you meet someone
you two get close
its all great for awhile
then someone stops trying
Talk less, awkward conversations, the drifting
No communication whatsoever
Memories start to fade
Then the person you know become the person u knew
That how it goes. Sad isn't it?
^ iya kayaknya resident, karena Indonesia sendiri ngga mengenal status 2 kewarganegaraan
~Radio Kopimaya~
ow permanent resident ama warganegara beda ya ?
dia pake lotre itu lo...
katanya dapet green card.
ga mudeng sih saya , cuma tau gitu doang
---------- Post Merged at 10:43 AM ----------
kenapa Indonesia ga menerapkan cara yang sama ya , kan bagus tuh supaya ga ada bajakan lagi.
- I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -
^ aparatnya sendiri juga demen ma bajakan
yoi beda permanent resident itu masih warga negara luar, cuma bisa kerja di amrik dan tinggal di amrik selama mungkin, trus kalo anaknya lahir di amrik punya 2 kewarganegaraan sampe umur 18 tahun (boleh memilih salah satu) kalo yg satu negara mengharuskan cuma boleh 2 kewarganegaraan. ini gw kasih sedikit pengetahuan
Masing-masing negara mengikuti alasan-alasan mereka sendiri dalam menetapkan kriteria mereka untuk kewarganegaraan. Setiap negara memiliki persyaratan berbeda mengenai kewarganegaraan, serta kebijakan berbeda mengenai kewarganegaraan ganda. Hukum-hukum tersebut kadang meninggalkan celah yang memungkinkan seseorang mendapatkan kewarganegaraan lain tanpa menghapus kewarganegaraan asli, sehingga menciptakan kondisi bagi seseorang untuk memiliki dua kewarganegaraan atau lebih. Berikut adalah persyaratan umum bagi seseorang untuk memperoleh kewarganegaraan di suatu negara:
Sedikitnya satu orang tua adalah warga negara di negara tersebut (jus sanguinis).
Orang tersebut lahir di teritori negara bersangkutan (jus soli)
Orang tersebut menikahi seseorang yang memiliki kewarganegaraan di negara bersangkutan (jure matrimonii).[1]
Orang tersebut mengalami naturalisasi.
Orang tersebut diadopsi dari negara lain ketika masih di bawah umur dan sedikitnya satu orang tua asuhnya adalah warga negara di negara bersangkutan.[2]
Orang tersebut melakukan investasi uang dalam jumlah besar: Austria,[3] Siprus, Dominika dan St. Kitts & Nevis.[4]
Setelah kewarganegaraan diberikan, negara pemberi dapat atau tidak dapat mempertimbangkan penghapusan kewarganegaraan lamanya secara sukarela agar sah. Dalam hal naturalisasi, sejumlah negara mensyaratkan pendaftar naturalisasi untuk menghapus kewarganegaraan mereka sebelumnya. Sayangnya, penghapusan tersebut bisa saja tidak diakui oleh negara bersangkutan. Secara teknis, orang tersebut masih memiliki dua kewarganegaraan.
Misalnya, Hakim Agung Amerika Serikat John Rutledge menyatakan "seseorang boleh menikmati hak kewarganegaraan di bawah dua pemerintahan pada saat yang sama,"[5] tetapi AS mensyaratkan pendaftar naturalisasi untuk menghapus kewarganegaraan lamanya sebagai bagian dari upacara naturalisasi.[6] Untuk warga negara Britania Raya, pemerintah menghormati penghapusan kewarganegaraan hanya jika diselesaikan dengan otoritas Britania.[7] Akibatnya, warga negara Britania yang dinaturalisasi di Amerika Serikat masih menjadi warga negara Britania di mata pemerintah Britania meski sudah menghapus kewarganegaraannya untuk memenuhi persyaratan otoritas Amerika Serikat.
Republik Irlandia menyatakan hukum kewarganegaraannya terkait dengan "pulau Irlandia", sehingga juga meliputi Irlandia Utara yang merupakan teritori Britania Raya. Karena itu, siapapun yang lahir di Irlandia Utara dan memenuhi persyaratan untuk menjadi warga negara Irlandia melalui kelahiran di pulau Irlandia (atau lahir di luar Irlandia dengan orang tua berkewarganegaraan Irlandia) boleh menikmati hak kewarganegaraan Irlandia dengan melakukan hal-hal yang hanya boleh dilakukan warga negara Irlandia (misalnya memperoleh paspor Irlandia). Sebaliknya, orang yang belum melakukan hal tersebut tidak berarti bahwa mereka tidak dianggap sebagai warga negara Irlandia. Lihat hukum kewarganegaraan Irlandia dan hukum kewarganegaraan Britania Raya. Orang yang lahir di Irlandia Utara adalah warga negara Britania Raya dengan dasar yang sama sebagaimana orang yang lahir di daerah lain di Britania Raya. Orang yang lahir di Irlandia Utara boleh memilih untuk memegang paspor Britania Raya, paspor Irlandia, atau keduanya.![]()
you meet someone
you two get close
its all great for awhile
then someone stops trying
Talk less, awkward conversations, the drifting
No communication whatsoever
Memories start to fade
Then the person you know become the person u knew
That how it goes. Sad isn't it?
Aku koreksi komentarku sebelumnya, lotere itu untuk permanent resident (green card) bukan warga negara.
Cici-nya Lily pemegang Permanent Resident? Cici-mu bukan Tania Gunadi, kan?
Dia menang lotere 12 tahun lalu.
Cek aja mukanya dengan Lily sama apa enggak
Kok malah mbahas kewarganegaraan sih?
Yang di Austria, emang bisa jadi warga sana kalo invest besar2an tapi pajaknya juga gede, 50%. Paling enak apply WN Austria terus tinggalnya di negara lain di zona Eropa. Nggak kena pajak.
Kalo soal Snowden, mumpung dia masi muda belum punya anak istri maka bolehlah idealis dan ambil resiko. Aku sih malah kepengen ada di posisi Sarah Harrison.
There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.
Everyone wants happiness, no one wants pain.
But you can't make a rainbow without a little rain.
- Seorang ibu dan keluarganya di Suffolk, New
York, Amerika Serikat, dikira teroris lantaran mencari
panci presto di Google. Rumahnya didatangi sepasukan
polisi dan mereka diinterogasi.
Diberitakan News.com.au pekan ini, ibu yang sekaligus
blogger ini, Michele Catalano, saat itu ingin membeli
panci presto di internet. Niatnya, dia ingin memasak
quinoa, makanan khas Amerika Selatan.
Di saat yang bersamaan hari Rabu itu, suaminya sedang
mencari ransel di Google. Saat itu pula, putranya yang
berusia 20 tahun, didorong rasa penasaran, mencari tahu
soal bagaimana membuat bom sendiri.
Sepintas, apa yang dilakukan sekeluarga ini sama sekali
tidak berbahaya. Namun kombinasi panci presto, ransel
dan bom setidaknya mengembalikan kenangan pada
peristiwa pengeboman di Boston beberapa waktu lalu.
Ledakan bom panci presto yang diletakkan di dalam
ransel ini menewaskan tiga orang dan melukai ratusan
lainnya.
Apalagi, jika pemerintah mereka tahu semua aktivitas
warganya di internet. Seperti yang diungkapkan oleh
Edward Snowden, si pembocor rahasia intelijen AS,
bahwa pemerintahan Barack Obama menyadap seluruh
percakapan telepon dan internet warga.
Benar saja, keesokan harinya sekitar pukul sembilan,
rumah mereka disambangi pasukan polisi. Enam orang
keluar dari tiga mobil SUV hitam dan mengelilingi rumah
mereka. Suami Catalano diinterogasi dan rumah serta
komputer mereka diperiksa.
Tidak berapa lama kemudian, petugas ini keluar dan
menyimpulkan keluarga itu bukanlah teroris. menurut
Catalano dalam blognya, suaminya memang diincar
setelah ketahuan mencari tahu soal bom presto dan tas
ransel di internet saat kerja di kantor lamanya.
Tapi dia mengatakan, itu semua pencarian itu hanya
kebetulan dan karena penasaran saja. "Kami mengetahui
dari polisi, bahwa kami diperiksa karena pencarian suami
saya saat di kantor lamanya. Kami tidak menyadari hal
ini saat diinterogasi dan yakin bahwa ini karena
pencarian internet yang dilakukan di rumah kami," kata
Catalano.
wih serem juga ya , cuma googling langsung diinterogasi![]()
- I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -