OOT itu penting dilestarikan, terutama di KM
KM itu ud gw anggap spt warung kopi depan gang rumah. Kalo berangkat, pulang dr mana2 selalu lewat, t'rus mampir2 dulu, nimbrung2 diskusi orang, denger2 kabar2, gosip2. Kalo semangat ikut2 ngomong, kalo kagak ya dengerin aja.
Ya hanya sekedar lewat aja. Walo keknya ga penting tapi perlu gitu..
^
tumben banget [MENTION=44]ndableg[/MENTION] jadi lempeng n serius nanggepin omongannya [MENTION=1220]mbok jamu[/MENTION]
biasanya ndableg kan yg paling telat nimbrung
fitur mensyen emang efektif banget yak
oh ya paling demen kalau mbok jamu udah komen blablablabla yada yada
lalu endingnya... "hajar bleeehhh"
trus kalau [MENTION=7]cha_n[/MENTION] sebagai moderator umum dulu komen favoritnya : ngeyel keplak![]()
ngeyel keplak cuma buat moderasi. kalau buat debat/diskusi ga dipake.
misal udah oot keterusan udah di pindah2 masih pada bandel, baru deh ngeyel keplak.
sekarang kalau ga pake hape, susah curi waktu onlen. sedangkan untuk moderasi pake hape sangat terbatas. jadi lebih sering mengawasi dulu. moderasi suka telat. maaf [MENTION=6]etca[/MENTION] dan terima kasih udah banyak bantu.
mau debat pake hape capek bener ngetiknya. hehehe
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
Mbok ndak boleh tanya-tanya?
Mbok juga suka emosi, tergantung situasi. Kalau lagi sakit perut dan topiknya mulai memanas, mbok sengaja ndak buka daripada akhirnya ribut. Atau tanya-tanya dulu maksud si lawan debat yang sebenarnya karena mbok juga manusia, kadang bisa salah paham.![]()
Terus-terang mbok lebih suka diladeni debat daripada dicuwekin, IMO yang ndak menjawab itu too arrogant to read others' opinion and respond to them.
Well, just say it then. Yes, you're damn right!
Ndak selamanya kita benar toh? Solusi terbaik ndak akan tercapai kalau yang berdebat ndak mau mengakui ketika lawan debatnya actually has an explanation that made sense.
Kalau yang belum benar ndak bisa mengakui bahwa dia belum benar, berarti dia sama arogannya dengan yang sudah benar.
In fact even worse, karena sudah salah arogan pulak.
Cerita-cerita seputar debat.
Dulu mbok ikut forum IELTS, sempat berdebat dengan beberapa orang karena mbok ndak setuju dengan metode belajar yang mereka terapkan. Soal-soal dalam IELTS itu untuk dimengerti bukan untuk dihafal, mbok bilang. Tapi mungkin mereka anggap mbok ini cewek bodoh, yasud. Berapa bulan kemudian mbok lulus, satu dari mereka gagal sisanya cuma score 5.
Mbok juga pernah ikut forum kesehatan, sempat berdebat dengan seseorang yang ngotot tiap hari minum air teh tanpa gula instead of water. Mbok bilang walaupun tanpa gula, teh itu bukan air putih dan akan dicerna oleh tubuh seperti makanan. Tapi mungkin dia anggap mbok ini cewek bodoh, yasud. Mbok juga egepe. Few days ago he told me he had a kidney stone.
Last edited by mbok jamu; 11-09-2013 at 06:53 AM. Reason: lagi nyinyir.. :P
Kalo saya biasanya habis berantem make luv mbok, make up sekss still d best , wait ini maksdnya bukan berantem ama biini ya, oh crap
you meet someone
you two get close
its all great for awhile
then someone stops trying
Talk less, awkward conversations, the drifting
No communication whatsoever
Memories start to fade
Then the person you know become the person u knew
That how it goes. Sad isn't it?
bukan gitu...maksudku, kan biasanya ada sebab ada akibat. pasti ada pendorong kenapa kita bikin tret atau pertanyaan.
nah klo baca dari post#1 sih kayaknya ada sesuatu personal yang terjadi sama mbok, makanya saya tanya...
adem kan diri dulu mbok, mari kita nge-jamu beras kencur...
hmm...karena pengalam mbok kali (di IELTS sama peristiwa teh) mbok jadi berkesimpulan gitu. ada juga loh manusia yang ga suka situasi panas dikit, lalu menjauh milih ga ikut debat. tapi emang manusia nyuek kesannya ga di anggap.
A kid at heart
kong [MENTION=320]surjadi05[/MENTION] coba diperjelas dong maksudnya
make luv dengan berantem apa? anak kecil nda ngerti![]()
^^^
Psst Za, sebagai anak kecil lebih baik tidak banyak mengetahui hidupmu akan lebih bahagia![]()
you meet someone
you two get close
its all great for awhile
then someone stops trying
Talk less, awkward conversations, the drifting
No communication whatsoever
Memories start to fade
Then the person you know become the person u knew
That how it goes. Sad isn't it?
you meet someone
you two get close
its all great for awhile
then someone stops trying
Talk less, awkward conversations, the drifting
No communication whatsoever
Memories start to fade
Then the person you know become the person u knew
That how it goes. Sad isn't it?
Kalau berantem, kenapa jadi PA?
Karena lebih mudah daripada mempertahankan argumen kah?