harus mengacu kepada teks aslinya (bhs Ibrani untuk PL), hal ini supaya tidak terjadi pergeseran makna yang dari bhs aslinya.
Bhs Arab adalah serumpun dengan bhs Ibrani dan mengandung beberapa kemiripan dari sisi bhs dan struktur bhsnya, maka kita akan coba memahami pasal tsb dengan terjemahan bhs Arab :
15وَقَالَ اللهُ أَيْضًا لِمُوسَى: «هكَذَا تَقُولُ لِبَنِي إِسْرَائِيلَ: يَهْوَهْ إِلهُ آبَائِكُمْ، إِلهُ إِبْرَاهِيمَ وَإِلهُ إِسْحَاقَ وَإِلهُ يَعْقُوبَ أَرْسَلَنِي إِلَيْكُمْ. هذَا اسْمِي إِلَى الأَبَدِ وَهذَا ذِكْرِي إِلَى دَوْرٍ فَدَوْرٍTransliterasi : wa qola Allah aidhan li musa : <<hakadza taqulu li bani Israil : Yahweh ilahu abauhum, ilahu ibrahim wa ilahu ishaq wa ilahu yaqub arsalni ilaikum. Hadza ismi ila al-abadi wa hadza dzikri ila dauri fa dauri
Terjemahan Asum : dan Allah berkata kepada Musa : << seperti inilah yang harus engkau katakan kepada bangsa Israil : Yahweh adalah tuhan bapak moyangmu, tuhannya Ibrahim dan tuhannya Ishaq dan tuhannya Yakub, dia yang telah mengutus aku kepada kamu. Inilah namaku selamanya dan inilah sebutanku sampai turun temurun
Terbuka sudah kekacauan terjemahan LAI tsb, rupanya nama diri tuhan yang harus diperkenalkan kepada bangsa Israil (kaumnya Musa) secara turun temurun dalah Yahweh yang dalam bhs tentagram adalah YHWH :D
Anda bisa banyangkan jika Yahweh (YHWH) disebut sebagai nama gelar dan diterjamahkan jadi "Tuhan", maka terjemahannya akan seperti terjemahan LAI yang sulit dipajami maksudnya secara jelas dan mudah dan hanya berputar2 pada kata tuhan seperti jadi : "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, tuhan nenek moyangmu, tuhan Abraham, tuhan Ishak dan tuhan Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun.
Dan yang lucu, LAI malah tidak mau merubah terjemahan Allah jadi tuhan, saya tidak tau kenapa LAI dan pendukungnya ngotot pakai kata Allah yang jelas salah tempat pemakaiannya dalam kalimat bhs Indonesia
=))
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)
