sekarang buat warga DKI, yakinkan diri dulu, begitu jadi penguasa Jakarta, Jokowi masih independen kayak di SOlo gak? jangan2 kemaren2 di SOlo dia emang sengaja dibiarkan bertindak sesuai kebutuhan masyarakat Solo. Sampe Jakarta, dengan penuhnya kepentingan politik, ekonomi...bisa gak elit PDIP tetap membiarkan Jokowi bertindak seperti yang di Solo?
Megawati itu bagus jg kok. Tp nggak utk jadi presiden.
PDIP mnurut gue udah berhasil merubah imej partainya. Klo banyak inteleknya biasanya gitu. Jadi prestise dgn sendirinya tuh partai.
PAN dulu juga kayak gitu. Sayang skrg isinya banyakan artis![]()
love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours
bukan warga DKI, bukan pula simpatisan Jokowi ato calon2 lainnya, tapi nemu poster yang bagus dari tim kampanye mereka
Spoiler for poster:
^ maksud posternya? bukannya udah jelas, mereka berdua (Jokowi-Basuki) untuk Jakarta yang baru? itu tulisan2nya kan membentuk wilayah administrasi DKI Jakarta
semoga Jokowi sukses... inget!! solo dan jakarta
- penduduk: 1 banding 1000
- modal: 1M banding 1000M
- suku: 1 banding 20 lebih
- kendaraan: ESMKA Jokowi >< FERARRI Hotma (banyaknya kendaraan 1 >< 100.000)
- kejahatan: 1 banding 10.000 kasus
- pengusaha: menengah bawah >< menengah super atas
CMIIW
bisa saja klo mau jadi presiden
Spoiler for :
presidennya PDI-p nanti kan pasti puan maharani, (klo masih hidup & waras)
R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora
lah, mega kan udah agak2 pikun mau pensiun
R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora
Sepokat bun, gak bisa langsung percaya gitu aja sih. Apalagi kalo dah percaya sama poli-tikus, buanyak tukang bokisnyaOriginally Posted by bundana
Tapi setidaknya daripada milih si kumis yang udah terbukti gak membuktikan adanya perbaikan dan perubahan di Jakarta, mending milih Jokowi deh.
Sepokat omOriginally Posted by om ancuur
Good luck Jokowi![]()
Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi
Impossible is nothing!
Menurut saya Jokowi, dan juga Alex Noerdin mempunyai 3 kelemahan :
1. Kurang menguasai seluk beluk permasalahan di Jakarta. Penguasaan tersebut tidak mungkin bisa diperoleh hanya melalui kampanye selama beberapa bulan.
2. Kurang memiliki jaringan yg kuat di Jakarta. Yg dimaksud jaringan disini bukan jaringan simpatisan atau jaringan partai politik. Jaringan ini berfungsi sebagai sumber informasi yg bisa memberi masukan yg berbeda dari masukan birokrasi, parpol, dan masyarakat.
3. Yg terakhir, Jokowi dan Alex telah mengkhianati amanat para pemilih mereka di daerah asal mereka. Untuk yg terakhir ini saya benar2 geram karena banyak pemilih jokowi di solo (paling tidak di komplek perumahan ortu saya) memilih jokowi itu karena jokowinya pribadi, bukan karena PDIP atau FX Hadi Rudyatmo nya. Kegeraman saya sama seperti kegeraman saya saat mengetahui Gamawan Fauzi meninggalkan Sumbar untuk menjadi menteri disaat kota Padang baru saja dilanda gempa besar.
Ingat Pak Joko, akad dengan istri yg hanya satu orang saja pertanggung-jawabannya berat, apalagi akad dg banyaaaak orang yg telah memilih Anda di Solo.![]()
ahok juga meninggalkan pemilihnya di sumatra sana
gini ya bro, kalau ternyata Jokowi itu yang ditakdir
kan memimpin negeri ini untuk maju, berarti loe ego
is banget, cuma pengen ngekepin Jokowi buat loe
dan warga Solo doang.
Semua Presiden AS yang berasal dari Gubernur, ju
ga meninggalkan tugas ke-Gubernurannya. Mening
galkan satu amanah untuk amanah yang lebih ting
gi, itu bukanlah perbuatan yang salah.
Ya beda dong oom ronggo, itu kan gubernur jd presiden, yg ini kan walikota A jadi gubernur Z ya ga nyambung blas.
Jokowi jadi presiden ya gpo, pasti rakyat solo bangga, tp kalo malah jadinya mimpin daerah lain yg ga ada kaitannya ama solo, ya pasti ada yg sakit hati lah. Bukan egois itu.
Betul, kalau situasinya kritis dan darurat, dan Jokowi it's the only solution.
Tapi kan gak begitu?
Emangnya semua pemilih Jokowi di solo rela dipimpin rudi?
Banyak yg gak akan milih cawagub rudy kalau cagubnya bukan Jokowi.
Orang solo rela, bahkan kalau bisa jadi presiden sekalian.
Tapi kalau yg ditinggalkan buat mereka si rudy, banyak yg gak rela, dan mereka berhak untuk tidak rela.
Jangan2 nanti 2014 pun (kalau terpilih jadi Gubernur DKI), jokowi akan meninggalkan DKI untuk maju nyapres.
Apa susahnya bersabar menyelesaikan amanah yg sudah ada, untuk kemudian menerima amanah berikutnya yg lebih besar.
Tergesa2 seperti ini bukan karakter Jokowi. Pasti ada provokatornya.
Beda dg Alex Nurdin yg memang ambisius.