aishhh kaset kusutnya nambah. dulu softek dan jidat hitam. sekarang soal ahok.
@ndableg
ya mending buat hiburan aja. ngapain diriku capek2 berargumen, yang nanggepin aja ga pake nalar...
aishhh kaset kusutnya nambah. dulu softek dan jidat hitam. sekarang soal ahok.
@ndableg
ya mending buat hiburan aja. ngapain diriku capek2 berargumen, yang nanggepin aja ga pake nalar...
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
Mengagumi seorang atau dua orang tokoh tentunya sah-sah saja, asal jangan sampai mengkultuskan individu tsb. Karena individu itu hanya manusia yang kadang-kadang berbuat salah, kalau sudah mengkultuskan manusia tsb maka orang-orang pun menjadi buta ketika manusia tsb melakukan suatu kesalahan.
--------------------
Ketika Startsmart menulis "dan PNS-PNS kafir (korup) itu adalah cermin PNS-PNS muslim di negeri ini.. " di dalam forum yang beberapa anggota nya PNS dan muslim dalam kehidupan nyata mereka di luar sana, Startsmart sudah memulai personal attack.
Ketika dia menulis:
Pertanyaannya, Koq bisa berani berasumsi bahwa orang lain sama seperti dia?
Dan, Ketika seorang bodoh menyadari kebodohannya, apa yang sebaiknya dia lakukan?
Apakah, Mencela orang lain yang (menurutnya) masih bodoh dan belum sadar, tapi sama dengan dia sendiri, baru ngomong doang?
Atau, Berbuatu sesuatu, tidak ngomong doang, sehingga menjadi contoh bagi orang lain yang (menurutnya) masih bodoh itu?
Terus-menerus mencela orang lain dan melampiaskan kekecewaan nya pada dirinya sendiri tidak akan membuat dia menjadi lebih baik.
Satu lagi. Startsmart mengenal orang-orang yang sedang berdiskusi dengan dia jadi seharusnya dia tahu orang-orang itu tidak seperti yang dia asumsikan. Tapi sepertinya, ada masalah lama yang belum selesai dan dendam itu dia bawa dalam diskusi apapun. CMIIW.
Last edited by mbok jamu; 05-12-2012 at 06:22 AM.
setuju ama pendapatnya ndableg. Gw juga ngeliat perspektifnya si startsmart bukan menjelek2an umat Islam, tapi sebuah kritik atas ketidakberhasilan pemimpin2 Islam dan ulama2 dlm membentuk pribadi Islami. Gw juga mengakui kog ada something wrong di dalam pengajaran Islam yg diajarkan oleh ulama2, sehingga Islam di Indonesia tidak menjadi rahmatan lil alamin.
Just my opinion. Bukan bermaksud menggeneralisasi
---------- Post Merged at 06:38 AM ----------
Dan pemakaian sosok Ahok disini gw kira bukan sebuah pengkultusan, cuman sebagai contoh bagaimana sosok non-muslim ternyata lebih Islami daripada sebagian besar pemimpin Islam itu sendiri. Just my two cents.
soal beberapa atau banyak orang non muslim yg perilakunya malah lebih islami itu g akui
sikap ahok dan cara dia memimpin juga g akui
yg g kurang suka itu, apa2 semuanya dikaitin sama ahok
ga cuma di sini aja, di thread2 lain juga serupa
seolah2 tokoh yg bisa dipanuti cuma ahok
g mikir TS udah bener2 muak sama sikap para ulama yg harusnya bisa dicontoh tapi nyatanya enggak
ini juga g akui ada benernya...kenyataan banget malah
tapi lantas bukan berarti menyamaratakan semua orang dan menganggap diri sendiri lebih baik
kecuali, kalau TS 'terbukti' melakukan hal yg diakui oleh semua orang baik
then again, perbuatan baik itu ga perlu disiarkan juga akan membawa dampak baik bagi lingkungan
jadi, daripada cuma misuh2, bikin perbandingan dan akhirnya kesel sendiri dengan lingkungan....rubahlah diri sendiri terlebih dahulu menjadi lebih baik
kalau belum berhasil, berarti caranya mungkin salah....dan ada yg harus diperbaiki lagi
cuap2 menyuruh/mengajak orang berbuat baik tidak akan berhasil, selama diri sendiri tidak punya sesuatu yg patut dicontoh
sama dengan tukang obat cuap2 di jalan promosi obatnya yg paling bagus
orang2 besar yg berhasil mengubah tidak hanya lingkungan sekitarnya tapi juga dunia, butuh waktu bertahun2 bahkan sampai habis masa hidupnya untuk bisa diakui
mother theresia, dalai lama....dan juga contoh2 lainnya....memangnya bagaimana mereka bisa mengubah orang? ya lewat perbuatan, ngomong mungkin cuma sedikit
orang yg denger kisahnya jadi kagum dan tergerak untuk mencontoh atau berubah
bagaimana kalau berusaha jadi orang2 besar ini juga, dengan cara berbicara lewat perbuatan dibanding sekedar kata2?![]()
Last edited by Porcelain Doll; 05-12-2012 at 10:41 AM.
Popo Nest
putaran pertama
Jokowi-Ahok suara 1.847.157 atau sebesar 42,60 persen.
Foke-Nara suara 1.476.648 atau sebesar 34,05 persen.
Hidayat-Didik suara 508.113 atau sebesar 11,72 persen.
Faisal-Biem suara 215.935 atau sebesar 4,98 persen.
Alex-Nono suara 202.643 atau sebesar 4,67 persen.
Hendardji-Riza suara 85.990 atau sebesar 1,98 persen.
putaran kedua
Jokowi-Basuki 2.472.130 suara atau 53,82%
Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli 2.120.815 suara atau 46,18%
dari data di atas, jelas bahwa Umat Islam lebih banyak memilih Foke dari pada Jokowi, karena selisih suara mereka hanya 7%, Kemenangan jokowi ternyata banyak dibantu oleh kemenangan oleh orang jakawa Non Muslim karena faktor Ahok nya... dari ucapan LSI di TV, semua kawasan kecuali pulau seribu yg dimenangi Foke, selisih suara sangat tipis kecuali di jakarta barat yg mayoritas Tionghoa unggul lebih mencolok yg dimenenngangi Jokowi
andai saja partai Islam suci itu tdk mengarahkan pengiuktnya ke Foke, udah pasti Jokowi itu menang telak di Jakarta...
bah, sejak kapan MetroTV jadi ukuran kebenaran?Metro TV kan cuma media doang,
kenapa hanya Ahok yg di angkat oleh Metro tetapi tdk dengan wakil2 yg lainnya..
karena Ahok itu punya keistimewaan...
Makanya aku bilang, Jokowi emang populer, tetapi peranan AHok juga signifikan membantu Jokowi memenangkan Pilkada DKIEmang Jokowi kok..., dan jokowi tidak sebodoh itu
mau maunya dipasangkan dengan Tukul Arwana.
Tidak nonton, tetapi secara sekilas sudah lama tahu... dan menonton setelah melihat aksinya pertamanya di youtube..loe nonton ngga siaran Kick Andy tentang Ahok
yang pertama? atau baru nonton ulangannya?
aku mau bilang kader2 PKS itu seperti onta, kan bahasanya kasar banget. perhatikan deh onta itu, kalau hidungnya udah dipasangi tali, kalau di tarik ke jurang pun si onta itu pasti ikut. Begitu juga dengan kader2 PKS, apa pun kata partai ketua umumnya di telan bulat2 kagak perlu lagi di telaah..wah, loe menuduh PKS menabikan ketua umum
ya?
mereka sih kagak nnyebut ustad dan ketua mereka nabi, tetapi sikap mereka yg selang mengembek apa kata partai tanpa menelaah secara tdk langsung mereka telah mengkultuskan (baca : menabikan) ustad2 mereka. Jaman nabi kan apa kata nabi itu yg diikuti umat, nah, apa yg dilakukan kader2 PKS ya seperti situasi di jaman nabi. COba aja kritik ustad2 mereka dengan data yg jelek, pasti mereka membantah atau menolak atau menutupi...
kalau tahu lebih detail sih emang bnyk yg tdk tahu siapa Ahok, tetapi kisah seorang Bupati Belitung Timur yg Tionghoa beragama Kristen di tengah mayritas ISlam, itu sudah banyak yg tahu.. Ahok termasuk yg dapat penghargaan salah satu Tokoh muda yg membawa perubahan di Indonesia.ups, loe ngomong ngga berdasarkan fakta, cuma
asumsi saja![]()
sedikit2 pakai majas hiperbola boleh lah... tetapi kalau seluruh kader2 PKS yg setia ikut kata ketua partainya, kalau di lakukan survey pasti masih banyak yg punya persepsi jelek terhadap jokowi... wong ustadnya aja masih suka melontar penilaian negatif, apalagi pengikutnya..loe sudah menghitung satu-satu? kok yang menang
Jokowi-Ahok?
---------- Post Merged at 12:27 AM ----------
kenapa lu tiba-tiba jadi berpikir cetak seperti FPI?
---------- Post Merged at 12:29 AM ----------
cinta mati dengan Ahok?
ha..ha..ha...
emang gue homo ?
---------- Post Merged at 12:31 AM ----------
pemikiran Idiot..
justru sosok Ahok ini cocok banget untuk mengkritisi atau pembanding terhadap prilaku tokoh muslim di Indonesia...
---------- Post Merged at 12:34 AM ----------
jika menurut kalian bahwa persepsiku terhadap prilaku2 muslim di negeri ini keliru?
berarti ada yg salah nih dengan pandangan mata di antara kita..
atau mungkin karena kita hidup di dunia yg berbeda... sehingga hasil pengamatannya berbeda?
---------- Post Merged at 12:40 AM ----------
yup...
itu maksudku...
tokoh2 muslim di negeri ini sering melakukan blunder..
MUI aja sering dijadikan olok2
Roma Irama,
Aa Gym..
HNW..
Jika umat sudah tdk percaya dengan tokoh2 agamanya.. udah jelas ujungnya makin banyak orang yg kagak percaya dengan agama.. wong tokoh agamanya begitu prilakunya.. lebih mementingkan diri sendiri...
menurutku, umat Islam itu emang harus melihat dan mau mengakui ada yg salah dengan pola pikir umat Islam itu, karena dengan kesadaran itu, maka nanti akan timbul sikap perbaikatan terhadap sesuatu yg salah atau yg kurang dalam pemahaman umat Islam..
tetapi karena selalu di doktirn umat terbaik, orang kafir kagak boleh mimpin orang Islam dan lain sebagainya..
makanya sampai kiamat nanti.. softex aja akan terus buatan made in kafir..
banyak yg beriman tetapi hanya sebatas jidad (ritual) dan hanya sepanjang kelaminnya (hanya untuk keluarganya)
Last edited by startsmart; 10-12-2012 at 01:23 AM.
Kita tidak pernah bisa melihat masa depan, tetapi kita bisa menatanya dengan baik sesuai keinginan kita hari ini ( Fitri Purnama Sari )
Kalau mayoritas PNS-PNS di Indonesia tidak berprilaku kafir (korup) dan menjajah (mencari kesulitan orang lain) atau masuk dengan cara keji (menyuap) udah pastilah tidak akan muncul persepsi negatif di masyarakat,
Itu sebabnya bangsa ini terpuruk terus..Terus-menerus mencela orang lain dan melampiaskan kekecewaan nya pada dirinya sendiri tidak akan membuat dia menjadi lebih baik.
lihat aja prilaku masyarakat atau tokohnya, begitu koleganya di tangkep karena korupsi, masih aja di agung2 agungkan dia puja2 dan dibela2... ini cerminan masyarakat yg sakit terutama pemikirannya...
sebenarnya tahun 2009 kalau tdk salah ketika orang pada bermigrasi kemari aku sudah di ajakin untuk gabung dan main disini oleh pentolan disini tetapi aku tdk mau dengan alasan, aku mau fokus dan cara berpikirku (sudut pandang) sudah banyak berubah dan berbeda.. dan pasti akan mengalami hal-hal seperti ini..Satu lagi. Startsmart mengenal orang-orang yang sedang berdiskusi dengan dia jadi seharusnya dia tahu orang-orang itu tidak seperti yang dia asumsikan. Tapi sepertinya, ada masalah lama yang belum selesai dan dendam itu dia bawa dalam diskusi apapun. CMIIW.
tetapi karena beberapa waktu lalu ada yg memberi informasi kepadaku, mau tdk mau harus mengecek langsung ke mari.. ternyata informasi itu menyesatkan.. dan aku pun tersesat disini keenakan... tetapi karena sudah ada tuduhan bahwa ini masalah pribadi.... aku jadi tdk nyaman.. itu sebabnya ini di tread ini paling akhir aku tanggapi...
ini adalah postingan terakhirku di forum ini..
Kita tidak pernah bisa melihat masa depan, tetapi kita bisa menatanya dengan baik sesuai keinginan kita hari ini ( Fitri Purnama Sari )
Wah tanpa SS jadi kurang semarak nih![]()
SS ini ngomong apapun ujung-ujungnya pasti ke Ahok.