WOTA JKT48
#JKT48 #wota
nulis dikit, gan... kalo ade salah kasi tahu yeee....
(W)otaku
'ota' (オタ) atau kadang ditulis sebagai 'wota' ( ヲタ, dibacanya tetap 'ota') adalah bentuk pemendekan dari kata otaku (オタク) atau yang kadang ditulis sebagai 'wotaku' ( ヲタク, dibacanya tetap 'otaku') dalam bahasa slang modern jepang adalah sebutan untuk orang-orang yang intens menekuni hobi-nya. Terdapat banyak jenis (w)ota di jepang berdasarkan klasiifikasi hobi mereka, ada ota idol, ada ota anime, ada ota manga, ada ota densha, ada ota military, ada ota gadget, ada ota figurine, mecha, gundam, dll.
Kalau di bahasa inggris modern, kata (w)otaku kira2 sepadan dengan "geek". Yup, kaum seperti otaku tidak hanya exist di jepang, salah satu kelompok otaku/geek yang paling terkenal di dunia adalah para 'trekkies' yaitu para fans seri star trek.
Karena intensitas mereka dalam menekuni hobi-nya, kaum (w)ota cenderung jarang bersosialisasi, kecuali dengan orang-orang yang berhubungan dengan hobbi-nya itu. Mereka biasanya menghabiskan waktunya untuk kegiatan2, mengumpulkan barang2, atau mencari info mengenai hobinya tersebut. Dan saking intens-nya terhadap hobi mereka, sebagian ota kadang bersifat terlalu agresif apabila ada orang yg memberikan info yang salah atau menganggap jelek objek hobi mereka itu. Hali-hal ini membuat masyarakat umum non-ota kadang melihat kaum ota sebagai orang-orang 'aneh', dan kadang mencibir dan menjauhi para ota.
Ota AKB48
Pada waktu saya ke Akihabara tahun 2008, pada saat AKB48 belum termasuk tenar (meskipun sudah mengarah ke sana), para (w)otaku AKB48 cenderung merupakan komunitas tersisih, bahkan di antara (w)otaku idol lainnya. Pada waktu itu kebanyakan orang masih menganggap AKB48 tidak akan bisa menyamai, apalagi melampaui idol2 lainnya seperti H!P atau JE, dan fans/otaku AKB48 waktu itu dianggap 'hina' bahkan oleh otaku idol lain, diledek sebagai "oom-oom yang suka lihat pantsu dan paha anak kecil", "fans idol plagiat", dll karena waktu itu AKB48 sendiri sering dihina sebagai "idol plagiat", "hanya mengandalkan fan service pamer paha dan pantsu", "idol yg ga punya talenta", dll.
Para otaku AKB48 cenderung low profile dan enggan menonjolkan intensitas fandom mereka selain ke orang2 yang sudah cukup akrab dengan mereka. Biasanya kalo kita tanya ke mereka "sejak kapan jadi ota AKB" biasanya mereka mengelak "Ah saya bukan ota, mereka2 itu (sambil menunjuk ke teman2nya) yang ota, saya hanya casual fans koq". Dan mereka begitu bukan karena mereka ingin rendah hati, tapi memang karena mereka berusaha menghindari ledekan kalo mereka dianggap sebagai ota AKB48. Gelar otaku AKB48 pada saat itu bukanlah sesuatu yang indah untuk dipamerkan.
Pada saat itu hubungan antara para otaku AKB48, yang populasinya masih relatif sedikit, cukup akrab seperti layaknya keluarga. Para ota saling tolong menolong dalam men-support idol mereka, dan mereka saling menyemangati sesama fans agar lebih mendukung idol mereka.
Tahun 2009, saya ke theater Akihabara untuk kedua kalinya, pada saat itu AKB48 sudah mulai populer. Makin banyak masyarakat umum yang mengenal dan menerima mereka sebagai entertainer. Jumlah fans AKB48 naik beberapa kali lipat dari sebelumnya, dan untuk pertama kalinya handshake event theater (daiakushukai) diadakan di luar theater karena ruangannya tidak lagi mencukupi.
Seiring dengan meningkatnya popularitas mereka, hubungan antara fans AKB48 pun berubah. Tiba2 keluarga fans yang AKB48 yang biasa disebut "langganan tetap theater" tergeser oleh gelombang fans baru. Relevansi mereka berkurang jauh seiring dengan semakin susahnya mendapat tiket untuk menonton theater, dan mereka menjadi seperti sebuah pulau kecil yang terkucil dari fans2 baru AKB48. Istilah "Ota AKB48" bukan lagi hal yang harus disembunyikan, malah menjadi label yang dipamer2kan oleh fans.
JKT48 dan ota
JKT48 lahir tahun 2011, setelah AKB48 sudah menjadi sesuatu yg sangat populer, dan populasi fans JKT48 meningkat pesat dalam waktu yang begitu singkat.
Pada saat itu banyak yang menyebut fans AKB48 (dan secara logis, JKT48) adalah ota (wota), fans JKT48 pada masa itu banyak yang menyebut dirinya (w)ota. Tapi, para fans AKB48, terutama yang sudah menjadi fans/ota sejak jaman AKB48 masih dilecehkan, masih jengah apabila disebut "ota" oleh orang yang belum akrab sehingga banyak yang menolak disebut ota.
Tah gimana prosesnya, tiba2 konotasi kata (w)ota itu sendiri jadi berubah. Tah gimana, tiba2 sebagian orang menganggap (w)ota itu adalah suatu level dari fans. Fans harus melalui pengorbanan tertentu sebelum layak menyebut dirinya wota, sehingga kalau ada fans baru yang memanggil dirinya wota akan di"serang" oleh fans lainnya

menyebut diri sendiri wota tanpa pembuktian perbuatan menjadi suatu tindakan yg dianggap ale
Sebetulnya, sangat sayang kalau kita menjadikan hal-hal ga penting seperti sebutan wota atau fans atau apapun lainnya menjadi hal-hal yang memecah belah. Di balik semua sebutan, atau istilah tersebut esensi dari fandom ini adalah menikmati dan mencintai. Sungguh sedih kalau melihat sesama pendukung saling serang dengan alasan peristilahan, sementara saya sudah melihat sesama fans AKB48 dulu saling tolong menolong dan saling menyemangati.
wota bukanlah "level" dari seorang fans. bukanlah kata keramat yang terlalrang untuk dipakai sembarang orang. kalo saya dan fans lain ada yang menolak dipanggil wota, itu bukan karena kita merasa "tidak layak" atau "belum cukup pengorbanan" untuk menyandang panggilan itu, tapi karena pada saat saya mengenal istilah wota, konotasi istilah itu lebih ke ledekan daripada pujian. wota hanya kata biasa, jangan dilebih2kan, jangan diagung2kan, jangan dikeramatkan, dan jangan djadikan sesuatu yang memisahkan sesama pendukung JKT48 dan keluarganya m(_ _)m
referensi:
http://en.wikipedia.org/wiki/Otaku
saus