waduh.. tantangan sih tantangan.. nanti ketemu yg dia cintai.. malah gak bisa jadian![]()
aku mengerti 1 hal, lelaki pasti pernah selingkuh.. Maaf, tapi aku gak percaya namanya lelaki setia.. Tapi tergantung kadarnya..
Tapi yang aku masih tidak mengerti.. Apa penyebabnya....
itu kan termasuk karmaOriginally Posted by itsreza
nikah itu kan saling mengisi kekurangan.. dan memberi yg lebih..Originally Posted by aya_muaya
juga saling pengertian yg amat dalam.. bukan sekedar prilaku tapi dari dalem hati yg poaling jero
klo itu semua udah nyatu.. pasti gak akan ada yg namanya selingkuh![]()
cowo selingkuh itu udah bawaan orok keknya
hehhe
tanya kenapa?!
emang ga capek apa ya selingkuh? ribet gitu loh
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
kadang2 orang butuh kesenangan, like a puppy, they need somethin to play with
throw ur self to a merrid/in relationship man...he'll chase you an bite you...
but when his wife callin?..hell definitely ignore you, like a plastic bag
hehehehe
keknya bukan cari siapa yang salah
tapi siapa yg 'kurang pintar' hehehe
Ah, we just can't handle it.
Udah bawaan dari sananya.
Kalo ditanya siapa yang salah, ya yang pertama pengen selingkuh trus ada chain ke orang yang diselingkuhi.
Ga ada hubungannya sama si istri. IMO
kamsudnya cape bo'ong
cape kucing2an yak kop?
weew ... malah ada yng bilang
justru disitulah letak seninya selingkuhria
ikikikik
mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito
soal siapa yang salah, yang salah ya yang selingkuh. mending terus terang aja.
hidup berumah tangga, kalau sudah dinodai dengan kebohongan, tidak ada keterbukaan, berat ngejalaninnya.
mending apa adanya saja.
saya melihat, sebagai contoh um Alip, dia membuka pikirannya kepada istri, bagaimana perasaannya (termasuk ke perempuan lain) adalah hal yang positif. istri jadi bisa tahu, ikut introspeksi (di samping suami juga introspeksi), sama2 introspeksi.
yang jelas kita harus kenali/pahami masalahnya, untuk bisa mengetahui solusinya
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
iye gw juga setuju,,, kemaren baca cerita istri yang selingkuh, jatuh cinta sama cowok lain, suaminya tahu tapi gak maen cere, kata suaminya 'kau milikku, dan aku tidak risau karena kau milikku..' suami meningkatkan perhatiannya ke istrinya, membuka jembatan komunikasi dan membiarkan istrinya cerita semua... Suaminya juga bilang 'gak menutup kemungkinan saya juga akan jatuh hati pada perempuan lain, semua adalah godaan, saat itu datang, saya ingin kamu mengingatkan saya'
keanya lebih baik membicarakan bagaimana jika suami selingkuh daripada nyari siapa yang salah...
dannn...selingkuh itu bisa diminimalisir sampai tahap zero dengan memutus jembatan komunikasi, no sms no phone, no email, no fesbuk, and no no lainnya..
sebuah pengingat kecil kalau suami memberi perhatian lebih pada wanita lain... Biasanya si pelaku (suami-red) awalnya belum nyadar kalau dia selingkuh, tapi istrinya harus melek kalau keintensnan suami dengan wanita lain makin akrab..
Gak perlu dibawain parang atau linggis, tanyain aja baik2... Sekedar pengingat..
Kalau suaminya baik, paling berhenti, kalau sengaja mau aelingkuh, baru deh dibawain golok atau celurit...