Page 7 of 12 FirstFirst ... 56789 ... LastLast
Results 121 to 140 of 238

Thread: [Road to 2014] All About Program2 Jokowi dan Ahok

  1. #121
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Orang si Jokowinya udah kerja bersungguh-sungguh mpe susah payah kok masih aja dipojokkin, terimalah akibatnya

    Gw sih berharap TV O'on dibanned, gak punya etika, sama gubernur pulak
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  2. #122
    pelanggan setia nodivine's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    2,335
    Quote Originally Posted by etca View Post
    Dagelan cyiiiiinnnnn


    Jokowi Dicela Anggota DPR, Pemirsa Balik Mencerca

    PENELPON : saya saran kan kalo mengundang dari anggota DPR tu yang smart dong pak ,
    yang menguasai masalah..
    PEMBAWA ACARA : kenapa bu.. ibu berpikir bgtu kenapa?
    PENELPON : dia dua periode menjadi anggota DPRD , kok sekarang ribut nya minta ampun masalah MRT.
    DULU ITU NGAPAIN AJA DIA????
    ALAY : *mukapucet*
    hauhahahahahha OVJ aja kalah kalo ini mah


    liat di menit2 ini, tambah kekel
    6:17 Pembawa acara nutupin wajahnya antara pengen ketawa tapi menghormati tamu
    6: 27 Anggota dpr pucet wajah nya dicerca ke sekian kalinya tapi kali ini nohok banget

    aje gilee.... LIVE itu!!! semua orang bisa nonton...
    emang enak dihina abis abisan

    malu banget tu orang...
    sok ngaku wakil rakyat. tapi rakyat malah bilang dia tikus

  3. #123
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    Sapa yang mo banned tuch stasiun tv?..kadang2 wartawan ama pembawa acaranya gak diajarin soal etika sich..

  4. #124
    pelanggan setia spears's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    6,733
    jgn lupa nnton 100 hari Jokowi-Ahok di metroTV besok malam jam stengah 9 mlm (apa malam ini ya??lupa gw. info dunk)


    love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours

  5. #125
    pelanggan
    Join Date
    May 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    346
    Gokil video dari etca, gw uda nonton. Bener2 dagelan ampe ada yg nanya: ini wakil rakyat atau tikus rakyat?

    Awalnya mau nyerang2 Jokowi, malah dia diserang abis2an sama permisa TV.

    Setelah diserang2, sok2 bilang dukung Jokowi, muji2 Jokowi hebat... tetap aja pemirsa tau mana pujian yg tulus mana pujian yg cari muka. Langsung ditelpon lagi dan diledekin tikus rakyat

    ---------- Post Merged at 04:44 PM ----------

    Lanjut buffering videonya dari Nudel, eh 1 jam lebih ya.

  6. #126
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Quote Originally Posted by spears View Post
    jgn lupa nnton 100 hari Jokowi-Ahok di metroTV besok malam jam stengah 9 mlm (apa malam ini ya??lupa gw. info dunk)

    Besok malem spears, ternyata malam ini adanya Mata Najwa
    Last edited by noodles maniac; 23-01-2013 at 11:31 PM.
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  7. #127
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    Kinerja Jokowi dah bagus kok tapi sayang pas banjir jadi kesempatan buat yang gak suka ama jokowi-ahok buta ngasih komen2 konyol dan mengkriktik mereka...

  8. #128
    pelanggan setia spears's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    6,733
    Quote Originally Posted by noodles maniac View Post
    Besok malem spears, ternyata malam ini adanya Mata Najwa
    Iya, yang bener malam ini (malem kamis) jam 1900 di Metro TV.

    Btw, gw cek TLnya si reporter tv oon ntu (MR) dah 2 hari ini di bully nasional. Kasian juga hahahaha...
    Lagian brani2nya ga sopan ama Jokowi, yg saat ini sdg lagi in-in nya jadi Jakarta's sweetheart..malah Indonesia's sweetheart klo gw bilang sih.
    Krn yg nelp ke TV2 itu kbanyakan malah bukan org Jakarta.
    Itu buktinya klo Jokowi trnyata milik kita semua

    Gw jadi berpikir,
    Jadi pemimpin itu ga butuh macam2 trnyata.
    Hanya butuh "dicintai rakyat"
    Karena, kalau dia sudah dicintai rakyat, walaupun ntar dia bikin kebijaksanaan apapun,maka rakyatnya akan mematuhi tanpa beban.
    Terlebih lagi, klo seorg pemimpin dicintai rakyatnya,maka dalam kepemimpinannya maka akan lebih tenang, karena didukung oleh suasana aman tadi.

    love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours

  9. #129
    pelanggan tetap Neptunus's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Posts
    1,814
    @spears: akun twitternya MR apa spears? Jadi senapsaran

    ---------- Post Merged at 08:57 AM ----------

    @spears: akun twitternya MR apa spears? Jadi senapsaran

  10. #130
    pelanggan setia spears's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    6,733
    Kan ada di hlm sblmnya, @Muhammad_Rizq



    love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours

  11. #131
    pelanggan setia nodivine's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    2,335
    Quote Originally Posted by Neptunus View Post
    @spears: akun twitternya MR apa spears? Jadi senapsaran

    ---------- Post Merged at 08:57 AM ----------

    @spears: akun twitternya MR apa spears? Jadi senapsaran
    ada di youtube, di komentar bawah bawahnya juga ada yang ngasih tuh.
    gw cek di twitter juga udah di-bully tingkat tinggi. gw ikutan aja ngebully...
    mayan sekali kali ngejek anchor.

  12. #132
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Quote Originally Posted by spears View Post
    Gw jadi berpikir,
    Jadi pemimpin itu ga butuh macam2 trnyata.
    Hanya butuh "dicintai rakyat"
    Karena, kalau dia sudah dicintai rakyat, walaupun ntar dia bikin kebijaksanaan apapun,maka rakyatnya akan mematuhi tanpa beban.
    Terlebih lagi, klo seorg pemimpin dicintai rakyatnya,maka dalam kepemimpinannya maka akan lebih tenang, karena didukung oleh suasana aman tadi.
    Ya iyalah... yang penting aksi nyata coyyy... nih prestasi Jokowi buat Jakarta, tolong dikoreksi kalo ada yang kelewat
    • Bikin kartu Jakarta Sehat
    • Bikin kartu Jakarta Pintar
    • Penambahan armada busway
    • Integrasi Kopaja ke dalam jalur busway
    • E-ticketing Busway
    • Pembuatan jalur sepeda dan peresmian BKT
    • Memberikan bantuan dan aksi langsung tanggap banjir
    • Hingga hari ini dia masih terus konsisten blusukan


    Masih dikritik juga? masih mau dicacimaki juga? gubernur laen juga belum tentu sanggup menuhin janji-janjinya kan?
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  13. #133
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    gimana kalau yang mimpin Jakarta sekarang masih
    Foke, atau Rizal Nurdin, atau Feisal Basri, atau
    Hendarman Supanji, atau Hidayat Nurwahid?

  14. #134
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Quote Originally Posted by nodivine View Post
    ada di youtube, di komentar bawah bawahnya juga ada yang ngasih tuh.
    gw cek di twitter juga udah di-bully tingkat tinggi. gw ikutan aja ngebully...
    mayan sekali kali ngejek anchor.
    Tweet dari si wartawan per tanggal 21 Januari 2013 lalu

    Quote Originally Posted by Muhammad Rizky ‏@muhammad_Rizq
    Terima kasih twepperz atas mentionnya.semoga hari ini bisa jadi pelajaran berharga buat saya.salam.
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  15. #135
    pelanggan tetap Neptunus's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Posts
    1,814
    muahahahaha... oke cek TKP. Thanks spears, gw males ngubek2 page sebelumnya

  16. #136
    pelanggan setia spears's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    6,733
    Dari hasil twitsearch per-hari ini, trnyata MR masih di bully juga, malah skrg merembet ke Karni ilyas (@karniilyas) and bini nya di mention juga.. (O'ow..beringass) plus banding2in @Metro_TV dan @TvOneNews stelah wawancara 100 hari Jokowi-Ahok tadi di Metro

    Alhasil orang2 pada ngebandingin jurnalisme 2 TV ini.
    Kacian amat yah TV One.

    Btw, twit yg menarik hari ini :

    "Masih pada sibuk ngebully @Muhammad_Rizq ya? Jangan lupa, kasian tuh anaknya @HattaRajasa sakit maagnya ga sembuh2"



    love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours

  17. #137
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    gimana kalau yang mimpin Jakarta sekarang masih
    Foke, atau Rizal Nurdin, atau Feisal Basri, atau
    Hendarman Supanji, atau Hidayat Nurwahid?
    kalau mereka bisa melakukan hal sebagaimana jokowi lakukan, mencintai rakyat dengan tulus, bersentuhan langsung dengan masyarakat, mengabdikan dirinya 100% untuk kepentingan jakarta aku rasa sebagai timbal balik akan dicintai masyarakat juga seperti jokowi.

    bully masyarakat ke MR sebagian boleh jadi irasional, tapi cinta memang gitu kan.
    tapi ya ga usah iri sama jokowi, dia pantas dicintai.
    komentar miring apalagi dari lawan2 politik dia (terutama yang kemaren kalah) lebih terkesan komentar para pecundang aja yang masih ga terima kalah waktu pemilu.

    bahkan ada kelompok2 golongan pecundang itu makin konyol dengan mengkritik supporter jokowi, bukan malah membedah program kerja jokowi. kurang kerjaan.
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  18. #138
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Quote Originally Posted by spears View Post
    Dari hasil twitsearch per-hari ini, trnyata MR masih di bully juga, malah skrg merembet ke Karni ilyas (@karniilyas) and bini nya di mention juga.. (O'ow..beringass) plus banding2in @Metro_TV dan @TvOneNews stelah wawancara 100 hari Jokowi-Ahok tadi di Metro

    Alhasil orang2 pada ngebandingin jurnalisme 2 TV ini.
    Kacian amat yah TV One.
    Gw nonton evaluasi 100hari Jokowi-Ahok MeteorTV tadi malem, lebih santun, santai dan obyektif menurut gw karena lebih melibatkan partisipasi warga Penjaringan yang lagi mengungsi. Ada polling kecil-kecilan juga dan menariknya adalah dari polling yang ditanyakan oleh MeteorTV, kesemuanya didominasi oleh jawaban "Puas", padahal mereka lagi kesusahan dan menderita lho . Menariknya lagi, bagi mereka yang merasa tidak puas dipanggil perwakilannya kemudian dihadapkan face to face dengan Jokowi untuk bisa langsung menyampaikan ketidakpuasan serta permohonannya. Jokowi menanggapinya dengan bijak, like usual

    Oh ya selain warga Penjaringan trsebut, acara tadi malem juga menampilkan kesan-kesan dari wartawan MeteorTV selama meliput kegiatan Jokowi-Ahok. Salah satu pengakuan wartawan yang membuat gw tersenyum adalah ada wartawan cewek yang meliput dari pagi hingga malam ketika Jokowi meninjau masalah banjir di Jakarta. Jokowi menyuruhnya pulang ke rumah dengan menelpon bos dari wartawan itu

    ================================================== ================================================== =======================

    Oh ya dari prestasi Jokowi yang udah gw sebutin di atas masih ada yang kelewat yaitu : Jokowi sidak ke kecamatan dan kelurahan untuk mengetahui kondisi kantor pemerintahan aktualnya
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  19. #139
    pelanggan setia nodivine's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    2,335
    Quote Originally Posted by jokowi/ahok

    Nggak lama setelah @janes_cs sharing tentang 100 Hari Jokowi, temannya yang juga reporter stasiun TV berita yang saat ini bertugas meliput Ahok selama menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI juga ikut berbagi cerita pengalamannya menjadi ‘follower’ Ahok. Berikut kisah dari @indahbeauty di timeline Twitternya yang diproteksi itu, dimulai dari percakapannya dengan Janes…
    Baik Jokowi maupun Ahok, memang peduli ya, Janes, sama kuli tinta kayak kita. Kalau di Ahok, selalu ingatkan stafnya untuk kasih lunch buat wartawan. Bukannya kita kuli tinta yang nempel Ahok, ngeliput cuma buat dapat lunch. Tapi kepeduliannya itu, yang jarang kita temui di pejabat-pejabat lain. Poinnya, mereka anggap kita bukan sekadar pencari berita, tapi penghargaan mereka akan kerja keras kita dihargai. Boss tempat kita kerja aja, nggak segitu-gitunya merhatiin kita ya, Janes. *Peluk Jokowi-Ahok.*

    Ahok juga suka marah-marah sama kepala dinas yang nggak becus. Tapi dia nggak ragu muji, sama kepala dinas yang sudah diomelin, terus balik kerja bagus.
    Gue salut sama Jokowi-Ahok, yang bisa atasi banjir, padahal APBD belum ketok palu. Meski belum sempurna, ya tapi memang tidak ada sesuatu yang sempurna. Yang penting bagi Jokowi-Ahok, kerja buat masyarakat, yang untung harus masyarakat, bukan pemerintahnya yang untung. Itu kata Ahok, loh.
    Kemarin seharian ngobrol sama Ahok. Salut, bagaimana dia kerahkan segala upaya untuk bantu evakuasi pengungsi. Ingat, dana APBD belum turun, loh! Ahok memang nggak bawa media saat mengungsikan 2000 warga dari waduk Pluit pakai kapal Dishub dan pinjam kapal pengusaha lewat laut. Yang utama saat itu bagi Ahok adalah bagaimana menyelamatkan nyawa warganya, bukan pemberitaan yang ujung-ujungnya nanti dikira pencitraan.

    Kata Ahok, “bawa media dikira pencitraan. Nggak ada pemberitaan dikira nggak kerja.” Tapi pada tahu nggak, Ahok bantu evakuasi dari pagi sampai malam? Cuma mau nanya sama yang suka nyinyir (menyindir) sama Jokowi-Ahok, kalian mau nggak kerja keras buat warga seperti itu? Cuma mau nanya aja, sih.
    Jadi Ahok cerita, pas Kamis, dia sampai Balai Kota, kondisi sudah banjir. Listrik mati, jadi dia disuruh Jokowi balik ke utara, pantau banjir. Sampai Pluit, kondisi banjir sudah tinggi. Dia pun kerahkan segala upaya, evakuasi warga waduk Pluit yang sudah terkepung banjir. Dengan bantuan kapal Dishub dan kapal-kapal pengusaha, tembok komplek Pantai Mutiara, dijebol buat mengangkut sekitar 2000 warga.

    Hanya sekitar dua jam, warga-warga tersebut diangkut ke tempat yang lebih aman. Lalu Ahok juga cari pasir dan batu buat tanggul Laturharhary. Dalam kerjanya, Jokowi dan Ahok, memang membagi tugas. Ahok fokus ke banjir di Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

    Sejak banjir melanda daerah Pluit dan Muara Baru, Ahok keliling memohon warga untuk mau dievakuasi, mumpung air belum terlalu tinggi. Tapi warga banyak yang menolak, takut hartanya dijarah. Itu bikin Ahok kesal. Makanya dia ajak Wakapolda keliling untuk meyakinkan warga, bahwa aman. Tapi dasar warga bandel. Dan juga manja. Jadi kalau ada yang ngetweet, belum dapat bantuan jangan langsung percaya. Mereka rata-rata menolak dievakuasi. Alasannya, takut harta bendanya dijarah. Jadi mereka maunya relawan bolak-balik distribusi makanan sehari 3 kali. Tugas relawan ‘kan buat evakuasi warga. Bukan petugas delivery makanan. Makanya ada tempat pengungsian, biar diatur dengan baik. Kalau setiap hari relawan harus antar makanan ke warga yang bertahan di rumahnya, 3 kali sehari, terus bagaimana proses evakuasi warga? Makanya masyarakat, harus bisa diajak kerjasamanya. Nggak cuma kalian yang butuh bantuan. Masih banyak warga lain yang butuh. Sementara, sarana terbatas. Be wise, lah.

    Jadi dari Kamis sampai Minggu, Ahok konsentrasi di daerah utara dan barat. Bahkan, mengajak warga Pluit untuk mau dipindahkan ke rusun yang disiapkan. Rusunnya nggak main-main, loh. Sudah full-furnished, mulai dari perabot sampai sembako, baju, dll. Pokoknya tinggal bawa badan aja. Artinya, pemerintah nggak main-main, ingin mensejahterakan warganya. Tapi kadang niat ini, dikritik sinis, sama orang-orang yang nggak paham.

    Ahok pernah cerita, sebenarnya, dia bukannya marah-marah kalau ngomong. Sebagai orang pesisir, memang begitu cara dia bicara. Cuma orang suka salah tafsir.
    Ahok juga ramah, baik sama kuli tinta, atau dengan siapapun warga yang datang mengadu kepadanya. Buat dia, pelayanan masyarakat lebih penting. Ahok juga nggak kaku, kalau diajak foto-foto sama warga. Sama kayak Jokowi. Pokoknya orangnya menyenangkan dan pekerja keras.
    Saya sering ikut pejabat, tapi saya kagum dengan Ahok dan Jokowi, yang punya komitmen besar untuk kesejahteraan masyarakat. Kata Ahok, kami kerja buat untung masyarakat, bukan untung pemerintahan. Yang penting masyarakat bisa hidup layak. Beda dengan pejabat lain, yang kadang menjaga jarak dengan kuli tinta kayak saya. Sejak mengikuti Ahok, nggak ada, tuh, jaim-jaiman.

    Bahkan nggak jarang, kita diajak masuk ke ruangannya untuk lihat dia kerja. Pernah dia bongkar kulkasnya, dan ngobrol-ngobrol santai sama wartawan. Pokoknya membumi banget. Saya ngomong begini, bukan maksud apa-apa, tapi saya lihat bagaimana Ahok dan Jokowi, kerja keras benahi Ibukota.
    Wartawan lantai 2, biasa kita sebut yang suka mengikuti Ahok, suka panggil Ahok “Daddy Bas” atau “Kokoh”.

    Pembagian tugas Jokowi-Ahok, kalau Jokowi “blusukan”, Ahok lebih mengurus soal anggaran. Dan bagaimana caranya bisa melakukan penghematan. Dan nantinya, uang penghematan itu, bisa dialokasikan ke program-program yang lebih bermanfaat buat masyarakat. Seperti KJP, KJS, dll. Dan kalian tahu nggak, sih, kalau sampai sekarang RAPBD belum diketok palu? Artinya anggaran belum keluar. Pernah tanya nggak, bagaimana pajak online bisa jalan? Terus integrasi bus sedang bisa jalan, banjir kemarin, meski belum sempurna, tapi lumayan, lah… Ingat, loh, anggaran belum ada. Itulah hebatnya Jokowi-Ahok, yang bisa lakukan berbagai upaya, meski anggaran belum turun.

    Saat ditanya, siapa yang harus disalahkan banjir di Jakarta. Dengan tegas dan besar hati, Ahok bilang, itu salah pemimpin Jakarta, yaitu Jokowi-Ahok. Kata Ahok, sejak hari pertama dilantik, bila ada kesalahan anak buah atau apapun, itu tanggung jawab pemimpin. Mana ada coba pemimpin yang mau mengakui kesalahannya, meski belum tentu itu kesalahan mereka. So gentleman.
    Buat Daddy Bas dan Oom Jokowi, selamat 100 hari kepemimpinan. Setia dengan komitmen awal dan jangan terlena. Semangat!!!

    Oh ya, tempo hari Ahok mengundang wartawan makan siang bersama. Dia meminta kritikan dan masukan dari kami tentang hasil kerja mereka. Ahok juga minta kita kasih informasi fakta di lapangan, yang mungkin luput dari perhatian mereka. Ahok sangat terbuka dengan segala kritik dan masukan. Bagi Ahok, menjadi Wagub bukan sekadar jabatan, tapi amanah menjadi pelayan masyarakat yang baik, agar masyarakat sejahtera dan hidup lebih layak.

    Perjalanan Jokowi-Ahok masih panjang, masyarakat tetap harus kritis dan mengontrol kepemimpinan mereka. Agar tetap pada komiten awal.

    Oh iya satu lagi, Ahok itu punya kakak muslim dan kyai, loh… Jadi yang suka pakai SARA buat menyerang Ahok, be wise, lah…
    Banyak cerita tentang Ahok, tapi sudah ngantuk. Besok harus jagain Kokoh (Ahok) lagi. Nite…

    saos tomat
    agak panjang ya?
    baca di saos tomatnya aja, biar lebih enak.

  20. #140
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Pake bahasa inggris nih... maap yak

    Flooding Test Jakarta's Obama



    They call him Jakarta's Obama. Joko Widodo was elected governor of Jakarta in September last year thanks to overwhelming support from the city's urban poor and middle classes.

    Hugely popular with young people, many in Indonesia's capital believe he is able to do no wrong - that he is a cut above other Indonesian politicians, because of his humble and clean reputation.

    Previously the governor of Solo, a far smaller city than Jakarta, Mr Widodo campaigned on a pro-people platform, promising Jakarta residents that he could bring real change to their beleaguered city.

    But just 100 days in to the job, he has already had to face his first big test. On 17 January, swathes of dirty brown floodwaters engulfed many parts of Jakarta after heavy torrential rains caused dams to burst and rivers to overflow.

    Continue reading the main story

    Start Quote

    He needs to do more. We don't need a governor who just shows the people that he cares”

    Ary Hermawan
    Deputy editor, Jakarta Post
    To date, at least 20 people have died because of the flooding, which has caused millions of dollars worth of damage to homes and businesses.

    The floods highlighted the basic infrastructure issues Jakarta has been grappling for decades.

    Jakarta residents are looking to their hero, Mr Widodo, to prove that he is up to the job of governing their city.

    "I have declared a state of emergency for Jakarta until 27 January," he said on national television, in response to the disaster.

    "We need to take steps that haven't been taken before, like building deep tunnels and a big dam, because this is the capital city. "

    Courtesy calls
    Mr Widodo has high expectations to meet, particularly from among Jakarta's urban poor.


    Parents fear for the effects of the floodwater on young children
    In the slum neighbourhood of Kampung Pulo, one of the areas of Jakarta which is regularly affected by floods, young children wade through the muddy water to get home from school.

    Mothers carry many of the smaller children on their backs, worried about the waterborne diseases the flooding could bring.

    Residents here say that floodwaters often reach 2-3m (6-9ft), engulfing their homes, destroying their belongings, and threatening their lives and livelihoods.

    But many are feeling more hopeful now that Joko Widodo, known popularly here as Jokowi, someone they helped to put in to office, is in power.

    Suhendra, a resident of 30 years, says his home and business - a small convenience shop - are regularly flooded.

    He has complained that in the past it was only the poor areas that get flooded - the richer, posher parts of town are spared.

    But he is hoping that with Mr Widodo in power, things will be better.

    "He's already been here to visit us four times, during these floods," Suhendra said.

    "He's very nice to the people - he is not like the old governors. Jokowi cares about us, the poor people. He's introduced subsidised healthcare and education for us, we didn't have that before."

    To be sure, Mr Widodo has already made some significant achievements during his short time in office. But he is also very aware of the need to show that he is working hard - something he alluded to during a recent interview with the BBC.

    Continue reading the main story

    Start Quote

    I must work from morning to the next morning if I have to, to show the people that I am working”

    Joko Widodo
    "Support from the people is very important," he said in response to a question about his regular visits to the poorer parts of Jakarta.

    "This is public participation, so when I ask them [residents of slums] what they need, they say: 'Governor, I need this, Governor, I want this'. I think that it's important to make these discussions and dialogues, so people feel like we are giving good attention to their problems."

    But the new governor's critics say he needs to spend less time paying courtesy visits and more time fixing Jakarta's problems.

    "It's time for a reality check," said Ary Hermawan, a deputy editor of the Jakarta Post.

    Mr Hermawan was a fan of the new governor in the lead-up to the election, championing Mr Widodo's pro-people platforms.

    But he says he is now disappointed with the lack of progress on many of Mr Widodo's promises.

    "He needs to do more," Mr Hermawan said. "We don't need a governor who just shows the people that he cares. We want a governor who can really convince us that 'I am capable, that I can solve this' - in the long term at least. That's the problem with Jokowi."

    'A simple man'
    Mr Widodo's job is certainly not an enviable one. It is not just annual floods that he has to deal with. A daily part of life in Jakarta is battling through the city's world-famous traffic jams - one of the reasons why the Indonesian capital has earned the moniker of being one of the most un-liveable cities on the planet.


    Joko Widodo faces the challenge of tackling Jakarta's crippling traffic problems
    But in the last week, after what his detractors said was far too much unnecessary dithering, the new governor announced plans to build a mass rapid transport system - a solution he hopes will fix many of the issues with traffic in this city.

    It's only one of the many measures he must take to infuse the citizens of Jakarta with confidence, and convince them that he is a leader who can make a difference.

    Mr Widodo is seen as a clean politician - a man who listens to the people. He is often compared to US President Barack Obama, not just because of his tall and lanky frame, but because of his ability to empathise with the common man.

    "I am no Obama, I am just a simple man," he chuckles when asked about the comparison. But he becomes more serious when asked about the burden of being so popular.

    "Being Jakarta governor - yes it gives me headaches sometimes but I still have fun," he said. "I must work from morning to the next morning if I have to, to show the people that I am working. That's what they want to see from me."
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

Page 7 of 12 FirstFirst ... 56789 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •