Nope. Sometimes it just drives them bonkers with Mathematical Fuzzy Logic Equations.
Kayak dongeng "Through The Looking Glass".
seriusnya, Bunda, terlalu naif kalau kita menghakimi bahwa 'sebagian besar' dongeng itu mendorong anak2 tidak percaya Tuhan.
Dongeng itu tujuannya adalah membimbing anak2 tidak takut ber-imajinasi.
Dan tanpa kemampuan berimajinasi yang bagus, setelah dewasa, nggak akan kita dapatkan yang namanya 'invention' & 'progress'.
Tugas kita, lagi, sebagai orang tua membimbing anak2 membedakan mana yang tetap imajinasi dan mana yang bisa di jadikan rencana dan cita2.
Khusus buat HDM, sebetulnya, buku ini bukan buat konsumsi anak2 kecil.
Buku ini lebih di arahkan kepada remaja.
Spoiler for spoiler cerita HDM:
Untuk mambaca buku ini, dua kali lagi, anak2 kita perlu bimbingan orang tua. Perlu di jelaskan latar belakang kenapa Mr. Pullman menulis buku ini, which is quite interesting, dan jadikan bahan diskusi dengan anak2 kita.
Hanya aja, kitanya juga sebagai orang tua harus siap dengan semua pertanyaan yang mungkin di ajukan anak.![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




Reply With Quote



