Page 2 of 3 FirstFirst 123 LastLast
Results 21 to 40 of 55

Thread: - Pemotongan Nilai Rupiah -

  1. #21
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    udah banyak yang jelasin tuh

    sekarang nol banyak pun karena pemerintahan terdahulu tidak berhasil menjaga laju inflasi.
    di pemerintahan SBY aja sampai muncul uang baru Rp2.000. Tetap dihubungkan dengan inflasi
    karena penambahan uang beredar dengan penerbitan uang baru akan menyebabkan inflasi.
    Indonesia ini pertumbuhan ekonominya positif, sebagai trade-off inflation rate pun cukup
    tinggi. Kalau mau menjaga nilai uang dan gengsi rupiah, ya tekan laju inflasi. Uang bernilai
    nominal kecil seperti Rp100 dengan adanya redenominasi akan tidak bernilai. Ini juga masalah

    Redenominasi butuh sosialisasi panjang. Kurang sosialiasi di jangka pendek, masyarakat malah
    memahami sebagai nilai rupiah dipotong/saneering atau dikurangi nilainya/devaluasi, di pasar
    uang jadi memilih mata uang lain, nilai tukar rupiah pun turun/terdepresiasi.

    accounting wise, redenominasi memang akan memberikan kemudahan.

  2. #22
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    ngenes kalau gajinya jadi goceng
    keknya kudu dilaminating deh slip gajinya

    btw Redenominasi itu peraturannya udah jadi kan?
    tinggal pelaksanaannya doang *cmiiw
    per kapan rencananya? info dong

  3. #23
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    Quote Originally Posted by gogon View Post
    This thread is so serious
    pindah ke Poleksosbud kali yah..
    ini kan pembahasan ekonomi indonesia .. .

  4. #24
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Quote Originally Posted by gogon View Post
    This thread is so serious

    @lily: mamamu betul, jangan simpen rupiah.
    Mendingan kamu kasih ke saya rupiah nya.


    Mau donk susu lily
    Apa bisa bikin O (baca: big-O)
    susunya O itu om , Sustagen Kid 3.

    bisa lah buat big O , kalo minumnya sambil self service ama ngedot dari sapinya langsung.
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  5. #25
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    sebenenrya secara gak sadar pengurangan angka nol udah mulai berlaku...kalo diperhartiin pas kita makan di cafe2 pasti kita liat menunya disitu cuma ditulis misalnya 35,50,100 tapi diatasnya dikasih pernyataan dalam "ribuan"...jadi sich harusnya udah pada aware semua dan gak jadi masalah serius sich..tapi tetep aja perlu sosialissi ke masyarakat dulu...

    bener sich cuma bikin cantik dan bikin rupiah jadi PD aja di atas mata uang asing lainnya...kalo kita liat mata uang malaysia,singapore,US itu semua satuan gak ada yang nolnya berjejer2...tapi ntah kenapa Yen jepang masih aman2 aja tuch..apa karena ekonomi mereka kuat??
    Last edited by opi77; 11-12-2012 at 12:38 PM.

  6. #26
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Gw pernah baca ashli ekonomi mengatakan bahwa kekuatan ekonomi sebuah negara berbanding lurus dengan kekuatan mata uangnya.

    Negara yg kacau, mata uangnya akan merosot habis2an, misalnya Zimbabwe.
    Zimbabwe membuat keputusan politik yg revolusioner yaitu merampas asset orang kulit putih dan membagikannya kepada warga kulit hitam... yg ternyata tidak punya pengalaman mengelola aset2 ekonomi, hasilnya kelangkaan barang, inflasi yg luar biasa, orang harus beli barang dengan uang segerobak.

    Pada dasarnya semua negara pasti mengalami inflasi, karena inflasi sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi.

    Beberapa tahun yg lalu, Jepang pernah mengalami Deflasi.

    Deflasi artinya nilai mata uangnya menguat, harga barang2 cenderung turun.

    Ternyata Deflasi berakibat buruk.
    Karena harga barang turun, maka orang lebih suka menyimpan uang.
    Kalau beli gula hari ini harganya 14rb, bulan depan 13rb maka orang2 menjadi sangat irit.

    Selain itu penurunan harga barang menyebabkan kerugian bagi para pedagang dan produsen.
    Stok barang yg disimpan harganya terus merosot.

    Karena orang lebih suka menyimpan uang, pemerintah jepang menurunkan bunga pinjaman sampai 0%, maksudnya untuk mengurangi keinginan orang menabung dan memaksa agar mereka membelanjakan uangnya agar ekonomi berputar.

    Maka untuk memutar perekonomian yg sehat, harus ada inflasi, tentunya inflasi yg terjaga.

  7. #27
    pelanggan setia spears's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    6,733
    guys, masalahnya apa sih?
    kan nilainya ga berkurang?


    dan yg lebih bagus lagi, dimasa transisi ntar kan dirulis kayak contoh ;

    Rp 10.000 / Rp 10.


    love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours

  8. #28
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by spears View Post
    guys, masalahnya apa sih?
    kan nilainya ga berkurang?


    dan yg lebih bagus lagi, dimasa transisi ntar kan dirulis kayak contoh ;

    Rp 10.000 / Rp 10.

    iya gak ada masalah koq, cuma kosmetik doang...

    lebih seru membahas inflasi daripada beginian

  9. #29
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    om....inlasi di Indonesia susah dikendalikan....selagi ada sifat konsumtif maka dari itu inflasi pasti bakal tinggi...apa sich barang/produk yang gak laku dijual di Indonesia..salah satu contoh BB...udah ampir punah di seluruh dunia cuma di Indonesia aja yang bisa bikin RIM idup dan beroperasi...barang baru masuk langsung diserbu ama pasar...inflasi Indonesia gak tinggi2 amat kok..

    inflasi Indonesia masih bisa terkendali trus jua pertumbuhan ekonomi kita juga tinggi..

  10. #30
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    duduk menyimak.
    *gelar tiker*

  11. #31
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    za, tadi katanya redenominasi biayanya tinggi. ini yang bikin tinggi faktornya apa aja? selain katakan percetakan dan biaya logistik dkk. anything else yang saya ga ngerti?

  12. #32
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    kalo menurut gue sich...biaya tinggi selain dari cetak uangnya lagi dan biaya logistik...itu pasti ada biaya sosialisasi kemasyarakat..gak semua masyarakat ngerti soal ini...banyak yang meragukan proses ini...sosialisasi ini kan juga gak sebentar katanya 2 tahunan yah sebelum bener2 diberlakukan..
    cetak uang juga gak murah..dosenku dulu dia salah satu pejabat BI...waktu itu dia cerita pas mo nyari kertas buat cetak uang dia perlu keliling eropa..dan kertasnya juga gak sembarangan...gue lupa apa aja persyaratan kertas dicetak jadi uang...

  13. #33
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    soalnya kupikir, biarpun tanpa redenominasi, BI kan masi tetep perlu mencetak uang. hanya sekarang memang perlu design baru dan mungkin mesin baru? dan biaya upfront memang akan lebih tinggi dibandingkan dengan mencetak apa yang sudah ada. tapi ini kan untuk jangka panjang juga ya. sama halnya dengan saat indo mengganti design uang? i dont know, please enlighten me

    kalo sosialisasi, ya memang ini suatu effort juga yang bukan hanya finansial. cuman kupikir, sisi positifnya, rakyat juga diajari sedikit mengenai ekonomi biar melek dikit donk

  14. #34
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    biaya tinggi kan hanya pas awal2 aja karena pengeluaran2 tadi itu...dan BI juga gak bisa sembarangan cetak uang..bisa ke inflasi jatuhnya..kalo BI seenaknya cetak uang bisa2 inflasi indonesia gak terkendali kaya dulu yang ampe 1000% yah kalo gak salah...jadi tetep ada hitung2annya kalo mo cetak uang...

    mungkin yang lebih ngerti bisa kasih penjelasan yang lebih detail..

  15. #35
    pelanggan tetap jojox's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Jekardah
    Posts
    1,169
    gini gini....

    ndak usah panik.
    btw, @lily, ur mom so cute ! kenapa gak beli rupiah dengan dolar aja? pan kita cinta ploduk ploduk endonesiah.

    aslinya, ini memang proses alamiah nilai rupiah, kan?

    Drive-nya karena kebutuhan transaksi yang lebih simple. Betul.
    Pressure-nya karena inflasi salah satunya, betul.
    Status-nya sekarang konsekuensi nol-nol-nol banyak. betul.
    Impact-nya yhoooo repottt bawa segepok duit. Transaksi bulanan gw sampai 15jt. >10 jt selalu pake on-line banking. Selebihnya, money clips. Jadi, memang kebijakan untuk me-respond issue ini salah satunya kudu dengan cara menghilangkan nol-nol-nol dengan konsekuensi menimbulkan impact sosial-fiskal (baca: kerepotan) seminimal mungkin. Numbers matter, not papers.
    Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.

  16. #36
    pelanggan tetap Shaka_RDR's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    1,330
    nambahin dikit dari bidang kerja gw yah

    transaksi finansial juga dipermudah dan distandardkan dengan adanya pemotongan 3 digit rupiah ini.

    gw kerja di bidang mesin EDC. utk transaksi EMV (Europay, MasterCard, Visa) nominal IDR itu superduperajubilehpanjangnyatiadatandingan
    dan ini berakibat tidak standardnya pengiriman data.
    cth : lima ribu rupiah.
    penulisan di layar : 5.000 atau 5.000,00
    pengiriman data : 000000500000 atau 000000005000
    nah pengiriman data ini yg super duper confusing. karena tiap bank "standard" nya beda2 alhasil EMV kudu ngeset satu persatu untuk tiap bank dan ini menyebalkan buat mereka.

    sekedar info, yg bener itu adalah 000000500000. tapi banyak bank ngotot mau kirim data berupa 000000005000 dengan alasan untuk menampung transaksi yg lebih besar lagi.

    perhatikan bahwa jumlah digit hanya 10+2. klo kirim data lima ribu rupiah dengan 5 buah nol (2 utk desimal), maka transaksi terbesar yg bisa dihandle adalah 9milyar++.

    jangan kaget, banyak lho yg transaksi pake kartu kredit diatas 10milyar, terutama di bali terutama foreigner, jadi mereka O-G-A-H melakukan transaksi terpisah karena kena administration charge yg lumayan per transaksi.
    ini yg membuat bank2 males kirim 2 buah angka nol yg "sia2".



    efek redenominasi bagi orang2 yg bergerak dibidang edc seperti gw : kudu lembur utk ngerubah semua mesin EDC, sertifikasi ulang (yes, sertifikasi ulang!!!! 1x sertifikasi aja bisa ngabisin 2-3minggu) semua software, semua version software, semua version software + semua version hardware.


    2 taon utk ngeberesin semua itu ? ga keburu kayanya


    PS : EMV hanyalah salah satu "Standard", masih ada "standard2" yg lain, seperti CUP (China Union Pay), JCB (Japan), dll... mokad dah
    Last edited by Shaka_RDR; 11-12-2012 at 07:17 PM.

  17. #37
    pelanggan setia spears's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    6,733
    ^tks for the info. tp ga bs kasih thanks coz thanks gw hari ini udah abissss (menghambur2kan thanks)

    love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours

  18. #38
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Baru gue mau nulis tetapi ternyata udah ditulis ama Kop Shaka.
    Yup,
    sebagai programmer yang selalu sial dapat klien di bidang finansial, gue mengamini apa yang ditulis Shaka.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  19. #39
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    @ndugu, yang mahal itu adjustment/replacement supporting infrastructure (hardware/software)
    yang terpengaruh dengan adanya redenominasi. sosialisasi, reprinting/ casting new coin,
    logistic -> kecepatan sirkulasi uang di setiap daerah berbeda, jangkauan lembaga keuangan terbatas
    BI mengambil praktik di Turkey yang kondisi sosial dan geografisnya berbeda dengan Indonesia.
    Seperti uang koin produksi 70an yang kemarin ditarik, sampai sekarang banyak masyarakat yang ga
    tau dan koin itu masih beredar. Ya dalam jangka panjang rupiah tampak lebih elok, tapi belum tentu
    lebih kuat, jika terjadi inflasi/hyperinflation digit tetap bertambah

  20. #40
    pelanggan setia opi77's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,601
    Rencana pemotongan 3 digit rupaih masih jadi pembahasan...ada negara yang berhasil dnegan cara ini dapat mengatasi dan mengkontrol inflasi tapi ada juga negara yang gagal..malah inflasinya semakin tinggi gak terendali...

    jadi gak segampng itu juga sich rencana ini bakal berjalan dengan mulus..

Page 2 of 3 FirstFirst 123 LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •