Page 19 of 32 FirstFirst ... 9171819202129 ... LastLast
Results 361 to 380 of 640

Thread: Tea Time, let's talk about tea

  1. #361
    pelanggan
    Join Date
    May 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    346
    Di rumah gw lagi banyak stok teh hitam... Teh Tambi grade BOP, Teh Tambi grade Pekoe Souchong, sama Teh Dewata grade TGFBOP yg dijuluki "Golden Angel".

    Mur-mer, Tambi BOP cuma 10ribu per 100 gram padahal rasanya enak banget. Aroma tehnya bold abis, lalu kayak ada aroma karamelnya gitu. Dijadiin teh manis hangat sih nikmat abis loh. Kalau Tambi Pekoe Souchong cuma 15rb per 100 gram (dan kayaknya ini grade terbaik dari Teh Tambi), yg ini rasanya lebih light daripada BOP dan lebih lembut.

    ---------- Post Merged at 01:07 PM ----------
    Quote Originally Posted by itsreza View Post
    earl grey enak wanginya, cuma twinings lumayan harganya
    teh celup walini enak juga
    Earl grey is my fave! Mungkin ini yg bikin gw jadi tergila2 teh kayak sekarang. Bermula gara2 gw minum earl grey dan "wow enak banget nih teh." Jadilah gw hunting2 teh lainnya. Belakangan gw baru tahu kalau earl grey itu teh dengan campuran minyak jeruk bergamot, makanya wangi seger2 gitu

  2. #362
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Katrol lagi ah thread ini...

    Upacara Minum Teh di Jepang




    Upacara minum teh (茶道 sadō, chadō?, jalan teh) adalah ritual tradisional Jepang dalam menyajikan teh untuk tamu. Pada zaman dulu disebut chatō (茶の湯?) atau cha no yu. Upacara minum teh yang diadakan di luar ruangan disebut nodate.
    Teh disiapkan secara khusus oleh orang yang mendalami seni upacara minum teh dan dinikmati sekelompok tamu di ruangan khusus untuk minum teh yang disebut chashitsu. Tuan rumah juga bertanggung jawab dalam mempersiapkan situasi yang menyenangkan untuk tamu seperti memilih lukisan dinding (kakejiku), bunga (chabana), dan mangkuk keramik yang sesuai dengan musim dan status tamu yang diundang.
    Teh bukan cuma dituang dengan air panas dan diminum, tapi sebagai seni dalam arti luas. Upacara minum teh mencerminkan kepribadian dan pengetahuan tuan rumah yang mencakup antara lain tujuan hidup, cara berpikir, agama, apresiasi peralatan upacara minum teh dan cara meletakkan benda seni di dalam ruangan upacara minum teh (chashitsu) dan berbagai pengetahuan seni secara umum yang bergantung pada aliran upacara minum teh yang dianut.
    Seni upacara minum teh memerlukan pendalaman selama bertahun-tahun dengan penyempurnaan yang berlangsung seumur hidup. Tamu yang diundang secara formal untuk upacara minum teh juga harus mempelajari tata krama, kebiasaan, basa-basi, etiket meminum teh dan menikmati makanan kecil yang dihidangkan.
    Pada umumnya, upacara minum teh menggunakan teh bubuk matcha yang dibuat dari teh hijau yang digiling halus. Upacara minum teh menggunakan matcha disebut matchadō, sedangkan bila menggunakan teh hijau jenis sencha disebut senchadō.
    Dalam percakapan sehari-hari di Jepang, upacara minum teh cukup disebut sebagai ocha (teh). Istilah ocha no keiko bisa berarti belajar mempraktekkan tata krama penyajian teh atau belajar etiket sebagai tamu dalam upacara minum teh.
    ================================================== ============

    Btw nanya deh... seorang expert teh itu sebutannya apa ya? expert kopi juga apa namanya lupa deh?
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  3. #363
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    ahli teh disebut connoisseur
    kalo ahli pembuat kopi sebutannya barista
    kalo ahli kopinya sendiri ga ngerti deh sama ga dengan barista
    Popo Nest

  4. #364
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Thanks po

    Tambahin berita tentang ahli teh Indonesia ah...


    Ratna Soemantri, Konsultan dan Ahli Teh Pertama di Indonesia



    Profesi yang ditekuni Ratna terbilang unik. Dia adalah konsultan dan ahli teh atau disebut tea connoisseur. Ratna pun hafal ratusan jenis the sekaligus cara menyeduhnya. Lewat profesinya, dia ingin memperkenalkan teh bukan hanya sebagai minuman, namun juga kisah sejarahnya yang patut diapresiasi.
    SEKARING RATRI A., Jakarta
    RATNA menyeduh teh hijau di sebuah cangkir putih. Kurang dari tiga menit, perempuan berambut panjang itu mengangkat kantong tehnya. Tanpa gula, dia menikmati teh hijau yang dibelinya dari Jepang beberapa waktu lalu tersebut.
    “Kalau cara menyeduhnya benar, rasa tehnya akan terasa sekali,” jelasnya ketika ditemui di kantornya, Axia World, Sabtu (15/3). Menyeduh teh tidak bisa sembarangan. Sebab, bila tidak tepat, rasanya akan pahit. Karena itu, banyak yang mengatakan teh tawar berasa pahit. “Padahal, seharusnya tidak. Contohnya, teh hijau yang saya sajikan tadi. Tidak pahit kan? Sebab, cara menyeduhnya tepat,” ujar pemilik nama lengkap Ratna Soemantri itu.
    Dia menuturkan, ada beberapa faktor yang membuat teh kurang nikmat atau berasa pahit. Di antaranya, cara menyeduhnya kurang tepat atau daun tehnya memang jelek. Contohnya, menyeduh teh hijau seharusnya tidak menggunakan air yang terlalu panas. Selain itu, sebaiknya tidak membiarkan kantong teh berada terlalu lama di cangkir yang sudah berisi air panas. “Setidaknya kurang dari tiga menit sudah diangkat,’’ jelasnya.
    Ratna juga ingin meluruskan anggapan bahwa minum teh harus diberi gula agar manis. Mayoritas orang Indonesia lebih suka jika tehnya diberi gula, sehingga sering disebut teh manis. Padahal, sejatinya teh lebih enak dinikmati tanpa gula. Gula justru merusak cita rasa teh. “Sekali lagi, kalau cara menyeduhnya benar, teh tanpa gula pun sudah enak rasanya. Dan memang teh tidak perlu diberi gula. Tapi, orang Indonesia sudah terbiasa minum teh dengan gula ya,’’ ujarnya.
    Karena itu, sebagai konsultan dan ahli teh, Ratna ingin memperkenalkan lebih jauh soal teh dan filosofinya. Dia paham betul seluk-beluk teh. Mulai karakter, cara penyajian, sejarah, hingga budaya penyajian teh di sejumlah negara. Ilmu itu dia peroleh setelah berguru kepada produsen teh di Jepang, Tiongkok, Hongkong, dan Kuala Lumpur. Dia juga berkeliling ke 25 negara un tuk mengenali budaya minum teh di negara-negara tersebut. Dari hasil belajar dan petualangannya ke sejumlah negara, Ratna kini mampu mengenali ratusan jenis teh dari berbagai belahan dunia.
    Hanya dengan sekali lihat atau mengenali bentuknya serta merasakan cita rasanya, Ratna bisa langsung menyebutkan asal teh tersebut dan dari campuran apa saja. Termasuk, membedakan teh dengan kandungan daun teh yang jelek dan bagus. “Intinya, teh yang bagus itu yang banyak pucuk daun tehnya. Kalau banyak batangnya, memang warnanya lebih pekat. Tapi, rasanya juga jadi ber kurang,’’ paparnya.
    Profesi yang digeluti Ratna termasuk langka. Bahkan, dia adalah konsultan dan ahli teh (tea connoisseur) pertama di Indonesia. Berkat kemahirannya itu, perempuan asal Cirebon tersebut sering diminta menjadi pembicara dalam berbagai forum tentang teh. Tidak jarang, Ratna juga diminta menyajikan teh bagi para audiens. Dia juga kerap diminta menjadi konsultan kafe.
    Sejak kecil Ratna akrab dengan minuman kaya khasiat itu. Apalagi, ibunya penggemar berat teh. Tidak seperti orang Indonesia pada umumnya, sang ibu minum teh tanpa gula. Yang diminum pun tidak hanya satu jenis teh. “Ada teh dari China karena papaku dari sana. Ada juga teh dari Slawi. Jadi, mulai kecil aku juga minum teh,’’ kenang alumnus Le Cordon Bleu, Sydney, itu.
    Kebiasaan tersebut berlanjut hingga saat kuliah di Sydney pada 2003. Kebetulan, orang tua angkat Ratna di Australia adalah keturunan Inggris, sehingga sering menggelar acara minum teh bersama atau yang lebih akrab disebut tea time. Sepulang dari Australia pada 2005, istri Alexander Mulia itu diminta rekan nya untuk membantu mendirikan sebuah kafe. Sang rekan berkonsultasi kepada Ratna seputar teh yang akan dijual. Kebetulan, kafe tersebut menyediakan ratusan jenis teh sebagai menunya. “Dari situlah awal karir saya sebagai konsultan dan ahli teh,’’ ungkapnya.
    Sejak itu, perempuan kelahiran 3 November 1978 tersebut makin giat menekuni seluk-beluk teh. Sejalan dengan kegiatannya sebagai konsultan dan ahli teh, dia mendirikan komunitas penggemar teh bernama Pecinta Teh. Komunitas tersebut berkembang pesat. Hingga kini, tercatat 450 anggota dari seluruh Indonesia. Ratna yang hobi traveling itu selalu me nyempatkan diri mendatangi kafe yang menjual teh di negara yang dikunjungi.(c5/ari)
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  5. #365
    pelanggan
    Join Date
    May 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    346
    Tadi coba bikin Masala Chai. Masala Chai itu minuman khas India yg terdiri dari teh hitam, rempah-rempah, dan susu. Minuman ini populer banget sampai2 bisa ngalahin popularitas kopi di India. Enak banget diminum pas hujan, langsung menghangatkan badan.

    Yes!!! Akhirnya 200 post, bisa posting gambar!



    Bahan:
    - 1 sendok kecil teh hitam (utamakan teh yg serbuk/loose daripada teh celup)
    - 1 cangkir (200 ml) air putih
    - 1/2 cangkir (100 ml) susu murni cair (jangan susu kental manis, tapi dari susu bubuk dicairin bisa. Walaupun prefer susu murni cair yg rasanya lebih gurih )
    - 3 butir cengkeh, geprek
    - 1/2 batang jahe, dibakar, digeprek
    - 1/2 batang kayu manis

    Cara Membuat:
    - didihkan air, lalu masukkan rempah2: cengkeh, jahe, kayu manis. Masak hingga 5 menit.
    - masukan teh hitam, didihkan 1 menit. Matikan kompor, diamkan 3 menit.
    - masukan susu cair, nyalakan kompor lagi dengan api kecil. Dihangatin aja susunya, jangan ampe mendidih.
    - tuang ke cangkir/gelas
    - silakan pakai gula untuk rasa manis, pakai gula jawa akan menambah aroma lagi

    Untuk 1 cangkir, kalau 2 cangkir berarti digandakan aja. Kalau suka rempah2, jahenya bisa digandakan.

    Selamat mencoba *sudah dicoba di dapur MoodPecker *
    Last edited by MoodPecker; 06-01-2013 at 02:03 AM. Reason: cuma mau masukin gambar

  6. #366
    Ngiler. Lagi ketagihan minum teh tarik instan.mirip2 gak ya rasanya ama masala tea?

  7. #367
    pelanggan
    Join Date
    May 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    346
    [at]cherry: enak banget kok. Kalau suka teh tarik pasti suka masala chai, bedanya masala chai lebih "spicy". Bedanya sama masala... kalau gak salah masala itu "rempah" dan chai itu "teh", jadi masala tea itu harusnya sama dengan masala chai

    Ternyata selain enak explore teh2 hasil kebun nusantara, asik juga explore resep2 teh di dapur. Yg ada resep teh yg enak share dong .

  8. #368
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Gw gak suka teh tarik dan teh pake susu mending minum teh ijo anget deh, gpp meski pait juga. Tapi kata mbak Ratna teh ijo aja rasanya bisa gak pait kalo cara nyajiinnya bener lho
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  9. #369
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Saya sempat minum teh tarik produknya Miwon , ga bisa bobo sampe pagi... Hiks...
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  10. #370
    pelanggan
    Join Date
    May 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    346
    Quote Originally Posted by noodles maniac View Post
    Gw gak suka teh tarik dan teh pake susu mending minum teh ijo anget deh, gpp meski pait juga. Tapi kata mbak Ratna teh ijo aja rasanya bisa gak pait kalo cara nyajiinnya bener lho
    Gw kenal Ibu Ratna, pernah ngeteh semeja bareng beliau. Memang, kalau teh hijau seduhnya benar rasanya bakal enak, gak pahit, malah manis.

    Sebenarnya teh gak harus 100 derajat C, hanya teh hitam dan teh melati yg diseduh di suhu setinggi itu. Untuk teh hijau, sekitar 60-70 derajat C cukup, lalu direndamnya cukup 3 menit. Dijamin enak. Sayangnya, kurang ada info banyak mengenai nyeduh teh hijau yg benar (termasuk di dalam kemasan teh yg kita beli), suhu 100 C membuat teh hijau "gosong" dan direndam lebih dari 3 menit membuat zat (teanin kalau gak salah) yg menyebabkan rasa pahit itu keluar semua.

    Dan yg paling penting: jangan pernah aduk2 teh selama daun tehnya masih di dalam gelas, itu yg bikin pahit. Kalau teh celup jangan pernah celup2in naik turun kantong tehnya, itu juga bikin pahit.

    [at]Lily: masa sih minum teh miwon ampe gk bisa tidur? Itu teh bubuk kan, harusnya sih efeknya gak sedahsyat daun teh kering.

  11. #371
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Iya teh bubuk...

    Cobain deh Mood...

    Serius , udah 2 orang yang coba. Saya ama Koko saya.
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  12. #372
    pelanggan
    Join Date
    May 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    346
    Pakai campuran apaan ya ampe bisa bikin gk bisa tidur. Gw demen teh tarik sih (walaupun bikin sendiri), ya kalau mampir ke supermarket dan nemu teh tarik miwon coba beli deh, minumnya pas lagi begadang revisi skripsi

  13. #373
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Quote Originally Posted by MoodPecker View Post
    Gw kenal Ibu Ratna, pernah ngeteh semeja bareng beliau. Memang, kalau teh hijau seduhnya benar rasanya bakal enak, gak pahit, malah manis.

    Sebenarnya teh gak harus 100 derajat C, hanya teh hitam dan teh melati yg diseduh di suhu setinggi itu. Untuk teh hijau, sekitar 60-70 derajat C cukup, lalu direndamnya cukup 3 menit. Dijamin enak. Sayangnya, kurang ada info banyak mengenai nyeduh teh hijau yg benar (termasuk di dalam kemasan teh yg kita beli), suhu 100 C membuat teh hijau "gosong" dan direndam lebih dari 3 menit membuat zat (teanin kalau gak salah) yg menyebabkan rasa pahit itu keluar semua.

    Dan yg paling penting: jangan pernah aduk2 teh selama daun tehnya masih di dalam gelas, itu yg bikin pahit. Kalau teh celup jangan pernah celup2in naik turun kantong tehnya, itu juga bikin pahit.

    [at]Lily: masa sih minum teh miwon ampe gk bisa tidur? Itu teh bubuk kan, harusnya sih efeknya gak sedahsyat daun teh kering.
    Wuah nice info senengnya bisa kenal sama satu-satunya teh conossieur di Indonesia

    Btw kalo soal obat anti ngantuk, mo pake kopi ato teh gak ngaruh. Emang dasarnya gw pelor sih
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  14. #374
    pelanggan
    Join Date
    May 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    346
    Kenalannya jg gak sengaja, gara2 ikut undangan gathering nge-teh... dan kebetulan gw satu2nya abege di sana (sisanya om2 dan tante2), makanya jd diingat .

    Gw habis ngopi atau ngeteh juga bisa langsung tidur sih. Tapi kemarin pas gw bikin masala chai, gila langsung melek banget. Badan lgsg panas (karena pake rempah2 banyak) dan berasa segar ngejreng ampe malam .

    Kesimpulan gw: teh + rempah2 bisa memberikan egek ngejreng yg tahan lama, bagi yg mau begadang... silakan rebus jahe + cengkeh, lalu seduh ke daun teh kering

  15. #375
    pelanggan
    Join Date
    May 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    346
    Sambil buka topik, sambil share teh yg lagi sering gw minum.

    Kedua teh jenis ini dari kebun Tambi, Dieng, Jawa Tengah; berjarak 16 km dari kota Wonosobo. Kalau mau dibilang, mungkin Tambi merupakan sedikit dari sekian kebun teh yg mau menjual teh dengan grade2 bagus di pasar lokal. Kalau biasanya buat Indonesia teh yg dijual adalah grade rendah (kalaupun grade bagus, dioplos lagi sama grade rendah), nah Tambi malah menjual teh dengan grade BOP (broken orange pekoe), BPS (broken pekoe souchong), dan PS (pekoe souchong) di pasar Indonesia. Which is good... masih ada akses orang Indonesia untuk mendapatkan teh berkualitas baik di pasar.

    Kebun Teh Tambi, sama seperti kebun teh lainnya di Indonesia, sebagian besar hasil produksinya diekspor. Kalau gak salah, Twinings juga ambil teh dari sini. Merk lainnya yg ngambil teh dari kebun ini, yaitu Sariwangi. Hanya saja yg dibeli oleh Sariwangi adalah grade dust dan fanning, grade yg digunakan untuk teh celup (which is grade terendah untuk teh, teh celup hanya bisa pakai grade dust dan fanning). Sedangkan oleh kebun teh Tambi sendiri, teh-teh hasil produksi mereka dijual dengan berbagai merk. Grade BOP-nya dijual dengan merk Cap Cakil, grade PS-nya Cap Petruk, dan grade BPS-nya Cap Gunung. Teh dengan merk2 tersebut bisa didapatkan di sekitar Jawa Tengah, kalau di Jakarta sih gw belum pernah nemu.

    Grade BOP sendiri merupakan grade yg sudah bagus untuk sebuah teh... kalau gw sendiri menganggap teh enak itu minimal gradenya harus BOP. Gw pun mencari info cara mendapatkan teh ini (karena sulit ditemui di Jakarta)... akhirnya gw dapat situs yg menjual teh ini (kayaknya dari teh Tambi langsung), tapi sayang minimal ordernya adalah 10 pak. Gw mikir, gila aja teh 10 pak, bisa setengah tahun kali baru abis .

    Pucuk dicinta, ulam tiba. Ada seorang pemilik kedai teh di Bogor, yg ternyata punya stock teh dari kebun Tambi dalam grade BOP dan PS. Gw pun meng-email beliau. Dan singkat kata... tehnya nyampe ke rumah gw dengan selamat

    Ini FR-nya

    Tambi BOP

    Spoiler for tambi bop:
    Spoiler for penampakan:


    Jenis: teh hitam
    Kebun: Tambi, Dieng, Jawa Tengah
    Grade: BOP
    Dijual dengan merk:
    - Cap Cakil oleh Teh Tambi
    - Dieng Platue oleh Kedai Teh Laresolo
    - Java Highland Tea oleh Sekontea

    BOP atau broken orange pekoe merupakan salah satu grade dari broken tea. Teh hitam, secara umum, ada 3 klasifikasi grade: dust n fanning (grade terendah, untuk teh celup), broken leaf (teh yg lebih umum dijual di pasaran), dan full leaf atau leafy (grade tertinggi dan biasanya diekspor). Tabel grade-nya seperti ini:

    Spoiler for grading untuk teh hitam:

    sumber dari Wikipedia
    urutan dari grade terendah ke grade tertinggi

    Dust grades
    D1—Dust 1: From Sri Lanka, Indonesia, China, Africa, South America, and Southern India.
    PD—Pekoe Dust
    PD1—Pekoe Dust 1: Mainly produced in India.

    Fannings grades
    PF—Pekoe Fannings
    OF—Orange Fannings: From Northern India and some parts of Africa and South America.
    FOF—Flowery Orange Fannings: Common in Assam, Dooars, and Bangladesh. Some leaf sizes come close to the smaller broken grades.
    GFOF—Golden Flowery Orange Fannings: Finest grade in Darjeeling for tea bag production.
    TGFOF—Tippy Golden Flowery Orange Fannings.
    BOPF—Broken Orange Pekoe Fannings: Main grade in Ceylon, Indonesia, Southern India, Kenya, Mozambique, Bangladesh, and China. Black-leaf tea with few added ingredients, uniform particle size, and no tips.

    Broken leaf grades
    BT—Broken Tea: Usually a black, open, fleshy leaf that is very bulky. Classification used in Sumatra, Sri Lanka, and some parts of Southern India.
    BP—Broken Pekoe: Most common broken pekoe grade. From Indonesia, Ceylon, Assam and Southern India.
    BPS—Broken Pekoe Souchong: Term for broken pekoe in Assam and Darjeeling.
    FP—Flowery Pekoe: High-quality pekoe. Usually coarser with a fleshier, broken leaf. Produced in Ceylon and Southern India, as well as in some parts of Kenya.
    BOP—Broken Orange Pekoe: Main broken grade. Prevalent in Assam, Ceylon, Southern India, Java, and China.
    F BOP—Flowery Broken Orange Pekoe: Coarser and broken with some tips. From Assam, Ceylon, Indonesia, China, and Bangladesh. In South America coarser, black broken.
    F BOP F—Finest Broken Orange Pekoe Flowery: The finest broken orange pekoe. Higher proportion of tips. Mainly from Ceylon's "low districts".
    G BOP—Golden Broken Orange Pekoe: Second grade tea with uneven leaves and few tips.
    GF BOP1—Golden Flowery Broken Orange Pekoe 1: As above, but with only the highest quality leaves in the GFBOP classification.
    TGF BOP1—Tippy Golden Flowery Broken Orange Pekoe 1: High-quality leaves with a high proportion of tips. Finest broken First Grade Leaves in Darjeeling and some parts of Assam.

    Whole leaf grades
    The grades for whole leaf orthodox black tea are: Ceylon orange pekoe (OP) grades'
    OP1—slightly delicate, long, wiry leaf with the light liquor
    OPA—bold, long leaf tea which ranges from tightly wound to almost open
    OP—main grade, in the middle between OP1 and OPA, can consist of long wiry leaf without tips
    OP Superior—primarily from Indonesia, similar to OP
    Flowery OP—high-quality tea with a long leaf and few tips, considered the second grade in Assam, Dooars, and Bangladesh teas, but the first grade in China
    F OP1—as above, but with only the highest quality leaves in the FOP classification
    Golden Flowery OP1—higher proportion of tip than FOP top grade in Milima and Marinyn regions, uncommon in Assam and Darjeeling
    Tippy Golden F OP—the highest proportion of tip, main grade in Darjeeling and Assam
    TGF OP1—as above, but with only the highest quality leaves in the TGFOP classification
    Finest TGF OP—highest quality grade (Note: "Special" is occasionally substituted for "Finest", with a number 1 at the end to indicate the very finest), often hand processed and produced at only the best plantations, roughly one quarter tips
    SFTGFOP(1)—sometimes used to indicate the very finest
    A joke among tea aficionados is that "FTGFOP" stands for "Far Too Good For Ordinary People".


    Kalau gw sendiri merasa minimal teh itu harus BOP-lah baru bisa dibilang teh yg bagus . Karena gw belinya dalam bentuk curah (bukan per pak), maka gw gak dapat kemasan dari teh ini dan gak bisa review kemasannya.

    Dari segi penampilan, daun tehnya berwarna hitam, sesekali ditemukan warna putih yg adalah pucuk daun tehnya. Masih ditemukan batang teh, tapi dalam jumlah yg sedikit sekali, warna coklat muda itu adalah batang tehnya. Kalau dihirup, daun teh keringnya harum banget.

    Kemudian daun tehnya gw seduh dengan air panas 100 C (teh hitam pakai air 100 derajat C), dan gw diamkan selama 4 menit. Dengan takaran: 1 sendok teh daun teh kering + 250 ml air.

    Air seduhannya berwarna hitam kecoklatan. Rasa tehnya kuat dan bold sekali, dengan aksen aroma karamel. Rasa sepat atau pahit minim sekali... justru pada aftertaste gw mendapatkan rasa manis.

    Teh Tambi BOP yg bold ini cocok banget dijadiin minuman di pagi hari... apalagi teh hitam kandungan kafeinnya paling banyak. Cocok buat sumber energi di pagi hari


    Tambi Pekoe Souchong
    Spoiler for tambi ps:
    Spoiler for penampakan:


    Jenis: teh hitam
    Kebun: Tambi, Dieng, Jawa Tengah
    Grade: PS
    Dijual dengan merk:
    - Cap Petruk oleh Teh Tambi

    Pekoe Souchong adalah grade yg lebih tinggi lagi dari BOP. Karena sama2 teh hitam dan dari kebun yg sama, maka secara umum aromanya mirip. Bedanya, daun teh-nya lebih besar dibandingkan BOP. Aromanya lebih ringan.

    Perlakuannya sama dengan BOP, gw seduh dengan air suhu 100 C selama 4 menit.

    Dari segi penampilan air seduhan, warna Tambi PS coklat kemerah-merahan. Seperti yg gw bilang, aromanya lebih ringan. Rasa khas teh hitam bisa didapatkan dari Tambi PS, dan secara umum mirip dengan BOP hanya saja PS lebih lembut dibandingkan BOP.

    PS juga enak diminum pagi2... gw selang-seling sama BOP. Hari ini BOP, besok PS, biar gak bosen .


    Untuk kedua teh ini, harga yg dikeluarkan murah banget loh.

    100 gram Tambi BOP: 10rb
    100 gram Tambi PS: 15rb
    Bandingkan dengan merk Tw*n*ngs yg 100 gramnya seharga 60rb, padahal gradenya lebih rendah (campuran broken tea, BOP, BP, dust)

    Ayo cintai teh produksi dalam negri, menang enak dan menang murah (cuma kalah di branding dan pemasaran aja)

    Sekian share dan FR dari MoodPecker, masih ada satu teh lagi, Golden Angel (teh hitam grade TGFBOP, dari kebun Dewata), yg merupakan broken tea dengan grade tertinggi.
    Last edited by MoodPecker; 08-01-2013 at 09:01 PM.

  16. #376
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    kalo mau pesen banyak, mungkin bisa dihandle buat anak2 KM siapa aja yg suka ngeteh
    nanti dibagi2 dan biayanya dibayar masing2
    Popo Nest

  17. #377
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Moodpecker, setelah gw baca info lu yang buagus banget gw mo ngasih luwak ke elu malah ada tulisan begini..

    You have given out too much Reputation in the last 24 hours, try again later.
    kapan-kapan deh gw kasih ya

    setuju nih...

    Quote Originally Posted by Moodpecker
    Ayo cintai teh produksi dalam negri, menang enak dan menang murah (cuma kalah di branding dan pemasaran aja)
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  18. #378
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    kopi luwak meluncurrrr
    Popo Nest

  19. #379
    pelanggan
    Join Date
    May 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    346
    Quote Originally Posted by Porcelain Doll View Post
    kalo mau pesen banyak, mungkin bisa dihandle buat anak2 KM siapa aja yg suka ngeteh
    nanti dibagi2 dan biayanya dibayar masing2
    Ayo ayo kalau pada mau. Murah meriah . Btw thank you ya luwaknya.



    Quote Originally Posted by noodles maniac View Post
    Moodpecker, setelah gw baca info lu yang buagus banget gw mo ngasih luwak ke elu malah ada tulisan begini..

    kapan-kapan deh gw kasih ya
    Hahahaha, thank you ya. Di sini luwaknya warna ijo ya?

  20. #380
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Luwak sent

    Thanks for adding reputation to this user. May you be lucky enough to receive the same Reputation back in turn
    Luwak warna ijo? wuah kalo itu dewa yang tau etca
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

Page 19 of 32 FirstFirst ... 9171819202129 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •