Page 3 of 5 FirstFirst 12345 LastLast
Results 41 to 60 of 99

Thread: Perancang cerdas?

  1. #41
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    O ya purb karena lu pernah minta data tentang information gaining mutation, kebetulan gw baru nemu kutipan yg ada hubungannya :



    Dr. Werner Gitt, former physics professor and director of information processing at the Institute of Physics and Technology in Braunschweig, Germany, and Dr. Lee Spetner both agree that information cannot arise by naturalistic processes:
    There is no known law of nature, no known process and no known sequence of events which can cause information to originate by itself in matter.

    Not even one mutation has been observed that adds a little information to the genome. This surely shows that there are not the millions upon millions of potential mutations the theory [evolution] demands.



    Spoiler for Dr:
    Gitt was an engineer professor at the Physikalisch-Technische Bundesanstalt (German Federal Institute of Physics and Technology). By the 1990s he was assuming a leadership role in the German creationist movement, through the publication of several influential creationist books. He was one of the leaders of the nondenominational Wort und Wissen (Word and Knowledge) society, the largest creationist society in Germany.




    Spoiler for Dr:
    Dr. Lee Spetner has a PhD in physics from MIT and was engaged in the development of military electronic systems for more than forty years. He was a member of the principal professional staff of The Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory for twenty years and technical director of Eljim, Ltd. (later a subsidiary of Elbit, Ltd.) in Nes Tsiona, Israel for another twenty years. During this period he also taught graduate courses in statistical communication theory at The Johns Hopkins University and at the Weizmann Institute of Science in Rehovot.

    After leaving Elbit, Dr. Spetner retired to private consulting for a few years, and then retired to private research, including evolution and studies leading to a therapy for cancer.

    He published a book, Not by Chance! Shattering the Modern Theory of Evolution (Judaica Press, 1996,1997, 1998).

    Dr. Spetner has published twenty-three articles in professional journals, including Nature, and has four patents to his name. His articles "The Evolutionary Doctrine" and "Information Theory Considerations of Organic Evolution" were published in B'Or Ha'Torah 2

  2. #42
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    @AsLan,

    yg gw minta link jurnal ilmiah, bukan link evangelist.

    Atau tulisan2 para evangelist tsb yg berisi argumen2 dalam menentang teori evolusi. Kalo klaim2 doang mah susah euyy...

  3. #43
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    ya lu bantah dong semua argumen gw, kalo memang argumen2 gw gak berdasarkan science kan enak buat lu ngebantahnya.

    Sekarang gini deh, gantian gw yg nanya.

    Gw minta penelitian ilmiah yg menunjukkan virus bisa berubah jadi manusia seperti kepercayaan lu.

    Boleh dong sekali2 gw yg nanya, masa gw bagian yg ngejawab mulu

  4. #44
    saya disuruh nanya di sini katanya.

    gimana teori banjir besar bisa menjelaskan diversifikasi spesies dan keragaman biosfer? segituh dulu
    you can also find me here

  5. #45
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by Δx Δp ≥ ½ ħ View Post
    saya disuruh nanya di sini katanya.

    gimana teori banjir besar bisa menjelaskan diversifikasi spesies dan keragaman biosfer? segituh dulu
    Pernah denger Cambrian Explosive ?

    Penelitian Fosil menunjukkan bahwa Fossil2 banyak sekali di temukan di 1 lapisan tanah,
    namun pada lapisan dibawahnya sangat jarang ditemukan Fossil.

    Padahal kalau menurut Teori Evolusi dimana semua mahluk berasal dari common ancestor yg berubah secara berangsur2, seharusnya terjadi penyebaran fosil yg merata di tiap lapisan tanah yg mewakili tiap jaman.

    Tapi nyatanya dari jaman PreCambrian ke jaman Cambrian terjadi kemunculan jumlah mahluk hidup yg bergitu mendadak dan begitu besar, bagaimana cara menjelaskan kemunculan mahluk2 hidup yg baru seperti ini ?

    Jawabannya bukan dari Teori Evolusi atau dari Radio Dating yg masih penuh kelemahan, jawabannya adalah Bumi pernah mengalami banjir besar yg melanda seluruh dunia.

    Banjir ini membunuh begitu banyak mahluk hidup dan mengumpulkan fossilnya di satu lapisan tanah.

    Lalu mengapa dilapisan tanah dibawahnya hanya terdapat sedikit fosil mahluk hidup, kemungkinan yg terbesar adalah banjir yg begitu dahsyat menghancurkan fosil dan mengaduk lapisan tanah.

    Bila Banjir besar terjadi 4500 tahun yg lalu, bagaimana bisa terdapat begitu banyak ragam mahluk hidup diseluruh dunia ?

    Jawabannya adalah Mahluk hidup pada jaman itu memiliki perpustakaan variasi genetika yg sangat beragam yg membuat mereka bisa survive dan berkembang biak diberbagai kondisi lingkungan.

  6. #46
    jika banjir besar membunuh banyak makhluk hidup dan menguburnya dalam satu lapisan, mengapa dalam ledakan kambria tidak pernah ditemukan fosil kucing, anjing, monyet, manusia, dan makhluk2 "tingkat tinggi" lainnya? bahkan fosil dinosaurus pun gak ada.

    4500 tahun itu sangat pendek, kenapa lapisan kambria tsb terungkap dr penggalian2 tanah yg dalam dan tua? apakah dalam 4500 tahun telah terjadi banjir2 besar lain yg mengubur2 dan mengendapkan banyak lapisan?

    perpustakaan genetika berkembang dalam waktu 4500 tahun? yg awalnya spesies "induk" lalu berubah menjadi banyak spesies? wow, ada buku "On Origin of Species" jilid 2
    you can also find me here

  7. #47
    newbie ikutan gabung

    Mengenai ledakan kambrium sendiri, itu adalah masa dimana banyak makhluk kompleks bermunculan sekitar 540 juta tahun silam. Namun bukan awal kemunculan makhluk kompleks. Formasi Doushantuo di China menunjukkan kehidupan multi sel sudah muncul sekitar 590-560 juta tahun lalu. Beragam fosil bermunculan sebelum 555 juta tahun silam. Stromatolite menunjukkan kehidupan bakteri 3,4 milyar tahun silam. Jadi kehidupan bakteri berlangsung milyaran tahun sebelum muncul bentuk kehidupan yang lebih kompleks.

    Ledakan kambrium tidak bisa dipastikan berlangsung berapa lama, namun diduga setidaknya 5 juta tahun. Dan rentang itu pun sudah terlalu panjang untuk disebut 'muncul serentak' atau 'tiba-tiba'. Terlebih, dalam catatan fosil ledakan kambrium bisa kita temukan makhluk transisi seperti lobopod (cacing berkaki) yang merupakan transisi antara artropoda dan cacing.

    Dalam ledakan kambrium, kita tidak menemukan fosil dari burung, reptil, amphibi dan mamalia, atau serangga dan laba-laba. Kita tidak temukan filum tanaman yang eksis saat ini. Cnidaria, bunga karang dan beberapa filum sudah muncul sebelum masa kambrium.

    Mengenai kenapa makhluk yang kompleks terkesan muncul secara tiba-tiba (5 juta tahun bukan waktu singkat), ada beberapa penjelasan. Misal dengan munculnya lapisan keras pada hewan memungkinkan mereka terfosilisasi lebih mudah dari hewan lunak. Lalu, hewan awal mungkin terlalu kecil untuk dilihat (sebagai gambaran, fosil hewan berukuran lebih kecil dari 0,2 mm ditemukan di formasi Doushantuo, 40-45 juta tahun sebelum masa kambrium). Kemungkinan level oksigen meningkat di masa kambrium, memungkinkan perkembangan pesat makhluk hidup. Dan berbagai faktor lain. Terlebih, antara masa yang lebih tua ke masa yang lebih muda, menunjukkan perkembangan makhluk hidup berangsur semakin kompleks.

    Trilobita boleh jadi memiliki struktur tubuh yang cukup kompleks, termasuk mata dan cangkang pelindung. Lalu, mengapa ia punah? Bukankah ia diklaim hasil rancangan cerdas? Begitu juga makhluk lain dari masa ledakan kambrium, kenapa rancangan cerdas tak memungkinkan mereka survive?

    Trilobita adalah hewan paling populer dari ledakan kambrium. Namun mereka bukan muncul begitu saja di era kambrium. Ditemukannya fosil makhluk dari era pekambrium seperti Parvancorina mengindikasikan kemungkinan Parvancorina merupakan moyang Trilobita.
    Karma: No need for revenge. Just sit back and wait. Those who hurt you will eventually screw up themselves and if you're lucky, God will let you watch

  8. #48
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by Δx Δp ≥ ½ ħ View Post
    jika banjir besar membunuh banyak makhluk hidup dan menguburnya dalam satu lapisan, mengapa dalam ledakan kambria tidak pernah ditemukan fosil kucing, anjing, monyet, manusia, dan makhluk2 "tingkat tinggi" lainnya? bahkan fosil dinosaurus pun gak ada.

    4500 tahun itu sangat pendek, kenapa lapisan kambria tsb terungkap dr penggalian2 tanah yg dalam dan tua? apakah dalam 4500 tahun telah terjadi banjir2 besar lain yg mengubur2 dan mengendapkan banyak lapisan?

    perpustakaan genetika berkembang dalam waktu 4500 tahun? yg awalnya spesies "induk" lalu berubah menjadi banyak spesies? wow, ada buku "On Origin of Species" jilid 2

    Kenapa tidak ada fosil anjing, kucing, manusia dll di lapisan "cambrian" ?

    kalo menurut penganut kepercayaan Evolusi, perbedaan lokasi fossil pada lapisan batuan artinya perbedaan masa hidup, namun menurut Teori Banjir besar tidak begitu,
    Kalau saat ini Dinosaurus dan Trilobite masih hidup, merreka tidak akan hidup ditempat yg sama karena Dinosaurus hidup di darat sedangkan Trilobite tinggal di perairan dangkal. Maka kalau mereka mati pun akan terkubur di lapisan tanah yg berbeda.

    Banjir Besar juga akan menyortir bangkai hewan sesuai dengan berat, ukuran, berat jenis dan sifat hanyut dari tiap2 konstruksi tubuh hewan. Banjir yg mengandung air, lumpur dan batuan akan mengubur fosil pada lapisan yg berbeda2 sesuai dengan jenis tubuh masing2.

    Jadi kalau memang seluruh dunia ini pernah menjadi lautan luas, hampir tidak mungkin ditemukan fosil Kucing didasar lautan dalam.

    ---------- Post added at 04:53 PM ---------- Previous post was at 04:48 PM ----------

    Quote Originally Posted by Geminga View Post
    newbie ikutan gabung

    Mengenai ledakan kambrium sendiri, itu adalah masa dimana banyak makhluk kompleks bermunculan sekitar 540 juta tahun silam. Namun bukan awal kemunculan makhluk kompleks. Formasi Doushantuo di China menunjukkan kehidupan multi sel sudah muncul sekitar 590-560 juta tahun lalu. Beragam fosil bermunculan sebelum 555 juta tahun silam. Stromatolite menunjukkan kehidupan bakteri 3,4 milyar tahun silam. Jadi kehidupan bakteri berlangsung milyaran tahun sebelum muncul bentuk kehidupan yang lebih kompleks.

    Ledakan kambrium tidak bisa dipastikan berlangsung berapa lama, namun diduga setidaknya 5 juta tahun. Dan rentang itu pun sudah terlalu panjang untuk disebut 'muncul serentak' atau 'tiba-tiba'. Terlebih, dalam catatan fosil ledakan kambrium bisa kita temukan makhluk transisi seperti lobopod (cacing berkaki) yang merupakan transisi antara artropoda dan cacing.

    Dalam ledakan kambrium, kita tidak menemukan fosil dari burung, reptil, amphibi dan mamalia, atau serangga dan laba-laba. Kita tidak temukan filum tanaman yang eksis saat ini. Cnidaria, bunga karang dan beberapa filum sudah muncul sebelum masa kambrium.

    Mengenai kenapa makhluk yang kompleks terkesan muncul secara tiba-tiba (5 juta tahun bukan waktu singkat), ada beberapa penjelasan. Misal dengan munculnya lapisan keras pada hewan memungkinkan mereka terfosilisasi lebih mudah dari hewan lunak. Lalu, hewan awal mungkin terlalu kecil untuk dilihat (sebagai gambaran, fosil hewan berukuran lebih kecil dari 0,2 mm ditemukan di formasi Doushantuo, 40-45 juta tahun sebelum masa kambrium). Kemungkinan level oksigen meningkat di masa kambrium, memungkinkan perkembangan pesat makhluk hidup. Dan berbagai faktor lain. Terlebih, antara masa yang lebih tua ke masa yang lebih muda, menunjukkan perkembangan makhluk hidup berangsur semakin kompleks.

    Trilobita boleh jadi memiliki struktur tubuh yang cukup kompleks, termasuk mata dan cangkang pelindung. Lalu, mengapa ia punah? Bukankah ia diklaim hasil rancangan cerdas? Begitu juga makhluk lain dari masa ledakan kambrium, kenapa rancangan cerdas tak memungkinkan mereka survive?

    Trilobita adalah hewan paling populer dari ledakan kambrium. Namun mereka bukan muncul begitu saja di era kambrium. Ditemukannya fosil makhluk dari era pekambrium seperti Parvancorina mengindikasikan kemungkinan Parvancorina merupakan moyang Trilobita.

    Boleh ikutan diskusi, silahkan.
    Tapi ada baiknya baca2 dulu hasil diskusi sebelumnya supaya saya gak bolak balik mengulang.

    Saat ini di forum ini anda sudah tidak bisa seenaknya mengatakan bahwa fosil ini usianya sekian juta tahun fosil itu sekian juta tahun dst karena kita semua sudah tahu bahwa Radio Dating yg bisa digunakan untuk mengukur usia fossil mahluk hidup adalah teknik Carbon 14.

    Tapi teknik ini hanya bisa digunakan untuk maksimal 50000an tahun, setelah itu jumlah karbon 14 akan terlalu sedikit untuk bisa diperhitungkan.

    Jadi satu2nya cara menghitung usia fosil adalah dengan menghitung batuan disekitar ditemukan fosil dengan teknik radio dating yg lain.
    Tapi masalahnya, kalau saat ini juga anda mengubur seekor kucing mati dengan tanah atau batuan, maka besok saat batu tersebut diukur usianya mungkin akan menunjukkan jutaan tahun !

    so, please baca2 dulu semua argumen kita yg terdahulu, terutama di trit Evolusi, thx.
    Last edited by AsLan; 07-05-2012 at 05:58 PM.

  9. #49
    ampun deh situh. bikin teori baru. gelarnya apa sih, profesor geologi?

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Kenapa tidak ada fosil anjing, kucing, manusia dll di lapisan "cambrian" ?

    kalo menurut penganut kepercayaan Evolusi, perbedaan lokasi fossil pada lapisan batuan artinya perbedaan masa hidup, namun menurut Teori Banjir besar tidak begitu,
    kok nyalahin teori evolusi? faktanya berbicara, semua makhluk yg ada di atas lapisan kambrium yg tingkat taksonominya lebih tinggi, TIDAK PERNAH ditemukan di lapisan kambrium maupun yg dibawah lapisan kambrium. mau mmebantah fakta ini? tunjukan fakta, jangan "kalau.. andai.."

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Kalau saat ini Dinosaurus dan Trilobite masih hidup, merreka tidak akan hidup ditempat yg sama karena Dinosaurus hidup di darat sedangkan Trilobite tinggal di perairan dangkal. Maka kalau mereka mati pun akan terkubur di lapisan tanah yg berbeda.
    busedd... gak pernah denger kalau ada dinosaurus yg hidup di air?

    kalau terjadi banjir besar 4500 tahun dan mengaduk2 semua daratan di bumi, pasti semua yg teraduk itu akan mengendap pada lapisan sama. Pernah denger yg namanya Steno's Law yg 3 biji itu?

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Banjir Besar juga akan menyortir bangkai hewan sesuai dengan berat, ukuran, berat jenis dan sifat hanyut dari tiap2 konstruksi tubuh hewan. Banjir yg mengandung air, lumpur dan batuan akan mengubur fosil pada lapisan yg berbeda2 sesuai dengan jenis tubuh masing2.
    Haha... gak kebalik nih, mana yg berat, fosil dinosaurus atau fosil trilobit? harusnya fosil dinosaurus mengendap duluan karena berat. di bawah lapisan kambrium akan ada banyak fosil yg lebih berat dr fosil trilobit, termasuk fosil ikan, dinosaurus, manusia, dll.

    atau mau bikin teori mekanika fluida yg baru? benda yg massanya lebih berat akan mengendap kemudian?
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Jadi kalau memang seluruh dunia ini pernah menjadi lautan luas, hampir tidak mungkin ditemukan fosil Kucing didasar lautan dalam.
    kita bicara bukti saja. kalau pakai andai-andai tanpa pengetahuan sains dasar yg memadai, nanti kita bisa mengandaikan akan menemukan fosil elf di samudera pasifik.

    oke, dalam dunia geologi, selain lapisan kambrium, ada banyak lapisan lainnya di atas lapisan kambrium, seperti lapisan devon, silur, jurasik, triasik, dll. Jika kambrium berumur 4500 tahun, maka lapisan2 tsb umurnya berapa tahun? kan bisa pake carbon dating tuh, soalnya umurnya dibawah 5000 tahun.

    oya, semua dinosaurus yg ditemukan di planet bumi selalu berada di jauh atas lapisan kambrium. Tak pernah bersama lapisan kambrium apalagi di bawah lapisan kambrium. Menurut teori banjir, berarti dinosaurus diendapkan setelah setelah banjir besar. dinosaurus hidup setelah banjir besar (hidup setelah tahun 2500 SM). Pertanyaannya, pada tahun berapa dinosaurus muncul, hidup dan punah?
    you can also find me here

  10. #50
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Haha... gak kebalik nih, mana yg berat, fosil dinosaurus atau fosil trilobit? harusnya fosil dinosaurus mengendap duluan karena berat. di bawah lapisan kambrium akan ada banyak fosil yg lebih berat dr fosil trilobit, termasuk fosil ikan, dinosaurus, manusia, dll.

    atau mau bikin teori mekanika fluida yg baru? benda yg massanya lebih berat akan mengendap kemudian?
    Berani taruhan berapa sama gw kalo gw bilang tidak semua benda yg lebih berat akan tenggelam lebih cepat, lu pernah itung beratnya kapal Titanic ? coba lu bandingin sama sepotong paku, mana yg mengendap lebih dulu ?

    Kenapa Trilobit berada dibawah Dinosaurus ?

    Kan sudah gw bilang dengan jelas bahwa Lebih besar tidak berarti pasti lebih cepat tenggelam, tergantung dari jenis tubuh tiap mahluk hidup, banyak mahluk hidup yg mengambang di air untuk sementara setelah tewas, meskipun tubuhnya besar tapi berat jenisnya belum tentu, apalagi setelah tewas dan tubuhnya mengembang, mahluk2 berkulit keras seperti trilobit dkk mungkin akan mengendap duluan.


    Steno Law dibuat oleh Nicolaus Steno ditahun 1669 dan dijadikan basic rules yg masih dipakai oleh para Geologist jaman sekarang.
    Sedikit yg perlu diketahui, Nicolaus Steno adalah seorang Kristen taat dan menulis hukum2 Geologinya atas asumsi bahwa bumi diciptakan 6000 tahun yg lalu dan mengalami banjir besar.

    oke, dalam dunia geologi, selain lapisan kambrium, ada banyak lapisan lainnya di atas lapisan kambrium, seperti lapisan devon, silur, jurasik, triasik, dll. Jika kambrium berumur 4500 tahun, maka lapisan2 tsb umurnya berapa tahun? kan bisa pake carbon dating tuh, soalnya umurnya dibawah 5000 tahun.
    Halah... Carbon dating mau dipake buat ngukur batuan

    Carbon Dating hanya bisa dipakai untuk mengukur fossil usia mahluk hidup !
    Dan itu bukan berarti Carbon Dating pasti akurat karena Carbon Dating menggunakan asumsi bahwa : Rasio Carbon 12 dan Carbon 14 pada mahluk hidup dijaman dulu sama dengan rasio mahluk jaman sekarang, kalau ternyata berbeda ya kacau semua perhitungannya.

    Coba lu Googling: "Lake Missoula"
    Danau ini pernah mengalami banjir yg cukup dahsyat di tahun 1960.
    Setelah banjir mereda, peneliti menemukan bahwa danau membuat endapan dengan cepat, lapisan2 endapan yg terjadi sangat mirip dengan lapisan batuan saat ini.

    Kecepatan pembentukan lapisan batuannya tidak bisa dijelaskan dengan Model Uniformitarian (Evolusi), lapisan endapan yg terjadi dengan cepat ini lebih cocok dengan model Banjir Besar.

  11. #51
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Berani taruhan berapa sama gw kalo gw bilang tidak semua benda yg lebih berat akan tenggelam lebih cepat, lu pernah itung beratnya kapal Titanic ? coba lu bandingin sama sepotong paku, mana yg mengendap lebih dulu ?

    Kenapa Trilobit berada dibawah Dinosaurus ?

    Kan sudah gw bilang dengan jelas bahwa Lebih besar tidak berarti pasti lebih cepat tenggelam, tergantung dari jenis tubuh tiap mahluk hidup, banyak mahluk hidup yg mengambang di air untuk sementara setelah tewas, meskipun tubuhnya besar tapi berat jenisnya belum tentu, apalagi setelah tewas dan tubuhnya mengembang, mahluk2 berkulit keras seperti trilobit dkk mungkin akan mengendap duluan.
    bawa-bawa titanic lagi? titanic kan tujuan dibikinnya bukan untuk tenggelam, tapi buat ngapung
    jadi titanic didesaign memiliki bouyancy factor yg besar. titanic lambat tenggelamnya cuma pas di atasnya aja pas retaknya doang, begitu udah retak dan hancur, nyungsepnya bakal cepet banget dr paku.
    emang pas banjir besar dinosaurus masih hidup sehingga berenang duluan gituh? kapan masa hidup dinosaurus?
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    mahluk2 berkulit keras seperti trilobit dkk mungkin akan mengendap duluan.
    kura-kura? keong? kelomang? gak ada tuh di lapisan kambrium
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Steno Law dibuat oleh Nicolaus Steno ditahun 1669 dan dijadikan basic rules yg masih dipakai oleh para Geologist jaman sekarang.
    Sedikit yg perlu diketahui, Nicolaus Steno adalah seorang Kristen taat dan menulis hukum2 Geologinya atas asumsi bahwa bumi diciptakan 6000 tahun yg lalu dan mengalami banjir besar.
    nah, teori banjir besar tadi langsung bentrok dg semua ketiga hukum steno itu, satu per satu. lagipula Steno memasuki dunia keuskupan setelah meninggalkan dunia sains. dalam bukunya dia menyatakan bahwa catatan fosil yg diendapkan pada lapisan berbeda menunjukan bahwa hewan tsb berasal dr era yg berbeda dg lapisan bawah lebih tua drpd yg atas.
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Halah... Carbon dating mau dipake buat ngukur batuan

    Carbon Dating hanya bisa dipakai untuk mengukur fossil usia mahluk hidup !
    Dan itu bukan berarti Carbon Dating pasti akurat karena Carbon Dating menggunakan asumsi bahwa : Rasio Carbon 12 dan Carbon 14 pada mahluk hidup dijaman dulu sama dengan rasio mahluk jaman sekarang, kalau ternyata berbeda ya kacau semua perhitungannya.
    jadi, berapa umur lapisan devon, silur, triasik, jurasik, dll? kok yg diaku-aku cuma kambrium saja? jangan karena gak tau dg lapisan lainnya, seolah lapisan2 tsb gak ada dan gak bisa ditentukan umurnya. masa kambrium aja bisa ditentukan umurnya 4500 tahun yg lain enggak.
    dan kenapa zigurat2 mesopotamia yg tua2 gak ketutup ma lapisan trilobit ya?
    Quote Originally Posted by AsLan View Post

    Coba lu Googling: "Lake Missoula"
    Danau ini pernah mengalami banjir yg cukup dahsyat di tahun 1960.
    Setelah banjir mereda, peneliti menemukan bahwa danau membuat endapan dengan cepat, lapisan2 endapan yg terjadi sangat mirip dengan lapisan batuan saat ini.

    Kecepatan pembentukan lapisan batuannya tidak bisa dijelaskan dengan Model Uniformitarian (Evolusi), lapisan endapan yg terjadi dengan cepat ini lebih cocok dengan model Banjir Besar.
    Hah? banjir besar tahun 60-an? Setahu saya banjir besar yg melanda danau Missoula belasan ribu tahun lalu, dimulai diteliti tahun 20-an, dan terutama, itu merupakan banjir periodik, bukan banjir sekali sapu begitu saja.
    you can also find me here

  12. #52
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by Δx Δp ≥ ½ ħ View Post
    bawa-bawa titanic lagi? titanic kan tujuan dibikinnya bukan untuk tenggelam, tapi buat ngapung
    jadi titanic didesaign memiliki bouyancy factor yg besar. titanic lambat tenggelamnya cuma pas di atasnya aja pas retaknya doang, begitu udah retak dan hancur, nyungsepnya bakal cepet banget dr paku.
    emang pas banjir besar dinosaurus masih hidup sehingga berenang duluan gituh? kapan masa hidup dinosaurus?


    kura-kura? keong? kelomang? gak ada tuh di lapisan kambrium

    Setelah retak dan patah pun Titanik masih tetap lebih lambat tenggelam daripada paku karena masih mengandung udara yg terperangkap didalamnya, begitu juga mahluk hidup, mahluk yg lebih besar bukan berarti pasti akan tenggelam lebih dulu.

    Ada banyak faktor yg mempengaruhi kedalaman fossil, selain daya apung, kepadatan, berat masih ada lagi yg lainnya misalnya kemampuan lari menghindari banjir, hewan2 yg bisa berlari cepat akan mencari dataran yg lebih tinggi untuk menyelamatkan diri.

    Lalu ada lagi faktor habitat, ada hewan2 yg tinggal didataran rendah ada yg tinggal didataran tinggi, ada hewan yg langsung terkubur oleh lumpur ada yg memiliki waktu untuk lari.


    nah, teori banjir besar tadi langsung bentrok dg semua ketiga hukum steno itu, satu per satu. lagipula Steno memasuki dunia keuskupan setelah meninggalkan dunia sains. dalam bukunya dia menyatakan bahwa catatan fosil yg diendapkan pada lapisan berbeda menunjukan bahwa hewan tsb berasal dr era yg berbeda dg lapisan bawah lebih tua drpd yg atas.
    Steno adalah seorang Kristen yg seumur hidup percaya Alkitab dan Banjir besar, dalam bukunya yg berjudul Forerunner ia menulis bahwa Fossil adalah hasil dari persitiwa banjir dijaman Nuh.

    Prior to 1750 one of the most important thinkers was Niels Steensen (1638–1686), or Steno, a Dutch anatomist and geologist who established the principle of superposition: sedimentary rock layers are deposited in a successive, essentially horizontal fashion. In his Forerunner (1669) he expressed belief in a 6,000-year old earth and that organic fossils and the rock strata were laid down by the Flood.

    Banjir besar bukan sebuah Teori baru bagi para Ilmuwan, tak lama Setelah Steno masih ada banyak ilmuwan yg membuat tesis atas asumsi terjadinya banjir besar.

    the physician and geologist John Woodward (1665–1722) invoked the Flood to explain stratification and fossilisation, in An Essay Toward a Natural History of the Earth (1695). In A New Theory of the Earth (1696) William Whiston (1667–1752), Newton’s successor at Cambridge in mathematics, shared similar views to the above.

    jadi, berapa umur lapisan devon, silur, triasik, jurasik, dll? kok yg diaku-aku cuma kambrium saja? jangan karena gak tau dg lapisan lainnya, seolah lapisan2 tsb gak ada dan gak bisa ditentukan umurnya. masa kambrium aja bisa ditentukan umurnya 4500 tahun yg lain enggak.
    dan kenapa zigurat2 mesopotamia yg tua2 gak ketutup ma lapisan trilobit ya?
    usia yg pasti dari lapisan2 tanah/batuan tidak diketahui karena Radio Dating memiliki kelemahan fatal yaitu tidak ada kepastian bahwa Daughter Isotop pasti = 0 diawal terjadinya batuan.
    Kalau sebuah Stopwatch tidak dimulai dari angka 0 maka hasilnya tidak reliable.

    Evolutionist membuat perkiraan usia batuan atas dasar teori yg berputar, Teori A mendukung Teori B, Teori B mendukung Teori A.

    Tidak semua fossil di ukur usianya menggunakan Radio Dating, dan tidak semua lapisan batuan diukur usianya menggunakan Radio Dating.

    Evolutionis mencari Fossil yg banyak tersebar disuatu lapisan batuan dan jenis fossil ini harus tidak terdapat di lapisan vertikal atau sangat sedikit. Fossil ini disebut sebagai Index Fossil.
    Index Fossil ini ditentukan usianya dengan Teori Evolusi, menggunakan Tree of Life, bukan dengan Radio Dating !

    Para Evolutionis tidak menggunakan Radio Dating karena beranggapan bahwa Fossil Jutaan Tahun tidak bisa diukur dengan Carbon dan disekitarnya tidak ada batuan Vulkanis yg bisa diukur dengan Teknik Radio Dating lainnya.

    Jadi Radio Dating-Fossil-Lapisan Batuan tidak diukur secara Empiris melainkan hanya berdasarkan Teori Evolusi.

    Teori Evolusi dipakai sebagai Basis pengukuran.

    Maka saat ditemukan batuan vulkanis atau materi apapun yg bisa diukur dengan Radio Dating, hasilnya harus disamakan dengan Teori Evolusi, bukan Teori Evolusinya yg di calibrasi dengan Radio Dating.

    Contohnya saat ditemukan abu vulkanis diatas dan dibawah fosil Humanoid, Skull 1470 yg ditemukan Richard Leakey di Kenya... abu ini diukur dengan Radio Dating K-Ar dan menghasilkan usia 212-230 juta tahun !
    Hasil ini sangat bertentangan dengan Teori Evolusi yg mengatakan bahwa Human baru muncul di 2-5 juta tahun, maka hasil pengukuran Radio Dating itu di anulir !

    Lalu Evolutionis mencari2 batuan lain yg pengukuran Radio Datingnya mendekati 2,6juta tahun.
    Last edited by AsLan; 08-05-2012 at 10:16 AM.

  13. #53
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Setelah retak dan patah pun Titanik masih tetap lebih lambat tenggelam daripada paku karena masih mengandung udara yg terperangkap didalamnya, begitu juga mahluk hidup, mahluk yg lebih besar bukan berarti pasti akan tenggelam lebih dulu.
    jadi gimana ini ceritanya, Titanic kan membutuhkan waktu sampai lambungnya bener2 pecah biar air bisa masuk, hukum arcimedes sederhana bisa bekerja dimana berat jenis titanic mengalahkan gaya apungnya.

    nah, utk kasus dinosaurus. andai dinoasurus udah mati duluan sebelum banjir, artinya dinosaurus tsb udah jadi fosil dan batuan. jauh lebih berat drpd trilobit--makhluk air yg bisa berenang (bahkan seharusnya trilobit mestinya bisa selamat dr banjir besar kan? Perkiraan paling pesimis, dinosaurus hidup tepat sebelum tahun 2500SM, artinya tulang belulangnya banyak berserakan sebelumnya. tulang tetap saja jauh lebih berat drpd trilobit. dan berbeda dg titanic yg harus membuang semua gas, tulang tetap saja mengendap lebih cepat. kalaupun tulang mengendap lebih lambat drpd trilobit, ada tulang2 sebelumnya. Minimal, pasti ditemukan tulang dinosurus di bawah atau bersamaan dg ledakan kambria. pada kenyataannya enggak kan? jauh, jauh banget antara lapisan kambria dengan triasik apalagi jurasik.

    makanya, periode kehidupan dinosaurus harus diketahui dengan pasti. Kapan itu?

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Ada banyak faktor yg mempengaruhi kedalaman fossil, selain daya apung, kepadatan, berat masih ada lagi yg lainnya misalnya kemampuan lari menghindari banjir, hewan2 yg bisa berlari cepat akan mencari dataran yg lebih tinggi untuk menyelamatkan diri.
    bisa jelaskan secara detail bagaimana daya apung, kepadatan, berat, kemampuan lari dalam masalah kedalaman fosil? begitu banjir besar datang, trilobit dan para makhluk moluska yg hidup sebelum banjir mestinya bisa menyelamatkan diri drpd makhluk2 besar. kenyataannya, trilobit tak pernah ditemukan lagi pada era sejarah modern lagi. makhluk tsb sudah lama punah.

    melarikan diri kemana? kan katanya semua bumi dipenuhi air. binatang yg lari ke puncak gunung akan tetap mati, terapung-apung, tenggelam dan mengendap ke dasar, bercampur dengan lumpur.

    Karena banjir besar hanya terjadi sekali, lapisan sisa banjir hanya akan ada satu kali saja. lapisan ini akan penuh dengan segala rupa jenis hewan baik bakteri, moluska, echinodermata, hingga dinosaurus. Kenyataannya tidak demikian. Kita berbicara fakta saja. bukti fosil menunjukan ada "sekat" antara penemuan fosil trilobit, ikan, serangga, dinosaurus, mamalia. tak pernah tercampur begitu saja.

    kalau ada saja satu bukti fosil yg menunjukan ketercampuran, tak perlu diragukan, evolusi dan ilmu geologi menghadapi ancaman serius. sekarang, drpd bikin teori baru tanpa bukti, cari saja ketercampuran fosil tsb.

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Lalu ada lagi faktor habitat, ada hewan2 yg tinggal didataran rendah ada yg tinggal didataran tinggi, ada hewan yg langsung terkubur oleh lumpur ada yg memiliki waktu untuk lari.
    kan teori situh bilang, kalo banjir akan mencampuradukkan semua lapisan tanah. tak peduli hewan tsb mati dimana, akan tetap tercampur.

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Steno adalah seorang Kristen yg seumur hidup percaya Alkitab dan Banjir besar, dalam bukunya yg berjudul Forerunner ia menulis bahwa Fossil adalah hasil dari persitiwa banjir dijaman Nuh.
    Steno awalnya penganut Lutheran. dia beralih menjadi katolik pada masa dia sudah tidak muda lagi. saat dia sudah lama meninggalkan dunia penelitiannya. Tak masalah bagaimana Steno menafsirkan sendiri sainsnya seperti apa. Yang jelas, pada masa Steno, ilmu pengetahuan dan geologi masih sangat-sangat minim dan prematur. Bukti-bukti fosil juga sangat segelintir. Bahkan penemuan fosil dinosaurus juga belum terdokumentasikan.


    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Prior to 1750 one of the most important thinkers was Niels Steensen (1638–1686), or Steno, a Dutch anatomist and geologist who established the principle of superposition: sedimentary rock layers are deposited in a successive, essentially horizontal fashion. In his Forerunner (1669) he expressed belief in a 6,000-year old earth and that organic fossils and the rock strata were laid down by the Flood.

    Banjir besar bukan sebuah Teori baru bagi para Ilmuwan, tak lama Setelah Steno masih ada banyak ilmuwan yg membuat tesis atas asumsi terjadinya banjir besar.

    the physician and geologist John Woodward (1665–1722) invoked the Flood to explain stratification and fossilisation, in An Essay Toward a Natural History of the Earth (1695). In A New Theory of the Earth (1696) William Whiston (1667–1752), Newton’s successor at Cambridge in mathematics, shared similar views to the above.
    ada ilmuwan modern yg meneliti keabsahan teori banjir besar 2500SM lagi? bisa tunjukan kepada saya jurnal tulisan penelitiannya?

    Pada zaman segitu (1600-an sampai 1700an), banyak juga ilmuwan yang masih yakin bahwa bumi adalah pusat jagat raya. Mereka tidak tahu bahwa cahaya bersifat dualisme, dan galaksi tidak hanya satu bimasakti saja.


    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    usia yg pasti dari lapisan2 tanah/batuan tidak diketahui karena Radio Dating memiliki kelemahan fatal yaitu tidak ada kepastian bahwa Daughter Isotop pasti = 0 diawal terjadinya batuan.
    Lha? situh kan bilang karbon dating cuma efektif utk makhluk2 hidup "muda" di bawah 5000an tahun. Pas banjir besar 4500 tahun lalu, tentunya banyak makhluk hidup pada masa itu yg ikutan mati. pengukuran carbon dating bakal sangat akurat dan ditemukan di lapisan kambria itu. faktanya?

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Kalau sebuah Stopwatch tidak dimulai dari angka 0 maka hasilnya tidak reliable.
    makanya, kemampuan berfikir kritis dan kreatif sangat diperlukan di ranah sains. Tak perlu menjadi seorang Einstein untuk bisa menggunakan Stopwatch yg dimulai dari angka dua. jika jarus stopwatch berhenti pada angka 10, itu artinya lama durasi pengukuran tinggal dikurangi antara sepuluh dan dua.

    Hukum statigrafi Steno, persis menggunakan konsep yang sama terutama hukum pertamanya.
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Evolutionist membuat perkiraan usia batuan atas dasar teori yg berputar, Teori A mendukung Teori B, Teori B mendukung Teori A.
    namanya juga sains, harus berani diuji oleh lintas sains yg berhubungan. kalau sinkron, artinya malah menunjukan keduanya benar.
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Tidak semua fossil di ukur usianya menggunakan Radio Dating, dan tidak semua lapisan batuan diukur usianya menggunakan Radio Dating.
    nah, situh tau sendiri kalau penentuan usia fosil gak hanya dr radio dating. radio metri hanya salah satu referensi saja.
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Evolutionis mencari Fossil yg banyak tersebar disuatu lapisan batuan dan jenis fossil ini harus tidak terdapat di lapisan vertikal atau sangat sedikit. Fossil ini disebut sebagai Index Fossil.
    Index Fossil ini ditentukan usianya dengan Teori Evolusi, menggunakan Tree of Life, bukan dengan Radio Dating !

    Para Evolutionis tidak menggunakan Radio Dating karena beranggapan bahwa Fossil Jutaan Tahun tidak bisa diukur dengan Carbon dan disekitarnya tidak ada batuan Vulkanis yg bisa diukur dengan Teknik Radio Dating lainnya.

    Jadi Radio Dating-Fossil-Lapisan Batuan tidak diukur secara Empiris melainkan hanya berdasarkan Teori Evolusi.

    Teori Evolusi dipakai sebagai Basis pengukuran.
    ada yang namanya cabang ilmu geologi dan paleontologi yg bertugas khusus melakukan pengukuran. Keduanya secara independen melakukan pengukuran sendiri. Evolusi sendiri lebih dekat ke cabang sains biologi (makanya ada yg namanya turunan sains yg bernama "biologi molekuler" atau "evolusi molekuler"). Ahli evolusi belum tentu pakar biologi--keduanya terpaut jauh. Perintisan pengembangan ilmu geologi sendiri jauh sebelum evolusi dirumuskan darwin.

    Anda berani bilang bahwa para geolog kongkalikong dg ahli evolusi? Atau mau mengatakan bahwa geologi juga bukan sains?

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Maka saat ditemukan batuan vulkanis atau materi apapun yg bisa diukur dengan Radio Dating, hasilnya harus disamakan dengan Teori Evolusi, bukan Teori Evolusinya yg di calibrasi dengan Radio Dating.

    Contohnya saat ditemukan abu vulkanis diatas dan dibawah fosil Humanoid, Skull 1470 yg ditemukan Richard Leakey di Kenya... abu ini diukur dengan Radio Dating K-Ar dan menghasilkan usia 212-230 juta tahun !
    Hasil ini sangat bertentangan dengan Teori Evolusi yg mengatakan bahwa Human baru muncul di 2-5 juta tahun, maka hasil pengukuran Radio Dating itu di anulir !

    Lalu Evolutionis mencari2 batuan lain yg pengukuran Radio Datingnya mendekati 2,6juta tahun.
    Anda sendiri sudah baca belum bukunya Richard Leakey? Kalau kesulitan membaca bukunya dalam bahasa Inggris, Kepustakaan Populer Gramedia telah menerjemahkan satu buku Leakey yg dengan judul "Asal-usul Manusia" yg merupakan rangkaian seri master sains.

    Memangnya fosil berusia 212-230 juta tahun itu manusia modern seperti sekarang? wow.. gak nyangka ada yg lebih tua drpd Adam-nya biblikal.
    you can also find me here

  14. #54
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by Δx Δp ≥ ½ ħ View Post
    jadi gimana ini ceritanya, Titanic kan membutuhkan waktu sampai lambungnya bener2 pecah biar air bisa masuk, hukum arcimedes sederhana bisa bekerja dimana berat jenis titanic mengalahkan gaya apungnya.

    Semua orang juga tahu kalau Titanic itu tenggelam, tapi kan yg sala bilang mana ygg lebih cepat tenggelam, Titanic apa Paku.

    nah, utk kasus dinosaurus. andai dinoasurus udah mati duluan sebelum banjir, artinya dinosaurus tsb udah jadi fosil dan batuan. jauh lebih berat drpd trilobit--makhluk air yg bisa berenang (bahkan seharusnya trilobit mestinya bisa selamat dr banjir besar kan? Perkiraan paling pesimis, dinosaurus hidup tepat sebelum tahun 2500SM, artinya tulang belulangnya banyak berserakan sebelumnya. tulang tetap saja jauh lebih berat drpd trilobit. dan berbeda dg titanic yg harus membuang semua gas, tulang tetap saja mengendap lebih cepat. kalaupun tulang mengendap lebih lambat drpd trilobit, ada tulang2 sebelumnya. Minimal, pasti ditemukan tulang dinosurus di bawah atau bersamaan dg ledakan kambria. pada kenyataannya enggak kan? jauh, jauh banget antara lapisan kambria dengan triasik apalagi jurasik.

    makanya, periode kehidupan dinosaurus harus diketahui dengan pasti. Kapan itu?
    Dinosaurus hidup bersama manusia.
    Kapal Nuh juga mengangkut Dinosaurus, kira2 100 jenis Dinosaurus yg berbeda, tentunya bukan yg berusia dewasa.



    bisa jelaskan secara detail bagaimana daya apung, kepadatan, berat, kemampuan lari dalam masalah kedalaman fosil? begitu banjir besar datang, trilobit dan para makhluk moluska yg hidup sebelum banjir mestinya bisa menyelamatkan diri drpd makhluk2 besar. kenyataannya, trilobit tak pernah ditemukan lagi pada era sejarah modern lagi. makhluk tsb sudah lama punah.
    Tidak semua binatang yg diselamatkan oleh Nuh pasti survive sampai sekarang, banyak binatang yg mengalami kepunahan hingga jaman modern.


    melarikan diri kemana? kan katanya semua bumi dipenuhi air. binatang yg lari ke puncak gunung akan tetap mati, terapung-apung, tenggelam dan mengendap ke dasar, bercampur dengan lumpur.
    ya memang begitu, meskipun akhirnya tetap tenggelam tapi pasti mereka mencoba melarikan diri terlebih dahulu ketempat yg lebih tinggi dan tenggelam belakangan setelah mahluk2 lain yg lebih lambat terkubur di endapan yg lebih dalam baru kemudian mereka terkubur di lapisan atasnya.


    Karena banjir besar hanya terjadi sekali, lapisan sisa banjir hanya akan ada satu kali saja. lapisan ini akan penuh dengan segala rupa jenis hewan baik bakteri, moluska, echinodermata, hingga dinosaurus. Kenyataannya tidak demikian. Kita berbicara fakta saja. bukti fosil menunjukan ada "sekat" antara penemuan fosil trilobit, ikan, serangga, dinosaurus, mamalia. tak pernah tercampur begitu saja.
    Nggak gitu dong, meskipun banjir hanya sekali tapi lapisan endapan akan tetap terjadi, coba saja kamu campurkan pasir besi dengan pasir kapur lalu aduk di air, lihat bagaimana lapisan endapan akan terbentuk.



    kalau ada saja satu bukti fosil yg menunjukan ketercampuran, tak perlu diragukan, evolusi dan ilmu geologi menghadapi ancaman serius. sekarang, drpd bikin teori baru tanpa bukti, cari saja ketercampuran fosil tsb.
    coba saja lakukan percobaan, larutkan berbagai macam jenis pasir dan benda2 di air lalu biarkan mereka mengendap, pasti akan terjadi lapisan2 sesuai dengan kecepatan endapan.


    kan teori situh bilang, kalo banjir akan mencampuradukkan semua lapisan tanah. tak peduli hewan tsb mati dimana, akan tetap tercampur.
    Air yg datang Mengaduk lapisan tanah bukan berarti endapan yg terjadi kemudian akan tercampur, harap dibedakan.


    Steno awalnya penganut Lutheran. dia beralih menjadi katolik pada masa dia sudah tidak muda lagi. saat dia sudah lama meninggalkan dunia penelitiannya. Tak masalah bagaimana Steno menafsirkan sendiri sainsnya seperti apa. Yang jelas, pada masa Steno, ilmu pengetahuan dan geologi masih sangat-sangat minim dan prematur. Bukti-bukti fosil juga sangat segelintir. Bahkan penemuan fosil dinosaurus juga belum terdokumentasikan.
    Situ duluan yg mengutip steno, Steno sendiri yg membuat hukum pengendapan percaya bahwa lapisan tanah dan fossil adalah akibat banjir besar.


    ada ilmuwan modern yg meneliti keabsahan teori banjir besar 2500SM lagi? bisa tunjukan kepada saya jurnal tulisan penelitiannya?
    lu kira semua argumentasi gw itu gw sendiri yg bikin ?
    Banyak sekali Scientist yg membuat penelitian Geologi atas asumsi banjir besar.


    Spoiler for baumgardner:
    Upon realization that Noah’s Flood involved a planetary-scale tectonic catastrophe, he entered a Ph.D. program in geophysics at UCLA in order to obtain the expertise and credentials to address the problem of the mechanism of the Genesis Flood at a professional scientific level. His Ph.D. thesis research involved the development of a 3-D spherical-shell finite-element model for the earth's mantle, a program now known as TERRA.
    Upon completing his Ph.D. in geophysics and space physics, he accepted a position as a staff scientist in the Theoretical Division at Los Alamos National Laboratory, where he has continued his research in planetary mantle dynamics, including the potential for catastrophic mantle overturn. He has presented papers describing this mechanism for the Genesis Flood, now known as “catastrophic plate tectonics,” at three International Conferences on Creationism held in Pittsburgh, Pennsylvania.
    Dr. Baumgardner’s current technical work at Los Alamos includes development of a new global ocean model for investigating climate change. He is also currently a member of the Radioisotopes and the Age of the Earth (RATE) committee and an adjunct faculty member of the Institute for Creation Research.
    Education
    B.S., Texas Tech University, Lubbock, 1968
    M.S., Electrical Engineering, Princeton University, Princeton, NJ, 1970
    M.S., Geophysics and Space Physics, University of California, Los Angeles, 1981
    Ph.D., Geophysics and Space Physics, University of California, Los Angeles, 1983


    Ilmu Geologi yg berdasarkan asumsi banjir besar disebut Catastrophism silahkan google sendiri.

    Pada zaman segitu (1600-an sampai 1700an), banyak juga ilmuwan yang masih yakin bahwa bumi adalah pusat jagat raya. Mereka tidak tahu bahwa cahaya bersifat dualisme, dan galaksi tidak hanya satu bimasakti saja.
    O ya? dan elu mengutip Steno yg hidup di masa itu


    Lha? situh kan bilang karbon dating cuma efektif utk makhluk2 hidup "muda" di bawah 5000an tahun. Pas banjir besar 4500 tahun lalu, tentunya banyak makhluk hidup pada masa itu yg ikutan mati. pengukuran carbon dating bakal sangat akurat dan ditemukan di lapisan kambria itu. faktanya?
    Sudah banyak penelitian yg menemukan Fossil2 yg katanya berasal dari jutaan tahun ternyata masih mengandung jejak Carbon 14
    Jadi meskipun teknik Carbon tidak bisa akurat menentukan usia fossil, teknik ini tetap bisa membantah usia "jutaan tahun"


    makanya, kemampuan berfikir kritis dan kreatif sangat diperlukan di ranah sains. Tak perlu menjadi seorang Einstein untuk bisa menggunakan Stopwatch yg dimulai dari angka dua. jika jarus stopwatch berhenti pada angka 10, itu artinya lama durasi pengukuran tinggal dikurangi antara sepuluh dan dua.
    wkowkwow... Masalahnya kan kita gak tahu Stopwatch berasal dari 0 apa tidak, ya jelas aja kita juga gak tahu apakah Stopwatch itu berasal dari angka 2 apa 3 apa 10


    namanya juga sains, harus berani diuji oleh lintas sains yg berhubungan. kalau sinkron, artinya malah menunjukan keduanya benar.
    wkowkow... secara logika sudah jelas antara yg benar-benar pasti singkron, benar-salah pasti tidak singkron, nah ini kan kasusnya salah-salah bisa tidak singkron juga bisa singkron, singkron karena sama2 salah


    [/quote]


    nah, situh tau sendiri kalau penentuan usia fosil gak hanya dr radio dating. radio metri hanya salah satu referensi saja.

    ada yang namanya cabang ilmu geologi dan paleontologi yg bertugas khusus melakukan pengukuran. Keduanya secara independen melakukan pengukuran sendiri. Evolusi sendiri lebih dekat ke cabang sains biologi (makanya ada yg namanya turunan sains yg bernama "biologi molekuler" atau "evolusi molekuler"). Ahli evolusi belum tentu pakar biologi--keduanya terpaut jauh. Perintisan pengembangan ilmu geologi sendiri jauh sebelum evolusi dirumuskan darwin.

    Anda berani bilang bahwa para geolog kongkalikong dg ahli evolusi? Atau mau mengatakan bahwa geologi juga bukan sains?
    Ok jadi udah konfirm ya bahwa pengukuran usia Fossil bukan berdasar pengukuran Empiris tapi hanya berdasar Teori Evolusi.

    Usia Fossil ditentukan oleh Teori Evolusi, lalu kemudian Teori Evolusi dibuktikan oleh usia Fossil



    Anda sendiri sudah baca belum bukunya Richard Leakey? Kalau kesulitan membaca bukunya dalam bahasa Inggris, Kepustakaan Populer Gramedia telah menerjemahkan satu buku Leakey yg dengan judul "Asal-usul Manusia" yg merupakan rangkaian seri master sains.

    Memangnya fosil berusia 212-230 juta tahun itu manusia modern seperti sekarang? wow.. gak nyangka ada yg lebih tua drpd Adam-nya biblikal.
    hohoho...

    Udah dibaca dengan benar tulisan gw diatas ?

    Pada kasus Richard Leakey,
    Pengukuran Radio Dating yg menunjukkan 200juta tahun dianulir karena bertentangan dengan Teori Evolusi.
    Lalu dicari2 batuan lain yg bisa mendukung Teori Evolusi.
    Last edited by AsLan; 08-05-2012 at 12:34 PM.

  15. #55
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    usia yg pasti dari lapisan2 tanah/batuan tidak diketahui karena Radio Dating memiliki kelemahan fatal yaitu tidak ada kepastian bahwa Daughter Isotop pasti = 0 diawal terjadinya batuan.
    Kalau sebuah Stopwatch tidak dimulai dari angka 0 maka hasilnya tidak reliable.
    Justru hal2 seperti itu sudah diantisipasi dlm penanggalan radioaktif. Caranya dgn mengukur kadar isotop anak yg radioaktif terhadap isotop anak yg stabil. Kemudian dibuatkan garis regresi linier. Dari kemiringan garis tsb dapat diketahui usia batuannya (yg pernah praktikum fisika dasar pasti biasa dgn metode regresi linier tsb). Jadi tidak selalu dimulai dgn asumsi isotop anak mula-mula 0.

    Sains sangat hati2 dlm menentukan kuantitas sesuatu. Jika sains ingin mengetahui sudah berapa lama batuan terbentuk, maka segala kemungkinan diperhatikan, bahkan perlu konfirmasi dgn metode yg berbeda. Sains tidak menentukan dulu umurnya harus sekian, melainkan meningkatkan evidensi dari suatu hasil pengukuran melalui pengukuran2 lainnya.

    Sangat berbeda dgn evangelist, yg menentukan dulu umur bumi sekian, kemudian dgn segala cara dicocok2an. Mosok yg beginian mau dimasukin ke kurikulum pendidikan? Apa mau mengajarkan cara2 memanipulasi pada anak didik? Bisa2 anak didik jadi koruptor semua nanti. Jadi gerakan evangelist ini perlu dihambat dan bila perlu dihentikan karena sangat merugikan moralitas anak didik dan generasi muda. Sejarah sudah membuktikan itu.

    Alternatifnya adalah reinterpretasi teks2 kitab suci. Dgn reinterpretasi, justru pemahaman pada kitab suci tsb akan semakin baik. Caranya? Perlakukan kitab suci sbg firman tuhan yg diturunkan sesuai situasi dan kondisi zaman pada saat itu. Jadi, tuhan berdialektika dengan zaman. Dgn begitu, ente tetap seorang teis, sehingga terbebas dari ancaman neraka, lalu setelah mati nanti, melenggang masuk surga.


  16. #56
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Justru hal2 seperti itu sudah diantisipasi dlm penanggalan radioaktif. Caranya dgn mengukur kadar isotop anak yg radioaktif terhadap isotop anak yg stabil. Kemudian dibuatkan garis regresi linier. Dari kemiringan garis tsb dapat diketahui usia batuannya (yg pernah praktikum fisika dasar pasti biasa dgn metode regresi linier tsb). Jadi tidak selalu dimulai dgn asumsi isotop anak mula-mula 0.

    Sains sangat hati2 dlm menentukan kuantitas sesuatu. Jika sains ingin mengetahui sudah berapa lama batuan terbentuk, maka segala kemungkinan diperhatikan, bahkan perlu konfirmasi dgn metode yg berbeda. Sains tidak menentukan dulu umurnya harus sekian, melainkan meningkatkan evidensi dari suatu hasil pengukuran melalui pengukuran2 lainnya.

    Sangat berbeda dgn evangelist, yg menentukan dulu umur bumi sekian, kemudian dgn segala cara dicocok2an. Mosok yg beginian mau dimasukin ke kurikulum pendidikan? Apa mau mengajarkan cara2 memanipulasi pada anak didik? Bisa2 anak didik jadi koruptor semua nanti. Jadi gerakan evangelist ini perlu dihambat dan bila perlu dihentikan karena sangat merugikan moralitas anak didik dan generasi muda. Sejarah sudah membuktikan itu.

    Alternatifnya adalah reinterpretasi teks2 kitab suci. Dgn reinterpretasi, justru pemahaman pada kitab suci tsb akan semakin baik. Caranya? Perlakukan kitab suci sbg firman tuhan yg diturunkan sesuai situasi dan kondisi zaman pada saat itu. Jadi, tuhan berdialektika dengan zaman. Dgn begitu, ente tetap seorang teis, sehingga terbebas dari ancaman neraka, lalu setelah mati nanti, melenggang masuk surga.

    ya ampun purb, lu ngomong apaan ?
    Kita lagi membahas Radio Carbon 14 !

    Caranya dengan membandingkan Rasio Karbon 12 - Karbon 14 yang ada di fossil dengan Rasio Karbon 12 - Karbon 14 yg ada di mahluk hidup saat ini.

    Masalah utamanya adalah apakah kondisi alam masa lalu sama dengan kondisi alam masa kini ?

    Mahluk hidup masa kini bisa memiliki karbon 14 ditubuhnya karena radiasi kosmic, begitu juga dengan mahluk hidup dimasa lalu.

    Tapi apakah radiasi kosmic yg membentuk isotop C14 itu sama intensitasnya antara masa kini dengan masa lalu ?

    Kalau dimasa lalu atmosfir bumi bisa menahan radiasi dengan lebih baik maka dipastikan jumlah C14 pada mahluk masa lalu lebih kecil, tapi tidak ada orang yg bisa memastikan hal itu.

    Komentar lu yg lain tolong dikurangi lah, terlalu panjang dan OOT, bikin ribet.

  17. #57
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Dinosaurus hidup bersama manusia.
    Kapal Nuh juga mengangkut Dinosaurus, kira2 100 jenis Dinosaurus yg berbeda, tentunya bukan yg berusia dewasa.
    Aha, artinya keluar juga teori ini. 100 jenis dinosaurus? Padahal dinosaurus banyak jenisnya ribuan bahkan utu belum ketemu semuanya... begitupun ratusan juta spesies serangga, kumbang, tanaman dan makhluk lain. kenapa Noah tidak menyelamatkan semuanya? *kok jadi inget film Jurassic Park ya? yg mengevakuasi seekor T-Rex pake kapal laut dna pas kapal laut mendarat, semuanya dicabik2 T-Rex*

    Jadi, dalam waktu 4500 tahun, 200 dinosaurus (berpasangan jantan-betina kan?) itu punah semuanya tanpa sempat berkembang biak? kenapa gak ditemukan fosil dinosurus yg berusia 4500 tahun? Mengapa mereka bisa bertahan, padahal tikus saja bisa bertahan dan ada di seluruh penjuru dunia termasuk kutub.

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Tidak semua binatang yg diselamatkan oleh Nuh pasti survive sampai sekarang, banyak binatang yg mengalami kepunahan hingga jaman modern.
    artinya, Noah menyelamatkan lebih banyak makhluk hidup JAUH lebih banyak drpd ratusan juta spesies yg dikenal dan bertahan sampai dewasa ini. katakanlah 2x lebih banyak. begitu? artinya, zaman sebelum banjir besar, ada jauh lebih banyak spesies m.h drpd zaman sekarang. kenapa catatan fosil mengatakan hal sebaliknya?

    btw, ukuran bahteranya segede apa untuk menampung ratusan juta spesies, dan bagaimana Noah mengatasi masalah persediaan makanan, sanitasi, dll selama banjir?


    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    ya memang begitu, meskipun akhirnya tetap tenggelam tapi pasti mereka mencoba melarikan diri terlebih dahulu ketempat yg lebih tinggi dan tenggelam belakangan setelah mahluk2 lain yg lebih lambat terkubur di endapan yg lebih dalam baru kemudian mereka terkubur di lapisan atasnya.

    Nggak gitu dong, meskipun banjir hanya sekali tapi lapisan endapan akan tetap terjadi, coba saja kamu campurkan pasir besi dengan pasir kapur lalu aduk di air, lihat bagaimana lapisan endapan akan terbentuk.

    coba saja lakukan percobaan, larutkan berbagai macam jenis pasir dan benda2 di air lalu biarkan mereka mengendap, pasti akan terjadi lapisan2 sesuai dengan kecepatan endapan.
    yg berat duluan tenggelam. trilobit yg bisa berenang dan ringat, harusnya terapung2 dulu dalam adukan air banjir sementara tulang belulang makhluk2 besar termasuk manusia dan dinosaurus mengendap duluan.

    Teori situh kan bilang selama banjir, lapisan tanah teraduk-aduk termasuk tanah tua. Jadi trilobit mana sempet mengendap, semuanya keaduk berbarengan dan mengendap berbedaan waktu. yg berat duluan ngendap, jelas tulang makhluk2 hidup yg mati sebelumnya duluan mengendap. trilobit yg ringan malah akan melayang2 di air. kecuali, trilobit mati duluan karena dia hidup di air langsung mati karena banjir. lalu tempat mati si trilobit gak keaduk dan nempel ketat sehingga gak keaduk.

    teori fisika macam apa yg bisa menjelaskan hal absurd itu?

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Air yg datang Mengaduk lapisan tanah bukan berarti endapan yg terjadi kemudian akan tercampur, harap dibedakan.
    terus bagaimana yg "bener"nya?

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Situ duluan yg mengutip steno, Steno sendiri yg membuat hukum pengendapan percaya bahwa lapisan tanah dan fossil adalah akibat banjir besar.
    iya, saya yg duluan ngutip. dan saya tak mempermasalahkan keyakinan Steno. Hanya saja patut digarisbawahi pengetahuan sains zaman Steno hidup masih sangat prematur. Lagian di ilmu geologi sekarang, hukum steno mengalami modifikasi.

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    lu kira semua argumentasi gw itu gw sendiri yg bikin ?
    Banyak sekali Scientist yg membuat penelitian Geologi atas asumsi banjir besar.
    Spoiler for baumgardner:
    Upon realization that Noah’s Flood involved a planetary-scale tectonic catastrophe, he entered a Ph.D. program in geophysics at UCLA in order to obtain the expertise and credentials to address the problem of the mechanism of the Genesis Flood at a professional scientific level. His Ph.D. thesis research involved the development of a 3-D spherical-shell finite-element model for the earth's mantle, a program now known as TERRA.
    Upon completing his Ph.D. in geophysics and space physics, he accepted a position as a staff scientist in the Theoretical Division at Los Alamos National Laboratory, where he has continued his research in planetary mantle dynamics, including the potential for catastrophic mantle overturn. He has presented papers describing this mechanism for the Genesis Flood, now known as “catastrophic plate tectonics,” at three International Conferences on Creationism held in Pittsburgh, Pennsylvania.
    Dr. Baumgardner’s current technical work at Los Alamos includes development of a new global ocean model for investigating climate change. He is also currently a member of the Radioisotopes and the Age of the Earth (RATE) committee and an adjunct faculty member of the Institute for Creation Research.
    Education
    B.S., Texas Tech University, Lubbock, 1968
    M.S., Electrical Engineering, Princeton University, Princeton, NJ, 1970
    M.S., Geophysics and Space Physics, University of California, Los Angeles, 1981
    Ph.D., Geophysics and Space Physics, University of California, Los Angeles, 1983


    Ilmu Geologi yg berdasarkan asumsi banjir besar disebut Catastrophism silahkan google sendiri.
    dari resumenya, hanya dijelaskan dia membuat paper mengenai potensi banjir katastropik dan mekanismenya. Tidak dijelaskan apakah dalam banjir itu semua kehidupan tersapu rata dan juga tidak dirinci bagaimana mekanisme pengendapan banjirnya. mana deh, saya mau baca dulu papernya kalau ada.

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    wkowkwow... Masalahnya kan kita gak tahu Stopwatch berasal dari 0 apa tidak, ya jelas aja kita juga gak tahu apakah Stopwatch itu berasal dari angka 2 apa 3 apa 10
    lha? tinggal diliat saja, pas awal pengukuran stopwatch menujukan angka berapa lalu pas akhir pengukuran menunjukan angka berapa? kalau stopwatchnya rusak gak bergerak, yah cari stopwatch baru, atau pake metode pengukuran waktu lain. kalau perlu pake jam dinding bahkan gelas pasir.

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    wkowkow... secara logika sudah jelas antara yg benar-benar pasti singkron, benar-salah pasti tidak singkron, nah ini kan kasusnya salah-salah bisa tidak singkron juga bisa singkron, singkron karena sama2 salah

    Ok jadi udah konfirm ya bahwa pengukuran usia Fossil bukan berdasar pengukuran Empiris tapi hanya berdasar Teori Evolusi.

    Usia Fossil ditentukan oleh Teori Evolusi, lalu kemudian Teori Evolusi dibuktikan oleh usia Fossil
    berarti konfirm yah, ilmu geologi modern juga palsu, plus sains kimia inti dan fisika radiometri juga?

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Udah dibaca dengan benar tulisan gw diatas ?

    Pada kasus Richard Leakey,
    Pengukuran Radio Dating yg menunjukkan 200juta tahun dianulir karena bertentangan dengan Teori Evolusi.
    Lalu dicari2 batuan lain yg bisa mendukung Teori Evolusi.
    dalam sains, pengukuran ulang dan koreksi bukan barang tabu. koreksi dan perhitungan ulang sangat dipersilahkan. inget kasus pengukuran kecepatan cahaya? harganya terus dikoreksi jika ditemukan pengukuran-pengukuran terbaru yg membuktikan pengukuran sbelumnya tidak tepat/akurat/dll.

    nah udah baca sendiri gak bukunya Leakey. kan harusnya Leakey yg uring2an karena penemuannya dianulir begitu saja? Dia seorang evolusionis dan Katolik yg taat ngomong-ngomong.
    you can also find me here

  18. #58
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    ya ampun purb, lu ngomong apaan ?
    Kita lagi membahas Radio Carbon 14 !

    Caranya dengan membandingkan Rasio Karbon 12 - Karbon 14 yang ada di fossil dengan Rasio Karbon 12 - Karbon 14 yg ada di mahluk hidup saat ini. Masalah utamanya adalah apakah kondisi alam masa lalu sama dengan kondisi alam masa kini ? Mahluk hidup masa kini bisa memiliki karbon 14 ditubuhnya karena radiasi kosmic, begitu juga dengan mahluk hidup dimasa lalu. Tapi apakah radiasi kosmic yg membentuk isotop C14 itu sama intensitasnya antara masa kini dengan masa lalu ? Kalau dimasa lalu atmosfir bumi bisa menahan radiasi dengan lebih baik maka dipastikan jumlah C14 pada mahluk masa lalu lebih kecil, tapi tidak ada orang yg bisa memastikan hal itu.
    Yg gw komentarin sebelumnya adalah tulisan lu mengenai umur batuan. Trus sekarang jadi penanggalan karbon? Sinar kosmik? Itu bukan masalah besar, kan ada kurva kalibrasinya. Jadi, gak ada masalah dgn penanggalan radioaktif, baik utk batuan maupun fosil.


  19. #59
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by Δx Δp ≥ ½ ħ View Post
    Aha, artinya keluar juga teori ini. 100 jenis dinosaurus? Padahal dinosaurus banyak jenisnya ribuan bahkan utu belum ketemu semuanya... begitupun ratusan juta spesies serangga, kumbang, tanaman dan makhluk lain. kenapa Noah tidak menyelamatkan semuanya? *kok jadi inget film Jurassic Park ya? yg mengevakuasi seekor T-Rex pake kapal laut dna pas kapal laut mendarat, semuanya dicabik2 T-Rex*
    Kenapa hanya 100 ? karena Noah hanya menyelamatkan "tiap jenis" mahluk hidup, bukan tiap variasi species.
    Lalu tiap jenis mahluk hidup ini bisa berkembang biak menjadi beragam dengan Mutasi, Variasi dan Adaptasi.
    Selain itu Mahluk hidup yg diselamatkan juga tidak harus yg berusia dewasa dan sudah berukuran besar, yg paling penting adalah mahluk itu sudah memiliki perpustakaan variasi jenisnya dalam DNA nya.


    Jadi, dalam waktu 4500 tahun, 200 dinosaurus (berpasangan jantan-betina kan?) itu punah semuanya tanpa sempat berkembang biak? kenapa gak ditemukan fosil dinosurus yg berusia 4500 tahun? Mengapa mereka bisa bertahan, padahal tikus saja bisa bertahan dan ada di seluruh penjuru dunia termasuk kutub.
    Mengapa tidak ditemukan fossil dinosaurus yg berusia 4500 tahun ?
    Jawabannya bukan tidak ditemukan melainkan Fossil2 itu tidak diketahui usia sebenarnya karena metoda pengukuran usia dengan Radio Dating tidak cukup akurat.

    Metoda Pengukuran usia dengan Tree of Life dari Teori Evolusi juga tidak digunakan oleh ilmuwan2 yg tidak percaya Teori Evolusi.

    artinya, Noah menyelamatkan lebih banyak makhluk hidup JAUH lebih banyak drpd ratusan juta spesies yg dikenal dan bertahan sampai dewasa ini. katakanlah 2x lebih banyak. begitu? artinya, zaman sebelum banjir besar, ada jauh lebih banyak spesies m.h drpd zaman sekarang. kenapa catatan fosil mengatakan hal sebaliknya?

    btw, ukuran bahteranya segede apa untuk menampung ratusan juta spesies, dan bagaimana Noah mengatasi masalah persediaan makanan, sanitasi, dll selama banjir?
    sudah saya jelaskan berkali2 bahwa Nuh tidak harus menyelamatkan semua jenis variasi genetik, yg penting dia menyelamatkan tiap jenis mahluk hidup yg dalam genetikanya menyimpan keragaman genetis.


    yg berat duluan tenggelam. trilobit yg bisa berenang dan ringat, harusnya terapung2 dulu dalam adukan air banjir sementara tulang belulang makhluk2 besar termasuk manusia dan dinosaurus mengendap duluan.
    Kalau habitat Trilobit berada didekat laut ada kemungkinan ia langsung terkena endapan lumpur.


    Teori situh kan bilang selama banjir, lapisan tanah teraduk-aduk termasuk tanah tua. Jadi trilobit mana sempet mengendap, semuanya keaduk berbarengan dan mengendap berbedaan waktu. yg berat duluan ngendap, jelas tulang makhluk2 hidup yg mati sebelumnya duluan mengendap. trilobit yg ringan malah akan melayang2 di air. kecuali, trilobit mati duluan karena dia hidup di air langsung mati karena banjir. lalu tempat mati si trilobit gak keaduk dan nempel ketat sehingga gak keaduk.
    Banjir Global membawa air dan lumpur, kalau Trilobit langsung terkena lumpur ya langsung mengendap.



    lha? tinggal diliat saja, pas awal pengukuran stopwatch menujukan angka berapa lalu pas akhir pengukuran menunjukan angka berapa? kalau stopwatchnya rusak gak bergerak, yah cari stopwatch baru, atau pake metode pengukuran waktu lain. kalau perlu pake jam dinding bahkan gelas pasir.
    Gw jelasin pelan2 ya pake analogi stopwatch...

    Kalau lu nemu stopwatch yg sedang Counting dan angkanya menunjukkan 1jt tahun, bagaimana lu tahu bahwa stopwatch itu memang berasal dari 1jt tahun yg lalu ?

    1jt tahun yg lalu lu belum lahir dan tak ada orang yg masih hidup saat ini menyaksikan awal dari stopwatch itu.

    kita hanya bisa tahu :
    1. Stopwatch itu mengukur waktu dengan kecepatan yg benar
    2. Stopwatch itu menunjukkan angka 1 jt tahun

    Kita tidak tahu:
    1. Di angka berapa stopwatch itu mulai, bisa di angka 0 atau 450rb tahun


    berarti konfirm yah, ilmu geologi modern juga palsu, plus sains kimia inti dan fisika radiometri juga?
    Nope, hanya Teori Evolusi saja yg palsu karena ilmu ini tidak mau setia pada kebenaran dan memaksa kebenaran untuk tunduk pada teori itu sendiri.

    dalam sains, pengukuran ulang dan koreksi bukan barang tabu. koreksi dan perhitungan ulang sangat dipersilahkan. inget kasus pengukuran kecepatan cahaya? harganya terus dikoreksi jika ditemukan pengukuran-pengukuran terbaru yg membuktikan pengukuran sbelumnya tidak tepat/akurat/dll.
    Betul pengukuran ulang bukan hal yg tabu, tapi alasan menganulir hasil2 pengukuran Empiris yg dilakukan dengan teliti hanya karena bertentangan dengan teori Evolusi adalah absurd, harusnya Teori itu yg diubah berdasarkan pengukuran empiris.

    ---------- Post added at 07:27 PM ---------- Previous post was at 07:22 PM ----------

    Quote Originally Posted by purba View Post
    Yg gw komentarin sebelumnya adalah tulisan lu mengenai umur batuan. Trus sekarang jadi penanggalan karbon? Sinar kosmik? Itu bukan masalah besar, kan ada kurva kalibrasinya. Jadi, gak ada masalah dgn penanggalan radioaktif, baik utk batuan maupun fosil.

    halah ngaco aja lu purb, kurva kalibrasi dari hongkong ?

    nih gw kasi satu persamaan matematika yg sederhana :

    a + b = 6

    Selama2nya angka a dan b tidak akan bisa diketahui, lu pake teknik paling canggih atau komputer paling super juga gak bakal tahu berapa nilai a dan nilai b.

  20. #60
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Kenapa hanya 100 ? karena Noah hanya menyelamatkan "tiap jenis" mahluk hidup, bukan tiap variasi species.
    Lalu tiap jenis mahluk hidup ini bisa berkembang biak menjadi beragam dengan Mutasi, Variasi dan Adaptasi.
    Selain itu Mahluk hidup yg diselamatkan juga tidak harus yg berusia dewasa dan sudah berukuran besar, yg paling penting adalah mahluk itu sudah memiliki perpustakaan variasi jenisnya dalam DNA nya.
    artinya, nanti tiap m.h yg diselamatkan mengalami spesiasi yg dipercepat? jika evolusi mememerlukan waktu ratusan bahkan ribuan generasi, karena teori banjir besar hanya 4500 tahun, maka spesiasi hanya berlangsung beberapa generasi. begitu? berapa generasi hingga satu dua ekor burung finch yg diselamatkan menjadi belasan spesies burung finch di kepulauan galapagos?

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Mengapa tidak ditemukan fossil dinosaurus yg berusia 4500 tahun ?
    Jawabannya bukan tidak ditemukan melainkan Fossil2 itu tidak diketahui usia sebenarnya karena metoda pengukuran usia dengan Radio Dating tidak cukup akurat.

    Metoda Pengukuran usia dengan Tree of Life dari Teori Evolusi juga tidak digunakan oleh ilmuwan2 yg tidak percaya Teori Evolusi.
    kenapa tidak ditemukan dinosaurus pada lapisan yg sama dg trilobit atau dibawahnya?

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Kalau habitat Trilobit berada didekat laut ada kemungkinan ia langsung terkena endapan lumpur.

    Banjir Global membawa air dan lumpur, kalau Trilobit langsung terkena lumpur ya langsung mengendap.
    lumpur gak kena adukan tapi batuan dan tanah tua di bawah lumpur kena pengadukan, begitu?

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Gw jelasin pelan2 ya pake analogi stopwatch...

    Kalau lu nemu stopwatch yg sedang Counting dan angkanya menunjukkan 1jt tahun, bagaimana lu tahu bahwa stopwatch itu memang berasal dari 1jt tahun yg lalu ?

    1jt tahun yg lalu lu belum lahir dan tak ada orang yg masih hidup saat ini menyaksikan awal dari stopwatch itu.

    kita hanya bisa tahu :
    1. Stopwatch itu mengukur waktu dengan kecepatan yg benar
    2. Stopwatch itu menunjukkan angka 1 jt tahun

    Kita tidak tahu:
    1. Di angka berapa stopwatch itu mulai, bisa di angka 0 atau 450rb tahun
    tinggal dicek, apakah jarum stopwatchnya jalan atau tidak. kalau jalan terus dan gak pernah berhenti, ambil kesimpulan dianggap mukai dari 0 sampai ditemukan bukti bahwa stopwatch itu pernah berhenti di tengah jalan buat ganti baru. selama tidak ditemukan bukti bahwa jarum stopwatch tidak berhenti dan jarumnya menunjukan pergerakan yg konsisten, maka itulah yg dipakai. itulah sains. itu sebabnya teori2 sains selalu diubah jika ada bukti dan fakta baru dan ada teori yg bisa menjelaskan lebih baik.

    dan tentu saja gak hanya stopwatch tunggal yg dipakai, dalam kasus evolusi, ilmu yang digunakan itu sangat lintas disiplin, semuanya bekerja secara independen.
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Nope, hanya Teori Evolusi saja yg palsu karena ilmu ini tidak mau setia pada kebenaran dan memaksa kebenaran untuk tunduk pada teori itu sendiri.
    semua pengukuran geologi menujukan bahwa umur batuan kambrium 500an juta tahun, bukan 4500 tahun. artinya geologi salah? kalau gak percaya, coba saja tanya ke anak geologi, dosen geologi, buku geologi. bahkan mereka belum tentu ngerti evolusi dan tidak berkaitan dg evolusi juga.

    dg mengatakan kambria berumur 4500 tahun, berarti situh mengatakan bahwa geologi salah. begitu kan? ilmu geologi modern itu palsu?
    you can also find me here

Page 3 of 5 FirstFirst 12345 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •