Page 2 of 8 FirstFirst 1234 ... LastLast
Results 21 to 40 of 156

Thread: Allah adalah nama diri bagi tuhan orang Islam ?

  1. #21
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Iya saya tidak akan membantah kalau ada orang Islam yg meyakini nama Sang Pencipta itu Allah, toh ini namanya keyakinan.

    Tapi saya Pribadi tidak percaya nama Pribadi Sang Pencipta tertulis dalam suatu bahasa tertentu misalnya bahasa Arab, soalnya Allah kan bukan lahir di Arab bukan anak orang Arab.
    Nama Allah juga bukan Jesus, bukan YHWH.

    Allah tidak dibatasi oleh bahasa tertentu karena Dia yg menciptakan bahasa2 untuk manusia.
    Jadi YHWH, Allah, El, Eloah, Elohim, Kyrios, San Hyang Widi dll itu semua hanya cara manusia menyebut sang pencipta, bukan nama aslinya.

    Ini kelemahan agama agama, agama China dewanya bernama china seperti Kwan Im, dewa Hindu namanya India, dewa Jawa namanya Jawa, dewa Indian namanya Indian dst...

    tuhan yg semacam itu bukan Tuhan yg sejati karena tidak Universal, hanya tuhan sebuah bangsa saja, menyembah tuhan semacam itu artinya harus mengakui superioritas suatu bangsa melebihi bangsa lain.

  2. #22
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Iya saya tidak akan membantah kalau ada orang Islam yg meyakini nama Sang Pencipta itu Allah, toh ini namanya keyakinan.
    Kamus bahasa Indonesia mengakui ini : http://kamusbahasaindonesia.org/allah
    Allah [n] nama Tuhan dl bahasa Arab; pencipta alam semesta yg mahasempurna; Tuhan Yang Maha Esa yg disembah oleh orang yg beriman: demi --; hamba --; insya --; karena --

    Tidak ada dikatakan kristen juga tuhannya Allah.

    Maka jelas bahwa Allah adalah nama diri bagi tuhan orang Islam

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Tapi saya Pribadi tidak percaya nama Pribadi Sang Pencipta tertulis dalam suatu bahasa tertentu misalnya bahasa Arab, soalnya Allah kan bukan lahir di Arab bukan anak orang Arab.
    Nama Allah juga bukan Jesus, bukan YHWH.

    Allah tidak dibatasi oleh bahasa tertentu karena Dia yg menciptakan bahasa2 untuk manusia.
    Jadi YHWH, Allah, El, Eloah, Elohim, Kyrios, San Hyang Widi dll itu semua hanya cara manusia menyebut sang pencipta, bukan nama aslinya.
    Sepakat dengan ini, namun anda mencampur adukkan antara nama diri dengan gelar.

    Saya pernah bertanya kepada orang Kristen : tuhan anda siapa ? dijawab Yesus <<< Yesus nama diri tuhan orang tsb. Ini tidak saya pungkiri, dan saya harap anda pun tidak memungkiri bahwa tuhannya orang Islam adalah Allah. Kalau Budha ? Mungkin Brahma (saya tidak tau).

    Artinya, nama diri tuhan itu bisa berbeda2 sesuai bahasa dan suku bangsanya. Maka ketika anda katakan Allah BUKAN nama diri <<<< keliru. Dasarnya apa ? Sedangkan dari sisi aturan bahasa Arab sudah keliru dengan menganggap Allah dari gabungan kata Al+Ilah.

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Ini kelemahan agama agama, agama China dewanya bernama china seperti Kwan Im, dewa Hindu namanya India, dewa Jawa namanya Jawa, dewa Indian namanya Indian dst...

    tuhan yg semacam itu bukan Tuhan yg sejati karena tidak Universal, hanya tuhan sebuah bangsa saja, menyembah tuhan semacam itu artinya harus mengakui superioritas suatu bangsa melebihi bangsa lain.
    Islam sepakat menyebut tuhannya dengan nama Allah karena nama inilah yang diperkenalkan dalam kitab suci al-Qur'an dan hadits. Semua bangsa dan suku bangsa yang beragama Islam menyebut tuhannya dengan nama Allah <<<< Universal


    Btw, mbah AsLan belum menjawab pertanyaan saya :

    Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! (Ulangan 6:4)

    Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. (Markus 12:29)
    Apa bedanya TUHAN dan Allah ? Mana yang nama diri dan mana yang nama gelar ?
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  3. #23
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Orang Kristen tidak tahu nama diri Allah dalam bahasa Manusia karena Allah yg sejati bukan milik satu golongan bangsa tertentu.

