abdi mah nganungguan The Colossal Virgin-Ghost Action Movie![]()
abdi mah nganungguan The Colossal Virgin-Ghost Action Movie![]()
Busyet.. kalau ada tu film, perlu diragukan apatah pemain hantunya perawan beneran atau bukan kalau yang produksi KK Dheeraj atau Shanker Rs.
Gw gabung ke topik OT yah..![]()
^ yg trilogi merah putih, itu bisa masuk kolosal gak?![]()
you can also find me here
^ maxud gw film kolosal yg kerajaan2 gitu![]()
Good news?
Pajak Royalti Dibebaskan, Film Impor Siap Masuk
http://bisniskeuangan.kompas.com/rea...por.Siap.Masuk
"Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
Takahashi Minami
------------------------------------------------------------------
Thread paling Hot dil AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog
semoga ini yang terakhir...
Jumat, 15/07/2011 07:30 WIB
'Harry Potter 7' & 'Transformers 3' Siap Diputar di Indonesia
Jakarta - Kabar gembira bagi penggemar film Hollywood di Indonesia. Film yang paling Anda nantikan, 'Harry Potter & the Deathly Hallows: Part 2' dan 'Transformers: Dark of the Moon' siap diputar di bioskop tanah air.
Kabar tersebut diungkapkan pihak 21 Cineplex lewat akun Twitter mereka pada Jumat (15/7/2011) dini hari. Sayangnya, sampai saat ini, mereka belum memastikan tanggal pemutaran dua film tersebut.
"Welcome Harry Potter & the Deathly Hallows: Part 2 and Transformers: Dark of the Moon, now coming soon on 21cineplex." tulis pihak 21 Cineplex.
'Harry Potter and the Deathly Hallows II' telah diputar perdana di Trafalgar Square, London, Inggris pada 7 Juli lalu. Sementara, di Singapura film yang dibintangi Daniel Radcliffe, Rupert Grint dan Emma Watson itu dijadwalkan tayang pada 14 Juli 2011.
Sementara, 'Transformers: Dark of the Moon' telah dirilis di Amerika Serikat pada 29 Juni lalu.
(hkm/hkm)
you can also find me here
Bea-Cukai Buka Blokir Omega Film
TEMPO Interaktif, Jakarta - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Departemen Keuangan mengizinkan PT Omega Film mengimpor kembali film asing. Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai Susiwijono mengatakan sudah meneken surat keputusan untuk membuka blokir perusahaan tersebut.
"Info dari Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) menyebutkan proses pembukaan blokir sudah berjalan beberapa hari ini," katanya melalui pesan pendek kemarin. Pembukaan blokir sudah dilakukan sejak kemarin sore.
Izin impor film yang dikantongi Omega Film diblokir oleh Kementerian Keuangan lantaran perusahaan ini diduga masih terkait erat dengan kelompok 21 Cineplex. Kelompok ini masih menunggak pajak impor film.
Pada pekan lalu, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Agung Kuswandono mengatakan masih memeriksa keterkaitan Omega dengan importir yang menunggak pajak. Bila tidak ada keterkaitan di antara keduanya, Omega sudah bisa mengimpor film. "Secara prosedural sudah bisa mengimpor," katanya.
Omega Film didirikan pada 17 Januari lalu oleh Syaiful Atim dan Ahmad Fauzi. Masing-masing menyetor modal Rp 550 juta. Keduanya berbagi peran sebagai direktur dan komisaris perseroan.
Namun, dari penelusuran majalah Tempo pada Juni lalu, Syaiful membantah sebagai pendiri perusahaan. Siti, istri Syaiful, mengatakan bahwa suaminya bekerja di Grup 21 sejak pertengahan 1980-an.
Sumber Tempo membisikkan bahwa Omega didirikan tak lama setelah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melayangkan tagihan pada 12 Januari lalu kepada tiga perusahaan importir Grup 21, yakni PT Camila Internusa Film, PT Satrya Perkasa Esthetika Film, dan PT Amero Mitra Film. Hasil audit Bea dan Cukai menemukan bahwa ketiganya kurang membayar bea masuk dan pajak dalam rangka impor periode 2008-2010. Nilai piutang plus dendanya mencapai lebih dari Rp 310 miliar.
Omega pun disiapkan untuk melanjutkan peran sebagai importir jika ketiga perusahaan tersebut diblokir atau bermasalah secara hukum. Apalagi tagihan bea dan cukai harus dibayar paling lambat 12 Maret lalu. Batas waktu terlampaui, Grup 21 tak sanggup membayar. Bea dan Cukai membekukan sementara impor ketiga perusahaan.
Hingga semalam, manajemen Grup 21 belum bisa dikonfirmasi. Salah satu petinggi Grup 21, Tri Rudi Anitio, tidak mengangkat panggilan telepon ataupun membalas pesan pendek yang dilayangkan Tempo. Kepada majalah Tempo sebelumnya, Anitio, yang menjabat Komisaris PT Camila Internusa Film--importir film yang juga milik Grup 21--mengaku Omega Film memang didirikan Grup 21.
IQBAL MUHTAROM | ANANDA BADUDU | AGOENG WIJAYA
you can also find me here
semoga bener itu beritanya...
gimana2 penontonnya nih yg jadi korban..
di coba dulu 2 tahun ....
*kenapa gk bulan2 lalu di terapinnya banyak sekali movie yg bagus kelewat begitu saja![]()
BEYOND GENIUS !!!!!!!!
^ let's hope n pray...mudah2an GL sama captain amrik jg masuk![]()
Enaknya sih up to date sama film impor baru kalo yg lama kelewatan yah sudah ntn versi rip aja
di COMING SOON 21 udah ada TRAFO ama HARPOT.
bahkan blitz sendiri belum konfirmasi resmi, cek aja di websitenya. maennya emang awal bulan, kalau ga ada halangan.
sementara Omega emang baru megang beberapa.. mungkin gw rasa keuntungan dari sini, dibuat bayar Camilla dkk ?
forum sebelah lah![]()
update terus...