Ehhh... I think this time it's a bit different.
Dan gue termasuk berani bilang bahwa Dangdut itu beneran Musik. Liat aja abang Haji kita, terus bunda Camelia Malik, A. Rafiq... umurnya udah pada berapa ? dan masih sanggup bikin orang goyang. Walaupun, di usia sekarang, mungkin yang goyang tinggal jempolnya aja.
Cuman aja gue nggak suka alirannya. There's a distinct lack of screamin'.
Sejujurnya, gue berenti ngeliat rendah dangdut saat gue liat dengan mata sendiri Camelia Malik nge-dangdut tanpa goyang. Dengan kostum kayak ibu2 mau dateng arisan PKK. Tanpa keyboard listrik. Duduk manis di bangku, cuma di temani mike, backup suling dan gitar. THAT WAS AWESOME. RESPECT.
Gue tetep nggak suka aliran dangdut. Tapi gue haqqul yakin kalo Camelia Malik emang penyanyi.
Gue seneng nge-komper idol sama rock-stars, karena komparasi-nya yang ujung ke ujung.
Antara pria & wanita yang begitu sibuk dengan imej mereka di mata fans, dengan pria & wanita yang ngga' ragu2 nampol fans-nya sendiri kalo kelewat annoying. Yang rapi jali, dan yang nongol di panggung masih di ragukan kesadarannya. Yang terawat, dan yang ancur-lebur se-enak udel.
Yang diatur manajemen, dan yang banting jadi indie label kalo manajemennya kelewat komersil(i.e. RATM).