    Pernyataan bahwa kata Allah adalah milik umat Islam adalah pernyataan yg salah, karena sebelum Muhammad datang orang Kristen Arab sudah menggunakan kata Allah, silahkan baca2 lagi tulisan saya diatas.

  4. #24
    pelanggan setia Agitho_Ryuki's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    mBantul, Ngayogyokarto, Hadiningrat
    Posts
    2,517
    markus 12:29
    Jesus answered, The first and principal one of all commands is: Hear, O Israel, The Lord our God is one Lord;
    Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa
    Barangsawijine purwo marang kawitan, Bandar sejatining wujud. Yuk lakone.. BUTHO CAKIL sido NGEMUTTT PEN.....THUNG!!

  5. #25
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by Agitho_Ryuki View Post
    markus 12:29
    Jesus answered, The first and principal one of all commands is: Hear, O Israel, The Lord our God is one Lord;
    Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa
    Betul sekali bro, orang Kristen percaya Allah itu Esa.

  6. #26
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Orang Kristen tidak tahu nama diri Allah dalam bahasa Manusia karena Allah yg sejati bukan milik satu golongan bangsa tertentu.
    Lah ? jadi mbah Aslan gak bisa menentukan TUHAN dan Allah di sini apakah "nama diri" atau "nama gelar" ?

    Saya akan berikan teks Injil Arab untuk kitab Ulangan pasal 6:4 sbb :

    4«اِسْمَعْ يَا إِسْرَائِيلُ: الرَّبُّ إِلهُنَا رَبٌّ وَاحِدٌ
    Transliterasinya adalah : Ismi ya Israil : Ar-Robb ilahuna robbun wahidun

    Terjemahan bebas : Dengarlah hai Israil : Ar-Robb itu adalah tuhan kita (yaitu) robb yang esa <<< Apakah ada kata Allah di situ ?

    Terjemahan baru LAI : Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!

    Mana yang lebih mudah dipahami, terjemahan LAI atau terjemahan Asum ?

    Btw, kalau saya ganti kata ar-Robb dan TUHAN dengan (misal) "Jojon", maka terjemahan LAI jadi : Dengarlah, hai orang Israel: JOJON itu Allah kita, JOJON itu esa! , dan terjemahan Asum jadi : Dengarlah hai Israil : JOJON itu adalah tuhan kita (yaitu) JOJON yang esa

    Nah mbah AsLan bisa gak menyebutkan mana yang "nama gelar" dan mana yang "nama diri" ?

    Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! (Ulangan 6:4)

    Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. (Markus 12:29)

    Quote Originally Posted by AsLan
    Pernyataan bahwa kata Allah adalah milik umat Islam adalah pernyataan yg salah, karena sebelum Muhammad datang orang Kristen Arab sudah menggunakan kata Allah, silahkan baca2 lagi tulisan saya diatas.
    Iya saya tau, kan suah kita pahami bahwa Allah itu nama diri tuhan dalam bhs Arab bagi orang Arab, baik ia beragama Kristen, yahudi, Islam, bahkan Musyrik.

    Masalahnya, jika kristen Indonesia keukeuh mau pake kata Allah dalam terjemahannya dan berasumsi dengan sejarah kristen Arab yang sudah pakai nama itu, KENAPA orang eropa gak pakai kata Allah dalam terjemahan alkitabnya ?

    Kalau kata "Allah" ini bagi mbah AsLan HANYA nama gelar, gak masalah dong kristen Indonesia untuk menterjemahkan kata "Allah" tsb jadi "tuhan" atau "Tuhan itu" atau "sang Tuhan"


    1 bukti bahwa argumen bahwa Allah BUKAN dari kata Al+Ilah adalah dengan melihat terjemahan alkitab dalam bhs Arab versi Van Dyke. Silahkan downbload di SINI

    Buka kitab Ulangan pasal 4:35

    35إِنَّكَ قَدْ أُرِيتَ لِتَعْلَمَ أَنَّ الرَّبَّ هُوَ الإِلهُ. لَيْسَ آخَرَ سِوَاهُ
    Transliterasi : Innaka qod uriita lita'lama anna ar-Robb huwa Al-Ilah. Laisa akhoro siwahu

    Terjemahan bebas : Sungguh telah di perlihatkan kepada mu agar mengetahui bahwa ar-Robb (tuhan) itu adalah al-Ilah, tidak ada yang lain selain dia.

    Terjemahan Baru Alkitab LAI menuliskan :

    Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia.

    Perhatikan kata yang saya beri warna merah, terlihat jelas bahwa teks Arab adalah الإِلهُ (Al-Ilah) BUKAN اللّهُ (Allah). Lalu kenapa orang Kristen Indonesia dan Malaysia masih ngotot mencatut kata Allah yang dalam Alkitab terjemahan Arab sendiri ditulis Al-Ilah BUKAN Allah ?
    Last edited by Asum; 28-03-2011 at 10:21 PM.
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  7. #27
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by Agitho_Ryuki View Post
    markus 12:29
    Jesus answered, The first and principal one of all commands is: Hear, O Israel, The Lord our God is one Lord;
    Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa
    Alkitab terjemahan Arabnya :

    29فَأَجَابَهُ يَسُوعُ:«إِنَّ أَوَّلَ كُلِّ الْوَصَايَا هِيَ: اسْمَعْ يَا إِسْرَائِيلُ. الرَّبُّ إِلهُنَا رَبٌّ وَاحِدٌ.
    Transliterasi : Fa ajabahu Yasu'u : <<Inna awwala kulli al-washaya hiya : Isma' ya Israil ar-Robb ilahuna robbun wahidun

    Terjemahan Asum : Maka Yasu'u (Yesus) menjawab : Sesungguhnya yang pertama dari semua wasiat adalah : Dengarlah hai Israil. Ar-Robb itu adalah tuhan kita (yaitu) robb yang esa

    Gimana kalau The Lord dan Ar-Robb dan Tuhan diganti dengan kata "AsLan" ?


    Jesus answered, The first and principal one of all commands is: Hear, O Israel, AsLan our God is one AsLan;

    Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, AsLan Allah kita, AsLan itu esa


    Terjemahan Asum : Sesungguhnya yang pertama dari semua wasiat adalah : Dengarlah hai Israil. AsLan itu adalah tuhan kita (yaitu) AsLan yang esa


    Nah, mbah AsLan apa masih sulit untuk menentukan mana yang "nama diri" dan mana yang "nama gelar"
    Last edited by Asum; 28-03-2011 at 10:24 PM.
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  8. #28
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    "Dan sungguh jika kau (Muhammad) tanyakan kepada mereka, siapakah yang menciptakan seluruh langit dan bumi? pastilah mereka akan menjawab "Allah" (Q.s. al-Zumar:38)

    "Dan sungguh jika kau (Muhammad) tanyakan kepada mereka "Siapakah yang menurunkan air dari langit, sehingga dengan air itu dihidupkan bumi sesudah kematiannya? pastilah mereka akan menjawab "Allah" (Q.s. al-Ankabut : 63)


    Alquran telah mengakui bahwa orang Kristen sudah lama menggunakan kata Allah (dan Al-Ilah), lalu kenapa sekarang dilarang ?

  9. #29
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Kalau melihat bahasa, memang tidak bisa dipungkiri bahasa satu berhubungan dengan bahasa lain. Kata Allah sudah dikenal sebelum Quran. Ini artinya tidak menutup kemungkinan kata Allah adalah metamorfosa dari kata bahasa lain tetapi dengan pengertian yg sama (apa istilah ilmu bahasanya, morfologi?). Tetapi bisa juga dengan berjalannya waktu kata Allah tsb bisa berubah fungsi, misalnya menjadi nama diri. Ane kira gak ada yg salah kalo muslim menyatakan kata Allah sbg nama diri bagi tuhan mereka. Mungkin yg perlu ditolak adalah pelarangan seperti di Malaysia itu, yg melihat kata Allah adalah eksklusif milik muslim. Kalo Bible Indonesia mau menggunakan kata Allah, tetapi bukan sebagai nama diri, bisa juga, dgn alasan morfologi tadi. Tapi ane sendiri @AsLan merasa klenger kalo baca Bible versi Indonesia, mendingan versi Inggris-nya.


  10. #30
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Agnosto Theo, tuhan yg tak diketahui namanya...



    (Sebuah kisah nyata yg terjadi beberapa ribu tahun yang lalu)



    Suatu hari, 600 tahun sebelum Masehi, didalam ruang sidang di Aeropagus yang terletak di bukit Mars, Athena-Yunani, terjadi percakapan.


    "Nicias, Nasihat apakah yg kau bawa dari sang peramal Pitia itu? Mengapa kita dilanda wabah ini ? Dan mengapa dari sekian banyak kurban yg kita persembahkan kepada Dewa-dewa itu sama sekali tidak menghasilkan apa-apa?"


    Dengan tenang Nicias memandang ketua sidang dan menjawab, "Imam wanita itu mengatakan bahwa kota kita terkena kutukan dari satu Dewa karena raja Meglaces telah melakukan kejahatan besar terhadap pengikut2 Cylon"


    "Ya, ya saya ingat sekarang, Megacles telah membujuk pengikut Cylon agar menyerahkan diri dengan janji pengampunan, namun ia mengingkarinya dan membantai mereka" Kata seorang anggota sidang.


    "Tetapi dewa manakah yg mengutuk kita karena perbuatan itu? Kita telah mempersembahkan kurban penebusan dosa kepada semua Dewa!"


    "Itu tidak benar" kata Nicias, "Imam wanita itu mengatakan kepadaku bahwa masih ada satu Dewa lagi yg belum diredakan amarahnya"


    Ketua sidang dan para pesrta sidang serempak melayangkan pandangan mereka pada Nicias dan salah satu peserta sidang bertanya dengan keras "Dewa manakah itu, siapakah nama-Nya?"


    Nicias menjawab "Saya tidak tahu, dan peramal wanita itupun tidak tahu nama Dewa itu"


    "Namun di pulau Kreta ada seorang bijak bernama Epimenides yg mungkin bisa tahu cara untuk meredakan kemarahan dewa ini"


    Terpaan angin dingin disertai sayup2 ratap tangis warga Athena yg didera wabah dan kematian mendera para anggota sidang, seorang demi seorang mulai mengenakan jubah hakimnya dan bangkit berdiri, lalu mereka berkata kepada Nicias "Kawan, pergilah atas nama kita semua, jemputlah orang itu dan semoga ia mau menyelamatkan kota kita ini, maka kita akan memberikan imbalan kepadanya"


    Butuh beberapa hari bagi Nicias untuk mengarungi lautan hingga akhirnya ia berhasil membawa Epimenides ke Athena.


    Saat memasuki kota, Epimenides memandang sekeliling Athena yg dipenuhi patung2 Dewa dan berkata "Seumur hidup baru kali ini aku melihat ada begitu banyak dewa, namun lucu sekali sekarang aku diminta datang ke kota ini untuk memperkenalkan seorang dewa lagi"


    Nicias tersenyum kecut dan membalas "Sungguh mati aku tidak habis pikir, siapa sebenarnya dewa satu ini... Bangsa kami telah membawa begitu banyak dewa dewi dari seluruh dunia, kami telah menjajagi ilmu2 dari segala bangsa, namun benarkah masih ada Dewa yg belum kami ketahui ?"


    "Itulah pokok persoalanmu" jawab Epimenides dengan penuh misteri.



    Sidangpun dimulai.


    Tanpa banyak basa basi, Epimenides berkata pada para tetua kota Athena bahwa ia minta besok pagi-pagi sekali sebelum matahari terbit agar disiapkan sejumlah domba, tukang batu dan persediaan batu serta bahan bangunan.


    "Kami akan melaksanakannya" jawab ketua sidang.


    Esok harinya, pagi-pagi sekali semua orang sudah berkumpul dengan wajah yg lesu karena sebagian besar diantara mereka menjagai keluarga yg sakit semalaman, sebagian lagi telah ditinggal mati oleh orang yg mereka kasihi. Namun semua permintaan Epimenides telah disiapkan dan semua orang berkumpul di bukit Mars, melihat kearah Epimenides dengan tegang.


    "Tuan2 yang terhormat, anda sekalian telah mempersembahkan kurban kepada para dewa2 namun semuanya sia-sia, sekarang akupun akan mempersembahkan kurban kepada seorang dewa yang namanyapun aku juga tidak tahu, namun kita tahu bahwa Dewa ini sangat berkuasa sehingga kita akan memohon kepadaNya agar Ia mau menghapus kutukan terhadap kota Athena"

    "Sekarang, lepaskanlah domba2 itu dan suruh setiap gembala mengikuti semua domba dan mengamat-amatinya dengan seksama, biarkan domba-domba itu merumput dengan bebas dimanapun mereka mau"

    Lalu Epimenides mengadahkan wajahnya kelangit dan berseru " ya Agnostho Theo, Dewa yg tak kami kenal, Pandanglah wabah yg melanda kota kami ini, Kalau engkau berkenan mengasihi kami dan mau mengampuni kami, kiranya sudilah Engkau menyatakan kesediaanMu memberi kami jawaban. Engkau dapat membuat domba2 yg Kau sukai untuk berhenti makan lalu berbaring diatas rumput, domba itulah yg akan kami persembahkan bagiMu"

    Semua orang mendengar seruan ini dan heran, pada pagi hari seperti ini semua domba dalam keadaan kelaparan dan tak mungkin mereka mau berhenti merumput diatas padang rumput yg hijau dan segar seperti itu.


    Tiba2 ada seorang berteriak "Lihat!" Semua orang berpaling ke arah yg ditunjuk oleh gembala itu, mereka semua melihat seekor domba jantan menekuk lututnya dan berhenti makan, lalu berbaring diatas rumput.

    "Ada lagi seekor disini!" teriak gembala yg lain, sesudah itu masih ada lagi beberapa domba yg berhenti makan lalu berbaring diatas rumput.


    Rumput segar ditolak mentah2 oleh domba yg lapar !

    Epimenides lalu memberi perintah kepada para tukang batu agar mereka mendirikan Altar ditempat domba2 itu berbaring.


    "Nama dewa apakah yang akan kita tulis di altar tersebut?" tanya para anggota dewan kota Athena dengan antusias.


    "Nama? akupun tidak mengetahui nama Dewa ini, namun apakah Pribadi Yang Maha Tinggi membutuhkan sebuah nama?

    Cukup tuliskan saja Agnosto Theo di altar tersebut" Kemudian domba2 yg berbaring tadi dipersembahkan diatas altar tersebut.


    Keesokan harinya wabah telah berlalu dari kota Athena, cengkraman maut telah lepas dari kota tersebut. Penduduk kota Athena tak henti2nya memuji dewa yg tak diketahui namanya, Agnosto Theo, mereka meletakkan bunga2 disekeliling altar tersebut.


    Namun sejalan dengan bertambahnya waktu, orang Athena mulai melupakan peristiwa itu, mereka pun melupakan altar Agnosto Theo. Namun beberapa anggota dewan masih mengingat peristiwa itu dan memelihara Altar Agnosto Theo sambil terus bertanya-tanya dalam hati, siapakah sebenarnya dewa yg tak dikenal ini ?

    Sudah terbukti bahwa inilah dewa yg paling berkuasa, yg pernah benar2 menyatakan diriNya secara terus terang dihadapan semua orang di kota Athena.


    -------------------------------------------------------------------------------------

    Siapakah Tuhan itu ?
    Kalau sapi bisa menggambarkan Tuhan, tentu sapi akan menggambar seekor sapi sebagai Tuhan...
    Itu sebabnya orang Etiopia menggambarkan Tuhan berkulit hitam dan berhidung pesek, Orang Yahudi mengatakan bahwa Tuhan memiliki nama Yahudi, Orang China mengatakan Tuhan itu Chinese dan bernama China.
    Manusia suka mengurung Tuhan didalam pemahaman otak manusia yg terbatas.

    Lao Tze mengatakan bahwa Tuhan yg bisa dideskripsikan, bukan Tuhan yg sejati.

    Jadi siapakah nama Tuhan yg sebenarnya ? El ? Eloah ? Allah ? YHWH ?
    Silahkan sebut sesuai dengan keyakinan, tapi jangan melarang orang lain memanggilNya karena Dia adalah Tuhan bagi seluruh umat manusia, bukan hanya sekelompok bangsa.

  11. #31
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Sebenarnya posting AsLan yang terakhir itu OOT dan tidak menjawab pertanyaan saya. Tapi saya jawab ini supaya jelas.
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Lao Tze mengatakan bahwa Tuhan yg bisa dideskripsikan, bukan Tuhan yg sejati.
    Betul, maka jika ada yang mengatakan bahwa tuhan menjelma jadi manusia <<<< bukan tuhan sejati karena dengan demikian sama dengan mendeskripsikan bentuk tuhan secara nyata.

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Jadi siapakah nama Tuhan yg sebenarnya ? El ? Eloah ? Allah ? YHWH ?
    Silahkan sebut sesuai dengan keyakinan, tapi jangan melarang orang lain memanggilNya karena Dia adalah Tuhan bagi seluruh umat manusia, bukan hanya sekelompok bangsa.
    Masalahnya, anda menganggap Allah = nama gelar, yang tentunya jika "nama gelar" sebaiknya anda terjemahkan saja jadi "tuhan" atau "sang tuhan" atau "tuhan itu" sebagaimana Bible menterjemahkan jadi "God" dlm bhs Inggris dan "Gott" dlm bhs Jerman atau "Dio" dlm bhs Itali. Tapi tidak, anda tidak mau menterjemahkan kata Allah tsb dan bertahan untuk menggunakan kata Allah dalam terjemahan al-Kitab WALAU alkitab menyebutnya al-Ilah BUKAN Allah.

    Guyonnya nih, seolah anda ingin menggunakan kata Yesus dalam terjemahan berikut : "Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Yesus kita, TUHAN itu esa! (Ulangan 6:4)" <<< DENGAN ANGGAPAN bahwa kata "Yesus"=nama gelar BUKAN nama diri

    Dan untuk yang ini :

    Alquran telah mengakui bahwa orang Kristen sudah lama menggunakan kata Allah (dan Al-Ilah), lalu kenapa sekarang dilarang ?
    Sudah dijawab berkali-kali bahwa orang Arab (apapun agamanya) memanggil tuhannya dengan nama diri Allah.

    Tapi lucu, alkitab terjemahan bsh Arab saja menyebut al-Ilah bukan Allah sebagaimana terjemahan baru LAI. Sebenarnya lebih fair jika kristen menyebut nama tuhannya dengan bahasa alkitabnya, bisa pakai bhs Ibrani atau Yunani supaya alkitabiyah, bukan berusaha mendekati budaya Arab


    Ntar mbah AsLan berargumen seperti di atas lagi kalau nama "Alkitab" digugat yang seharusnya adalah Bible atau The Book. Juga juga kata "Bait Allah", atau "tahir" dll <<< ada apa seh dengan bahasa Arab ? kok demen banget minjem2
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  12. #32
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Masalah ke Tuhan an Yesus kalau mau dibahas mari kita buka topik baru.
    Mengenai penggunaan bahasa Arab oleh Orang Kristen juga tidak ada yg boleh melarang, lagipula orang Arab juga banyak yg Kristen.

  13. #33
    pelanggan Sauron's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Middle Earth
    Posts
    356
    He he he... melihat kasus ini jadi ingat dulu pdt. Josias Lengkong pernah "mengklaim" bahwa kristen juga punya konsep "Jihad". Alasan yang dipakai oleh ybs adalah kata jihad berasal dari bahasa arab yang notabene sudah ada jauh sebelum Nabi Muhammad memperkenalkan konsep ini. Franz Magnis Suseno yang ketika ditanyai tentang hal ini, terheran-heran karena dalam ajaran kristen sendiri tidak dikenal adanya "Jihad Kristen". Ajaran yang mirip dengan jihad (bersungguh-sunguh dalam mencapai tujuan) memang ada dalam kristen, tapi namanya bukan "Jihad".

    Kalo secara bahasa sih iya, mungkin saja orang arab sudah mengenal kata "Jihad" jauh sebelum Nabi Muhammad memproklamirkannya ke publik (umat).
    Kalo secara konsep apa masih sama?

    Kalo secara bahasa, mungkin saja orang arab sudah mengenal kata "Allah" jauh sebelum Nabi Muhammad memproklamirkannya ke publik (umat).
    Kalo secara konsep apa masih sama?

    Memang bener sih, bahasa arab bukan hanya milik muslim saja. Tapi apa tidak aneh, menyebut sesuatu yang tidak familiar di telinga kita, dengan dalih "orang-orang zaman dahulu sudah pernah memakainya"?

    Sebuah pemaksaan istilah barangkali? Biar kedengaran mirip?
    Ahhh...

  14. #34
    pelanggan Sauron's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Middle Earth
    Posts
    356
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Ntar mbah AsLan berargumen seperti di atas lagi kalau nama "Alkitab" digugat yang seharusnya adalah Bible atau The Book. Juga juga kata "Bait Allah", atau "tahir" dll <<< ada apa seh dengan bahasa Arab ? kok demen banget minjem2
    Biar dibilang mirip, kali mbah...
    Ahhh...

  15. #35
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Masalah ke Tuhan an Yesus kalau mau dibahas mari kita buka topik baru.
    Silahkan anda membuat topik tsb, yang gampang saja "Soal Tuhan kristen esa" <<< lebih menarik dan saya rasa cukup mengundang banyak peminat. Mudah2an mbah AsLan bisa memberikan pencerahan yang lebih baik soal tsb dibanding soal kata Allah ini

    Lagi pula, anda tidak sanggup memahami apa yang berusaha saya sampaikan dalam posting ini
    Guyonnya nih, seolah anda ingin menggunakan kata Yesus dalam terjemahan berikut : "Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Yesus kita, TUHAN itu esa! (Ulangan 6:4)" <<< DENGAN ANGGAPAN bahwa kata "Yesus"=nama gelar BUKAN nama diri
    Jika anda mau berfikir jernih, maka anda akan lihat bahwa anda memaksakan diri menggunakan dan mendukung pemakaian kata "Allah" dalam Bible dengan argumen awal bahwa kata "Allah" adalah nama gelar dan bukan nama diri <<<< sudah keliru dilihat dari sisi tata bahasa Arab dan sudah diberikan contohnya di alkitab.

    Nah, jika nama diri Allah anda anggap secara sepihak sbg nama gelar sehingga Allah=sang tuhan (serupa dengan The God karena kata benda tertentu), seharusnya tidak ada masalah anda terjemahkan jadi (misal) : Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu "sang Tuhan" kita, TUHAN itu esa!

    Tapi anda ogah untuk merubah terjemahan alkitab tsb walau sudah jelas salahnya. Maka saya guyon sama sampeyan, misal kata "Yesus" adalah nama gelar dan saya anggap artinya tuhan, maka pasal 6:4 jadi : Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu "Yesus" kita, TUHAN itu esa!

    Lucu kan ? mungkin tidak lucu bagi mbah AsLan ...

    Mengenai penggunaan bahasa Arab oleh Orang Kristen juga tidak ada yg boleh melarang, lagipula orang Arab juga banyak yg Kristen.
    Tidak ada yang melarang jika sesuai tempatnya dan sesuai peruntukannya, ini anda malah maksa kalau Allah adalah nama gelar bukan nama diri.

    Dan bicara soal banyak, sepertinya hanya kristen Indonesia dan Malaysia saja yang pakai kata Allah untuk al-Ilah yang "minjem" istilah dari bhs Arab, sedangkan negara lain menterjemahkan kata Al-Ilah sesuai bhs negaranya masing2.

    Seandainya kata Allah ini familiar ditelinga orang2 Kristen di seluruh dunia tentulah kita akan dapati kata Allah ada dalam terjemahan alkitab di seluruh negara.

    Nyatanya ?

    TIDAK, cuman ada di alkitab Indonesia dan Malaysia doang (sesuai yg saya tau) itupun dipertahankan sampe titik darah penghabisa dengan alasan klise (semisal) : "orang kristen arab sono dah pake kata ini" (padahal sebelum kristen ada kaum musyrik penyembah berhala yang pakai kata Allah tsb sebagai dewa tertinggi -katanya-)

    Ya kalo mbah AsLan dan rekan merasa bangga pakai kata Allah dalam alkitabnya ya monggo ... sama dengan bangganya memberi nama kitab sucinya dengan "Al-Kitab" dan kelahiran yesus dengan "Maulid Isa" ...

    Silahkan mbah diminum kupinya, jangan tegang gitu dong ...
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  16. #36
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by Sauron View Post
    Biar dibilang mirip, kali mbah...
    Lagi trend soal "CUMI" ... cuma miriiipppp ....
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  17. #37
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Masalah ke Tuhan an Yesus kalau mau dibahas mari kita buka topik baru.
    Mengenai penggunaan bahasa Arab oleh Orang Kristen juga tidak ada yg boleh melarang, lagipula orang Arab juga banyak yg Kristen.
    Mengenai pemakaian nama Allah oleh orang kristen, gw pribadi sih ga masalah. Bangga malah.. Memang Allah bukan property yg bisa dimiliki orang dan dilarang2.

  18. #38
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Mengenai pemakaian nama Allah oleh orang kristen, gw pribadi sih ga masalah. Bangga malah.. Memang Allah bukan property yg bisa dimiliki orang dan dilarang2.
    iya bleg, tapi gak semua orang berpikiran seperti itu.
    Masih banyak orang Muslim yg mengira kata Allah baru muncul di Alquran dan menjadi milik agama Islam.

    Sebetulnya saya tidak suka mempermasalahkan Nama Allah, silahkan baca cerita yg saya tulis diatas, Sang Pencipta itu tetap berkuasa dan tetap mengasihi manusia meskipun orang itu tidak mengenalNya.
    Sekarang orang meributkan nama Allah dan menyebar permusuhan karena hal ini, kira2 apakah Sang Pencipta itu sendiri menghendaki keributan semacam ini ?

  19. #39
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    kira2 apakah Sang Pencipta itu sendiri menghendaki keributan semacam ini ?
    Well... you never know...

    Silakan kopinya disambi mas aslan..

  20. #40
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    iya bleg, tapi gak semua orang berpikiran seperti itu.
    Masalahnya karena anda sudah berkata sebagaimana saya post di awal topik :
    Banyak umat muslim Indonesia mengira Allah adalah nama diri Tuhan, sama seperti saksi Yehova mengira Yehova adalah nama diri Tuhan.
    Namun bila diselidiki lebih dalam, semua itu tidak benar.
    Makanya saya buka topik ini supaya anda tau bahwa klaim anda tsb keliru ketika menyangka kata Allah adalah nama gelar. Kekeliruan/kesalahan ada dipihak anda, tapi anda timpakan kepada orang lain, dengan kata lain orang Islam dengan kitab sucinya al-Qur'an dalam bhs Arab, salah memahami kata Allah tsb sebagai nama diri

    Dan anda ulangi kesalahan anda ini yg pada dasarnya bersumber dari kesalahan anda berfikir dan berasumsi.
    Masih banyak orang Muslim yg mengira kata Allah baru muncul di Alquran dan menjadi milik agama Islam.
    Sori2 aja, malah banyak yang gak ngerti kok soal asal-usul kata Allah selain hanya jadi penggembira dari tulisan orang di internet shg terbagi jadi 2 kubu antara membenarkan kata Allah dari kata Al-Ilah dan bukan.

    Topik ini, saya harapkan jadi pemutus bagi adanya 2 opini tsb, dan yang benar adalah kata Allah adalah nama diri dan BUKAN berasal dari Al-Ilah <<< sudah saya tunjukkan contohnya di alkitab supaya jelas bahwa gabungan kata AL + ILAH jadinya AL-ILAH dan bukan ALLAH. Gak perlu belajar tata bahasa Arab buat memahami ini, karena jika benar gabungan kata AL+ILAH jadi ALLAH, kenapa alkitab terjemahan bhs Arab masih menulis AL-ILAH dan bukan ALLAH ?

    Kesalahan tata bahasa di alkitab terjemahan LAI itu jelas fatal, dengan menganggap ilah = Allah, mana bisa sama jika yang satu nama gelar dan satu nama diri ? Dan saya perhatian, memang LAI pukul rata (karena ketidak tahuannya) dengan mengganti semua kata ilah menjadi Allah, baik ketika dalam kondisi nakirah (ilah) maupun makrifat (Al-Ilah) semua diganti jadi Allah.

    Sekarang orang meributkan nama Allah dan menyebar permusuhan karena hal ini, kira2 apakah Sang Pencipta itu sendiri menghendaki keributan semacam ini ?
    Orang mempertanyakan itu kan boleh, biar jelas siapa yang salah dan siapa yang benar. Lagi pula tidak etis jika anda masih bertahan mendukung penggunaan kata Allah dalam alkitab yang jelas salahnya dalam penggunaan kata tsb dalam kalimat. Masa nama diri dianggap nama gelar ?

    Jangan2 nanti ada yg akan menterjemah alkitab seperti di atas
    "Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Yesus kita, TUHAN itu esa! (Ulangan 6:4)"
    Dan ketika dikoreksi kekeliruan penggunaan kata tsb dalam kalimat, ujungnya akan berkata seperti anda :
    Sekarang orang meributkan nama Yesus dan menyebar permusuhan karena hal ini, kira2 apakah Sang Pencipta itu sendiri menghendaki keributan semacam ini ? - modif by Asum
    OOT, dah lama gak DLA sayah (inget masa lalu)
    Last edited by Asum; 30-03-2011 at 08:00 AM.
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

Page 2 of 8 FirstFirst 1234 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •