forum yg mana mbah
forum teknis seperti expert-ex......com
untungnya di sini nggak yo le
kita kan mencari pekerjaan mau mencari uang, kenapa kita harus membayar? logika yang aneh.. dari awal saja sudah tidak benar, bagaimana bisa bekerja dengan benar?
lain halnya kalau perusahaan swasta, keputusan di pihak pemilik perusahaan, kita bisa protes apa?
tepas sekali, pantes negara kita kacau, lha perekrutannya masih ada yg beginikita kan mencari pekerjaan mau mencari uang, kenapa kita harus membayar? logika yang aneh.. dari awal saja sudah tidak benar, bagaimana bisa bekerja dengan benar?
niatnya mau dibisniskan gitu lohhhhhhhhh hhehehehehehe
btw, ini critanya lagi ikut proyek pengadaan buku BSE...nah ternyata jadi guru PNS ituh tidak bisa lagi disebut pahlawan tanda jasa, selain ada duit sertifikasi (yg nek dirapel tiap 6 bulan bisa puluhan juta masup kantong), ada tunjangan dari Pemda masing2, plusssssssss buat kepsek ada dapet fee dari pengadaan2 buku gini...ckckckck...pantes pada ngiler jadi PNS meski musti mbayar
lebih cepet balik modalnya kalo cuma modal perangko, amplop, materai, dan tinta bulpen plus sedikit keberuntungan.. *banyak ding..![]()
Barangsawijine purwo marang kawitan, Bandar sejatining wujud. Yuk lakone.. BUTHO CAKIL sido NGEMUTTT PEN.....THUNG!!
pns umum 100 juta, kalau dokter/kesehatan 125-150 juta... biasanya ada garansi kalau tidak lulus uang kembali.
oknum2 pns dalam penjaringan ini biasa memancing di air keruh, biasanya, mereka sudah tahu kalau si A si B bakal diterima masuk menjadi pns, makanya mereka menghubungi mereka dan "berakting" bahwa mereka bisa membuat si A atau si B diterima masuk menjadi PNS.
wah... segitu kalo di jogja dah bisa buat usaha gedhe tuh...![]()
Barangsawijine purwo marang kawitan, Bandar sejatining wujud. Yuk lakone.. BUTHO CAKIL sido NGEMUTTT PEN.....THUNG!!
mau di negeri, mau di swasta, semua sama bejatnya, tinggal bagaimana pribadi masing2 yang pandai pandai membawa diri..
mau jadi swasta kaya, jadilah kontraktor, tapi butuh modal gede dan berhubungan dengan PNS, alias, biaya2 siluman...
mau membohongi diri kita seperti apa? toh, kenyataannya pasti bakal kea gitu. apalagi kalau soal urusan pajak, di perusahaan swasta yang kita bersikap idealis, pasti ujung2nya di tingkat atas, melobi untuk mengecilkan jumlah pajak..
mau usaha mandiri? pasti bakal berhubungan dengan birokrasi yang berbelit..
lha warteg aja mau dipajakin.. -sekilas inpoh-
bukannya belum sadar, tapi emang pegawainya pada gaptek![]()
belajar nge-blog di ferylife.blogspot.com
tapi belum terealisasi... soalnya ya itu kata um gembel..pada gaptek...
*ngelirik kak chan... kak chan, jangan mau disuruh bikin perhitungan buat narik pajak di bisnis online ya... :p wkwkwkw
Wah, untung belon jadi masih bisa menikmati penghasilan bebas pajak.![]()
kayaknya kalo pegawai Depkeu pada gaptek, nggak banyak yang bisa gabung di kopimaya.. buktinya banyak tuh..
wacana pemungutan PPN pada bisnis online kan harus dituang dalam UU, dan UU kan harus dibahas bersama DPR...
gimana mau membahas, wong anggota DPR-nya lagi nggak mikirin pendapatan negara... yang dipikirin kan isi kantong masing-masing...![]()
![]()
CAPPUCCINO AND TIRAMISU LOVER