Naaahhh.... Gue lebih percaya kalo manusia bumi berasal dari The Twelve Colonies of Kobol.
All this has happened before, and will happen again.
<insert lagu "All Along The Watchtower"-nya Bear McCreary di sini>
OK, serius-nya, Lily, ada aliran pemikiran yang menyatakan bahwa kitab suci itu nggak literal. Ngga' menyampaikan pesan persis seperti yang tertulis, melainkan menggunakan bahasa kiasan. Mengingat kitab suci itu di turunkan pada sebuah masyarakat yang bahkan masih percaya bahwa bumi itu datar.
So, ketika kitab suci bilang bahwa manusia turun ke bumi setelah di usir dari surga... welp, dalam bahasa inggris-nya kalimat ini biasanya di tulis sebagai expulsion from heaven.
Expulsion, bisa di trjemahkan dalam bahas Indonesia menjadi: di keluarkan. Dan Heaven sendiri kerap kali di gunakan sebagai kata penggati untuk sky, langit.
So, jadinya, kalimat expulsion from heaven, bisa di baca sebagai di keluarkan dari langit...
"Manusia berasal dari Mars" jadi nggak kedengeran aneh lagi, kan ?
Sejujurnya, gue pribadi, agak sangsi sama hipotesa si ilmuwan ini. Semata2 karena kedengaran terlalu kayak cerita sains-fiksi yang di tulis sama James Cameron dan Carl Sagan.
Kecuali kalo ada segambreng Jurnal lain, yang di terbitkan di kumpulan Jurnal saintifik bulanan 'terjamin' macam Oxford atau Springer, yang ikutan mendukung(bahasa kerennya: citation ).
But, I will still keep an open mind about it.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)






Reply With Quote