Results 1 to 20 of 20

Thread: - 5 Penyesalan Manusia Di Akhir Hidupnya -

  1. #1
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753

    - 5 Penyesalan Manusia Di Akhir Hidupnya -

    Bronnie Ware, seorang perawat Australia yang menghabiskan beberapa tahun bekerja dalam perawatan paliatif, yaitu merawat pasien yang memiliki sisa hidup 12 minggu terakhir.,* mencatat beberapa penyesalan pasiennya dalam sebuah blog Inspirasi.

    Blog yang dibuatnya ternyata banyak menyita perhatian publik. Melihat antusiasme tersebut, Bronnie kemudian menuangkan hasil penelitiannya ke dalam sebuah buku berjudul The Top five Regrets of the Dying.


    Dalam* bukunya,* Bronnie menulis tentang fenomena visi manusia yang belum tercapai pada akhir hidup mereka. "Kita bisa melihat dan belajar dari kebijaksanaan mereka," katanya.

    Berikut adalah lima penyesalan orang dalam kondisi sekarat yang disaksikan Bronnie:

    1. Saya berharap punya keberanian untuk hidup jujur pada diri sendiri.

    Ini adalah penyesalan yang paling umum. Ketika orang menyadari hidup mereka hampir berakhir, mereka akan mengingat kembali perjalanan hidupnya. *Mereka akan menghitung berapa banyak mimpi yang sudah terpenuhi. *Bahkan, *bukan hanya karena penyakit, beberapa orang *justru meninggal karena menyesali pilihan hidup mereka lantaran tidak berusaha mewujudkan semua mimpinya.

    2. Saya berharap tidak bekerja begitu keras.

    "Penyesalan ini umumnya disampaikan oleh pasien laki-laki yang saya rawat. Mereka merindukan waktu senggang di masa mudanya. Mereka menyesali tidak memanfaatkan waktu untuk bersenang-senang dengan kerabat dan sahabat," kata Bronnie.

    3. *Saya berharap punya keberanian mengungkapkan perasaan.

    Penyesalan tersebut terlontar* dari pasien yang menekan perasaan mereka untuk menjaga perdamaian dengan orang lain. Namun hal itu justru membuat mereka sendiri tertekan bahkan mengalami stres berat.

    4. Saya berharap bisa menjalin hubungan baik dengan teman-teman.

    Penyesalan ini datang dari seorang pasien yang tidak menyadari arti persahabatan, terjebak dengan kehidupan sendiri dan menutup diri untuk menjalin pertemanan *yang akrab.

    5. Saya berharap saya telah bahagia.

    Orang yang beranggapan bahwa kebahagiaan adalah sebuah pilihan adalah orang yang terjebak dalam pola dan kebiasaan lama. **Kebanyakan orang mengutamakan kenyamanan dalam hidupnya dan mengesampingkan kebahagiaan.


    Sumber : www.tempo.co

  2. #2
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,775
    thanks for sharing li...

    semua point kayanya menyentil banyak manusia yah, apalagi untuk manusia gen x di tahun 2013 ini
    You were born with the ability to change someone's life - don't ever waste it.

  3. #3
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Maksudnya gen x apa seren ?
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  4. #4
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,775
    gen x growing up dengan kemajuan komputer, kalo diperluas lagi ya media sosial dan alat elektronik lainnya.
    You were born with the ability to change someone's life - don't ever waste it.

  5. #5
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Artikel yg bagus, cocok untuk banyak orang.
    Gw pribadi sih berharap saat mati tidak menyesali apapun.

    Bagaimana dengan berbagai kebahagiaan dan kesenangan hidup di dunia yg gw korbankan ?

    Itu sudah keputusan final, gak akn menyesal dikemudian hari, semua perjuangan butuh pengorbanan.

  6. #6
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    Quote Originally Posted by lily View Post
    Bronnie Ware, seorang perawat Australia yang menghabiskan beberapa tahun bekerja dalam perawatan paliatif, yaitu merawat pasien yang memiliki sisa hidup 12 minggu terakhir
    mengingatkan saya pada....

    ... pernah suatu ketika, saya login akun seseorang. seseorang yang sudah meninggal.
    maksud saya untuk mengupload foto beliau ketika prosesi ibadah penghiburan dan pemakaman.
    serta ucapan terimakasih pada berbagai pihak kawankawannya.
    kebetulan semasa hidupnya saya sering login akun dia untuk ini itu sesuai dengan permintaannya.
    saya tak pernah mau membaca PM-PM dia, tapi ada satu yang mengusik.
    Karena berkalikali dia menulis di wall seseorang tsb.
    Akhirnya mau tak mau saya meng-klik nama dia, dan hendak menuliskan pesan singkat.
    Settingan facebook, otomatis ketika juga membaca pesanpesan sebelumnya bila belum dihapus.

    Saya membaca tulisantulisan seseorang itu. Bukan ttg penyesalan.
    Namun tentang harapanharapan dia.
    Dan temannya itu senantiasa memberikan katakata penghiburan dan semangat.
    Akhirnya saya tulisan padanya.

    Hi.. I'm S****'s sister,
    she was passed away on April 3rd, 2013.
    Thx for your kindness and your support.


    .........




    1. Saya berharap punya keberanian untuk hidup jujur pada diri sendiri.
    hidup adalah perjalanan, kalau hidup dijalani dengan membohongi diri sendiri,
    saya tidak bisa membayangkan bagaimana kehidupan orang tsb.
    pasti tidak dapat berdamai dengan dirinya sendiri.


    2. Saya berharap tidak bekerja begitu keras.
    Kemarin pas silaturahmi di rumah saudara di lebaran hari ke-2.
    Saya bercakapcakap dengan dua orang survivor cancer,
    Keduanya bisa melanjutkan hidup dalam keadaan bersih dari kankernya.
    Satu hal yang saya pelajari dari dia adalah, manakala dia akan melakukan tindakan yang 'besar' dia selalu konsultasi dengan dokternya.
    dan dokternya selalu memberikan nasehat untuk tidak terlalu ngoyo menjalani kehidupan.
    jangan terlalu keras pada kehidupan.
    Hidup untuk dinikmati. Waktu tidak untuk dihabiskan untuk sebuah ambisi.
    Iya faktor bersama keluarga adalah hal yang terutama.


    3. *Saya berharap punya keberanian mengungkapkan perasaan.
    Tidak semua orang bisa mengungkapkan perasaannya.
    Ada mediamedia lain, entah melalui penulisan, nyanyian, atau..
    seseorang itu memilih untuk menyimpannya rapatrapat, memilih tidak memikirkannya.
    Aku pikir karena memikirkan efek domino apabila semua diungkapkan.
    Mungkin ini yang disebut di postingan TS, menjaga perdamaian dengan orang lain.
    Ya, Ketika beliau meninggal, saya mendapatkan dari seseorang yang terpercaya,
    Kebetulan suaminya adalah pendeta dan mendapatkan semacam penglihatan,
    Lalu beliau ngotot dari Puncak ingin menemui seseorang tsb.
    Setelah dicross cek, ternyata benar ada semasa hidupnya dia sembunyikan.
    Dan saya kinipun saya memilihnya untuk menyimpannya rapatrapat.
    Orang tua saya pun baru tahu 3 minggu sebelum beliau wafat dari pendeta itu atas seijin seseorang tsb.
    Saya tahunya dari istri pendeta tsb, orang tua saya pun bahkan memilih untuk tidak memberitahukan saya.


    4. Saya berharap bisa menjalin hubungan baik dengan teman-teman.
    saya menyukai pertemanan, tapi sejak awal kuliah orang tua mengingatkan jangan terlalu melekat dengan pertemanan.
    akhirnya saya belajar untuk tetap berteman, tetapi seandainya terjadi perpisahan tidak terlalu dibawa perasaan.
    kalaupun ada konflik, sedapat mungkin belajar untuk tetap be nice,
    sekalipun mungkin disalah artikan, yang terpenting sudah berusaha tetap menjaga silaturahmi dengan melakukan keep in touch.
    kalau dipikir2 buat apa sih marahan, toh oneday akan tiba ajalnya juga.
    yang terberat adalah perasaan nyaman di saat kita tidak nyaman di lingkungan tsb.


    5. Saya berharap saya telah bahagia.
    Kebahagiaan itu relatif,
    Kurasa setiap orang berhak bahagia dan berhak menciptakan kebahagiaannya sendiri.
    Apa jadinya kalau kehidupan dijalani tanpa tawa terbahak2 dan kebahagiaan?

    Jadi teringat saat saya bertanya pada kenalan saya yang seorang biksu,
    "Mengapa anda selalu terlihat tersenyum? Seakan-akan default wajahmu adalah tersenyum."
    Dan beliau menjawab, "bcoz i have a happy mind..."
    Beliau juga yang selalu menasehati saya untuk selalu menjaga pikiran agar selalu gembira dan senantiasa bersyukur.



    just my 2 cents in the middle of the nite

  7. #7
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    Itu lha.. Yg namanya melatih diri memanage penyesalan merupakan latian kontinyu sepanjang hidup. Supaya pas saat sakaratul maut udah piawai.

  8. #8
    pelanggan setia mobyokuzan's Avatar
    Join Date
    Jul 2012
    Posts
    2,025
    mati yah tinggal mati aja ga usah pake nyesek2an segala, ga perlu teori dan ***** bengeknya, toh kita dulu lahir juga langsung otomatis mbrojol dgn sendirinya, itu sdh settinggan alamiahnya seperti itu.

    "telling lies is sometimes acceptable,
    when the truth is too difficult to believe"

  9. #9
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Bagaimana dengan berbagai kebahagiaan dan kesenangan hidup di dunia yg gw korbankan ?
    om ini maksudnya apa ? saya ga ngerti.

    ---------- Post Merged at 11:00 AM ----------

    kalo saya , waktu sekarat beberapa taon lalu , penyesalan saya -> karena udah ada di lingkungan ga baik , bergaul dengan dunia malam , dan malu - maluin ortu kalo ortu tau apa yang saya lakukan , dan merasa ga pantas jadi ibu.

    tapi karena ada chance ya saya berusaha jadi lebi baik ke depan.
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  10. #10
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,775
    Quote Originally Posted by lily View Post
    2. Saya berharap tidak bekerja begitu keras.

    "Penyesalan ini umumnya disampaikan oleh pasien laki-laki yang saya rawat. Mereka merindukan waktu senggang di masa mudanya. Mereka menyesali tidak memanfaatkan waktu untuk bersenang-senang dengan kerabat dan sahabat," kata Bronnie.
    4. Saya berharap bisa menjalin hubungan baik dengan teman-teman.

    Penyesalan ini datang dari seorang pasien yang tidak menyadari arti persahabatan, terjebak dengan kehidupan sendiri dan menutup diri untuk menjalin pertemanan *yang akrab.
    Point ke dua menurut saya bertentangan dgn poin ke 5

    Quote Originally Posted by lily View Post
    5. Saya berharap saya telah bahagia.
    Orang yang beranggapan bahwa kebahagiaan adalah sebuah pilihan adalah orang yang terjebak dalam pola dan kebiasaan lama. **Kebanyakan orang mengutamakan kenyamanan dalam hidupnya dan mengesampingkan kebahagiaan.
    buat mencapai kebahagiaan di dunia, ketika hidup. gak bisa dipungkirin membutuhkan uang.
    Saya pernah mendengar seorang perempuan berumur 55 th yg menyesal menikah dengan suaminya, karna suaminya gak bisa mencari uang.
    Penyesalan emang selalu datang terlambat, walau dia dilarang menikah. toh itu emang resiko yg harus dia tempuh ketika akan menikah
    Karna dia menikah sekali seumur hidup, jadi gak boleh ada kata cerai.

    3. *Saya berharap punya keberanian mengungkapkan perasaan.

    Penyesalan tersebut terlontar* dari pasien yang menekan perasaan mereka untuk menjaga perdamaian dengan orang lain. Namun hal itu justru membuat mereka sendiri tertekan bahkan mengalami stres berat.
    Point ini kayanya penyesalan kebanyakan manusia gen x. Udah terlalu banyak media penyampaian perasaan. Sehingga manusia merasa dengan menyampaikan perasaan ke mesin *komputer* maka perasaannya udah plong.
    Mereka berharap ada keajaiban komputer bisa membuat org lain mau menyatakan perasaan.. ya namanya juga hidup. Banyak pengharapan dan PHP * eh
    You were born with the ability to change someone's life - don't ever waste it.

  11. #11
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    PHP apaan ya ?

    btw saya juga tipe yang ketiga hahahaha...
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  12. #12
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,775
    PHP = Pemberi Harapan Palsu
    You were born with the ability to change someone's life - don't ever waste it.

  13. #13
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694
    1. Saya berharap punya keberanian untuk hidup jujur pada diri sendiri.

    Alhamdulillah saya selalu jujur sama diri sendiri, klo sama orang lain hmmm.....

    2. Saya berharap tidak bekerja begitu keras.

    Saya lebih suka berkerja keras, karena untuk melatih fisik dan mental supaya tetap eksis secara maksimal sampai hari tua..

    3. *Saya berharap punya keberanian mengungkapkan perasaan.

    Saya selalu mengungkapkan perasaan ketika saya bertemu dengan wanita yang saya suka...

    4. Saya berharap bisa menjalin hubungan baik dengan teman-teman.

    hubungan saya baik dengan para pasien maupun suster

    5. Saya berharap saya telah bahagia.

    Alhamdulillah sudah punya seperangkat alat sholat dan istri yang setia beserta buntutnya

  14. #14
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    iya PHP bertebaran di dunia maya
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  15. #15
    pelanggan tetap 234's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    737
    Kalo menurut petuah mbah2 buyut saya dulu kuncinya adalah: Ojo kagetan, ojo gumunan, ojo getunan, ojo aleman.

    Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.

  16. #16
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    ^
    ediaann bahasa dewa semua
    kurang satu om [MENTION=912]234[/MENTION], ojo ngentutan

  17. #17
    pelanggan tetap 234's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    737
    ^Boleh kok, asalkan...ojo katutan.


  18. #18
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    roaming nihhh
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  19. #19
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Gumunan itu mengeluh ya ?

    Getunan itu marah ya ?

    Aleman itu manja ya ?
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  20. #20
    pelanggan tetap 234's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    737
    Kagetan: gampang terkaget-kaget
    Gumunan: gampang terheran-heran
    Getunan: gampang menyesal/kecewa/mengeluh
    Aleman: mmm...apa yak? Manja? Kolokan? Kayaknya masih kurang tepat. Kira2 kurang lebihnya: gampang terbuai oleh pujian.

    Penjabarannya kayaknya udah banyak banget diulas deh, dgn versi masing2 penulisnya. Coba googling keempat kata tsb sbg kata kunci.

    Btw, kalo 'ngentutan' tanyakan langsung aja ke Etca (ahlinya).

    Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •