Gw pro choice seh, jangan terlalu nge-judge lah...
Abortion is real bad news, dan gimana pun caranya jangan sampe deh tindakan medis atau para-klinis, ataupun jampi2 dukun dilakukan.
Note: gw
gak support
free se.x karena itu salah kaprah, tpi gw kampanye
safe se.x karena kalo gak bisa parah.
Ini bedanya womanizer/player dengan penjahat kelamin btw. hahahah....

hi Serendipity, Neptunus, Etca, Tuscany, .
........ so kalo Mr. BS mau bilang, gini neh:
Kurang lebih gw suka rasionale nya Ndugu. It makes a lot of sense. banyak hal yg kudu diperhatikan dan berkaca dari kenyataan untuk
membuat keputusan penting (bahkan sangatlah amatlah, terlalu penting) seperti aborsi. true that, all depends on the female side. Betul, harus mau (berarti siap mental) dan mampu (berarti siap fisik). Kalao ndak siap 2-2nya, sprtinya jauh lebih baik di-keep aja. Apapun decision si perempuan, kudu diterima ikhlas aja dan harusnya kita support2 aja. Gw setuju, Tidak ada yg benar/salah dlm hal ini, cuman pilihan dan konsekuensi yg ada.
gw gak pengin terlalu filosofis, nyinggung prinsip ethos dan Tuhan dalam isue aborsi. Itu keyakinan lain yg juga mendapatkan ruang untuk dimaklumin bila ada yg terjebak dalam 'conscience' kl melakukan aborsi. Definisi manusia hidup itu secara sudah variatif dan tidak pasti, tergantung perspektif yang kawan-kawan pake disini, mo dari kacamata budaya/kultur, dan medis jg bisa. Ada yg bilang umur sekian bulan/minggu itu udah janin maka sudah memiliki nyawa. Padahal organ-organ vital blm ada.
Faktanya juga, banyak kejadian orang hamil itu tidak sadar diri kalau dia hamil. Ini common sring banget terjadi. Serius.
kalao dia nggak tahu dan menkonsumsi obat/minuman/asupan yg membahayakan diri dan apapun yg didalam dirinya,
dan tahu-tahu keguguran, itu gimana? bukankah bisa diterima/dipersepsikan dia melakukan aborsi?
Terkait aborsi tuh, fokus kudu tetep pada keselamatan, kelanjutan hidup dan kesejahteraan, terutama, si perempuan yang menghadapi situasi kompleks ini. Dan gw rasa betul tuh, tindakan medis yg proper, benar, dan hati-hati itu memang alternatif terbaik untuk miscarriage/abortion/etc (terserah istilahnya apa)..
Yang perlu diketahui itu resiko2 yg ada, implikasi ke dampak kesehatan (pengaruh nggak ke kesuburan, dinding rahim, bahaya kanker,etc).
Terus juga dicari tahu yg bener, siapa sih yg bisa melakukan prosedur ini dengan clear conscience? Tempat klinik/dokter mana yg dg profesional melakukan ini dan berhasil? ini berhubungan dengan beaya juga. gw pernah singgung di thread sebelah.