Page 2 of 4 FirstFirst 1234 LastLast
Results 21 to 40 of 62

Thread: Pengendara motor biang kerok kemacetan dan kecelakaan

  1. #21
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    yang jelas ga menghargai nyawa orang lain. kenapa kita yang emosi orang lain yang harus nanggung resikonya?
    mustinya ada tes psikologi dulu sebelum ambil sim, jadi orang2 labil ga boleh mengendarai kendaraan di jalan, karena bisa membahayakan nyawa orang lain
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  2. #22
    pelanggan bonny gooner's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Bandung
    Posts
    152
    jangan dulu yang berat macem psikologi, chan. etika aja deh. gampangnya tuh, kalo lu nggak mau dicubit, yaa jangan nyubit...

  3. #23
    Sudah.. sudah.. jangan menyudutkan pelanggan.

    Kalau syarat punya SIM gak boleh labil, berarti anak Alay gak boleh punya SIM dong? Trus batas usia SIM dinaikkan dong. Mesti kepala tiga misalnya.

  4. #24
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    iya lah anak alay kan SMP, emang ga boleh punya sim. kalau kelakuan masih kayak anak SMP harusnya sadar diri ga usah mengendarai kendaraan di jalan karena dianggap belum bisa bertanggung jawab
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  5. #25
    pelanggan setia eve's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    4,120
    ya pasti, pemerintah gak bakal mau kak kund, soalnya mengurangi devisa negara.. gak ada pemasukan pajak bea dll.... dan lagi, setoran dari pengusaha motor bakal berkurang drastis...

    *ingat tes psikologi polisi yang boleh pegang senjata api..

    silahkan saya disudutkan, tidak apa apa kok... *berasa ketularan plagmatis damai-nya suami...

    saya memang bersalah... (tapi tetap aja ngelakuin...bun bun..... mbok yo tobat...)

    eh.. OOT.. maap maap...
    tapi kadANG emang suka gitu sih... kalau ngeliat orang lain suka suka naik motor, suka sebel sendiri, tapi kalau diri sendiri yang ngelakuin mencari mencari pembenaran... mau mencak2 gak terima juga toh kenyataannya emang salah... *nyengir aja deh...

  6. #26
    Hmm.. rasanya aku pernah melihat beberapa mahasiswa yang Alay deh.
    Kembali ke laptop.

    Intinya sih sederhana.. kalau salah.. ya salah.
    Kadang2, kalau melakukan hal benar, kita dimaki-maki.

    Kadang, sudah melakukan hal benar pun, kita masih ditabrak hingga kecelakaan.
    Yang penting bukan kita yang bikin kecelakaan.
    Last edited by kunderemp; 03-03-2011 at 05:36 PM. Reason: *biar gak OOT

  7. #27
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    TS meributkan pengendara motor kan? Ya iyalah 60% seperti yg diributkan TS lah banyakan pengendara motor timbang mobil hehehehehe

    Jadi ya itu...etika memaka jalan raya yang diutamakan, hargailah nyawa sendiri kalau nyawa orang lain tidak ada harganya

  8. #28
    pelanggan setia eve's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    4,120
    Quote Originally Posted by kunderemp View Post
    Hmm.. rasanya aku pernah melihat beberapa mahasiswa yang Alay deh.
    Kembali ke laptop.

    Intinya sih sederhana.. kalau salah.. ya salah.
    Kadang2, kalau melakukan hal benar, kita dimaki-maki.

    Kadang, sudah melakukan hal benar pun, kita masih ditabrak hingga kecelakaan.
    Yang penting bukan kita yang bikin kecelakaan.
    KALAU saya memilih tidak terjadi kecelakaan, tidak tertabrak dan bukan karena kita...

  9. #29
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Saya pernah lihat kecelakaan motor persis disamping mobil saya.

    Pertama waktu itu mobil saya dipotong oleh mobil lain yg mutar dari arah berlawanan (U turn), saya sih sempat ngerem tapi motor disamping saya ngebut gak sempat ngerem langsung menghajar mobil itu, orangnya bener2 melayang diudara.

    Kedua didepan Roximas ada seorang perempuan nyebrang jalan didepan mobil saya, jadi saya berhenti kasih dia lewat, sayang dari sebelah kiri ada motor ngebut dan gak ngerem sama sekali langsung nabrak perempuan itu sampai mental kepala dibawah kaki diatas... Motornya gak papa dan langsung pergi. Saya turun mau menolong perempuan itu tapi sudah keburu ditolong orang lain.

    Harusnya ada batasan kecepatan didalam kota.

  10. #30
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Selain itu, naik motor harus pakai perlengkapan yg cukup baik.

    Ada teman saya pakai sandal jepit, eh pas brenti kakinya masuk ke lubang dijalan yg besarnya pas setelapak kaki, cidera cukup parah.
    Banyak juga kasus jaket tersangkut karena pakai jaket terbalik (orang indonesia percaya mitos bahwa dada itu bisa ditembus angin dan menyebabkan paru2 basah, sebuah kepercayaan yg sangat salah). Juga ada wanita yg tewas karena naik motor pakai selendang.
    Jas hujan yg gombrong juga bisa menyebabkan kecelakaan motor.

  11. #31
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Pertama waktu itu mobil saya dipotong oleh mobil lain yg mutar dari arah berlawanan (U turn), saya sih sempat ngerem tapi motor disamping saya ngebut gak sempat ngerem langsung menghajar mobil itu, orangnya bener2 melayang diudara.
    Yup.. kejadian seperti ini yang kuceritakan sebelumnya. Jadi sebenarnya tempat putaran. Mobil-mobil pada mutar di sebelah kanan sementara yang kiri kosong. Aku langsung ngebut di jalur kiri tetapi di sebelah tengah, mepet ke mobil2 kanan.

    Nah, sebenarnya mobil dari lawan arah gak boleh memutar di situ tetapi ada mobil yang nekat mutar karena putaran selanjutnya terlalu jauh. Sementara, karena di sebelah kanan mobil2 pada antri dan padat, sementara aku ngebut, aku jadi gak melihat ada mobil memutar. Ketika melihat, sudah terlambat.

    Lumayan.. terlempar dari tengah sampai trotoar.

    Kesimpulannya.
    Kalau pas ada mobil tiba-tiba macet, antri, atau berhenti, jangan ngebut. Pelan-pelan saja.

  12. #32
    pelanggan setia eve's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    4,120
    saya pernah berusaha untuk berjalan pelan, antara 40-60km/jam; tapi saya malah jadi melamun dan mengantuk karena dunia terasa sangat membosankan...

  13. #33
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    Quote Originally Posted by eve View Post
    saya pernah berusaha untuk berjalan pelan, antara 40-60km/jam; tapi saya malah jadi melamun dan mengantuk karena dunia terasa sangat membosankan...
    Itu DL...mustinya bagaimanapun kita sadar...bahwa mungkin hari ini ketika kita melanggar gak akan terjadi apa2, ntah dengan kita atau diri orang lain. Besok atau lusa, siapa yang tahu?

  14. #34
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Quote Originally Posted by eve View Post
    saya pernah berusaha untuk berjalan pelan, antara 40-60km/jam; tapi saya malah jadi melamun dan mengantuk karena dunia terasa sangat membosankan...
    saya mengerti adrenalin yang kamu sebutin, karena memang seru maen nyalip2an. saya sendiri juga bukan tidak pernah melakukannya. ato sengaja ngambil jalan lawan arah, itu juga saya pernah lakukan pelanggaran yang sama. karena emang enak, cepet dan praktis. tapi apakah kita harus seegois itu demi kenyamanan sendiri tapi membahayakan orang laen?

    jika kamu ingin bunuh diri, tidak apa2, itu urusan pribadi masing2. saya penganut kebebasan orang bunuh diri. tapi jika aksi itu melibatkan dan membahayakan orang laen, itu perkara berbeda. kenapa orang dilarang minum alkohol sebelum membawa kendaraan? bahkan obat2 pilek/tidur yang bikin ngantuk yang ngasi peringatan untuk tidak mengendara. karena fokusnya ga ada. sama seperti emosi2an ato ngantuk2an, itu termasuk ga fit. kalo merasa diri tidak dalam kondisi fit untuk membawa kendaraan, ya istirahat, tunggu saat sudah fit baru lanjutin perjalanan.

    kurasa ini bukan urusan maen2 dan pembenaran diri itu sama skali tidak bisa dijustifikasikan. karena keselamatan dan nyawa orang laen juga ikut dipertaruhkan di sini.

  15. #35
    Quote Originally Posted by aslan
    Harusnya ada batasan kecepatan didalam kota.
    Wah pak Aslan lupa ujian teori ya waktu cari SIM ? rasanya kecepatan kendaraan dalam kota itu max 40 KM/Jam lho atau 30 Km/jam , kecuali ditentukan lain (tol).

    Daripada setresss dijalan , ikuti saja pak "kulture" jalanan , klo mau nylonong ya nylonong ajah , klo mau nyalip dan kiri kosong , lewat kiri sajah.
    Walau traffic lite blum ijo , klo udah sepi ya tancap sajaaa , klo masih kuning atau baru saja merahnya , ya tempel saja kendaraan didepan,
    Hanya satu pamali , jangan lawan bis , angkot atawa taksi , kesian mereka cari duit untuk anak istri ! , ngalah sajah ama mreka.
    Oh ya satu lagi , jangan lawan kereta api,................. pasti kalah ! tidak percaya silahkan coba !
    ADEM_AYEM_TENTREM

  16. #36
    pelanggan setia eve's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    4,120
    wah, saya setujuh tuh sama pak dadap....

  17. #37
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Saya sih bawa kendaraan normal2 aja, sudah puluhan tahun bawa motor gak pernah celaka, bawa mobil pun paling senggolan dikit.
    Kalau saya atau orang lain selamat kan banyak hal yg masih bisa kita kerjakan atau nikmati di dunia ini.

    Kita punya kebebasan memilih tindakan, tapi tidak punya kebebasan memilih konsekuensi dari tindakan tersebut.

  18. #38
    Quote Originally Posted by eve View Post
    wah, saya setujuh tuh sama pak dadap....
    Wah matur nuwun pak Eve , ada yg sependapat rupanya . Lah daripada nyalah nyalahin orang laen he he he he , lha dinikmati sewajarnya saja to.
    Kalau lagi enak enak nyopir tau tau ada yg nyelonong , yaaa klaksonin saja keras keras , kalau perlu buka jendela maki maki ! habis itu ya jalan lagi ,Segala sesuatu selesaikan ditempat dan real time , jangan di delay , habis itu udah , jangan sampai dibawa ke kantor apa lagi kerumah , maka sound system di mobil tuh bagi saya mas , penting banget , dan daripada harus manage saya suka stel radio saja apa sengomongnya penyiar diantepin saja , saya suka pilih stasiun yg banyak muter lagunya.
    Kalau lagi santai ada yg mau motong kita silahkan sambil senyum --ngiras ngamal -- , tapi kalau lagi kebelet ya tempel terus saja kendaraan didepan.
    Emosi buang energi mas. Manalagi dikantor para "teman" blum tentu "manis" semuanya , sedangkan kerjaan selalu menunggu dengan tengat waktu selalu "kemarin" kek kek kek kek kek,........
    Kalau bicara kelakuan pengguna jalan sih tidak ada habisnya mas Eve dan saya yakin mereka mereka pasthi juga menghendaki kenyamanan , kecepatan dan keselamatan.
    ADEM_AYEM_TENTREM

  19. #39
    pelanggan tetap PERMANDYAN's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    denpasar - bali
    Posts
    1,790
    Kalaoe saja bermotor, tidak begitoe soeka terboeroe boeroe....

  20. #40
    pelanggan setia gembel's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    perbatasan
    Posts
    2,068
    Wah pak Aslan lupa ujian teori ya waktu cari SIM ?
    jujur, gw nembak pas bikin sim mbah
    belajar nge-blog di ferylife.blogspot.com

Page 2 of 4 FirstFirst 1234 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •