hehehe...
Daripada pertentangan mazhab al Canoniyah vs al Nikoniyah,
bagaimana kalau kita membahas, apakah foto di atas merupa
kan hasil tempelan, atau foto sebenarnya?![]()
Tempelan
Bukan Tempelan
ngga tahu, soalnya awam fotografi
hehehe...
Daripada pertentangan mazhab al Canoniyah vs al Nikoniyah,
bagaimana kalau kita membahas, apakah foto di atas merupa
kan hasil tempelan, atau foto sebenarnya?![]()
saya re-upload foto aslinya aja yah
diambil langsung dari instagram beliau.
![]()
jelas foto editan, lha wong ada watermark-nya di kanan bawah
eniwei, kalo yang ditanyakan soal apakah foto anak kecilnya merupakan tempelan, jawabnya BUKAN, itu pake flash frontal langsung dari depan![]()
next year™
kalau di postingan #1 emang terlihat kayak crop siy,
tapi dari instagram beliau, terlihat detail rambut aira di sisi sebelah kiri.
dua obyek berbeda dengan sumber cahaya beda,
yang satu indoor, yang jadi background outdoor.
dan diambil dengan jarak dekat.
lagian bu ani masak sempat nge-crop
[MENTION=127]heihachiro[/MENTION]
itu kena flash frontal terlihat dari bola matanya aira yak?
perasaan saya jarang banged pake flash,
ga syuka ama semburannya
warna yang dihasilkan pun kok berasa ga natural yak kalau pake flash. *penilaian orang awam*
kenapa feeling saya mengatakan itu tempelan?
CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.
[MENTION=6]etca[/MENTION]
iya, di mata ada pantulan dari lampu flash. lagipula, tone yang dihasilkan ciri khas tone pake flash, agak-agak keputihan pucat gitu. kayaknya sih bu Ani metering-nya di latarnya (mungkin ondel-ondel), tapi pengen fokus di anak kecilnya
saya juga kalo motret sebisa mungkin ngga pake flash ^^
next year™
make flash ngga masalah, asal jangan mode auto,
dan gunakan eksternal-flash, jadi bisa disetel un
tuk nembak ke atas, tidak langsung ke obyek.
Cuma diberbagai fotonya, ibu Ani terlihat menen
teng kamera mahal, tetapi tanpa eksternal-flash,
jadinya sayang banget untuk foto indoor![]()
Pingin coba ah, pakai ISO800 di cuaca terik dan dikombinasikan dengan flash. Kalau saya menggunakan teknik ini biasanya hasilnya cuma warna putih aja, minimal background-nya jadi overexposure ... tapi mungkin speed 1/160 dan bukaan kecil (f25)itu cukup untuk kompensasi... saya soalnya kalau di luar ruang otomatis langsung set ke ISO 100.
Itu monitor saya saja atau memang Aira-nya rada noisy? Soalnya latar belakangnya sharp banget...
"Mille millions de mille milliards de mille sabords!"
emang rada noisy keknya.
Spoiler for foto agak noise:
foto diambil kemarin siang, saya posisi di agak gelap,
dua orang tsb di atas panggung dengan cahaya ga terlalu terang indoor.
emang setting ruangannya kek begitu.
kalau diperhatikan surai rambutnya mirip ama si aira. dan noisy
kalau saya, saya mainkan di adjust levels,
nah kalau kasusnya bu ani, kalau diadjust level jelas backgroundnya akan tambah overexposure.
lihat saja di bagian tiang monas, kan kelihatan benderang sekali.
Spoiler for environment tidak mendukung, cahaya cuma dari lilin tanpa flash:
btw nanya dong, kalau kamera yang udah diutak atik komposisinya.
ada fitur reset ke default factory ga sih?![]()
Fotonya Dituduh Hasil Edit, Ibu Ani Berdebat di Instagram
JAKARTA, KOMPAS.com — Jejaring sosial Instagram diramaikan perdebatan sengit antara akun yang terverifikasi milik Ibu Negara Ani Yudhoyono dan sejumlah follower akun tersebut.
Perdebatan menyangkut posting sebuah foto hasil jepretan Ibu Negara yang menunjukkan gambar sang cucu, Almira Tunggadewi yang akrab disapa Aira. Pada foto yang di-posting itu, Aira tengah berpose di teras Istana Merdeka berlatar belakang Monumen Nasional dan ondel-ondel saat pelaksanaan Kirab Budaya dalam rangka HUT ke-68 RI.
Pada awal posting foto, Sabtu (24/8/2013) sekira pukul 11.00 WIB, tak ada komentar yang membuat Ibu Negara membalas. Hingga muncul sejumlah pertanyaan yang bertanya apakah foto yang di-posting tersebut merupakan hasil proses editing.
"Bu, ini bukan photoshop kan?" tanya seseorang pada akun Instagram @rivanlee.
Akun lainnya, @evi_ira dan @dvsagita, juga memberikan komentar yang menyatakan keraguan soal keaslian foto Aira tersebut. Tetapi, tak lama setelah itu, Ibu Negara segera membalas dan memberikan klarifikasi.
"Foto ini hanya dicrop. Kalau Aira tampak besar, memang dia berdiri di teras Istana Merdeka, sementara itu saya motret juga di dekat Aira, di teras yang sama. Ini kan ketika kita menonton pawai budaya dalam rangka HUT Kemerdekaan RI," tulis akun @aniyudhoyono.
Namun, penjelasan ini sepertinya tak membuat sejumlah follower Ibu Ani percaya begitu saja. Meski ada beberapa komentar yang mendukung penjelasan Ibu Ani, tak sedikit yang mengira foto Aira tersebut merupakan hasil dari proses editing. Ibu Ani terlihat secara aktif menanggapi sejumlah komentar tersebut.
Sejumlah penjelasan pun kembali ia berikan, termasuk soal tingginya anak tangga yang harus dinaiki hingga sampai ke posisi Aira saat difoto di teras Istana Merdeka. Namun, berbagai penjelasan yang ia berikan rupanya tak memuaskan sejumlah follower lain akun Instagram Ibu Negara.
"Setuju ama @dwitorro. Foto ini kyk editan terlepas memang bukan editan. Terasa badan anak perempuan diambil dr foto lain," tulis akun @bowwdat.
Ibu Ani langsung membalas komentar tersebut lewat posting, "Subhanallah, ya ampun yang motret itu saya atau sampeyan sih? Koq pada ngotot begitu?!.
Percakapan terjadi di antara kedua akun tersebut. @bowwdat memberi penegasan jika ia hanya menyebut foto itu seperti hasil proses editing. Ibu Negara pun langsung membalas dalam dua posting-an yang terputus.
"Jadi sampeyan percaya kalau hanya kaya editan tetapi bukan editan? Kalau begitu, Terima Kasih. Paling sakit kalau dibilang bohong," balas @aniyudhoyono.
Perdebatan terjadi di antara keduanya. Begitu sengit sampai-sampai @aniyudhoyono memblok akun yang mendebatnya soal keaslian foto. Pada beberapa posting berikutnya, akun @aniyudhoyono terlihat aktif berinteraksi dengan para follower-nya soal keaslian foto. Akhirnya, @aniyudhoyono mengakhiri debat dengan sebuah komentar yang berisi klarifikasi.
"1. Untuk apa saya mengedit foto Aira agar menempel di situ? 2. Saya bukan fotografer profesional, teknik saya memotret biasa2 saja. Saya tidak pernah merasa sekelas Natgeo. 3. Saya memotret hanya karena hobby. 4. Saya aktif di IG sekedar untuk sharing foto karena mungkin banyak moment baik yang belum tentu dipunyai orang lain. 5. Sama sekali tidak bermaksud untuk dipuji2. 6. bagi yang ingin menikmati karya saya, silakan, alhamdulillah. 7. Saya akhiri perdebatan tentang foto ini. Editan apa bukan. Terserah pendapat masing2. Salam penuh kejujuran dan ketulusan," tulis akun @aniyudhoyono. Tak ada lagi komentar @aniyudhoyono setelah komentar itu. Secara keseluruhan posting foto Aira mengumpulkan 3.113 like. Selain itu, foto berjudul "Aira dengan latar belakang Monas dan Ondel-ondel" memiliki 136 komentar.
saus
Kalo diliat sekilas, apalagi buat yang awam soal fotogarfi, itu kayaknya tempelan.
Tapi kalo baca berita yang diposting etca di atas dan ngeliat ngototnya Bu Ani
yang bilang itu poto asli, kayaknya emang asli deh..
tapi saya juga pernah kok foto dan hasilnya seperti ditempel (lagi dicari fotonya, belom ketemu)
jadi latar belakangnya full cahaya matahari (dalam kasus ini gedung museum)
di depan, dekat kamera itu anakku tapi berdirinya di bawah pohon, nah pas kejepret hasilnya seperti anakku itu aku crop dari foto lain.
aku coba berkali2 hasilnya sama, kayak tempelan, oiya aku pake flash
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
kalau ga salah asli, pernah lihat dimana gitu....keren yah...
Iya, itu dari Nat Geo. Ane bener2 salut. Itu yg ane sebut fotografi. Keren.![]()
Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013
Cuman ane masih penasaran dgn fotonya Bu Ani. Selain Aira (katanya) noise, trus mengapa bahu ondel-ondel sebelah kiri gambar, juga seperti tempelan? Apa kamera yg dipake Bu Ani pake intrapolasi? Trus ttg noise tadi, apa penyebabnya?
memang bukan tempelan, tetapi kayanya diedit ju
ga untuk mengaburkan flash-frontalnya, sehingga
daerah disekitar obyek Aira, ikut di blur![]()
di edit mungkin iya utk cropping
utk untuk nempel foto sepertinya tidak
jarang pake blitz jadi ga pernah dapat foto seperti itu
Gw lebih percaya foto yang diambil sama ibu Ani itu asli. Kalo liat dari tatapan matanya Aira dan juga ondel-ondel di belakangnya ke kameranya bu Ani sih, beneran asli. Gw sama sekali gak ngeh soal teknik poto-memoto, tapi yang jelas argumen yang dikemukakan oleh ibu Ani beneran jujur. Emak-emak yang doyan moto, gitu aja kok
Serius itu asli?
Gw pikir itu lukisan ato gambar kartun, warnanya itu lho![]()
Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi
Impossible is nothing!