Page 1 of 4 123 ... LastLast
Results 1 to 20 of 71

Thread: Mewariskan Pemikiran pada anak keturunan

  1. #1

    Mewariskan Pemikiran pada anak keturunan

    sepertinya deskripsiku kurang panjang.. maksudku disini pemikiran bahwa jadilah manusia yg tdk sekedar bermanfaat hanya untuk diri sendiri dan keluarga, tetapi jadi benar2 orang yg membawa manfaat bagi orang banyak..

    Ahok itu seperti itu, karena didik dan dapat teladan langsung dari orang tuanya...




    Sejak melihat Ahok tampil debat di TV aku jadi tertarik cari tahu tentang Ahok, aku jadi sering lihat vidoenya di Youtu be.
    aku juga punya teman (38 tahun)yg menurrutku sangat idealis.. ketika aku tanya, dari mana dia memimiliki pemikiran2 seperti yg di anutnya saat ini? ada peranan yg cukup besar dari orang tua, keluarga besar dan lingkungannya di NTT sana yg diberika sejak ia mulai lahir meski saat remaja (kuliah) dia sudah di jakarta...

    Aku menarik sebuah kesimpulan...

    Bahwa.. menurutku.. yang paling utama yg harus di wariskan ke anak adalah pemikiran yg benar dan baik tetapi orang tua harus sejalan dengan apa yg di ajarkannya. Seperti Ahok itu, dia punya kepekaan terhadap masyarakt miskin dan baangsa ini karena orang tua yg mengajarkannya seperti itu...

    jadi teringat tadi pas jajandi warung, aku di tanya habis berapa buat KTP, aku bilang 400 ribu dengan KK dan alamat di tempat Pak RT. Aku bilang ya, kalau ngikutin prosedur, tdk keluar2 itu KTPku.. dan tetangga bilang, ya begitulah pak RT, banyak pungutannya. terus aku bilang, maling tdk akan bisa mengajarkan kejujuran.. makanya ada istilah.. maling akan melahirkan maling juga...

    Nah, wajar aja budaya korup kini menjadi ciri khas rakyat Indonesia, karena mulai dari orang tua sampai teman, guru, birokrat mayoritas mengajarkan sikap2 korup...

    Jadi mikir, gimana bangsa ini bisa keluar dari mental korup jika situasinya seperti ini, orang tua korup, guru korup, pemerintahan korup, ustadnya juga korup, temannya ya juga korup (karena mengalami yg sama)...
    Last edited by startsmart; 19-11-2012 at 01:41 AM.
    Kita tidak pernah bisa melihat masa depan, tetapi kita bisa menatanya dengan baik sesuai keinginan kita hari ini ( Fitri Purnama Sari )

  2. #2
    saran buat startsmart: nikah dulu, punya anak, baru deh sharing beginian
    Four tines is a fork. Three tines is a trident. One is for eating, one is for ruling the seven seas.

  3. #3
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    ^
    Udah mulai personal attack tuh. Ad Hominim. hihihihihihihihi

    Alhamdulillah,
    ayahku, walau untuk beberapa hal kadang2 mengambil jalan pintas,
    tapi untuk beberapa urusanku, dia mengajarkan untuk saklek, ikuti peraturan.

    Tapi sekarang dia menyesal karena aku terlalu saklek jadinya.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  4. #4
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    Cocoknya d forum keluarga d

    Kurasa tergantung si anak, dia lama dan besar d mana
    Trus kalau d keluarga, peran ortu seberapa jauh?
    Tipikal cuek atau mendidik dgn dogma2 mereka.
    Selepas dari ortu, d lingkungan majemuk si anak bakal ababil
    Atau praktek jurus2 dari ayahnya

    Kata emak, dari anak2nya...
    Yg paling mirip dgn babe adalah gw.
    Dari keras kepala sampe sakleknya.
    Ngocolnya sampe nekatnekatnya.

  5. #5
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    iya nikah dulu deh, baru paparkan disini.
    mewariskan pemikiran bukan hal yang mudah.

    kalau di rumah pemikiran dan sifat orang tua saya
    sangat berpengaruh ke anak-anak. mulai dari
    idealisme sampai keras kepala. anak-anak nya
    juga berkembang stabil, paling saya aja agak labil

  6. #6
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    @itsreza
    selabil-labilnya dirimu mah tetap aja terlihat 'stabil' dibanding yang lain2 seusiamu.

    btw ini belum merit tetep *nekat* komen nih

    kalau soal maling korupsi dll,
    itu bukannya sudah tercemar kena faktor lingkungan
    dan tidak bisa mengendalikan keinginan diri sendiri yah?

  7. #7
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    ^^
    lingkungan berpengaruh. di tempat kerja pun banyak warga senior
    yang jadi mentor, jadi mana bisa saya bergaya ababil

  8. #8
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    begini...anak itu itu kertas putih, jadi tulisan yang ada di kertas itu adalah hasil yang dia dapat...dari ortunya, keluarganya, beranjak besar bertambah dari lingkungan, teman2 dan juga guru2nya. Jadi ortu adalah satu pondasi utama, tapi gak satu2nya faktor yang mengisi kepala anak itu sendiri.

    Daaaaaaaaaan ortu pun bukan mendogma dengan model sekolahan yang duduk manis trus anak didoktrin blablabla....anak justru menyerap dari sikap, perkataan dan tingkah laku orang-orang sekekelingnya.

    Mungkin di awal hidupnya, pemikiran, perkataan dan tingkah laku ibunya yang mendomasi hidupnya, tapi kemudian berkembang lebih jauh lalu dia akan menerima dan mengulang sikap2 dan pemikiran itu yang menurutnya nyaman buat dirinya.

    Itu kenapa, sebelum dilepas untuk bersosialisasi, ada baiknya ortu sebagai pendidik utama memberi pondasi yang sangat stabil untuk pemikiran, sikap dan perkataan si anak kedepannya. Karena kemudian dia akan menyerap dan mengulang apapun yang dari keluarga dan sekelilingnya yang dirasanya nyaman, yang menjadi pondasi pemikiran dirinya.

    Yang paling mendasar jangan ajari anak berbohong ataupun ngeles. Dan ketika anak berani bercerita jujur jangan dimarahi, tapi diskusikan kenapa ceritanya itu seharunya tidak diulangi lagi nanti. Sehingga dia menjadi anak yang berani berkata dan bersikap jujur. Itu pondasi dia untuk tau bahwa maling, korupsi, nyopet, kolusi dan nepotisme itu bukan sekedar dosa, tapi juga merugikan orang lain. Dan merugikan orang lain itu bukan sifat yang membuat dia dsayangi dan dihormati orang lain dengan tulus


    *emang mending masuk ke forum keluarga
    Last edited by BundaNa; 14-11-2012 at 11:01 AM.

  9. #9
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    wokeh udah saya pindahin ke forum Ibu, Anak dan Keluarga yah

  10. #10
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by Nowitzki View Post
    saran buat startsmart: nikah dulu, punya anak, baru deh sharing beginian
    Gak bisa begitu. Apa orang perlu korupsi dulu utk berbicara ttg korupsi? Apa seorang lelaki musti jadi perempuan dulu utk berbicara ttg perempuan?

  11. #11
    Banned
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    https://t.me/pump_upp
    Posts
    2,004
    kalo untuk yang satu ini ada satu hal yang sangat saya ingat dari nilai2 yang ditekankan ortu.. yaitu jangan sampai berhutang... kalopun memang harus berhutang harus dimulai dengan niat untuk membayrnya kembali dengan segera (karena banyak orang berhutang yang mampu namun tidak mau membayart segera hutangnya)...........
    saya sangat bangga dengan ortu karena mereka juga sejak kecil menanamkan nilai2 agama yang kuat bahkan kami semuanya kecilnya diajar mengaji oleh mereka berdua, walao kadang samapi nangis abis ngaji karena galaknya mereka berdua....
    namun satu hal lg.. ortuku sangat membebaskan anaknya dalam memilih jalan hidupnya... jadi dari kelima anaknya hanya satu yang ngikutin jejak bapak jadi dosen ilmu hukum, yang lainnya beda2 semua.. wa anak ekonomi PNS... adek gw lulusan meteorologi dan geofisika, yang keempat anak DKV en yang terakhir masih kelas 3 SMU.. jadi tidak ada pemaksaan dalam menentukan cita2......

    ---------- Post Merged at 10:55 AM ----------

    kalo untuk yang satu ini ada satu hal yang sangat saya ingat dari nilai2 yang ditekankan ortu.. yaitu jangan sampai berhutang... kalopun memang harus berhutang harus dimulai dengan niat untuk membayrnya kembali dengan segera (karena banyak orang berhutang yang mampu namun tidak mau membayart segera hutangnya)...........
    saya sangat bangga dengan ortu karena mereka juga sejak kecil menanamkan nilai2 agama yang kuat bahkan kami semuanya kecilnya diajar mengaji oleh mereka berdua, walao kadang samapi nangis abis ngaji karena galaknya mereka berdua....
    namun satu hal lg.. ortuku sangat membebaskan anaknya dalam memilih jalan hidupnya... jadi dari kelima anaknya hanya satu yang ngikutin jejak bapak jadi dosen ilmu hukum, yang lainnya beda2 semua.. wa anak ekonomi PNS... adek gw lulusan meteorologi dan geofisika, yang keempat anak DKV en yang terakhir masih kelas 3 SMU.. jadi tidak ada pemaksaan dalam menentukan cita2......

  12. #12
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Gak bisa begitu. Apa orang perlu korupsi dulu utk berbicara ttg korupsi? Apa seorang lelaki musti jadi perempuan dulu utk berbicara ttg perempuan?
    kayak ceramah tentang kematian yak

  13. #13
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    Quote Originally Posted by hajime_saitoh View Post
    kalo untuk yang satu ini ada satu hal yang sangat saya ingat dari nilai2 yang ditekankan ortu..
    yaitu jangan sampai berhutang...
    ahaaa bener banget. iya sama nih.
    kalau pengen somethin' ya nabung dulu.
    hidup berhemat.
    intinya jangan sampai ngutang.

    seiring perjalanan waktu, gw ada kawan kampus,
    nee cewe paliiiinggg ga mau janji. bagi dia janji itu = hutang.
    gw banyak belajar dari kawan gw yang satu ini.
    dan paling eneg, ama orang yang gampang banget bilang : sumpah.

    mendidik anak kalau ga sinkron antara suami istri
    bisa bentrok melulu yah kalangan intern ortu.

    bersyukur ampe dewasa ini ga pernah liat ortu berantem

  14. #14
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by startsmart View Post
    Bahwa.. menurutku.. yang paling utama yg harus di wariskan ke anak adalah pemikiran yg benar dan baik tetapi orang tua harus sejalan dengan apa yg di ajarkannya.
    Setuju karena yg dikenal anak pertama kali adalah keluarga. Oleh karena itu, orang tua yg baik adalah yg mewariskan nilai-nilai yg baik juga pada anak-anaknya. Tapi masalahnya apa yg dianggap baik antara satu orang ke orang lain berbeda-beda.


  15. #15
    Wah, ini kok mirip sama seven habits ya?

    Kebetulan baru dapat training dari kantor.
    Katanya emang orang tua (plus lingkungan) yang mewariskan value ke anaknya.

  16. #16
    Banned
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    https://t.me/pump_upp
    Posts
    2,004
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Setuju karena yg dikenal anak pertama kali adalah keluarga. Oleh karena itu, orang tua yg baik adalah yg mewariskan nilai-nilai yg baik juga pada anak-anaknya. Tapi masalahnya apa yg dianggap baik antara satu orang ke orang lain berbeda-beda.

    berbeda-beda namun tak jauh beda.... semua orang menganggap kejujuran nilai yang baik, menghormati orang tua, saling sayang menyayangi dll bagi kebanyakn manusia itu adalah nilai2 universal tentang kebaikan.....

  17. #17
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    ^makanya jangan sembarangan jadi ortu *ngasih tau penganten baru

    itu kenapa seminar2 keluarga dan pendidikan untuk anak laris manis, mungkin ortu mulai terbuka pikirannya untuk memperbarui diri sehingga mewariskan yang baik2 aja ke anak2nya kelak

    ---------- Post Merged at 10:43 AM ----------

    @hajime: tapi habbits gimana cara menghormati ortu berbeda2 tiap etnis lho....buat etnis sumatera, gak perlu sampe jalan bungkuk2 di depan ortu dan berbahasa halus kepada orang yang lebih tua seperti di jawa, yang penting sayang dan tidak meninggikan suara *baru baca buku pelajaran bahasa jawa si sulung

    Dan itu masalaaaaaaaaaah buat ortu2 saat gwe jalannya slonong boy

  18. #18
    Banned
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    https://t.me/pump_upp
    Posts
    2,004
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    ^makanya jangan sembarangan jadi ortu *ngasih tau penganten baru

    itu kenapa seminar2 keluarga dan pendidikan untuk anak laris manis, mungkin ortu mulai terbuka pikirannya untuk memperbarui diri sehingga mewariskan yang baik2 aja ke anak2nya kelak

    ---------- Post Merged at 10:43 AM ----------

    @hajime: tapi habbits gimana cara menghormati ortu berbeda2 tiap etnis lho....buat etnis sumatera, gak perlu sampe jalan bungkuk2 di depan ortu dan berbahasa halus kepada orang yang lebih tua seperti di jawa, yang penting sayang dan tidak meninggikan suara *baru baca buku pelajaran bahasa jawa si sulung

    Dan itu masalaaaaaaaaaah buat ortu2 saat gwe jalannya slonong boy
    beda sih beda namu tetep aja gak sampai berbuat kasar.... dianggap memperlakukan dengan baik..... disini juga dilombok kalo lewat didepan orang tua yang sedang duduk ya kita mesti bungkukin badan atau kalo kita duluabn selesai makan kita harus nungguin orang yang lebih tua duluan cuci tangan dikobokan baru kita yang muda2..

    ---------- Post Merged at 12:34 PM ----------

    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    ^makanya jangan sembarangan jadi ortu *ngasih tau penganten baru

    itu kenapa seminar2 keluarga dan pendidikan untuk anak laris manis, mungkin ortu mulai terbuka pikirannya untuk memperbarui diri sehingga mewariskan yang baik2 aja ke anak2nya kelak

    ---------- Post Merged at 10:43 AM ----------

    @hajime: tapi habbits gimana cara menghormati ortu berbeda2 tiap etnis lho....buat etnis sumatera, gak perlu sampe jalan bungkuk2 di depan ortu dan berbahasa halus kepada orang yang lebih tua seperti di jawa, yang penting sayang dan tidak meninggikan suara *baru baca buku pelajaran bahasa jawa si sulung

    Dan itu masalaaaaaaaaaah buat ortu2 saat gwe jalannya slonong boy
    beda sih beda namu tetep aja gak sampai berbuat kasar.... dianggap memperlakukan dengan baik..... disini juga dilombok kalo lewat didepan orang tua yang sedang duduk ya kita mesti bungkukin badan atau kalo kita duluabn selesai makan kita harus nungguin orang yang lebih tua duluan cuci tangan dikobokan baru kita yang muda2..

  19. #19
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    pemikiran di sini apa ya?

    kalau agama, norma, etika, perilaku, sikap, budaya, itu otomatis diajarkan dalam keseharian, dalam keteladanan orang tuanya
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  20. #20
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    selama budaya/norma2 lokal gak bertentangan dengan agama sepertinya gak masalah

Page 1 of 4 123 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •