Page 5 of 8 FirstFirst ... 34567 ... LastLast
Results 81 to 100 of 148

Thread: Dubes RI ditolak Brasil

  1. #81
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,958
    Gimana pur, udah tercerahkan?

    Menyeimbangkan perspektif antara (HAM) pelaku kejahatan dan korban kejahatan sudah disampaikan dengan gamblang oleh duo mbok jamu dan kong sur. Intinya adalah peluang jadi korban untuk sang korban adalah seratus persen karena sudah kejadian. Sedangkan youli berspekulasi gimana kalo salah hukum, itu artinya peluang untuk jadi korban bagi sang pelaku kurang dari seratus persen.

    Maka tentu pemerintah harus berpihak lebih dahulu kepada korban dengan menindak pelaku kejahatan sebagai prioritas utama. Ditemani dengan penegakan hukum yang lebih kuat untuk menekan peluang salah hukum.

    Tidak ada di dunia ini keputusan manusia yang disukai semua pihak, jadi memang harus ada prioritas. Semoga paham.

    Dah ah...mari balik lagi ke topik awal. Nih buat ndableg, yang maunya Indo lebih kuat dari Brazil.

    Quote Originally Posted by fragilefive
    JAKARTA, KOMPAS.com - Angin surga berhembus dari Bank raksasa Morgan Stanley. Bank yang bermarkas di Amerika itu menganggap Indonesia keluar dari kategori fragile five atau lima negara yang mata uangnya rawan terkena dampak kebijakan moneter Bank Sentral Amerika The Fed.

    Pada Agustus 2013 ketika The Fed mengumumkan akan menurunkan porsi kucuran stimulusnya atau quantitative easing (QE) sebesar 85 miliar dollar AS, Morgan Stanley mengidentifikasi lima negara berkembang dengan mata uang yang paling rentan terdampak yaitu Brazil, India, Indonesia, Turki, dan Afrika Selatan.

    Saat ini, Indonesia dan India dianggap sudah terhindar dari risiko. Ekonom Morgan Stanley mengaku Indonesia dan India sudah melakukan reformasi ekonomi yang cukup dengan meninggalkan model ekonominya yang lama.
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  2. #82
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Gaklah kok brazil lebih kuat dari, isu ini kan presidennya lagi diincer, gara2 0pilpress curang, kemaren baca di majalah ekonomi mana brasil 2 tahun belakangan ini gdp minus, dan ada kemungkinan terjadi resesi lagi
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  3. #83
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by surjadi05 View Post
    Lah kalo salah vonis, yah jangan salahin hukuman matinya donk, ibarat makan nasi ada gabahnya trus maksa orang ga boleh makan nasi
    Orang tidak bersalah, tapi terlanjur mati karena salah hukuman mati, kok disamain dgn gabah?

    Jangan berasumsi penegakan hukum berjalan dgn sempurna.

    Ketika ada salah hukum, tapi bukan hukuman mati, melainkan hukuman seumur hidup, si terpidana masih punya waktu dan kesempatan utk membebaskan dirinya dari salah hukum tsb.

    Tapi ketika ada salah hukum dan hukumannya hukuman mati, si terpidana jadi mati konyol. Ketika bukti berikutnya menunjukkan si terpidana tidak salah, apa keluarga yg ditinggalkan bisa menuntut pengadilan utk menghidupkan si terpidana kembali?

    Jangan melihat hukuman mati dari pihak korban pembunuhan saja, tapi juga kejadian hukuman mati pada orang yg ternyata tidak bersalah.



    ---------- Post Merged at 08:19 PM ----------

    Quote Originally Posted by tuscany View Post
    Gimana pur, udah tercerahkan?

    Menyeimbangkan perspektif antara (HAM) pelaku kejahatan dan korban kejahatan sudah disampaikan dengan gamblang oleh duo mbok jamu dan kong sur. Intinya adalah peluang jadi korban untuk sang korban adalah seratus persen karena sudah kejadian. Sedangkan youli berspekulasi gimana kalo salah hukum, itu artinya peluang untuk jadi korban bagi sang pelaku kurang dari seratus persen.
    Spekulasi? Sudah ada kejadian salah hukuman mati, kok dibilang spekulasi?

    Ada kisah seorang Jepang yg divonis hukuman mati. Tapi untungnya tidak jadi dilaksanakan karena ada bukti baru yg menunjukkan bukan dia pelakunya. Selanjutnya apa yg dia lakukan? Jadi aktivis anti hukuman mati. Saya bisa paham kenapa dia jadi aktivis seperti itu.

  4. #84
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Orang tidak bersalah, tapi terlanjur mati karena salah hukuman mati, kok disamain dgn gabah?

    Jangan berasumsi penegakan hukum berjalan dgn sempurna.

    Ketika ada salah hukum, tapi bukan hukuman mati, melainkan hukuman seumur hidup, si terpidana masih punya waktu dan kesempatan utk membebaskan dirinya dari salah hukum tsb.

    Tapi ketika ada salah hukum dan hukumannya hukuman mati, si terpidana jadi mati konyol. Ketika bukti berikutnya menunjukkan si terpidana tidak salah, apa keluarga yg ditinggalkan bisa menuntut pengadilan utk menghidupkan si terpidana kembali?

    Jangan melihat hukuman mati dari pihak korban pembunuhan saja, tapi juga kejadian hukuman mati pada orang yg ternyata tidak bersalah.
    ok, emang ada kasus salah hukum, harusnya salahin,penegak hukumnya donk bukan hukuman matinya, ok coba gw berlogika menurut cara pikir lu, berapa persentase orang yg salah vonis mati, pasti lebih kecil daripada anak2 yg pergi sekolah trus meninggal entah karna kecelakaan tawuran, nah supaya ga ada anak sekolah yg meninggal trus sekolah kita larang gitu , logika yg aneh

    ---------- Post Merged at 08:19 PM ----------


    Quote Originally Posted by purba View Post
    Ada kisah seorang Jepang yg divonis hukuman mati. Tapi untungnya tidak jadi dilaksanakan karena ada bukti baru yg menunjukkan bukan dia pelakunya. Selanjutnya apa yg dia lakukan? Jadi aktivis anti hukuman mati. Saya bisa paham kenapa dia jadi aktivis seperti itu.
    Di amerika ada aktivis yg sangat menentang hukuman mati, tapi suatu hari anaknya yg ce di gank rape, trus dibunuh, akhirnya malah dia menjadi pembunuh ( dalam kasus ini dia menjadi polisi, jaksa, hakim dan jury sekalian)
    Lebih ironis mana ::
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  5. #85
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by surjadi05 View Post
    ok, emang ada kasus salah hukum, harusnya salahin,penegak hukumnya donk bukan hukuman matinya, ok coba gw berlogika menurut cara pikir lu, berapa persentase orang yg salah vonis mati, pasti lebih kecil daripada anak2 yg pergi sekolah trus meninggal entah karna kecelakaan tawuran, nah supaya ga ada anak sekolah yg meninggal trus sekolah kita larang gitu , logika yg aneh
    Logika aneh? Saya malah lihat analogi sampeyan yg ngawur.

    Salah hukum memang harus dihindari, tapi salah hukuman mati berakibat fatal. Kalo salah hukum 5 tahun, terpidana masih ada waktu dan kesempatan utk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. Tapi kalo salah hukuman mati? Ya mati konyol, gak ada kesempatan lagi utk membuktikan dirinya tidak bersalah. Utk memahami hal tsb, coba tempatkan diri sampeyan sebagai terpidana yg salah hukuman mati, apakah anak bini sampeyan terima itu?

    Di amerika ada aktivis yg sangat menentang hukuman mati, tapi suatu hari anaknya yg ce di gank rape, trus dibunuh, akhirnya malah dia menjadi pembunuh ( dalam kasus ini dia menjadi polisi, jaksa, hakim dan jury sekalian)
    Lebih ironis mana ::
    Lha itu namanya balas dendam. Silakan saja klo orang mau balas dendam. Sampeyan pun, kalo mau, bisa membunuh orang yg sampeyan gak suka. Saya pun, meski tidak setuju hukuman mati, akan balas dendam seperti itu jika anak saya diperkosa kemudian dibunuh. Secara pribadi saya puas, tapi saya pun harus sadar, bahwa berikutnya saya akan dibui. Jadi ketidaksetujuan hukuman mati tidak ada hubungannya dengan itu.

    Saya menolak hukuman mati utk menghindari orang yg sebenarnya tidak bersalah menjadi mati konyol karena salah hukum. Ada adagium dlm penegakan hukum bahwa lebih baik membiarkan penjahat hidup dari pada menghukum mati orang yg tidak bersalah.

  6. #86
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Logika aneh? Saya malah lihat analogi sampeyan yg ngawur.

    Salah hukum memang harus dihindari, tapi salah hukuman mati berakibat fatal. Kalo salah hukum 5 tahun, terpidana masih ada waktu dan kesempatan utk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. Tapi kalo salah hukuman mati? Ya mati konyol, gak ada kesempatan lagi utk membuktikan dirinya tidak bersalah. Utk memahami hal tsb, coba tempatkan diri sampeyan sebagai terpidana yg salah hukuman mati, apakah anak bini sampeyan terima itu?
    makanya gw bilang lihat probabilitasnya, gw rasa kemungkinannya ga sampe 0,01%, mungkin lebih kecil daripada elu mati kena petir tujuh kali

    Quote Originally Posted by purba View Post
    Lha itu namanya balas dendam. Silakan saja klo orang mau balas dendam. Sampeyan pun, kalo mau, bisa membunuh orang yg sampeyan gak suka. Saya pun, meski tidak setuju hukuman mati, akan balas dendam seperti itu jika anak saya diperkosa kemudian dibunuh. Secara pribadi saya puas, tapi saya pun harus sadar, bahwa berikutnya saya akan dibui. Jadi ketidaksetujuan hukuman mati tidak ada hubungannya dengan itu.

    Saya menolak hukuman mati utk menghindari orang yg sebenarnya tidak bersalah menjadi mati konyol karena salah hukum. Ada adagium dlm penegakan hukum bahwa lebih baik membiarkan penjahat hidup dari pada menghukum mati orang yg tidak bersalah.
    Lah emang kalo orang balas dendam motifnya apa? Pasti dia ga puas kalo pelaku kejahatan cuma di hukum max seumur hidup kan?
    Dan emang kalo lu balas dendam, pasti 100% ga mungkin salah sasaran, pasti 100% orang ga bersalah ga kena imbasnya
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  7. #87
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    Memangnya ada berapa sih kasus orang yang ndak bersalah dihukum mati?

    Gara-gara takut salah menghukum mati lalu hukuman mati dihapuskan? Si penjahat dibiarkan hidup, dengan resiko penjahat itu membunuh (lagi) orang yang ndak bersalah? Lebih baik dari Hongkong??

    Dan ini terbukti pada kasus pembunuhan Daniel Murcombe, seorang anak umur 13 tahun yang diculik dan dibunuh oleh B Cowan pada tahun 2003. Cowan sebelumnya sudah memperkosa dan membunuh 2 anak kecil pada tahun 1987 dan 1993 tapi kemudian dibebaskan pada tahun 1997.
    "The two most important days in your life are the day you are born and the day you find out why." - Mark Twain

  8. #88
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
    Memangnya ada berapa sih kasus orang yang ndak bersalah dihukum mati?

    Gara-gara takut salah menghukum mati lalu hukuman mati dihapuskan? Si penjahat dibiarkan hidup, dengan resiko penjahat itu membunuh (lagi) orang yang ndak bersalah? Lebih baik dari Hongkong??

    Dan ini terbukti pada kasus pembunuhan Daniel Murcombe, seorang anak umur 13 tahun yang diculik dan dibunuh oleh B Cowan pada tahun 2003. Cowan sebelumnya sudah memperkosa dan membunuh 2 anak kecil pada tahun 1987 dan 1993 tapi kemudian dibebaskan pada tahun 1997.
    Lho yg berbahaya kalo si penjahat tidak tertangkap. Akibatnya dia melakukan kejahatan lagi. Bedakan antara 'tidak tertangkap' dengan 'dibiarkan hidup'.

    Kalo si penjahat dibiarkan hidup, tapi ditangkap (dipenjarakan), ya gak ada resiko membunuh lagi. Gimana mau membunuh, wong dia ditangkap (dipenjarakan).


  9. #89
    pelanggan setia TheCursed's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,231
    Quote Originally Posted by purba View Post
    ....

    Lha itu namanya balas dendam. Silakan saja klo orang mau balas dendam. Sampeyan pun, kalo mau, bisa membunuh orang yg sampeyan gak suka. ....
    Ah. Hell, No, Brah.
    Kalo gue mau balas dendam, buat kasus kayak gitu, itu orang bakalan idup.
    Dengan tangan, kaki, lidah, idung kepotong dan mata gue butain.

    Gue foto, dan gue upload di Flickr.
    Sebagai warning, bahwa the rest of his friends will follow.
    A proud SpaceBattler now.

  10. #90
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by surjadi05 View Post
    makanya gw bilang lihat probabilitasnya, gw rasa kemungkinannya ga sampe 0,01%, mungkin lebih kecil daripada elu mati kena petir tujuh kali
    Urusan mati bukan urusan makan nasi ada gabahnya.

    Ini udeh gw ilustrasikan. 100 hukuman mati dgn 1 orang salah hukum tidak pernah sama dengan 100 buah mangga dibuang dgn 1 mangga yg masih baik ikut terbuang.

    Kecuali sampeyan punya pemahaman bahwa orang dan mangga gak ada bedanya. Nah ini aye maklum dah...

    Lah emang kalo orang balas dendam motifnya apa? Pasti dia ga puas kalo pelaku kejahatan cuma di hukum max seumur hidup kan?
    Dan emang kalo lu balas dendam, pasti 100% ga mungkin salah sasaran, pasti 100% orang ga bersalah ga kena imbasnya
    Lha kalo gw dendam dgn ngebunuh orang, entah tepat sasaran kek atau salah sasaran kek, ya gw telah melakukan kejahatan. Emangnya kalo gw ngebunuh orang yg tepat sasaran, berarti gw kagak salah? Ya gw tetap salah. Trus apa hubungannya dgn hukuman mati nih?

  11. #91
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Urusan mati bukan urusan makan nasi ada gabahnya.

    Ini udeh gw ilustrasikan. 100 hukuman mati dgn 1 orang salah hukum tidak pernah sama dengan 100 buah mangga dibuang dgn 1 mangga yg masih baik ikut terbuang.

    Kecuali sampeyan punya pemahaman bahwa orang dan mangga gak ada bedanya. Nah ini aye maklum dah...



    Lha kalo gw dendam dgn ngebunuh orang, entah tepat sasaran kek atau salah sasaran kek, ya gw telah melakukan kejahatan. Emangnya kalo gw ngebunuh orang yg tepat sasaran, berarti gw kagak salah? Ya gw tetap salah. Trus apa hubungannya dgn hukuman mati nih?
    Lah masalahnya seperti yg si mbok bilang, coba deh kazih satu contoh orang yg salah vonis mati, kalo yg di jepang ga termasuk yah, karna orangnya masih hidup, dan proses pengadilan masih jalan


    Sekarang masalahnya bukan 100 mangga banding 1 mangga, tapi probabilitasnya mungkin lebih kecil dari 100juta kontainer mangga berbanding 1 mangga

    Dan iya dengan probabilitas demikian gw ga masalah, kalo nyawa orang "disamakan" dengan mangga

    trus soal balas dendam, mah orang tujuannya cari keadilan "versi" dia, jadi yah menurut gw kasus si bapak itu TIDAK SALAH, karna kalo menurut gw salah gw ga bakal melakukan hal yg sama ::

  12. #92
    pelanggan tetap hundreddaya's Avatar
    Join Date
    Feb 2013
    Posts
    1,501
    popcorn gratis popcorn gratis

    Onepunch-Man

  13. #93
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Popcorn rasa jagung bakarnya 1 om
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  14. #94
    pelanggan tetap hundreddaya's Avatar
    Join Date
    Feb 2013
    Posts
    1,501
    sile sile , ini popcornnya

    Onepunch-Man

  15. #95
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Lho yg berbahaya kalo si penjahat tidak tertangkap. Akibatnya dia melakukan kejahatan lagi. Bedakan antara 'tidak tertangkap' dengan 'dibiarkan hidup'.

    Kalo si penjahat dibiarkan hidup, tapi ditangkap (dipenjarakan), ya gak ada resiko membunuh lagi. Gimana mau membunuh, wong dia ditangkap (dipenjarakan).

    Emang kalo dipenjara dia ga bisa bunuh napi yg laennya ya?
    Trus uang negara lebih baek dipake buat ngempanin napi seumur hidupnya daripada anak di panti logika yg aneh
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  16. #96
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by surjadi05 View Post
    Sekarang masalahnya bukan 100 mangga banding 1 mangga, tapi probabilitasnya mungkin lebih kecil dari 100juta kontainer mangga berbanding 1 mangga

    Dan iya dengan probabilitas demikian gw ga masalah, kalo nyawa orang "disamakan" dengan mangga
    Memang apa sih probabilitas?

    trus soal balas dendam, mah orang tujuannya cari keadilan "versi" dia, jadi yah menurut gw kasus si bapak itu TIDAK SALAH, karna kalo menurut gw salah gw ga bakal melakukan hal yg sama ::
    Apa hubungannya dengan hukuman mati?



    ---------- Post Merged at 08:01 PM ----------

    Quote Originally Posted by surjadi05 View Post
    Trus uang negara lebih baek dipake buat ngempanin napi seumur hidupnya daripada anak di panti logika yg aneh
    Gak perlu pake uang negara. Suruh kerja tuh napi di dalam lapas. Bikin batik kek, mobil nasional kek, apa kek. Trus jual. Uangnya buat makan tuh napi.

  17. #97
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    http://nccadp.org/issues/deterrence/

    There is no evidence that the death penalty deters crime. North Carolina’s murder rate declined after executions stopped. The death penalty has failed to deliver on the much touted promise that it makes the people of North Carolina safer.
    Last edited by purba; 20-03-2015 at 09:35 PM.

  18. #98
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Memang apa sih probabilitas?



    Apa hubungannya dengan hukuman mati?



    ---------- Post Merged at 08:01 PM ----------



    Gak perlu pake uang negara. Suruh kerja tuh napi di dalam lapas. Bikin batik kek, mobil nasional kek, apa kek. Trus jual. Uangnya buat makan tuh napi.
    Serius ga tahu probabilitas?

    Lah masalah balas dendam kan dah gw bilang, kalo gw yakin aparat hukum bisa "membunuh" pembunuh keluarga gw, kemungkinan besar gw ga bakal membunuh pelakunya, tapi kalo hukuman mati dihilangkan maka gw 100% pasti mencari pelaku nya dan mungkin dalam membunuh pelakunya gw, terjadi colateral damage, masih belum ngerti juga
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  19. #99
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by tuscany View Post
    Nih buat ndableg, yang maunya Indo lebih kuat dari Brazil.
    Bukan begitu, ada yang meremehkan Brazil, dan gw bilang brazil itu masuk BRICS.

  20. #100
    pelanggan setia TheCursed's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,231
    ^Piala Dunia, Brazil cuma ke tahan Jerman. Indonesia kualifikasi aja nggak masuk.

    Buat, yang mau ngeremehin Brazil.
    A proud SpaceBattler now.

Page 5 of 8 FirstFirst ... 34567 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •