Beberapa waktu lalu saya terlibat wawancara sama account officer di beberapa perusahaan pembiayaan...
Mereka curhat bahwa di beberapa daerah tertentu, kejadiannya malah tiap kali mau nagih mereka dihadang sama preman ... biasanya terjadi kalau yang ditagih adalah orang kaya lokal dan tradisional. Yang dikreditkan pun bukan sembarangan, sebangsa Fortuner, Harrier, dan sebagainya...
Kalau yang kelas motor, ya kejadiannya kayak ceritanya Jeng Aya_muaya... pas ditarik, ternyata onderdilnya udah lumutan.
Di daerah-daerah kayak gitu kasus kredit macet lumayan tinggi... padahal orangnya kaya-kaya
Sampe sekarang saya nggak mau kredat-kredit... cukup sekali aja waktu beli rumah, sesudah itu lebih baik apa-apa cash... sudah lebih murah, jauh dari riba... walaupun resikonya sampe sekarang saya cuma punya tunggangan
second 18
speed yang mereknya masih susah dibaca, entah '
polytron' apa '
positron' apa '
pentagon'
