ga pernah rasanya curhat ama cowok bukan suami, kecuali masalah kerjaan ya di kantor. eh itu mah bukan curhat ya, tapi meeting hehehe
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
ngelaba apa sih dalf ?
- I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -
Ngelaba beli Donal Bebek diam-diam (padahal udah dilarang)
Ngelaba nonton film sendirian diam-diam...
Ngelaba beli mainan diam-diam..
ga ngerti dalf.
barusan googling , artinya tebar pesona.
- I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -
jangan curhat cari solusi sama kunderemp. bukan selesai malah masalahnya beranak.
dulu pernah sebelum merit curhat, lupa ttg apa, dikasih saran yang sepertinya logis, tpi buntutnya masalah tambah banyak xixixi
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
udah lama sih ceritanya...
sekarang udah ga pernah ngobrol.
saya sih kalo curhat , ga berharap dikasi solusi hahaha , cuma pengen didengerin berkeluh kesah sih![]()
- I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -
The best part is whenever you get caught and your wife angry with you. Nuff said
Agree
True
Kunderemp orangnya bocor dan suka ngebully, 11 12 lah sama kandalf, just FYI...
Haha, told you
================================================== ============
Ok BTT
Guys, listen up...
Hari ini gw ketemu Desi, dia masuk ke ruangan gw. Moodnya sedang bagus, gak galau dan sedang ceria riang gembira. Jadi ini momen yang tepat bagi gw dan Ryan (partner kerja gw) untuk menasihati dan memberikannya wejangan rohani, halagh...
Berikut hal-hal yang gw sampein ke Desi..
Pertama, gw bertanya kepada dia tentang hubungan dan keseriusan dia terhadap Mawan. Dia menjawab bahwa hubungan mereka saat ini keduanya baik-baik aja, alhamdulillah. Bahkan dia curcol dengan gaji mereka yang pas-pasan, dia sempet merasa pusing karena mereka udah sepakat merit tahun depan. Gw menyarankan untuk Mawan saja yang pindah kerjaan, untuk mencari pekerjaan yang lebih baik dan gajinya lebih besar lagi. Meski gw juga gak melarang Desi untuk mencari pekerjaan lain, namun gw pikir Desi baru 1 tahun lebih bekerja di kantor gw. Jadi alangkah baiknya Mawan saja yang mencari pekerjaan baru karena secara jabatan dia udah lumayan dan didukung dengan pengalaman kerja yang mumpuni.
Ceritanya tentang hubungan yang sedang adem ayem bin tentrem bersama Mawan merupakan entrance yang bagus buat gw untuk menasihati dia. Gw bilang bahwa selama beberapa hari ini gw berpikir (baca:brainstorming dengan temen-temen di forumtercintah
) bahwa selama ini gw hanya mendengar cerita one side aja, alias dari sudut pandang Desi aja. Sementara gw gak pernah melihat dari sudut pandang nya Mawan. Ini gak adil, menurut gw. Makanya gw jembrengin aja fakta-fakta kebaikan Mawan dan keluarganya untuk Desi dan anaknya. Ibunya Mawan yang sudah secara sukarela mau merawat dan menjaga Haqqi sementara Desi dan Mawan sibuk bekerja. Belakangan Desi sendiri yang justru menambahkan cerita bahwa Haqqi sekarang menjadi demikian ketergantungan dan sayang kepada Mawan. Desi bilang sekarang Haqqi menjadi demikian manja kepada Mawan
Kemudian gw sebutkan juga fakta bahwa Mawan mau secara sukarela mengantar jemput Desi gak peduli mereka sedang baikan ato berantem. Just FYI, Mawan ini adalah tipikal cowok yang ketika marah adalah diam dan cuek. Ini yang kerap membuat Desi pusing tujuh keliling, bukankah biasanya cewek ya yang marah kayak gitu? berharap si cowok bisa membaca pikirannya dan menenangkannya?yah whatever it is...yang jelas Desi harus menghargai Mawan. Berikutnya gw kasih fakta mengenai kekecewaan dan rasa sakit hati yang Mawan rasakan ketika dia selingkuh bersama intel polisi itu. Gw bilang ke dia kalo gw bisa memaklumi bahwa saat Desi dekat dengan intel polisi sedang mencari sosok seorang yang tepat untuk menjadi suami dan ayah dari anaknya, namun salahnya Desi adalah dia melakukannya ketika dia sudah jelas-jelas jadian dengan Mawan. Kalo seandainya dia melakukan itu menjadi sebuah kompetisi yang fair tanpa ada hubungan jadian dengan cowok manapun itu sih fine aja. Desi pun ketawa malu sendiri dengan riwayat kisah cinta segitiganya itu. Kemudian gw tambah lagi dengan fakta bahwa ternyata Mawan sekarang masih mau menerima Desi dan bahkan menawarkan Desi untuk menikah lebih cepat. Gw tegaskan sekali lagi kepada Desi bahwa Mawan adalah sosok yang berhati besar dan benar-benar sayang kepadanya. Gw bilang untuk tidak menyia-nyiakan orang seperti Mawan. Gw meminta agar Desi bisa memaklumi Mawan yang seorang bujang muda yang sedang belajar untuk menjadi seorang suami dan ayah yang baik. Ucapan gw ini disetujui sendiri oleh Desi bahwa Mawan mau dan berniat belajar.
Kedua, gw mengkritisi sikap dan perilaku dari Desi. Disini dia terlihat begitu antusias. Gw sebelumnya minta maaf kepadanya bahwa apa yang gw ucapkan ini bisa jadi menyakitkan dan menyinggung Desi, dia gak keberatan. Gw langsung to the point aja bilang ke dia bahwa dia harus mulai introspeksi diri sendiri karena kata-kata dan perilakunya saat ini kurang baik menurut kami berdua, kami sebagai temennya sangat mengenal Desi. Kami memintanya agar lebih menjaga manner, attitude, habit dan behavior nya dia yang kurang baik itu (baca:urakan). Demi kebaikannya sendiri dan pasangannya kelak. Gw mengingatkan bahwa di kantor ini cewek-ceweknya gak tua gak muda, gak single gak emak-emak, mulutnya pada bawel, pedes dan sadis. Dia sudah tau mengenai berita-berita negatif tentang dirinya, dan gw bilang kepada Desi untuk jangan memperburuk keadaan ato malah membenarkan berita-berita itu dengan meneruskan sikap dan perilakunya saat ini. Gw bilang bahwa dia harus berubah! kami mengkritiknya agar Desi mulai menjadi seorang cewek yang lebih kalem dan gak pencilakan, jangan ketawa ngakak, gelendotan ngesot sana-sini, apalagi sama cowok, nyanyi-nyanyi lagu dangdut ato lagu-lagu lain secara tiba-tiba, dan terutama ini yang paling penting menurut gw dan Ryan....galau kemudian curhat dan diekspose ke publik via FB. Gw bilang sama Ryan mulailah untuk menghargai Mawan, karena sebaik dan setoleran apapun Mawan pasti dalam hatinya dia menginginkan seorang pasangan yang baik dan gak kayak Desi saat ini. Apalagi soal yang gelendotan manja sama cowok-cowok dan super galau via FB. Bisa jadi Mawan jealous dan risih bahwa setiap ada masalah Desi akan mengekspose nya ke publik, cuma gak ngomong dan gak bilang terus terang aja. Desi sempet membela diri bahwa emang dia melakukan itu justru karena dia berantem sama Mawan, dan Mawan marahnya adalah diam. Desi akan lebih memilih berantem teriak-teriakan daripada dia harus bisa mengerti bahwa Mawan sedang marah, makanya dia bocor ke FB. Yah gw dan Ryan jelaskan bahwa sukses tidaknya sebuah pasangan ato tim sekapun adalah komunikasi yang baik. Gw menasihatinya bahwa bisa jadi dia dan Mawan kerap berantem, apalagi Mawan tipikal pemarah yang pendiam itu karena komunikasi yang ada disana tidak berjalan efektif. Itulah kesalahan mereka berdua. Gw dan Ryan menyarankan agar ke depannya komunikasi mereka berdua bisa terjalin lebih rutin dan terbuka.
Setelah gw ngomong panjang lebar dan diamini oleh Ryan, Desi mengatakan bahwa apa yang gw sampaikan panjang lebar terutama tentang poin kedua itu sama persis dengan yang diucapkan dan diminta oleh Mawan![]()
Ah yasudahlah... yang jelas gw udah menyampaikan apa yang harus gw sampaikan. Poin-poin penting yang perlu dicatat adalah, Desi mau menerima nasihat, saran dan kritik kami untuk berubah, Desi mau memperjuangkan hubungan dengan Mawan yang sempat ditempa badai romansa, ceile...mereka kembali ke rencana mereka semula yakni berjuang ke jenjang pernikahan. Kami sebagai temannya cukup seneng dengan kabar mereka, kami sudah menjalankan tugas kami sebagaimana mestinya sesuai dengan kapasitas kami, selanjutnya kami hanya bisa doakan agar Desi dan Mawan bisa berhasil mewujudkan mimpi mereka. Amin...
![]()
Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi
Impossible is nothing!
There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.
Everyone wants happiness, no one wants pain.
But you can't make a rainbow without a little rain.
Wakakakak maksudnya "Gw sama Ryan bilang ke Desi", gituh maksudnya, nulisnya spontan sih, ternyata editornya lagi online jugatuscany
Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi
Impossible is nothing!
Gak sekalian bilang anak-anaktitip salam, Nudel?
Eniwei... Nais!
Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi
Impossible is nothing!
great job nudel.
sy sampe bs bayangin situasi ketika nudel kasi pencerahan ke desi, pernah dapet pencerahan dari nudel juga sualnya.![]()